Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Identifikasi Ketunaan Anak Berkebutuhan Khusus dengan Algoritma Iterative Dichotomiser 3 (ID3) Hafidh, Fathul; Kurniawan, Mirza Yogy; Yazidah Anwar, Rezky Izzatul
Jurnal Buana Informatika Vol 12, No 2 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 2 - Oktober 2021
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v12i2.4488

Abstract

Abstract. Disability Identification of Children with Special Needs Using An Iterative Dichotomiser 3 Algorithm (ID3). By using the identification of children with special needs, information about children having abnormalities will be collected, and the results are used as the basis for preparing the child's learning program. Identifying disabilities process requires instruments classifying the issues and the disorders. The current disability identification process is extremely complicated, where the average number of instruments made by schools/institutions is 100 pieces. The complexity can also be observed in the presence of similar items as well as some of the same items on different disabilities. The process can be accelerated by doing data mining. One of its models is Iterative Dichotomiser (ID3) that can solve problems by generating a decision tree. This research implemented ID3 model to 152 symptoms as attribute, 11 labels, and 84 data. This model had 91.81% accuracy with cross-validation test. Decision tree generated by this model can make disabilities identification easier. Keywords: Children with Special Needs, Identification, Iterative Dichotomiser (ID3)Abstrak. Dengan adanya Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus akan terhimpun informasi apakah seorang anak mempunyai kelainan kemudian hasilnya dijadikan dasar penyusunan program pembelajaran anak tersebut. Proses identifikasi ketunaan memerlukan instrumen-instrumen dimana dari instrumen tersebut dapat diklasifikasikan sehingga dapat diketahui kecenderungan dari penyimpangan atau kelainan yang dimiliki. Proses identifikasi ketunaan saat ini sangat rumit dimana ratarata jumlah butir instrumen yang dibuat sekolah/lembaga sebanyak 100 buah. Kerumitan juga dapat dilihat dengan adanya butir yang mirip pada ketunaan yang berbeda. Proses ini dapat dipermudah dengan melakukan data mining. Salah satu modelnya adalah Iterative Dichotomiser 3(ID3) yang dapat menyelesaikan masalah dengan menghasilkan pohon keputusan. Dari total instrumen sebanyak 152 Gejala dan data set identifikasi sebanyak 84 ABK, dihasilkan node dari pohon keputusan sebanyak 11 rule. Klasifikasi metode ID3 telah diuji dengan cross-validation dan mendapatkan akurasi sebesar 91.81%. Hasil Pohon keputusan dari metode ID3 memudahkan dalam memprediksi identifikasi ketunaan pada ABK.Kata Kunci: Anak Berkebutuhan Khusus, Identifikasi, Iterative Dichotomiser (ID3)
SISTEM INFORMASI KEANGGOTAAN PERGERAKAN MAHASISWA ISLAM INDONESIA (PMII) KABUPATEN BANJAR Fathul Hafidh; Mirza Yogy Kurniawan; Rezky Izzatul Yazidah Anwar
Jurnal Teknologi Informasi: Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Teknik Informatika Vol. 15 No. 2 (2021): Jurnal Teknologi Informasi : Jurnal Keilmuan dan Aplikasi Bidang Teknik Inform
Publisher : Universitas Palangka Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47111/jti.v15i2.1912

Abstract

The Indonesian Islamic Student Movement (PMII) Banjar Regency is a forum for association of student organizations within the Banjar Regency. The registration process for organizational members is carried out conventionally, which must come to the PMII Kabupaten Banjar then filled out all available forms and collected them back to the administration department. Then a written test is held which will be held on the specified day, after the participant is declared to have passed, then the participant will be invited to carry out an interview test.  Documentation of activities on books and paper causes data recording to take a long time due to different handwriting and difficulty in reading them, books and paper are also prone to damage and loss. It is very difficult to find data from previous registered member because there is no good documentation. There is also no standard committee election fee, which creates difficulties in choosing a new committee.  With the Information System, the registration service process, written tests until interviews can be well documented and stored, data retrieval becomes faster also data management is more structured. The management system for each member also facilitates the management of existing members in the PMII Kabupaten Banjar and can be used as a reference when forming a committee. Testing User Acceptance on the application of the system gets Cronbach Alpha value of 0.654, which means that the reliability is included.
Identifikasi Ketunaan Anak Berkebutuhan Khusus dengan Algoritma Iterative Dichotomiser 3 (ID3) Fathul Hafidh; Mirza Yogy Kurniawan; Rezky Izzatul Yazidah Anwar
Jurnal Buana Informatika Vol. 12 No. 2 (2021): Jurnal Buana Informatika Volume 12 - Nomor 2 - Oktober 2021
Publisher : Universitas Atma Jaya Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24002/jbi.v12i2.4488

Abstract

Abstract. Disability Identification of Children with Special Needs Using An Iterative Dichotomiser 3 Algorithm (ID3). By using the identification of children with special needs, information about children having abnormalities will be collected, and the results are used as the basis for preparing the child's learning program. Identifying disabilities process requires instruments classifying the issues and the disorders. The current disability identification process is extremely complicated, where the average number of instruments made by schools/institutions is 100 pieces. The complexity can also be observed in the presence of similar items as well as some of the same items on different disabilities. The process can be accelerated by doing data mining. One of its models is Iterative Dichotomiser (ID3) that can solve problems by generating a decision tree. This research implemented ID3 model to 152 symptoms as attribute, 11 labels, and 84 data. This model had 91.81% accuracy with cross-validation test. Decision tree generated by this model can make disabilities identification easier. Keywords: Children with Special Needs, Identification, Iterative Dichotomiser (ID3)Abstrak. Dengan adanya Identifikasi Anak Berkebutuhan Khusus akan terhimpun informasi apakah seorang anak mempunyai kelainan kemudian hasilnya dijadikan dasar penyusunan program pembelajaran anak tersebut. Proses identifikasi ketunaan memerlukan instrumen-instrumen dimana dari instrumen tersebut dapat diklasifikasikan sehingga dapat diketahui kecenderungan dari penyimpangan atau kelainan yang dimiliki. Proses identifikasi ketunaan saat ini sangat rumit dimana ratarata jumlah butir instrumen yang dibuat sekolah/lembaga sebanyak 100 buah. Kerumitan juga dapat dilihat dengan adanya butir yang mirip pada ketunaan yang berbeda. Proses ini dapat dipermudah dengan melakukan data mining. Salah satu modelnya adalah Iterative Dichotomiser 3(ID3) yang dapat menyelesaikan masalah dengan menghasilkan pohon keputusan. Dari total instrumen sebanyak 152 Gejala dan data set identifikasi sebanyak 84 ABK, dihasilkan node dari pohon keputusan sebanyak 11 rule. Klasifikasi metode ID3 telah diuji dengan cross-validation dan mendapatkan akurasi sebesar 91.81%. Hasil Pohon keputusan dari metode ID3 memudahkan dalam memprediksi identifikasi ketunaan pada ABK.Kata Kunci: Anak Berkebutuhan Khusus, Identifikasi, Iterative Dichotomiser (ID3)
APLIKASI SELEKSI PELATIHAN ATLET RENANG PADA PEKAN PARALIMPIK DAERAH DI SDLBN SUNGAI PARING DENGAN AHP Rezky Izzatul Yazidah Anwar; M. Dedy Rosyadi; Fathul Hafid
Phasti: Jurnal Teknik Informatika Politeknik Hasnur Vol 5 No 02 (2019): PHASTI: Oktober 2019
Publisher : Program Studi Teknik Informatika, Politeknik Hasnur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.46365/pha.v5i02.342

Abstract

Tujuan penelitian ini adalah memudahkan pelaksanaan penyeleksian atlet renang untuk siswa berkebutuhan khusus, yang mana adaya seleksi dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP) salah satu cara teknis untuk dapat meningkatkan standar mutu siswa yang mengikuti pelatihan. Sehingga keputusan yang diambil dalam menentukan skala prioritas seleksi siswa tepat sesuai dengan syarat dan kriteria. Target yang ingin dicapai adalah membuat aplikasi menentukan altet yang dapat mengikuti pelatihan sesuai dengan prestasi mereka di bidang renang dengan menggunakan metode Analytic Hierarchy Process (AHP). Sehingga meningkatnya standar mutu atlet yang akan dibawa dalam pekan paralimpik daerah. Kata Kunci : Aplikasi, AHP, Paralimpik.
SELEKSI KARYAWAN KEUANGAN DI PT. BUMI HUTAN SEMESTA MENGGUNAKAN METODE AHP Rezky Izzatul Yazidah Anwar
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 9, No 1 (2018): TECHNOLOGIA
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (330.696 KB) | DOI: 10.31602/tji.v9i1.1105

Abstract

Sumber daya manusia merupakan salah satu sumber daya yang paling penting bagi perusahaan. Salah satu aktifitas yang penting bagi perusahaan adalah proses penerimaan atau seleksi sumber daya manusia itu sendiri, yang sering disebut seleksi karyawan. Pada umumnya seleksi karyawan pada perusahaan swasta tidak terlalu memperhatikan detail syarat para calon karyawan, yang terpenting adalah kemampuannya dan syarat umum saja. Pada kenyataannya pengambilan keputusan secara efisien dan efektif pada saat melakukan seleksi terhadap sumber daya manusia bukanlah hal yang mudah, maka diperlukan suatu model pengambilan keputusan untuk membantu memecahkan masalah tersebut, sehingga tidak ada lagi penilaian subjektif terhadap calon karyawan dan dapat menempatkan karyawan sesuai dengan kemampuan dan bidang yang ditekuninya. Dalam hal ini AHP (Analytichal Hierarchy Process) digunakan sebagai metode untuk membantu menentukan kriteria-kriteria ideal yang akan digunakan pada saat proses seleksi, hingga mengurutkan berdasarkan skor tertinggi. Kriteria disusun dengan struktur hirarki, untuk memudahkan proses seleksi. Kata Kunci : AHP, Seleksi Karyawan, Sumber Daya Manusia
SISTEM PENDUKUNG KEPUTUSAN PENENTUAN HARGA BELI HANDPHONE BEKAS DENGAN PENERAPAN METODE FUZZY TSUKAMOTO Rezky Izzatul Yazidah Anwar
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 9, No 4 (2018): TECHNOLOGIA
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (201.741 KB) | DOI: 10.31602/tji.v9i4.1542

Abstract

Penelitian ini didasarkan pada banyaknya penelitian yang telah dilakukan menggunakan Algoritma Backpropagation yang digunakan untuk mengenali citra berupa character recognition, objek recognition dan face recognition yang dapat mengenali dengan baik dan mendapatkan tingkat akurasi yang tinggi. Oleh karena itu penulis ingin menerapkan algoritma tersebut untuk pengenalan citra berupa simbol rambu-rambu lalu lintas agar nantinya dapat diterapkan pada mobil cerdas, sehingga dapat mengenali dan memberitahukan keadaan medan jalan yang akan dilalui oleh pengemudi.Penerapan algoritma backpropagation  pada Jaringan Saraf Tiruan ini menggunakan webcam sebagai perangkat keras pengambil citra simbol rambu-rambu lalu lintas yang akan diujikan secara realtime. Untuk proses pelatihan jaringan saraf tiruannya akan digunakan 10 kelas citra simbol rambu-rambu lalu lintas yang memiliki 10 variasi pada setiap kelasnya. Proses pelatihannya menggunakan traingdx yang sudah disediakan pada matlab. Jaringan sarafnya memiliki 10 neuron 1 output, 1 input wieght, 1 layer weight, dengan ferforma trainning sse, nilai goal 0,1, batas maksimal epochs sebanyak 5000 iteration dan menggunakan 2 bias vektor. Pengujiannya menggunakan image processing berupa crop, grayscale, treshold bw (biner) dan ektraktion dengan strel (square).Hasil penelitian menunjukkan jaringan saraf tiruan dengan algoritma backpropagation menghasilkan tingkat akurasi untuk mengenali citra yang diambil menggunakan webcam secara realtime rata-rata sebesar 80% pada pengujian citra per kelas, dan 86,18% pada saat pengujian dengan banyak 9 objek sekaligus. Kata Kunci : fuzzy tsukamoto,penentuan harga beli, handphone, sistem pendukung keputusan.
SISTEM PENGAMBILAN KEPUTUSAN UNTUK PENERIMAAN TENAGA KONTRAK PENGADILAN RANTAU KELAS II Riska Apriliani; Adani Dharmawati; Fathul Hafidh; Rezky Izzatul Yazidah Anwar
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 13, No 3 (2022): Technologia (Juli)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/tji.v13i3.7382

Abstract

Sering ditemukannya tenaga kontrak di Pengadilan Negeri Rantau Kelas II yang tidak sesuai dengan kriteria dan bobot yang diinginkan ternyata disebabkan karena instansi belum menerapkan perhitungan bobot dalam menyeleksi tenaga kontrak. Oleh karena itu sangatlah penting bagi instansi untuk memiliki standar seleksi, serta merancang susunan untuk mengetahui bobot agar instansi mendapatkan tenaga kontrak yang sesuai dengan yang mereka inginkan. Maka dibangunlah sebuah sistem pengambilan keputusan yang terkomputerasi yang dapat memudahkan dari proses pendaftaran hingga proses perhitungan dan pemilihan tenaga kontrak yang sesuai dengan kebutuhan dan kriteria instansi menggunakan metode Weighting Product (WP) sebagai perhitungannya.
PROTOTYPE APLIKASI MEDIA PEMBELAJARAN BERBASIS DIGITAL MATA PELAJARAN BIOLOGI UNTUK PENGENALAN ORGAN TUBUH MANUSIA Rezky Izzatul Yazidah Anwar; Jauhari Maulani; Rina Alfah
Technologia : Jurnal Ilmiah Vol 14, No 1 (2023): Technologia (Januari)
Publisher : Universitas Islam Kalimantan Muhammad Arsyad Al Banjari

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31602/tji.v14i1.8051

Abstract

Sebagai Pendukung pembelajaran biologi dasar yang semula hanya menggunakan pedoman buku ajar, maka kami membuat perancangan aplikasi berbasis android untuk penunjang pembelajaran tersebut. . Untuk menarik minat para pelajar khususnya yang berkaitan dengan organ dalam manusia, kami bermaksud menggunakan teknologi yang telah dikembangkan saat ini yaitu teknologi Augmented Reality atau yang biasa dikenal dengan AR. Augmented Reality (AR) adalah suatu teknologi yang memasukan citra 3D kedalam lingkungan nyata secara real-time menggunakan perantara kamera. Penelitian ini akan memasukan teknologi AR kedalam metode pembelajaran organ dalam manusia, sehingga proses belajar-mengajar akan lebih menarik dan menyenangkan. Untuk pembuatan aplikasi menggunakan tools Unity 3D dengan Vuforia sebagai library untuk deteksi dan database marker serta Android Studio dan Java sebagai JDK, SDK, dan NDK pada Unity 3D, dan untuk pemodelan dan pembuatan objek 3D menggunakan aplikasi Blender, sedangkan untuk desain user-interface menggunakan software Photoshop CS6. Hasil dari penelitian ini menghasilkan sebuah aplikasi pengenalan organ dalam manusia menggunakan teknologi Augmented Reality dengan metode marker-based pada platform Android
PELATIHAN PERAKITAN, INSTALASI DAN PERBAIKAN KOMPUTER PENGELOLA PONDOK PESANTREN/PANTI ASUHAN Al Fath Riza Kholdani; Adani Dharmawati; Desy Ika Puspitasari; Rezky Izzatul Yazidah Anwar; Tri Wahyu Qur’ana; Mohammad Romli
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 4 No. 2 (2023): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2023
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v4i2.15091

Abstract

Pengurus Pondok Pesantren/Panti Asuhan Raudhatun Nasi’in Banjarbaru berjumlah sekitar 30 orang pengajar, sebagian dari mereka juga berperan sebagai pengelola workshop teknologi informasi yang merupakan hasil kerjasama dengan Balai Latihan Kerja. Workshop tersebut memiliki sekitar 16 buah komputer, namun dalam pengelolaannya belum diberdayakan sebagaimana mestinya karena sebagian dari pengurus belum mengerti cara merakit, menginstal dan memperbaiki komputer ataupun komponen-komponen-komponennya. Hal itu dibuktikan apabila terjadi permasalahan, komputer dibawa ke tempat servis, tentu hal tersebut memiliki biaya yang lebih mahal dibandingkan jika dapat memperbaiki komputer sendiri. Kegiatan ini terdiri penyuluhan materi perangkat keras dan perangkat lunak komputer, pelatihan teknik merakit, menginstal serta memperbaiki komputer disertai dengan contoh apabila terjadi kerusakan, sehingga peserta dapat menggunakan komputer sebagaimana fungsinya. Berdasarkan hasil uji validitas korelasi dari 18 pertanyaan, terdapat 3 pertanyaan yang dinyatakan tidak valid. Sedangkan dari hasil uji reliabilitas, nilai Cronbach’s Alpha yaitu 0.917 dari 15 pertanyaan kuisioner yang dinyatakan valid, menyatakan kemampuan peserta sangat baik setelah adanya kegiatan pengabdian ini. Peserta lebih memahami peran dari komputer dan peminatan peserta untuk berpartisipasi kembali jika diadakan pelatihan dengan materi lainnya mengenai komputer.
Pelatihan Manajemen File Dalam Upaya Peningkatan Tertib Administrasi Pada Pondok Pesantren Desy Ika Puspitasari; Adani Dharmawati; Al Fath Riza Kholdani; Rezky Izzatul Yazidah Anwar; Tri Wahyu Qur’ana; Mohammad Romli; Mirza Yogy Kurniawan
Abdimas Mandalika Vol 2, No 2 (2023): Februari
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/am.v2i2.13063

Abstract

Abstract: The Raudhatun Nasyi'in Islamic Boarding School in Banjarbaru City, South Kalimantan, has a growing number of students every year, so managers are required to improve school development, especially administrative management that is neat, structured and good reporting. This Islamic boarding school still really needs assistance in file management, in order to create work efficiency and effectiveness. The purpose of this community service activity is to provide file management training in an effort to improve administrative orders. The implementation method uses lecture, practice, and discussion methods, with the target of this community service being the Islamic Boarding School administrators. The administrative process carried out is very closely related to document flexibility, starting from working on reports, student service documents, planning, supervising, controlling, organizing, and other activity documents. Utilization of the Google Drive application is one of the best alternatives in solving problems and guarantees the security of Islamic boarding school data and can be accessed easily. Based on the evaluation results, this PKM activity has a very good satisfaction score, 82% of activity participants stated that they were very satisfied with this activity.Abstrak: Pondok Pesantren Raudhatun Nasyi'in di Kota Banjarbaru Kalimantan Selatan memiliki jumlah santri yang terus bertambah tiap tahun, maka para pengelola dituntut meningkatkan pengembangan sekolah, terutama pengelolaan administrasi yang rapi, terstruktur serta laporan yang baik. Pondok pesantren ini masih sangat memerlukan pendampingan dalam pengelolaan file, demi terciptanya efisiensi dan efektivitas kerja. Tujuan kegiatan pengabdian ini adalah memberikan pelatihan manajemen file dalam upaya peningkatan tertib administrasi. Metode pelaksanaan menggunakan metode ceramah, praktik, serta diskusi, dengan target pengabdian masyarakat ini ialah para pengurus Ponpes. Proses administrasi yang dilakukan sangat erat kaitannya dengan flexibilitas dokumen, mulai dari pengerjaan laporan, dokumen pelayanan santri, perencanaan, pengawasan, pengendalian, pengorganisasian, maupun dokumen kegiatan lainya. Berdasarkan hasil evaluasi, kegiatan PKM ini memiliki nilai kepuasan sangat baik, sebesar 82% peserta kegiatan menyatakan sangat puas dengan adanya kegiatan ini, sisanya 18% peserta menyatakan puas dan mengharapkan diadakan kembali dengan materi lainnya. Pelatihan yang sudah dilaksanakan berhasil meningkatkan keterampilan pengurus ponpes dalam mengelola berkas administrasi serta laporan kegiatan ponpes.