Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

OPTIMASI DESAIN ALAT PENGERING IKAN AIR TAWAR DENGAN KAPASITAS 20 KG MEMANFAATKAN ENERGI SURYA Khalid, Anhar
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 2 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis desain dari alat pengering ikan air tawar sebanyak 20 kg dengan sumber panas matahari yang dihasilkan oleh energi surya, sehingga diharapkan terjadinya penurunan kadar air pada ikan air tawar yang se-mula 70% menjadi 10%. Dalam penelitian ini dilakukan pendekatan metode pengumpu-lan data teknis dan juga perhitungan analisis dan design alat pengering berdasarkan ha-sil perhitungan kapasitas ikan 20 kg sehingga dapat menurunkan kadar air 70% menjadi 10%. Luas kolektor yang di gunakan 3,65 m2, sudut kemiringan kolektor yang optimal di pilih 15oC. Laju pengeringan secara konveksi yang optimal diperoleh untuk kecepatan 1.05 m/s, dengan suhu ruang pengring 60oC sehingga mendapatkan waktu pengeringa tercepat 7.11 jam. Perhitungan yang dilakukan adalah perhitungan termal yang dibutuh-kan dari energi surya di solar collector sehingga panas yang diperoleh sesuai dengan yang dibutuhkan pada alat pengering ikan air tawar dengan kapasitas 20 kg. Dari peneli-tian ini diperoleh parameter nilai panas total yang dibutuhkan dialat pengering ikan, ke-butuhan luas untuk kolektor untuk membangkitkan panas, perpindahan panas yang terja-di secara konveksi, dan laju penurunan kadar air pada ikan air tawar.
Pelatihan Pengelasan SMAW Serta Keselamatan Kesehatan Kerja Dan Pencegahan Kecelakaan Kerja Pada Pengelasan Bagi Usaha Kecil Menengah Se Kota Banjarmasin Khalid, Anhar; Darmansyah, Darmansyah; Barry, Akmal; Saberani, Saberani; fauzi, yusuf rizal
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (467.147 KB) | DOI: 10.31961/impact.v2i1.796

Abstract

Pelatihan bertujuan agar peserta dapat memahami cara pengelasan SMAW dengan benar dan berperilaku pentingnya K3 dalam proses pengerjaan pengelasan, mengidentifkasi potensi bahaya di tempat kerja, melakukan pencegahan kecelakaan kerja, mengelola bahan-bahan beracun berbahaya dan penanggulangannya, menggunakan alat pelindung diri, melakukan pencegahan dan pemadaman kebakaran serta menyusun program pengendalian Keselamatan dan Kesehatan kerja di bengkel. Pelatihan ini bertempat di workshop Politeknik Negeri Banjarmasin, Kalimantan Selatan. Peserta pelatihan sebanyak 10-15 orang tukang bengkel las yang berasal dari sekitaran kota Banjarmasin dengan instruktur dosen Politeknik Negeri Banjarmasin sebanyak 3 orang dan dibantu Mahasiswa Politeknik Negeri Banjarmasin sebanyak 3 orang. Metode yang digunakan meliputi ceramah, tanya jawab, diskusi, demonstrasi dan penugasan. Hasil pelatihan menunjukkan bahwa peserta memiliki wawasan, pemahaman dan sikap bekerja yang selamat dan sehat, yang meliputi Pengertian dan Tujuan Keselamatan dan Kesehatan Kerja Identifikasi Potensi Bahaya di Tempat Kerja Faktor-faktor Penyebab Kecelakaaan Kerja Zat dan Bahan Berbahaya Pencegahan dan Pemadaman Kebakaran dan Penyusunan Program Pengendalian K3 dalam upaya peningkatan produktifitas kerja. Peserta juga mampu menyusun rencana kerja berupa makalah pengendalian bahaya di bengkel kerja masing-masing.
Pengaruh Engine Speed dan Throttle Position pada Proses Pembuangan Muatan Terhadap Konsumsi Bahan Bakar OHT Hendrawan, Ahmad; Effendi, Muhammad Syafwansyah; Darmansyah, Darmansyah; Khalid, Anhar
POROS TEKNIK Vol. 12 No. 1 (2020)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v12i1.942

Abstract

Pada bisnis pertambangan, Off Highway Truck (OHT) merupakan salah satu unit yang sangat baik digunakan untuk mengangkut dan memindahkan material dengan skala muatan yang cukup besar. Semakin besar ukuran dari unit tersebut maka semakin banyak beban yang mampu diangkut oleh OHT yang digunakan sehingga menyebabkan konsumsi bahan bakar juga akan meningkat seiring dengan besar truck OHT yang digunakan. Kenaikan beban yang diterima unit dan kenaikan rpm yang dihasilkan oleh engine mengakibatkan konsumsi bahan bakar ikut bertambah. Untuk penelitian ini, perlu untuk menyelidiki engine speed dan throttle position yang tepat supaya didapatkan konsumsi bahan bakar yang efisien. Data yang diolah adalah hasil pengukuran engine speed, throttle position dan konsumsi bahan bakar pada OHT dan kemudian dianalisa apakah ada pengaruh engine speed dan throttle position terhadap konsumsi bahan bakar dengan statistik. Dari hasil uji statistik serta analisa dan pembahasan dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang erat antara Throttle Position, Engine Speed dan Fuel Consumption dimana didapatkan semua nilai koefisien korelasi mendekati 1, dimana pengaturan Throttle Position dan Engine Speed berpengaruh pada Fuel Consumption. Pada engine speed 1450 rpm dan throttle position 57% didapatkan pemakaian bahan bakar yang paling efisien pada proses pembuangan muatan OHT.
PELATIHAN PEMPROGRAMAN MESIN CNC TURNING BERBASIS SOFTWARE MASTER CAM BAGI SISWA SMKN 5 JURUSAN TEKNIK MESIN DI KOTA BANJARMASIN Khalid, Anhar; Darmansyah, Darmansyah; Barry, Akmal; Saberani, Saberani; Fauzi, Yusuf Rizal
Jurnal IMPACT: Implementation and Action Vol. 3 No. 1 (2020): Jurnal Impact
Publisher : Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/impact.v3i1.984

Abstract

abstrak Tujuan kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, adalah: (1) memberikan pelatihan pemrograman CNC berbasis software CADCAM dengan metode yang baik dan benar; (2) meningkatkan keterampilan pemrograman CNC berbasis software CADCAM bagi guru Jurusan Teknik Mesin SMK N 5 Banjarmasin. Target luaran yang dihasilkan dari kegiatan ini adalah Peserta dapat mengetahui bagaimana cara membuat program CNC di aplikasi software Master Cam, Peserta dapat memahami, menerapkan program CNC di aplikasi software Master Cam pada siswa SMKN 5 Banjarmasin, Jurnal Pengabdian Masyarakat Politeknik Negeri Banjarmasin. Metode pelaksanaan kegiatan menggunakam metode pelatihan pemula dan evaluasi. Evaluasi dilakukan sebelum dan sesudah kegiatan pelatihan. KATA KUNCI: CADCAM, CNC, MASTERCAM Abstract The objectives of this community service activity are: (1) to provide CNC programming training based on CADCAM software with a good and correct method; (2) improve CNC programming skills based on CADCAM software for Mechanical Engineering Department teachers at SMK N 5 Banjarmasin. The target output produced from this activity is that Participants can find out how to make CNC programs in the Master Cam software application, Participants can understand, apply the CNC program in the Master Cam software application to students of SMKN 5 Banjarmasin, Banjarmasin Polytechnic State Service Journal. The method of implementing the activity uses the beginner training and evaluation methods. Evaluation is carried out before and after training activities. KEYWORDS: CADCAM, CNC, MASTERCAM
Pengaruh Engine Speed dan Throttle Position pada Proses Pembuangan Muatan Terhadap Konsumsi Bahan Bakar OHT Ahmad Hendrawan; Muhammad Syafwansyah Effendi; Darmansyah Darmansyah; Anhar Khalid
POROS TEKNIK Vol. 12 No. 1 (2020)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31961/porosteknik.v12i1.942

Abstract

Pada bisnis pertambangan, Off Highway Truck (OHT) merupakan salah satu unit yang sangat baik digunakan untuk mengangkut dan memindahkan material dengan skala muatan yang cukup besar. Semakin besar ukuran dari unit tersebut maka semakin banyak beban yang mampu diangkut oleh OHT yang digunakan sehingga menyebabkan konsumsi bahan bakar juga akan meningkat seiring dengan besar truck OHT yang digunakan. Kenaikan beban yang diterima unit dan kenaikan rpm yang dihasilkan oleh engine mengakibatkan konsumsi bahan bakar ikut bertambah. Untuk penelitian ini, perlu untuk menyelidiki engine speed dan throttle position yang tepat supaya didapatkan konsumsi bahan bakar yang efisien. Data yang diolah adalah hasil pengukuran engine speed, throttle position dan konsumsi bahan bakar pada OHT dan kemudian dianalisa apakah ada pengaruh engine speed dan throttle position terhadap konsumsi bahan bakar dengan statistik. Dari hasil uji statistik serta analisa dan pembahasan dapat diambil kesimpulan bahwa terdapat hubungan yang erat antara Throttle Position, Engine Speed dan Fuel Consumption dimana didapatkan semua nilai koefisien korelasi mendekati 1, dimana pengaturan Throttle Position dan Engine Speed berpengaruh pada Fuel Consumption. Pada engine speed 1450 rpm dan throttle position 57% didapatkan pemakaian bahan bakar yang paling efisien pada proses pembuangan muatan OHT.
OPTIMASI DESAIN ALAT PENGERING IKAN AIR TAWAR DENGAN KAPASITAS 20 KG MEMANFAATKAN ENERGI SURYA Anhar Khalid
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 13 No 2 (2013)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji dan menganalisis desain dari alat pengering ikan air tawar sebanyak 20 kg dengan sumber panas matahari yang dihasilkan oleh energi surya, sehingga diharapkan terjadinya penurunan kadar air pada ikan air tawar yang se-mula 70% menjadi 10%. Dalam penelitian ini dilakukan pendekatan metode pengumpu-lan data teknis dan juga perhitungan analisis dan design alat pengering berdasarkan ha-sil perhitungan kapasitas ikan 20 kg sehingga dapat menurunkan kadar air 70% menjadi 10%. Luas kolektor yang di gunakan 3,65 m2, sudut kemiringan kolektor yang optimal di pilih 15oC. Laju pengeringan secara konveksi yang optimal diperoleh untuk kecepatan 1.05 m/s, dengan suhu ruang pengring 60oC sehingga mendapatkan waktu pengeringa tercepat 7.11 jam. Perhitungan yang dilakukan adalah perhitungan termal yang dibutuh-kan dari energi surya di solar collector sehingga panas yang diperoleh sesuai dengan yang dibutuhkan pada alat pengering ikan air tawar dengan kapasitas 20 kg. Dari peneli-tian ini diperoleh parameter nilai panas total yang dibutuhkan dialat pengering ikan, ke-butuhan luas untuk kolektor untuk membangkitkan panas, perpindahan panas yang terja-di secara konveksi, dan laju penurunan kadar air pada ikan air tawar.
ANALISA PENGARUH BEDA TEMPERATUR PADA MIKROSTRUKTUR BAJA CARBON ST 42 Anhar Khalid; Robby Cahyadi; Prasetyo Kapioro
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 14 No 2 (2014)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Besi merupakan logam dasar pembentuk baja yang merupakan salah satu material teknikyang sangat popular dimasa ini. Sifat alotropik dari besilah yang menyebabkan timbulnyavariasi struktur mikro pada bagian jenis baja, disamping itu besi merupakan pelarut yangsangat baik bagi beberapa jenis logam. Korosi atau karat didefinisikan sebagai suatuproses kimia. Karat merupakan proses pembusukan suatu bahan atau proses perubahansifat suatu bahan akibat pengaruh atau reaksinya dalam lingkungan sekitar. Mikrostrukturatau mokro merupakan struktur yang terdiri dari butir dan fase tertentu. Biasanya hanyadapat dilihat di bawah microscop. Untuk dapat menentukan mikrostruktur dari suatu baja,ini perlu digerinda, dipolis, dietsadan diperiksa memakai microskop. Pegaruh temperaturjuga dapat mempengaruhi perubahan mikrostruktur serta juga dapat menyebabkanterjadinya korosi yaitu apabila temperatur yag tinggi, korositas dapat lebih cepat terjadi.Mikrostruktur tersebut ada perbedaannya antara yang terkorosi dan yang tidak terkorosipada baja carbon ST 42. Secara umum dapat dikatakan korosi akan menurunkan kualitaslogam, inipun akan menyebabkan kerusakan pada logam tersebut.
MODIFIKASI 2WD MENJADI 4WD PADA MOBIL SUZUKI KATANA Anhar Khalid; Eddi Suhendra
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 15 No 1 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Modifikasi dibidang otomotif dan beragam, hampir semua sistem dalam teknologi otomotif baik mobil maupun sepeda motor mengenai sentuhan modifikasi. Modifikasi dibidang otomotif yang dilakukan bertujuan untuk mendapat unjuk kerja yang lebih baik dari sebuah sistem kerja otomotif . Dilakukan dengan sistem kerja yang standar, merubah spesifikasi komponen ataupun dengan cara memberi komponen tambahan. Modifikasi dibidang otomotif merupakan peluang bisnis yang sangat menjanjikan sekaligus penuh tantangan , maka terjun kedalam bidang modifikasi otomotif dibutuhkan pengetahuan dasar tentang system kerja yang mendalam dan kreatifitas yang tinggi.
TAHAP AWAL PEMBUATAN PEMBUBUTAN HOUSE BEARING RODA ROLI Anhar Khalid
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 15 No 2 (2015)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Cara pembuatan di sini memberikan informai tentang Bagaimana cara Pembubutan House Bearing yang baik dan benar.House bearing ini merupakan tempat dudukan atau Rumahan gear Sehingga gear tetap berada di tempatnya .house bearing ini berfungsi juga sebagai pelindung gear dari iklim luar seperti air yang dapat menyebabkan gear berkarat ataupun aus.
Rancang Bangun Mesin Pembersih Padi Anhar Khalid
INTEKNA informasi teknik dan niaga Vol 16 No 2 (2016)
Publisher : P3M Politeknik Negeri Banjarmasin

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Dalam kehidupan masyarakat Indonesia tidak akan lepas dari beras yang mana beras merupakan kebutuhan pokok sehari-hari. Pada saat melihat petani yang membersihkan padi secara manual, maka hati kami tergerak untuk mempermudah proses tersebut dengan pertimbangan membersihkan antara padi yang berisi dan yang tidak berisi memakan waktu dan tenaga yang tidak sedikit. Pembersihan biasa dilakukan dengan cara manual, karena itu penulis mencoba untuk menciptakan sebuah mesin pembersih padi yang digerakkan oleh sebuah motor bensin untuk pekerjaan pemisah sekam padi.