Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

EVALUASI PEMBINAAN OLAHRAGA DAYUNG DI KALIMANTAN SELATAN Lazuardy Akbar Fauzan; Edwin Wahyu Dirgantoro; Rahmadi Rahmadi; Arie Rakhman; Perdinanto Perdinanto; Ramadhan Arifin; Eka Purnama Indah
MULTILATERAL PJKR JPOK Vol 5 No 1 (2024): Pendidikan Jasmani dan Olahraga
Publisher : Progran Studi Pendidikan Jasmani JPOK FKIP Universitas Lambung Mangkurat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20527/mpj.v5i1.2630

Abstract

Olahraga dayung merupakan cabang olahraga perairan yang berkembang di wilayah Kalimantan Selatan. Berkembangnya olahraga dayung di Kalimantan Selatan didukung oleh kondisi wilayah Kalimantan Selatan yang memiliki sebagian besar wilayah perairan, baik berupa sungai, rawa, pantai, dan danau. Dukungan pencapai prestasi olahraga menjadi faktor berkembang dan berprestasinya suatu cabang olahraga. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi pembinaan prestasi olahraga dayung di Kalimantan Selatan. Metode penelitian yang digunakan pada penelitian ini yaitu deskriptif kualitatif. Pendekatan evaluasi yang digunakan dengan model CIPP yang meliputi pembahasan tentang Context, Input, Process, dan Product dari proses pembinaan olahraga dayung yang telah berjalan. Teknik pengumpulan data dengan cara melakukan wawancara, observasi dan studi dokumentasi. Data yang diperoleh dianalisis secara kualitatif dengan langkah-langkah sebagai berikut: 1) reduksi data, 2) penyajian data, dan 3) penarikan kesimpulan. Hasil penelitian diperoleh bahwa 1) evaluasi context sudah sesuai dengan program pembinaan, 2) evaluasi input sudah sesuai dengan program pembinaan. 3) evaluasi proses belum sesuai dengan kriteria yang ditetapkan 4) evaluasi product masih belum sesuai masih perlu ditingkatkan prestasinya di kejuaraan yang lebih bergengsi
PENINGKATAN PENALARAN KRITIS SISWA MELALUI AKTIVITAS GERAK DENGAN METODE PEMBELAJARAN RESIPROKAL DALAM PEMBELAJARAN PJOK SISWA SD Jercy Ananda; Rahmadi; Eka Purnama Indah; Achmad Maulana
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i2.6985

Abstract

Pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) di sekolah dasar masih sering berfokus pada keterampilan gerak, sehingga pengembangan aspek kognitif, khususnya penalaran kritis, belum optimal. Padahal, aktivitas gerak yang dirancang secara terarah dapat melatih siswa untuk mengamati, menganalisis, mengambil keputusan, memberikan alasan, dan merefleksikan hasil pembelajaran. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan penalaran kritis siswa melalui aktivitas gerak dengan metode pembelajaran resiprokal dalam pembelajaran PJOK di sekolah dasar. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode pre-experimental design dan rancangan one-group pretest-posttest design. Sampel penelitian adalah 36 siswa kelas V SD Negeri 1 Landasan Ulin Selatan yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa tes objektif Multiple Choice Multiple Answer (MCMA) sebanyak 24 butir soal berdasarkan indikator interpretasi, analisis, inferensi, evaluasi, eksplanasi, dan regulasi diri. Perlakuan diberikan selama empat pertemuan melalui aktivitas kebugaran jasmani dengan tahapan predicting, questioning, clarifying, dan summarizing. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, N-Gain, dan paired sample t-test dengan bantuan IBM SPSS Statistics. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata nilai pretest sebesar 67,58 meningkat menjadi 86,28 pada posttest. Hasil uji paired sample t-test menunjukkan perbedaan signifikan dengan nilai p < 0,05, sedangkan nilai N-Gain sebesar 0,56 berada pada kategori sedang. Dengan demikian, metode pembelajaran resiprokal melalui aktivitas gerak efektif digunakan sebagai strategi pembelajaran PJOK untuk meningkatkan penalaran kritis siswa sekolah dasar serta mendukung pembelajaran yang aktif, kolaboratif, dan reflektif sesuai prinsip Kurikulum Merdeka di sekolah dasar.
PENERAPAN METODE DISCOVERY LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KREATIVITAS GERAK SISWA DALAM PEMBELAJARAN PJOK DI SD Alfisah; Rahmadi; Eka Purnama Indah; Fadli Suardhana Eka Putra
Jurnal Edukasi Citra Olahraga Vol. 6 No. 2 (2026): Jurnal Edukasi Citra Olahraga
Publisher : STKIP Citra Bakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38048/jor.v6i2.6986

Abstract

Pembelajaran PJOK pada Fase C Kurikulum Merdeka perlu memberi ruang bagi siswa untuk mengeksplorasi, memodifikasi, dan mengembangkan variasi gerak secara mandiri. Namun, hasil studi pendahuluan di SDN Kelayan Timur 8 menunjukkan bahwa kreativitas gerak siswa masih rendah karena pembelajaran cenderung berpusat pada guru dan siswa lebih banyak meniru gerakan yang dicontohkan. Kondisi ini perlu diatasi agar siswa percaya diri, aktif, dan mampu menghasilkan ide gerak yang beragam sesuai tuntutan pembelajaran sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peningkatan kreativitas gerak siswa setelah diterapkan metode Discovery Learning dalam pembelajaran PJOK. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain pre-experimental tipe One Group Pretest-Posttest Design. Sampel penelitian terdiri atas 38 siswa Fase C yang dibagi ke dalam enam kelompok belajar. Instrumen penelitian berupa rubrik penilaian kreativitas gerak berdasarkan empat aspek kreativitas, yaitu kelancaran, keluwesan, keaslian, dan elaborasi. Perlakuan dilakukan selama enam kali pertemuan melalui tahapan stimulation, problem statement, data collection, data processing, verification, dan generalization. Data dianalisis menggunakan statistik deskriptif, uji normalitas Shapiro-Wilk, dan paired sample t-test. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor kreativitas gerak meningkat dari 19,92 pada pretest menjadi 44,29 pada posttest, dengan selisih peningkatan sebesar 24,37 poin. Hasil uji paired sample t-test memperoleh nilai signifikansi 0,001 < 0,05, sehingga peningkatan tersebut dinyatakan signifikan. Dengan demikian, metode Discovery Learning dapat meningkatkan kreativitas gerak siswa dalam pembelajaran PJOK dan menjadi alternatif pembelajaran yang aktif, kreatif, serta berpusat pada siswa.