Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

INOVASI MEDIA PEMBELAJARAN INTERAKTIF BERBASIS GEOGEBRA BAGI GURU DAN SISWA DALAM MENDUKUNG KURIKULUM MERDEKA Wafiah Murniati; Hairul Fahmi
Jurnal Pekayunan Vol. 1 No. 5 (2025): PEKAYUNAN Mei 2025
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/9peyzj91

Abstract

Penguatan implementasi Kurikulum Merdeka di SMK memerlukan dukungan media pembelajaran yang inovatif dan interaktif, khususnya dalam bidang matematika yang kerap dianggap sulit dan kurang menarik oleh siswa. Salah satu solusi yang ditawarkan adalah penggunaan GeoGebra, sebuah perangkat lunak open-source yang memungkinkan visualisasi konsep matematika secara dinamis. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kompetensi guru dan siswa SMK Al-Hasanain Beraim dalam memanfaatkan GeoGebra sebagai media pembelajaran interaktif yang sejalan dengan prinsip Kurikulum Merdeka. Metode kegiatan yang digunakan meliputi sosialisasi, pelatihan intensif, praktik langsung, dan pendampingan dalam penerapan GeoGebra pada materi matematika yang relevan. Kegiatan ini juga dilengkapi dengan evaluasi terhadap kemampuan guru dalam mengembangkan bahan ajar serta respon siswa terhadap penggunaan media tersebut. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa para guru mengalami peningkatan signifikan dalam kemampuan mengoperasikan GeoGebra dan menyusun bahan ajar digital yang kontekstual. Sementara itu, siswa menunjukkan antusiasme yang tinggi serta peningkatan partisipasi dan pemahaman dalam pembelajaran matematika. Media GeoGebra dinilai mampu menghadirkan pengalaman belajar yang lebih menyenangkan, interaktif, dan menumbuhkan kemandirian belajar. Kesimpulannya, inovasi media pembelajaran berbasis GeoGebra secara efektif mendukung proses pembelajaran yang berorientasi pada penguatan kompetensi dan merdeka belajar, serta memberikan dampak positif terhadap peningkatan kualitas pendidikan di SMK Al-Hasanain Beraim.
IMPLEMENTASI PROXY SERVER MENGGUNAKAN FITUR LAYER 7 PROTOCOLSMIKROTIK DI STMIK LOMBOK Khalid, Syam Basri; Hairul Fahmi; M. Taufan Asri Zaen
Jurnal Elektronika Terapan dan Ilmu Komputer Vol. 2 No. 1 (2025): ETIK VOLUME 2 NOMOR 1
Publisher : LPPM STMIK Lombok

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36595/jetik.v2i1.747

Abstract

Abstract-Internet users, both Lecturers, Students and Staff of STMIK Lombok Campus, 75 - 85 % have accessed the internet, ranging from accessing social media, downloading games, watching videos to assignments from subject teachers. From the results of observations and interviews at the STMIK Lombok Praya campus, sites that are often accessed especially by STMIK Lombok Praya students are sites outside of learning content, such as Facebook, Youtube and several other game sites.Based on the SWOT analysis, taking into account internal and external factors of the ongoing network system, the researcher proposes a design and development of a new network configuration system by implementing a Layer 7 Protocols feature found on the Mikrotik RB750. The researcher explores the NDLC method in developing network systems, designing existing network systems and then adding routers and accesspoints as access media using wi-fi. The implementation of the layer 7 protocols feature has the ability to block the desired sites by writing several scripts in the menu contained therein. Management, monitoring and network management can be done at the same time by compressing the features of Mikrotik directly such as Filter rules, access lists.The results of Implementation of a Proxy Server with Layer 7 Protocols Mikrotik features on the STMIK Lombok Praya campus proved to be able to block desired sites such as facebook, youtube and online games, one of which is mobile legends games and other sites that use the https protocol. Besides that, the application of this proxy does not affect the speed or bandwidth of the internet connection at STMIK Lombok, Keywords: Proxy Server.Layer 7 Protocol