Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

The Relationship Between Application Operational Procedure (SPO) of the Right Principle of Drug Administration with the Standard Level of Patient Satisfaction Qurrotul Aeni; Nur Chasanah; Rina Anggraeni; Andriyani Mustika Nurwijayanti
Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Vol 4 No 1 (2023): January-June 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/picnhs.v4i1.1684

Abstract

Patient satisfaction is a feeling of pleasure that is felt for hospitalized patients because getting optimal servicequality. In providing nursing services, Standard Procedure Operational (SPO) is very important to help nurses achieve a quality of nursing care. In giving the drug should pay attention to the six principles of right which has become a obligation procedure before it gave the drug, that is: right patient, right drug, right dose, right way, right time and right documentation. The purpose of this research to determine the relation between the six right principles implementation of Standard Procedures Operational (SPO) to dispense the drug with the level of patient satisfaction at Cempaka Lounge Dr. H. SoewondoHospital in Kendal. The research used a descriptive correlational design with cross sectional approach. Samples were taken by using Total Sampling number of 48 patients. Research tools using questionnaires then the data were analyzed by univariate and bivariate statistical test obtained chi square p value of 0.000 (p value<0.05). the SPO dispensing has good value amounted to 47.9%, which has a sufficient level of SPO Dispensing of 45.8%, and the rate of less Dispensing SPO only 6.3%. While a right level of patient satisfaction of 52.1%, which have high levels of 41,7%, and the level patient satisfaction of less only 6,3%. Recommendations result of this research is that nurses always apply SPO properly to improve patient satisfaction.
Description of the Characteristics of Barriers to Pain Comfort: Sleep Quality in Elderly with Rheumatoid Arthritis in Kendal Regency Rina Anggraeni; Villayatina Villayatina; Riani Pradara Jati; Qurrotul Aeni; Andriyani Mustika Nurwijayanti
Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences Vol 4 No 1 (2023): January-June 2023
Publisher : Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37287/picnhs.v4i1.1715

Abstract

Someone who has reached the age of 60 years and over often appears various disorders, one of the disorders experienced by the elderly is joint pain or bone disease known as Rheumatoid arthritis. Joint pain caused by inflammation of the joints that are swollen or damaged has occurred, causing pain and making people with Rheumatoid Arthritis afraid to move so that it interferes with their activities. Barriers to pain comfort in the elderly with Rheumatoid Arthritis are characterized by sleep quality characteristics. This study aims the Characteristics Pain comfortf Barriers of sleep quality in the Elderly with Rheumatoid Arthritis in Gebanganom Village, Kendal Regency. The research design is a quantitative descriptive research. The study population was 49 elderly people. The research sample was 49 elderly people with total sampling technique. Data collection used a pain scale questionnaire, a PSQI (Pitssburgh Sleep Quality Index) questionnaire. The results of this study showed that the pain level was mild (8.16%), the majority of respondents had moderate pain level (73.47%), and severe pain level (18.37%), the majority of respondents had good sleep quality (71.43%), and poor sleep quality (28.57%),
Pendidikan Kesehatan tentang Perkembangan Psikososial sebagai Upaya Pencegahan Kekerasan Fisik dan Verbal pada Anak Usia Sekolah di Kota Kendal Livana PH; Rina Anggraeni
Journal of Ners and Midwifery Vol 5 No 2 (2018)
Publisher : STIKes Patria Husada Blitar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26699/jnk.v5i2.ART.p097-104

Abstract

Perkembangan psikososial anak dipengaruhi lingkungan keluarga termasuk peran orang tua dalam mengasuh anak, sehingga orang tua harus mendidik anak secara baik agar anak berkembang optimal mencapai tugas perkembangan, tetapi fenomena saat ini ada orang tua mendidik anak menggunakan kekerasan fisik dan verbal. Dampak kekerasan pada anak yaitu gangguan perkembangan psikososial. Tindakan yang dapat dilakukan yaitu memberikan pendidikan kesehatan tentang perkembangan psikososial anak usia sekolah yang normal dan yang menyimpang. Penelitian ini bertujuan untuk pengidentifikasi pengaruh pendidikan kesehatan tentang perkembangan psikososial terhadap kekerasan fisik dan verbal pada anak usia sekolah di Kota Kendal.Desain penelitiannya menggunakan pre and post test without control group. Sampel penelitian ini sebanyak 1320 anak usia sekolah yang menduduki kelas 4, 5, dan 6 di 20 SD Negeri di Kota Kendal yang dipilih dengan cara purposive sampling. Data dianalisis menggunakan uji Chisquare. Hasil penelitian menunjukkan ada pengaruh pendidikan kesehatan tentang perkembangan psikososial anak usia sekolah dengan kekerasan verbal dan fisik. Disarankan kepada orang tua untukmendisiplinkan anak di lingkungan keluarga, diperlukan pemahaman dan pengetahuanorang tua dalam mendidik anak, tanpa melakukan kekerasan verbal dan fisik agar perkembangan psikososial anak sesuai tugas perkembangan.
HUBUNGAN SIBLING RIVALRY DENGAN PERKEMBANGAN PSIKOSOSIAL PADA BALITA DI WILAYAH PUSKESMAS KALIWUNGU SELATAN KABUPATEN KENDAL Andriyani Mustika Nurwijayanti; Oktiya Rita Jayanni; Muhammad Khabib Burhanudin Iqomah; Rina Anggraeni; Qurrotul Aeni
Jurnal Ilmu Keperawatan dan Kesehatan Vol. 1 No. 1 (2024): Maret
Publisher : CV. Naiwa Best Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.5281/zenodo.18618554

Abstract

Sibling rivalry merupakan  persaingan antara sudara kandung ini untuk mendapatakan perhatian dan kasih sayang orang tuanya. Anak yang mengalami sibling rivalry lebih besar dijumpai pada anak yang berusia < 3 tahun (80,0%) di bandingkan dengan anak yang berusia  > 3 tahun (20,0%). Tujuan penelitian ini untuk mengetahui hubungan Sibling Rivalry Dengan Perkembangan Psikososial Pada Balita di Wilayah Puskesmas Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal, Mengidentifikasi karakteristik sibling rivalry dan anak perkembangan psikososial. Jenis penelitian ini menggunakan deskriptif korelasi. Desain penelitian ini menggunakan pendekatan cross sectional. Teknik sampling yang digunakan adalah Purposive (Purposive Sampling). Sampel dalam penelitian ini sebanyak 60 responden. Analisis data dilakukan syarat Spearman Rank. Hasil penelitian ini menunjukkan sibling rivalry perkembangan psikososial kurang sebanyak 39 (65, 0%). Hasil analisis penelitian diperoleh nilai p-value 0,006 nilai ini lebih kecil dari  p  < 0,05. Kesimpulan Ada hubungan antara sibling rivalry dengan perkembangan psikososial balita di Wilayah Kaliwungu Selatan Kabupaten Kendal  (p value=0.006 (p value <0,0).