Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Energi

Studi Dampak Level Penetrasi Pembangkit Listrik Fotovoltaik pada Jaringan Distribusi Septianissa Azzahra; Agus Yogianto; Ibnu Hajar
Energi & Kelistrikan Vol 11 No 1 (2019): Energi & Kelistrikan
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (316.942 KB) | DOI: 10.33322/energi.v11i1.388

Abstract

Recently distribution network have connected with power plant unit also with photovoltaic power plant. Therefore voltage profile of distribution grid not any more distance from source there is voltage drop but connected with photovoltaic power plant would be increase grid voltage in this connected point also in the grid line. In this study, the distribution grid with connected with photovoltaic power plant is modelled. By using through MATHLAB / SIMULINK, modeling and simulation can be done ondistribution grid with two point connected to the photovoltaic power plant. From the simulation and analysis obtained, that power injection to grid by photovoltaic power plant can affect voltage grid condition, but not affect grid frequency relatively. The grid voltage will increase if there is power injection to the connected point in grid. Increase the power penetration to the grid would be increase the rise voltage in the grid. The constraint in this case, that power penetration must be considered the condition of quality voltage because any trend for voltage wave become distorted.
Uji Performa Kompor Induksi dan Kompor Gas Terhadap Pemakaian Energi dan Aspek Ekonomisnya Septianissa Azzahra; Hastuti Azis; Meyhart Torsna Bangkit Sitorus; Pawenary Pawenary
Energi & Kelistrikan Vol 12 No 2 (2020): Energi dan Kelistrikan: Jurnal Ilmiah
Publisher : Sekolah Tinggi Teknik PLN

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33322/energi.v12i2.1009

Abstract

Kompor merupakan kebutuhan sehari-hari yang digunakan masyarakat sebagai alat untuk menyediakan berbagai makanan guna memenuhi kebutuhan pokok. Penggunaan kompor gas sangat umum digunakan oleh berbagai kalangan karena mudah didapat dan ekonomis (Pemerintah di Indonesia masih mensubsidi tabung gas 3 kg sehingga harganya sangat terjangkau). Namun saat ini pemerintah mendorong masyarakat untuk menggunakan kompor induksi sebagai pengganti dari kompor gas untuk mengurangi impor gas yang selama ini jumlahnya terus meningkat. Pada penelitian sebelumnya dilakukan perbandingan antara penggunaan kompor gas, listrik, dan induksi dengan mengujinya dalam mendidihkan 1 liter air. Pada penelitian ini dilakukan pengujian performa kompor gas dan kompor induksi dalam penggunaannya sehari-hari dengan membandingkan pemakaian energi dan aspek ekonomisnya selama 4 minggu. Dari hasil penelitian yang telah dilakukan menyatakan bahwa pemakaian energi pada kompor induksi dalam 4 miinggu lebih hemat energi dengan pemakaian sebesar 9900,571 kJ dibandingkan dengan kompor gas yaitu 225389,75 kJ di periode waktu yang sama. Namun dari keekonomian, kompor induksi menghabiskan biaya lebih besar yaitu Rp. 4048,45,- dibandingkan dengan kompor gas yang menggunakan gas subsidi yaitu sebesar Rp. 2400,-. Sedangkan untuk biaya pemakaian kompor gas dengan gas nonsubsidi besarnya biaya adalah Rp. 5625,-.