p-Index From 2021 - 2026
8.924
P-Index
This Author published in this journals
All Journal Jurnal Borneo Administrator: Media Pengembangan Paradigma dan Inovasi Sistem Administrasi Negara Dia: Jurnal Administrasi Publik JPAP (Jurnal Penelitian Administrasi Publik) (e-Journal) jurnal niara Jurnal Manajemen Pelayanan Publik Parafrase: Jurnal Kajian Kebahasaan dan Kesastraan Jurnal Representamen Cakrawala: Jurnal Litbang Kebijakan JURNAL MANAJEMEN BISNIS Jurnal Syntax Imperatif : Jurnal Ilmu Sosial dan Pendidikan Tax Literacy and Leadership Agility: Indigenous Peoples Awareness in Paying Taxes Devotion: Journal of Research and Community Service Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP) ABDI MASSA: Jurnal Pengabdian Nasional PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Concept: Journal of Social Humanities and Education Journal of Scientific Research, Education, and Technology Journal of Research and Development on Public Policy Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Mutiara: Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Jurnal Sains Student Research Neraca Manajemen, Akuntansi, dan Ekonomi MADIKA: Jurnal Politik dan Governance JianE (Jurnal Ilmu Administrasi Negara) Journal of Governance and Public Administration Public Service And Governance Journal Sagita Academia Journal Mimbar Administrasi Asian Journal of Management, Entrepreneurship and Social Science Society International Journal of Politics and Public Policy (IJPPP) Ulil Albab Jurnal Ad'ministrare: Jurnal Pemikirian Ilmiah dan Pendidikan Administrasi Perkantoran Academia Open
Claim Missing Document
Check
Articles

IMPLEMENTASI E-GOVERNMENT PADA APLIKASI PDS-PAJAK DAERAH SIDOARJO: (Studi Kasus di Badan Pelayanan Pajak Daerah Kabupaten Sidoarjo) Sheila Nanda Aprilia; Bambang Kusbandrijo; Achluddin Ibnu Rochim
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 04 (2022): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Implementasi E-Goverment dapat meningkatkan mutu pelayanan publik melalui pemanfaatan teknologi informasi dan komunikasi dalam proses penyelenggaraan kepemerintahan. Badan Pelayanan Pajak Kabupaten Sidoarjo juga memanfaatkan perkembangan teknologi dengan mengeluarkan Aplikasi PDS-Pajak Daerah Sidoarjo. Sistem Aplikasi PDS telah diimplementasi di BPPD untuk meningkatkan pelayanan dalam kegiatan perpajakan. Keberhasilan implementasi bisa dilihat dari respon positif yang diberikan Wajib Pajak. Meski masih terdapat hambatan yang dihadapi dalam penerapan Aplikasi PDS, seperti tidak semua orang melek teknologi. Hambatan tersebut tidak menjadi permasalahan serius, karena BPPD Kabupaten Sidoarjo setiap saat melakukan sosialisasi baik secara langsung maupun tidak langsung. Teori yang digunakan adalah teori implementasi kebijakan yang dikemukan oleh Merilee S. Grindle. Metode yang digunakan yaitu metode penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Teknik pengumpulan data yaitu melalui studi lapangan yang terdiri dari observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Implementasi Kebijakan Aplikasi PDS berjalan baik, hal ini diperjelas dengan penerapannya sudah tepat sasaran, sosialisasi yang dilakukan berjalan dengan baik dilihat dari Wajib Pajak yang telah mengetahui dan menggunakan Aplikasi PDS dalam melakukan aktivitas perpajakan.
IMPLEMENTASI KEBIJAKAN VAKSINASI COVID-19 DI KELURAHAN GUBENG SURABAYA Yerin Audri Asmono; Achluddin Ibnu Rochim; Bambang Kusbandrijo
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 04 (2022): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Indonesia telah membuat kebijakan dalam upaya mengatasi kasus penyebaran covid-19 yakni dengan adanya program vaksinasi covid-19 sesuai Peraturan Menteri Kesehatan tentang pelaksanaan vaksinasi No.10 Tahun 2021 tentang pelaksanaan Vaksinasi dalam Rangka Penanggulangan Pandemi Corona Virus Disease 2019 (Covid-19). Kelurahan Gubeng merupakan salah satu Kelurahan yang berada di wilayah Kota Surabaya yang melaksanakan vaksinasi covid-19. Tujuan dari penelitian ini yakni untuk mengetahui dan menganalisis implmenetasi kebijakan vaksinasi covid-19 di Kelurahan Gubeng Surabaya. Metode penelitian yang digunakan yaitu metode penelitian kualitatif deskriptif. Hasil penelitian berdasarkan empat indikator Komunikasi, Sumber Daya, Struktur Birokrasi, Disposisi bahwa implementasi kebijakan vaksinasi covid-19 di Kelurahan Gubeng sudah berhasil dan berjalan dengan baik. Sosialisasi secara rutin tersebut sebagai bentuk pendampingan lanjutan guna memperkuat kemampuan pelaksana dan sasaran dalam melaksanakan program.
IMPLEMENTASI TUGAS KARANG TARUNA MENURUT PERMENSOS NOMOR 25 TAHUN 2019 : (STUDI KASUS KELURAHAN JEPARA KECAMATAN BUBUTAN KOTA SURABAYA) Mahlita Fibry Wachidah; Bambang Kusbandrijo; Achluddin Ibnu Rochim
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 04 (2022): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia sebagai negara tentunya mempunyai berbagai lembaga juga organisasi baik itu formal dan informal seperti Karang Taruna yang khusus bagi pemuda.. Karang Taruna bisa dikatakan tempat berkembangnya kaum milenial, terutama bagi masyarakat juga kelompok sosial baik di daerah pedasaan maupun perkotaan dengan tetap berpegang terhadap sikap tanggung jawab serta kesadaran, khususnya yang berfokus dalam aspek kesejahteraan sosial. Kegiatan yang berkenaan dengan organisasi ini. Sesuai keputusan Menteri Sosial Republik Indonesia Nomor 77/HUK/2010 Pasal 1 butir 1 tentang Pedoman Dasar Karang Taruna. berkenaan dengan penulis judul yang diambil implementasi kebijakan menimbang Peraturan Menteri Sosial Nomor 25 Tahun 2019 Pasal 6 Ayat 1terkait tugas karang taruna di kelurahan Jepara Kecamatan Bubutan. Peneliti berusaha mengenali lebih lanjut terkait implementasi tugas karang taruna di kelurahan jepara. Konsep dan teori Marilee S. Grindle terkait implementasi yang digunakan oleh peneliti saat ini. Jenis metode digunakan pada penelitian ini ialah metode kualitatif deskriptif. Berdasarkan hasil yang dilakukan peneliti implementasi kebijakan tugas karang taruna yang dilakukan melalui delapan indikator terbukti semuanya sesuai dengan hasil tugas karang taruna. Tetapi disisi lain ada kendalan yang dirasa hal itu menjadi faktor penghambat berjalannya kinerja atau tugas karang taruna.
ANALISIS DAMPAK KEPEMIMPINAN TERHADAP KINERJA PEGAWAI DI KANTOR DESA KEBONAGUNG SIDOARJO Hibatur Rahman; Bambang Kusbandrijo; Achluddin Ibnu Rochim
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 2 No. 05 (2022): MANAJEMEN PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kantor Desa Kebonagung merupakan kantor yang menjadi suatu wadah penyelenggaraan kegiatan pemerintahan di lingkup Desa Kebonagung Kabupaten Sidoarjo. Kepemimpinan di Desa Kebonagung dapat memberi dampak pada kualitas kinerja pegawainya. Fenomena yang peneliti temukan di tempat penelitian Kantor Desa Kebonagung adalah kurangnya intensitas bertemu antara antara pimpinan dengan pegawai,. Penelitian ini bersifat deskriptif kualitatif dengan menggunakan metode pengumpulan data wawancara dan observasi melalui 3 informan yang kemudian melalui uji triangulasi sumber untuk menguji validitas data dan uji analisis data dengan metode Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemimpin memberi dampak positif terhadap kinerja pegawai Kantor Desa Kebonangung, hal ini dapat dilihat dari aspek intelegensi, kematangan dan keluasan pandangan sosial, hubungan antar individu, integritas dan motivasi prestasi pemimpin yang dinilai baik, sehingga pemimpin diharapkan untuk selalu mempertahankan kinerja kerjanya yang baik, agar selalu membawa dampak positif bagi kinerja kerja pegawainya dan dapat mengoptimalkan tugasnya dalam memberikan pelayanan administrasi bagi masyarakat.
PENGELOLAAN KAWASAN WISATA TERINTEGRASI DI KABUPATEN PONOROGO DENGAN PENDEKATAN CITY MARKETING Bambang Kusbandrijo; Endro Tjahjono; Achluddin Ibnu Rochim
DIA: Jurnal Administrasi Publik Vol 16 No 1 (2018): Juni
Publisher : Program Studi Doktor Ilmu Administrasi, FISIP, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (381.115 KB) | DOI: 10.30996/dia.v16i1.1927

Abstract

Ponorogo Regency has the potential of tourism, including natural tourism, religious tourism and cultural tourism. The tourism sector has not been explored optimally so it has not become a tourist destination. This study answers two fundamental problems, namely the first to describe the tourism potential and the implementation of the development that has been carried out and secondly to develop a management model for Ponorogo tourist destinations in order to achieve development goals as a tourism area capable of increasing the PAD and economy of the Ponorogo community. Qualitative methods are used in research, primary and secondary data sources. Speakers were the Ponorogo Tourism service apparatus, cultural and tourism activists, NGOs. Field data results are interpreted, researchers interpret data by reviewing symptoms based on their perspective, comparing with previous studies. Research Results 1) Ponorogo has tourism potential, both natural, cultural, religious, culinary and cultural arts, creative economy. Tourism development in Ponorogo has not been optimal due to limited socialization and communication, infrastructure to tourist destinations is inadequate. The synergy between stakeholders has not yet been established so that tourism potential has not been optimal in providing economic impact to the community and increasing PAD. 2) The tourism development model certainly starts from the mapping of potential and management of development in an integrated and mutually reinforcing manner between tourism potentials. Tourism development needs to support a legal umbrella in the form of a Regional Regulation. Tourism development is carried out collaboratively by all parties so that all parties are jointly responsible for achieving success. All parties contribute according to the position and authority attached to high integrity and commitment
PENUMBUHAN KEWIRAUSAHAAN MASYARAKAT DI KABUPATEN PONOROGO Bambang Kusbandrijo
Aplikasi Administrasi: Media Analisa Masalah Administrasi Volume 17 Nomor 1
Publisher : Faculty of Social and Political Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30649/aamama.v17i1.24

Abstract

Growth and development in a country Is economy can not be separated from the role of private entrepreneurs large, medium and .small Not possible growth and development of road infrastructure and buildings, as well as goods - and services required by humans in the absence of the role of entrepreneurs. Government policies to foster entrepreneurial venture among rural communities is the real answer to solve the problem of poverty as well as a form of empowerment. Describe and analyze the perceptions and attitudes towards entrepreneurship growth. Finding models of economic growth of rural communities based on local wisdom . The method used is descriptive qualitative. The research findings; that the people are interested to become entrepreneurs, but they expressed less agree if the business that occupied a new business . They would agree that business will be done is to develop existing business . About the obstacles to he faced when they went into business they stated many obstacles, but the government support program growth entrepreneurs. Empowerment and entrepreneurial growth is memberikani government intervention in the economy and politics via affirmative action , NGOs, PT, figures, as private actors to improve human resources and organizers. Poor community empowerment
Analisis Program Permata-Sakti dalam Perspektif Good University Governance di Perguruan Tinggi Swasta Royan Khusnul Arief; Bambang Kusbandrijo; Rachmawati Novaria
Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP) Vol 4 No 3 (2022): Jurnal Manajemen dan Ilmu Administrasi Publik (JMIAP)
Publisher : Laboratorium Jurusan Ilmu Administrasi Negara Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/jmiap.v4i3.485

Abstract

The Nusantara Student Exchange Program-Credit Transfer System with Information Technology (PERMATA-SAKTI) is one of the Directorate General of Higher Education (Dikti) grant programs to support Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) policy in universities. There are several obstacles in this virtual exchange of students, including cooperation between universities, information dissemination, and information and technology systems. Based on these, a university must provide the management of the PERMATA-SAKTI program following the principles of Good University Governance (GUG). This study aims to describe and analyze of the PERMATA-SAKTI program from the GUG perspective. This research uses a qualitative approach with the type of case study research. The results of the research findings are that private university has implemented the GUG aspects. However, it is necessary to improve quality assurance, human resources, organization/management, technology, and information and developing cooperation. The results of this study are expected to be input in the next PERMATA-SAKTI program management.
EVALUATION OF QUALITY ASSURANCE OF PRIMARY SCHOOL EDUCATION IN PONOROGO REGENCY Tri Budhi Susilowati; V. Rudi Handoko; Bambang Kusbandrijo
DIA: Jurnal Administrasi Publik Vol 21 No 01 (2023): PUBLIC ADMINISTRATION
Publisher : Program Studi Doktor Ilmu Administrasi, FISIP, Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/dia.v21i01.7593

Abstract

Quality assurance of national education is carried out to educate the nation's life and shape the character and civilization of a dignified nation through the SNP. The principle is to encourage managers, administrators, and education units to improve their performance in providing quality educational services and software to encourage transparency and public accountability. In its implementation, education quality assurance policies must adapt to changes and developments in science and technology and rapid global dynamics. The quality of Indonesian education has not been as expected. Accreditation to BAN-S/M, the development of school quality has not shown an encouraging development in the quality of education. The factor is not that the SNP is of low quality but that the fulfillment and implementation of the SNP have not been running optimally. The objective of this research is to: 1) Describe and analyze the evaluation of quality assurance policies for primary school education in Ponorogo; 2) Examine the factors that encourage and obstruct education quality assurance.; 3) look at the quality and functional education quality assurance model. This research uses a qualitative descriptive research method. The data analysis technique used was evaluation. Data were analyzed interactively.
COLLABORATIVE GOVERNANCE PADA PENERAPAN PERWALI NO 79 TAHUN 2022 TENTANG PERCEPATAN PENURUNAN STUNTING DI KOTA SURABAYA Allya Tsamarah Yunifar; Bambang Kusbandrijo; Anggaeny Puspaningtyas
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 04 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Stunting merupakan gangguan pada tumbuh kembang anak yang sangat lambat, Sehingga memberikan gizi buruk dan meminimalisir kecerdasan pada anak. Menurut World Health Organization (WHO) bahwa kasus stunting disebabkan karena adanya kebutuhan nutrisi yang tidak sesuai standar pada anak. Stunting menjadi fokus utama Pemerintah Kota termasuk Kota Surabaya. Berdasarkan pada Peraturan Walikota Surabaya No 79 Tahun 2022 tentang penurunan stunting yang mengatakan bahwa dalam mewujudkan sumber daya manusia yang sehat, cerdas dan tercapainya tujuan pembangunan maka dibutuhkan adanya penurunan stunting. Meskipun pada data prevalensi stunting di Kota Surabaya menurun, Pemerintah Kota Surabaya tetap menghimbau kepada masyarakat dan jajaran stakeholder untuk mengatasi kasus stunting ini. Oleh karena itu dibutuhkan adanya kerjasama dengan para stakeholder dari sektor swasta, akademisi, LSM, Media Massa dan jajaran Dinas – Dinas lainnya. Tujuan penelitian ini adalah Untuk menganalisis Collaborative Governance Pada Penerapan Perwali No. 79 Tahun 2022 Tentang Percepatan Penurunan Stunting di Kota Surabaya dan Untuk menganalisis faktor penghambat dan pendukung Collaborative Governance Pada Penerapan Perwali No. 79 Tahun 2022 Tentang Percepatan Penurunan Stunting di Kota Surabaya. Metode yang digunakan yaitu kualitatif deskriptif. Hasil Penelitian ini adalah bentuk kolaborasi yang dilakukan oleh Pemerintah, Swasta, Media Massa, LSM, dan Akademisi sudah baik komunikasi yang dilakukan terjalin dengan baik, serta hasil kolaborasi yang dilakukan berdampak baik karena prevalensi stunting selalu turun dari tahun ke tahun hanya saja yang menjadi penghambat dalam penanggulangan stunting adalah terkait dengan mobilitas penduduk di Kota Surabaya yang sangat tinggi.
IDENTITAS FEMINISME INDONESIA DALAM BUKU SARINAH Nyoman Suwarta; Joko Susanto; Bambang Kusbandrijo; Ahmad Nurefendi Fradana; Andriyanto Andriyanto
PARAFRASE : Jurnal Kajian Kebahasaan & Kesastraan Vol 23 No 1 (2023): Parafrase Vol. 23 No. 1, Mei 2023
Publisher : Universitas 17 Agustus 1945 Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30996/parafrase.v23i1.8564

Abstract

The social identity of Indonesian feminism is the result of a long process of interaction with universal feminism, but is rooted in the collective culture of the people of the archipelago, which is religious, polite and cultural. The feminist perspective in Sarinah's book is explained in three phases of human evolution, the first phase of women occupying a lower position than men, the second phase women occupy a higher position than men, the third phase women again occupy a lower position than men. The purpose of this study is to analyze the social identity of Indonesian feminism and understand the process of forming social identity of Indonesian feminism according to Sarinah's book. Qualitative methods used through literature review and interpretation of events. Based on the analysis, description and process of social identity formation, Indonesian feminism has four identities. There is a process that influences one's understanding of Indonesian Feminism Social Identity, namely self-classification and social comparison. The two processes work together to explain a particular form of behavior as a woman with a social identity of Indonesian feminism, which is qualitatively different from universal feminism, that identity is socialist religious feminism. That identity is full of love for family, patient and religious, a concept that was initially very social and then became the social identity of Indonesian feminism.
Co-Authors Abdul Manaf Achluddin Ibnu Rochim Achluddin Ibnu Rochim Achluddin Ibnu Rochim, Achluddin Ibnu Adi Soesiantoro Ahmad Nurefendi Fradana Ahmad Nurefendi Pradana Aldi Ramadani Allya Tsamarah Yunifar Andriyanto Andriyanto Anggaeny Puspaningtyas Anggi Fatikaningrum Anggraeny Puspaningtyas Anisah Fatihatus Anjani, Shafa Jihan Arief Setyawan Astutiek , Dwi Aswin Febrianto, Aswin Ati, Norbertus Darius Avina, Rizky Bahij Berliana Kusuma Dewi Banun Prabawanti Chairil Akbar, Putra Chayradafia, Sumardan Mandala Desi Ratna Sari, Desi Ratna Devi Christina, Dhea Dimung, Oktavia Triany Dito Firmansyah Rosidi Djoko Widodo Dwi Astutiek Dwi Hardaningtyas Eddy Wahyudi Edi Dwi Riyanto Elysia Irma Fransiska Endro Tjahjono Eureka Ratna Nirmala Hadiyatullah, Afifah Hartono, Supri Hermanus Ama Raya, Hermanus Ama Hibatur Rahman ibnu rochim, Achluddin Idwar, Widya Arzetiya Indah Murti, Indah Jihan Nabilah Adinda Putri Joko Susanto Joko Widodo Kendry Widiyanto KHOIRUN NISAK Lilis Rahmadhanti Mahlita Fibry Wachidah Martini, Renanda Yulio Putri Masadib Akmal Vyandri Masadib Akmal Vyandri Mawarni, Astrid Dian Meiliana, Riesa Mohammad Iqbal Syahriar Mulyati, Diana Juni Nadhifah Dwi Lestari Ni Putu Tirka Widanti Novaria, Rachmawati Nuksmengtyas, Ratih Nurmiati Nurmiati Nyoman Suwarta Octavia Fransiska Olimpius Kurniawan Pradana, Ahmad Nurefendi Pratiwi, Soffanah Dina prayoga, Akbar Puspita Buana Putri, Stevany Puspitasari, Cindy Puspitasari, Erika Aprilia Puteri Anggraini Oktavianty Rachmanto, Tito Ratna Wulandari Reno Affrian Rivai Ahmad Rizakya Dwijayanti Rizkya Dwijayanti Royan Khusnul Arief Rudy Handoko Rusmin Sheila Nanda Aprilia Siswantoro, Tri Yudi Sri Andayani Subargo, Yopi Lutfi Sukma Ari Ragil Putri, Sukma Ari sukristyanto, Agus Susana Hindaria Talitha Zitha Vasthi Tamahdur Jahro Fajariyyah Thenu, Anastasya Priskila Priskila Elisabeth Thenu Tita Dwi Agustin Tri Budhi Susilowati Tri Yulianti, Tri V. Rudi Handoko Wahyudi, Eddy Widiyanto, Kendry Wimpi Aulia Ananta Yerin Audri Asmono Yoke Veranda, Yoke Yopi Lutfi Subargo Yudiana, Tjetjep