Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

PENGARUH PELAYANAN KLAMPID NEW GENERATION (KNG) TERHADAP KEPUASAN MASYARAKAT DALAM PEMBUATAN AKTA KEMATIAN (STUDI KASUS KANTOR KELURAHAN PACAR KEMBANG KOTA SURABAYA) Anisah Fatihatus; Bambang Kusbandrijo; Eddy Wahyudi
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 05 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pelayanann publik didefinisikan segala kegiatan pelayanan yang dilakukan oleh pemerintah untuk menyelenggarakan pelayanan publik sebagai upaya memenuhi kebutuhan penerima layanan dan melaksanakan ketentuan perundang-undangan. Penyelenggaraan Pelayanan Publik adalah unit kerja dalam suatu instansi pemerintah yang memberikan pelayanan secara langsung kepada penerima pelayanan publik. Upaya adanya Klampid New Generation (KNG) membantu pelayanan masyarakat. Ukuran keberhasilan suatu organisasi dalam memberikan pelayanan tergantung pada kepuasan penerima pelayanan. Pelayanan yang baik adalah pelayanan yang sesuai dengan harapan masyarakat dan berkualitas berdasarkan prinsip pedoman pelaksanaan pelayanan publik menurut Keputusan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara (KEPMENPAN) Nomor 63 Tahun 2003 tentang Pedoman Umum Penyelenggaraan Pelayanan Administrasi Publik terdapat sepuluh indikator kualitas pelayanan administrasi yaitu : Kejelasan; Kesederhanaan; Tanggung Jawab; Kepastian Waktu; Kedisiplinan, Kesopanan, dan Keramahan; Kenyamanan; Kemudahan Akses; Akurasi; Kelengkapan Sarana dan Prasarana; dan Keamanan. Penelitian dilakukan di wilayah Kelurahan Pacar Kembang Surabaya. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui dan mengevaluasi seberapa besar pengaruh sepuluh indikator kualitas pelayanan secara simultan maupun parsial terhadap kepuasan masyarakat. Sampel berjumlah 86 orang yang mengurus akta kematian. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui penyebaran kuesioner. Hasil penelitian menunjukkan Kejelasan; Kesederhanaan; Tanggung Jawab; Kepastian Waktu; Kedisiplinan, Kesopanan, dan Keramahan; Kenyamanan; Kemudahan Akses; Akurasi; Kelengkapan Sarana dan Prasarana; dan Keamanan berpengaruh secara simultan maupun parsial terhadap kepuasan masyarakat dalam pembuatan akta kematian di wilayah Kelurahan Pacar Kembang Surabaya.
ANALISIS KEPUASAN PENGGUNA DALAM PELAYANAN TRANSPORTASI SURABAYA BUS Aldi Ramadani; Bambang Kusbandrijo; Eddy Wahyudi
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 05 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk Untuk mengetahui faktor yang mempengaruhi tingkat kepuasan pengguna dalam pelayanan transportasi Suraba bus sebagai salah satu Transportasi darat di kota Surabaya. Metode penelitian yang digunakan adalah kualitatif dengan metode pengumpulan data wawancara mendalam dan dokumentasi. Hasil penelitian bahwa respon masyarakat kota Surabaya dengan adanya Surabaya bus respon positif dan negatif. Respon positif yang diberikan berupa fasilitas yang diberikan Surabaya bus sangat lengkap dan membuat penumpang tidak merasa bosan. Sedangkan respon negative ada beberapa halte yang masih belum merata pembangunannya. Pelayanan Pemberlakuan Suraba Bus Sebagai Salah Satu Transportasi Darat di Kota Surabaya berdasarkan analisis Tangible, Reliability, Responsivness, Assurance, dan Emphaty semua aspek pelayanan yang diberikan oleh Surabaya bus baik. Kepuasan pelanggan dapat dilihat dari beberapa aspek mulai dari aspek Kualitas pelayanan yang meliputi kedisiplinan petugas pelayanan, Bus Koja Trans konsisten terhadap waktu kedatangan dan. Kenyamanan lingkungan dalam keadaan baik, serta kebersihan dalam Surabaya bus.
EFEKTIVITAS PENERAPAN DIGITALISASI PEMERINTAHAN DESA DALAM MENINGKATKAN PELAYANAN PUBLIK STUDI DI DESA MARGA MULYA KABUPATEN OGAN KOMERING ULU Abdul Manaf; Bambang Kusbandrijo; Anggraeny Puspaningtyas
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 05 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintahan digital merupakan bagian tak terpisahkan dari pembangunan ekosistem digital. Sudah saatnya seluruh elemen pemerintahan baik di pusat maupun daerah saling berkolaborasi mewujudkan sistem pemerintahan yang terpadu secara nasional. Tujuannya tidak lain ialah mewujudkan layanan pemerintahan yang mudah diakses serta digunakan oleh masyarakat. Permasalahan yang sering terjadi adalah sistem administrasi yang masih dilakukan secara manual akibat kurangnya sarana dan prasarana pendukung.Penelitian ini menggunakan metode kualitatif yang bertujuan untuk mengetahui bagaimana cara Pemerintah Desa Marga Mulya untuk mengatasi tantangan pelayanan publik di era digitalisasi dengan efektif. Fokus dalam penelitian ini adalah tantangan yang dihadapi desa untuk penerapan digitalisasi dalam pelayanan publik yang mengacu pada Peraturan MENPAN Nomor 15 Tahun 2014 Tentang Pedoman Standar Pelayanan.Pada penelitian ini berkesimpulan, dimana digitalisasi masyarakat desa memiliki manfaat positif dalam mempermudah dalam urusan administrasi, dengan hadirnya aplikasi tambahan membuat digitalisasi masyarakat desa semakin efektif dalam hal administrasi. Namun masalah lain yang timbul, masih banyak dari masyarakat desa yang belum mengerti tentang penggunaan internet, serta akses internet yang masih terbatas menjadi faktor penghambat dalam digitalisasi masyarakat desa. Sebaiknya untuk efektivitas komunikasi dua arah antara pemerintah penyedia layanan publik dengan masyarakat yang disediakan ruang diskusi pada aplikasi opendesa.id, sehingga baik kritik, saran, masukan dari masyarakat. Penyediaan internet merupakan salah satu hal yang perlu diperhatikan oleh pemerintah desa demi terwujudnya digitalisasi masyarakat desa.
PERAN DINAS KEBUDAYAAN DAN PARIWISATA KOTA SURABAYA DALAM PEMULIHAN SEKTOR WISATA KEBUN RAYA MANGROVE GUNUNG ANYAR PASCA PANDEMI Susana Hindaria; Bambang Kusbandrijo; Eddy Wahyudi
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 05 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar merupakan objek wisata ekowisata Kabupaten Surabaya. Lokasi yang tepat dari wisata ini adalah Gunung Anyar Tambak, Kabupaten Gunung Anyar, Kota Surabaya, dan Provinsi Jawa Timur. Studi ini meneliti Peran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya dalam pemulihan industri pariwisata Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar setelah epidemi. Penulis menggunakan teknik penelitian deskriptif kualitatif untuk mendukung penelitian. Kepala Divisi yang bertanggung jawab atas wisata Mangrove Gunung Anyar, Anggota Staf di Mangrove Gunung Anyar, dan Pengunjung Wisata Kebun Raya Mangrove berfungsi sebagai informan penelitian. Menurut temuan penelitian, proses pemulihan dapat difasilitasi oleh tiga faktor : Motivator, Fasilitator, dan Dinamisator. Dengan menggunakan ketiga faktor tersebut, program dapat dilaksanakan melalui sosialisasi, pelatihan, dan pendampingan, penyediaan sarana dan prasarana, misi pariwisata, pemeliharaan tempat wisata, dan kolaborasi berbagai sektor, seperti sektor swasta, organisasi, pemerintah, dan masyarakat. Hasil dari penelitian ini tentang bagaimana Peran Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surabaya dalam pemulihan Kebun Raya Mangrove Gunung Anyar Pasca pandemi di nyatakan berhasil.
Efektifitas Pelayanan Adminduk Yang Unggul Melalui Inovasi Program Kalimasada Di Kantor Kelurahan Tanah Kali Kedinding Kecamatan Kenjeran Kota Surabaya Bahij Berliana Kusuma Dewi; Bambang Kusbandrijo
Mutiara : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah Vol. 1 No. 6 (2023): Desember: Mutiara : Jurnal Penelitian dan Karya Ilmiah
Publisher : STAI YPIQ BAUBAU, SULAWESI TENGGARA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59059/mutiara.v1i6.589

Abstract

The Kalimasada (Civil Administration Aware Community Environment) program is an inovation from the Surabaya City Population and Civil Registration Service which aims to improve Population Administration services for Surabaya City residents. Optimization of the Kalimasada program will be achieved if the administrative service itself can be carried out with superior service. Based on this background, this research aims to analyze the implementation of superior services from the Kalimasada program at the Tanah Kali Kedinding Village Office. The basic qualitative research method became the procedure for implementing this research, where the author then obtained data through interviews and observation results during the research period at the Kali Kedinding Land Office. The research results show that there are still two principles of excellent service that cannot be fulfilled in the implementation of the Kalimasada program at the Tanah Kali Kedinding Village Office. Thus, it can be concluded that the implementation of the Kalimasada program in Tanah Kali Kedinding is less effective, this may be due to the lack of clarity regarding the two principles of superior service.
KUALITAS PELAYANAN PUBLIK MELALUI APLIKASI KNG (KLAMPID NEW GENERATION) OLEH DINAS KEPENDUDUKAN DAN PENCATATAN SIPIL KOTA SURABAYA Tita Dwi Agustin; Bambang Kusbandrijo; Eddy Wahyudi
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kualitas pelayanan publik ialah merupakan salah satu kondisi sebuah jasa produk, manusia, serta lingkungannya. Penilaian kualitas ditentukan pada sebuah pelayanaan publik yang diberikan di masyarakat sebagai tolak ukur dari pelayanan karena sebuah unsur utama dalam pencapaian suatu keberhasilan dalam organisasi oleh sebab itu kualitas pelayanan sebagai suatu penilaian dalam layanan yang diberikan pada pelayanan administrasi kependudukan di aplikasi KNG secara digital. Maka dari itu untuk mengetahui tingkat kepuasan dalam mengukur sesuatu kualitas pelayanan dalam aplikasi KNG (Klampid New Generation) yang dibuat oleh Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Surabaya. Berdasarkan dari hasil pengamatan yang ada di masyarakat kota surabaya penelitian ini untuk mengetahui hasil kualitas pelayanan digital aplikasi KNG dalam peningkatan pelayanan administrasi kependudukan masyarakat kota surabaya. Penelitian ini memakai metode deskriptif kualitatif, dari pengumpulan data wawancara dan observasi. Hasil dari penelitian kualitas pelayanan administrasi kependudukan melalui aplikasi KNG (Klampid New Generation) terus melakukan perkembangan untuk memperbaiki permasalah-permasalahan yang ada sehingga dari indikator yang diteliti dapat menjadi masukkan dalam meningkatkan kualitas pelayanan administrasi berbasis digital atau dalam aplikasi KNG (Klampid New Generation).
EVALUASI KEBIJAKAN PROGRAM KELUARGA HARAPAN (PKH) DI DESA GOLO MENI, KECAMATAN KOTA KOMBA UTARA, KABUPATEN MANGGARAI TIMUR Olimpius Kurniawan; Bambang Kusbandrijo; Anggraeny Puspaningtyas
PRAJA observer: Jurnal Penelitian Administrasi Publik (e- ISSN: 2797-0469) Vol. 3 No. 06 (2023): ADMINISTRASI PUBLIK
Publisher : COMMUNITY OF RESEARCH LABORATORY SURABAYA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kemiskinan merupakan persoalan kompleks yang dihadapi masyarakat di berbagai belahan bumi termasuk Indonesia. Di Indonesia, strategi pengentasan kemiskinan pun telah banyak dilakukan oleh pemerintah dengan berbagai model kebijakan atau program. Salah satu program pengentasan kemiskinan yang masih berjalan hingga saat ini adalah Program Keluarga Harapan (PKH) yang digagas oleh Kementerian Sosial Republik Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi PKH di Desa Golo Meni, Kecamatan Kota Komba Utara, Kabupaten Manggarai Timur. Dalam penelitian ini, peneliti menggunakan teori evaluasi kebijakan dari William N. Dunn sebagai pisau analisis. Hasil penelitian menunjukan bahwa pelaksanaan PKH di Desa Golo Meni belum sepenuhnya optimal meskipun beberapa indikator telah memenuhi yakni; efektifitas, efisiensi, kecukupan, dan responsifitas. Yang masih menjadi pekerjaan rumah dari pemerintah adalah indikator pemerataan dan ketepatan sebab banyak keluarga miskin yang memiliki komponen PKH tidak tercover PKH serta kekurangan sumber daya dalam pelaksanaanya yang berdampak terhadap minimnya pemahaman KPM tentang PKH. Banyak KPM yang memahami PKH hanya sebagai program batuan sosial untuk keluarga miskin tanpa mengetahui adanya komponen dalam PKH yang mempengaruhi nominal uang bantuan PKH yang diterima KPM.
Analisis Kebijakan Rasionalisasi Apbd Terutama Pembangunan Infrastruktur Kota Surabaya Untuk Menanggulangi Covid-19 Eureka Ratna Nirmala; Bambang Kusbandrijo; Kendry Widiyanto
ULIL ALBAB : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Vol. 1 No. 2: Januari 2022
Publisher : CV. Ulil Albab Corp

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pemerintah Kota Surabaya merasionalisasi anggaran, salah satunya dari dana pembangunan infrastruktur non-strategis, untuk menanggulangi pandemi Covid-19. Realokasi APBD tersebut sesuai dengan Surat Keputusan Bersama Mendagri dan Menkeu bernomor 119/2813/SJ dan 177/KMK.07/2020. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kebijakan pemerintah kota Surabaya tentang dana infrastruktur yang telah direalokasikan. Penulis menggunakan metode kualitatif studi literatur dan memperoleh data berdasarkan berita yang valid. Pada penelitian kali ini ingin mengetahui implementasi kebijakan yang dilakukan Pemkot Surabaya akan membawa dampak apa saja, sehingga dapat menyimpulkan efektivitas dan efisiensinya. Pada implementasinya, kebijakan ini tidak dapat menyenangkan semua pihak, salah satunya menyebabkan pengangguran bagi pekerja konstruksi. Namun dengan adanya pengalihan dana infrastruktur kepenanggulanan pandemi ini pemkot Surabaya bisa membeli hal-hal yang dapat menunjang penurunan jumlah kasus dan kesembuhan masyarakat yang terjangkit virus Covid-19. Penganggaran tersebut digunakan untuk pengadaan vaksinasi, sehingga dapat menciptakan herd immunity di masyarakat