Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

Survival Rate and Growth of Pterapogon kauderni Larvae Given Different Feed Types: Tingkat Kelangsungan Hidup dan Pertumbuhan Larva Pterapogon kauderni yang Diberi Jenis Pakan Berbeda Muhammad Safir; Desiana Trisnawati Tobigo; Septina F Mangitung; Daniel Sambaeni; Muh Ryaldi; Rizilvana Datu Adam; Zainab Zainab; Husain Husain
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 21 No. 1 (2020): April
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (459.801 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v21i1.2020.1-7

Abstract

Penelitian ini dilakukan untuk mengetahui jenis pakan yang memberikan kelangsungan hidup dan pertumbuhan yang tinggi pada larva Pterapogon kauderni pasca pelepasan dari mulut induknya. Penelitian didesain menggunakan tiga perlakuan meliputi; pemberian pakan komersial (A), udang rebon/Acetes (B), dan rotifer/Rotifera sp. (C). Setiap perlakuan diberi tiga kali ulangan. Pakan diberikan sebanyak tiga kali dalam sehari (pagi, siang dan sore hari) secara at-satiation. Lama pemeliharaan dilakukan selama satu minggu. Hasil analisis menunjukkan laju pertumbuhan harian tertinggi terjadi pada perlakuan B (1.39±0.92%), dan berbeda secara signifikan (P<0.05) dengan perlakuan A (0.90±0.02%). Pertambahan biomasa tertinggi terjadi pada perlakuan C (0.005 g) dibandingkan perlakuan lainnya (A=0.003 g, B=0.003 g). Kelangsungan hidup untuk semua perlakuan tidak berbeda secara signifikan (P>0.05). Sebagai kesimpulan, jenis pakan yang memberikan kelangsungan hidup dan pertumbuhan tertinggi pada larva ikan P. kauderni pasca pelepasan dari mulut induknya adalah rotifer.
PENGGUNAAN EKSTRAK DAUN JAMBU BIJI (Psidium guajava L.) SEBAGAI DESINFEKTAN PADA DAYA TETAS DAN LAMA PENETASAN TELUR IKAN MAS (Cyprinus carpio L.) Irawati Mei Widiastuti; Desiana Trisnawati Desiana Trisnawati Tobigo; Wahyuni Wahyuni
AgriSains Vol 13, No 2 (2012)
Publisher : FAPETKAN UNTAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Purposed this research was to know the excellent concentration of Psidium guajava L. leaf extract which give the highest hatching rate and hatching time of goldfish (Cyprinus carpio L.). The result was hoped to become an information source means to production high quality of goldfish seeds. The research used Completely Randomized Design whit five replication. The treatments were extract leaf Psidium guajava L. concentration : A (without leaf extract), B (30 ppm of leaf extract), C (32 ppm of leaf extract), D (34 ppm of leaf extract), and E  (36 ppm of leaf extract). The measured parameter were hatching rate and hatching time. Data that was analized by ANOVA and BNJ. The using extract leaf Psidium guajava L. give very significant effect to hatching rate but didn’t give any influence toward the hatching time of goldfish. The highest hatching rate of goldfish was at treatment D (34 ppm) with hatching rate amount 76% with hatching time 48,42 o’clock. Key words : Goldfish, hatching rate, hatching time, leaf Psidium guajava L.
PEMBUATAN SILASE LIMBAH IKAN PATIN MENJADI BAHAN BAKU PAKAN IKAN Novalina Serdiati; Muhammad Safir; Desiana Trisnawati Tobigo; Kasim Mansyur
MONSU'ANI TANO Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5, No 2 (2022)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Luwuk

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32529/tano.v5i2.1874

Abstract

Permasalahan umum dalam kegiatan pembesaran ikan adalah harga pakan yang semakin meningkat seiring dengan meningkatnya kandungan protein dalam pakan. Kegiatan ini bertujuan untuk mengetahui cara pembuatan silase dari limbah ikan patin sebagai salah satu bahan sumber protein hewani dalam pembuatan pakan. Metode dalam pelaksanaan kegiatan yakni pemaparan singkat terkait peralatan dan bahan yang digunakan dalam kegiatan, persiapan alat dan bahan (limbah ikan patin), pembersihan dan pencacahan serta pencampuran limbah ikan patin dengan bahan kimia, dan proses pengemasan dan penyimpanan silase sebagai produk akhir dari kegiatan. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa limbah ikan patin yang tidak termanfaatkan dapat dijadikan sebagai silase. Silase yang telah dihasilkan mengandung nutrient berupa protein (11,88%), karbohidrat (9,43%), serat kasar (12,83%), kadar abu (6,2%), lemak (13,15%), dengan kandungan air sebesar 46,51%. Kesimpulan, masyarakat telah memahami cara memanfaatkan limbah ikan menjadi silase sebagai bahan baku pakan sumber protein hewani dalam pembuatan pakan mandiri dan juga sebagai penambah nutrient pada pakan berprotein rendah.
Feeding Maggot Meal (Hermetia Illucens) with Different Feeding Rate on the Growth and Survival of Tilapia (Oreochromis niloticus): Pemberian Pakan Berbahan Baku Tepung Maggot (Hermetia illucens) dengan Feeding Rate Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Adji Suganda; Desiana Trisnawati Tobigo; Septina F. Mangitung; Madinawati
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 23 No. 3 (2022): Desember
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22487/jiagrisains.v23i3.2022.123-130

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pemberian pakan berbahan baku tepung maggot (Hermetia illucens) dengan feeding rate berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup ikan nila (Oreochromis niloticus). Organisme uji yang digunakan adalah benih ikan nila (O. nilaticus) dengan bobot 1,53 - 2,03 g sebanyak 200 ekor. Benih ikan nila diperoleh dari Pembudidaya di Desa Potoya, Kecamatan Dolo, Kabupaten Sigi, Sulawesi Tengah. Penelitian ini didesain menggunakan rancangan acak lengkap (RAL) yang terdiri dari 4 perlakuan dan 5 ulangan sehingga terdapat 20 unit percobaan. Perlakuan dalam penelitian ini yakni pemberian pakan dengan feeding rate berbeda yaitu: A (4% dari biomassa ikan); B (5% dari biomassa ikan); C (6% dari biomassa ikan); dan D (7% dari biomassa ikan). Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemberian pakan berbahan baku tepung maggot dengan feeding rate berbeda berpengaruh nyata terhadap pertumbuhan bobot mutlak ikan nila. Pertumbuhan bobot dan kelangsungan hidup ikan nila tertinggi (p<0,05) diperoleh pada perlakuan feeding rate 7%.
The Effect of Different Natural Feeds on Growth and Survival Rate of Tilapia Larvae (Oreochromis niloticus): Pengaruh Penggunaan Jenis Pakan Alami Berbeda terhadap Pertumbuhan dan Kelangsungan Hidup Larva Ikan Nila (Oreochromis niloticus) Tobigo, Desiana Trisnawati; Hisra
Jurnal Ilmiah AgriSains Vol. 22 No. 3 (2021): Desember
Publisher : Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (313.308 KB) | DOI: 10.22487/jiagrisains.v22i3.2021.144-151

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh penggunaan jenis pakan alami berbeda terhadap pertumbuhan dan kelangsungan hidup larva ikan nila (Oreochromis niloticus). Penelitian ini dilaksanakan pada bulan Desember 2020 bertempat di Laboratorium Budidaya Perairan, Fakultas Peternakan dan Perikanan, Universitas Tadulako, Palu. Larva yang digunakan berumur 7 hari. Penelitian ini didesain dengan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) yang terdiri dari tiga perlakuan dan enam ulangan. Pakan yang digunakan berupa Moina sp., jentik nyamuk (Culex sp.), dan Rotifera sp. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perlakuan memberikan pengaruh yang nyata (P<0,05) terhadap pertumbuhan bobot, dan kelangsungan hidup larva ikan nila (Oreochromis niloticus). Pertumbuhan tertinggi pada larva ikan nila (Oreochromis niloticus) terdapat pada perlakuan A yaitu dengan pemberian pakan alami berupa Moina sp., sedangakan pertumbuhan terendah yaitu terdapat pada perlakuan B dengan pemberian pakan berupa Rotifera sp.