Claim Missing Document
Check
Articles

PERAMALAN RADIASI GLOBAL MATAHARI JANGKA PENDEK MENGGUNAKAN MODELTRIPLE EXPONENTIAL SMOOTHING-FEED FORWARD NEURAL NETWORK Rani Fajriyah Islamiyati Asfah; Unit Three Kartini
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 9 No 3 (2020): SEPTEMBER 2020
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v9n3.p677-684

Abstract

Energi matahari merupakan salah satu dari sumber tenaga listrik yang tidak terbatas dan tersedia dalam jumlah besar. Matahari menghasilkan energi berupa radiasi yang mempunyai rentang panjang gelombang yang sangat besar (Tjasyono, 2004).Energi matahari memiliki pancaran radiasi matahari yang dapat digunakan sebagai energi alternatif. Pengaplikasiannya dapat berbentuk Photovoltaic. Penelitian ini membahas intensitas radiasi matahari di wilayah Unesa tepatnya pada daerah Fakultas Teknik. Penelitian ini diharapkan dapat mengetahui potensi energi matahari yang tersedia untuk digunakan dalam pemasangan Photovoltaic. Model untuk peramalan radiasi global matahari pada penelitian ini menggabungkan dari beberapa model. Pada penelitian yang telah dilakukan sebelumnya oleh Soumyabrata Dev., dkk (2018) hanya menggunakan satu model yaitu model Triple Exponential Smoothing (TES) tetapi kebaharuan pada penelitian ini ialah peramalan radiasi global matahari menggunakan dua model Triple Exponential Smoothing dan Feed Forward Neural Network serta menggunakan data meteorologi. Hasil penelitian peramalan radiasi global matahari jangka pendek denganmodelTriple Exponential Smoothing-Feed Forward Neural Network (TES-FFNN) menunjukkan bahwa tingakat keakurasian dari peramalan radiasi menggunakan modelMean Absolute Percentage Error (MAPE) sebesar 0,2012% pada model TES-FFNN dan 0,2703% pada model TES. Dapat disimpulkan bahwa nilai peramalan radiasi global matahari dengan model TES-FFNN lebih baik daripada penelitian menggunakan model Triple Exponential Smoothing (TES) dalam meramalkan radiasi global matahri selama 1 hari. Kata Kunci : Peramalan radiasi,Triple Exponential Smoothing, Feed Forward Neural Network, Mean SquaredError, Mean Absolute Percent Error
ANALISIS RUGI DAYA UNTUK UNIT KILANG BERBASIS ETAP 12.6.0 DI PUSAT PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA MINYAK DAN GAS BUMI (PPSDM MIGAS) CEPU Novian Zainun Qorif Putera; Subuh Isnur Haryudo; Joko .; Unit Three Kartini
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n2.p435-442

Abstract

Abstrak Di zaman sekarang, listrik sudah memasuki kebutuhan primer untuk setiap manusia. Hampir seluruh peralatan yang dipakai sehari-hari membutuhkan listrik. PT Perusahaan Listrik Negara (PLN) sebagai penyedia dan pendistribusian listrik juga harus selalu dapat memenuhi kebutuhan konsumen dan berinovasi. Tidak hanya kebutuhan rumah tangga, bahkan dunia industri juga menjadikan listrik sebagai bahan dasar dari sebagian besar peralatan yang beroperasi. Jika seluruh kebutuhan baik rumah tangga maupun industri disuplai penuh oleh PLN maka besar kemungkinannya masih belum mampu untuk memenuhi. Oleh sebab itu, sudah banyak industri yang menyediakan pembangkit listrik untuk memebuhi kebutuhan listriknya sendiri. Salah satunya, di Pusat Pengembangan Sumber Daya Manusia Minyak dan Gas Bumi Cepu (PPSDM Migas Cepu). Sistem pendistribusian listrik juga merupakan salah satu yang paling sering terjadi masalah. Oleh sebab itu, tujuan penulis melakukan penelitian ini adalah untuk menganalisis besarnya nilai rugi daya pada sistem distribusi Unit Kilang di PPSDM Migas Cepu. Metode yang digunakannuntuk membantunmenganalisis permasalahan tersebut adalah dengan menggunakan metodentekniknanalisis data kuantitatif dibantu dengan software ETAP 12.6.0. Data yang dibutuhkan didapat dari survei lapangan di PPSDM Migas Cepu kemudian membuat Single Line Diagram beserta parameternya supaya dapat disimulasikan. Hasil dari simulasi tersebut rugi daya aktif sebesar 3,0 Kw dan total rugi-rugindayanreaktif sebesarn9,1nKVar. Berdasarkan Standart PLN No. 72 Tahun 1987, jumlah rugi daya yang diizinkannyakni tidak melebihi 10%. Dan dalam penelitian kali ini besarnya rugi daya masih belum melebihi 10% dari daya nominalnya. Jadi, dapat disimpulkan bahwa sistem distribusi Unit Kilang di PPSDM Migas Cepu belum perlu dilakukan perbaikan. Kata Kunci: ETAP 12.6.0, PPSDM Migas Cepu, Rugi Daya, Unit Kilang
PERAMALAN SUSUT ENERGI JANGKA PENDEK MENGGUNAKAN METODE FUZZY LOGIC DAN FEED FORWARD NEURAL NETWORK BERDASARKAN KESEIMBANGAN BEBAN Puguh Ady Mahendra; Unit Three Kartini; Subuh Isnur Haryudo; widi aribowo
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n2.p453-462

Abstract

Abstrak Pada proses penyaluran energi listrik terdapat suatu faktor rugi-rugi daya atau susut (losses). Susut (losses) adalah hilangnya energi listrik yang mempengaruhi keandalan kualitas energi listrik yang dipasok ke pelanggan. Salah satu permasalahan Perusahaan Listrik Negara (PLN) adalah tingginya nilai susut energi listrik akibat adanya ketidakseimbangan beban antar fasa pada jaringan distribusi tegangan rendah. Untuk mengurangi potensi susut energi yang tinggi di masa depan, dilakukan peramalan susut energi berdasarkan keseimbangan beban. Analisis keseimbangan beban pada jaringan distribusi tegangan rendah dilakukan guna mengurangi susut (losses) akibat adanya arus netral pada transformator. Penelitian ini menjelaskan metode peramalan berdasarkan keseimbangan beban. Metode yang digunakan dalam penelitian ini ialah Fuzzy Logic dan Feed Forward Neural Network. Peramalan susut energi jangka pendek merujuk pada perhitungan harian susut energi. Tujuan penelitian ini adalah memahami perhitungan susut energi berdasarkan keseimbangan beban dan mengetahui nilai susut energi yang terjadi selama satu hari kedepan. Penelitian ini memiliki kebaruan yaitu dilakukan peramalan susut energi jangka pendek menggunakan metode Fuzzy Logic dan Feed Forward Neural Network (F-FFNN) berdasarkan keseimbangan beban. Variabel masukan yang digunakan adalah data beban aktual PLN area Surabaya Barat. Berdasarkan hasil dari peramalan jangka pendek didapatkan hasil perhitungan nilai MSE sebesar 0,000131627 dan nilai MAPE sebesar 0,029797424%. Sehingga dengan menggunakan metode Fuzzy Logic dan Feed Forward Neural Network (F-FFNN) didapatkan hasil peramalan yang maksimal dan lebih akurat selama satu hari kedepan. Hasil peramalan nantinya dapat digunakan oleh instansi terkait sebagai bahan pertimbangan guna meminimalisir kerugian energi listrik yang terjadi di masa depan. Kata Kunci: Feed Forward Neural Network, Fuzzy Logic, Keseimbangan Beban, Peramalan, Susut Energi
PEMODELAN HYBRID CONVOLUTIONAL BACKPROPAGATION NEURAL NETWORK UNTUK PERAMALAN BEBAN JANGKA SANGAT PENDEK BERDASARKAN MINIMALISASI BIAYA LISTRIK Nofianto Sugiarto; Unit Three Kartini; widi aribowo; Subuh Isnur Haryudo
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n2.p463-472

Abstract

Abstrak Listrik merupakan kebutuhan pokok masyarakat yang sangat penting. Oleh karena itu, kebutuhan listrik di masa mendatang harus disiapkan secara tepat untuk memenuhi kebutuhan listrik. Untuk memprediksi beban listrik, perlunya memprediksi konsumsi daya pelanggan. Peramalan beban jangka sangat pendek adalah peramalan kebutuhan listrik selama beberapa menit sampai beberapa jam. Dapat dilihat bahwa kesalahan peramalan sering terjadi selama peramalan, tetapi setiap keputusan perencanaan belum dibuat dan prakiraan belum dibuat yang akan mempengaruhi langkah-langkah kebijakan di masa depan. Pada penelitian ini melakukan peramalan beban listrik jangka sangat pendek dengan metode yang digunakan yaitu Hybrid Convolutional - Backpropagtion Neural Network (C-BPNN) berdasarkan minimalisasi biaya listrik. Penilitian ini memiliki tujuan untuk dapat mengetahui kebutuhan energi listrik yang digunakan oleh konsumen selama 5 jam kedepan. Kebaruan yang dilakukan dalam penelitian ini yaitu peramalan beban listrik jangka sangat pendek dengan menggunakan metode Hybrid Convolutional - Backpropagtion Neural Network (C-BPNN) dengan penambahan variabel biaya listrik. Hasil dari melakukan peramalan beban listrik konsumen jangka sangat pendek didapatkan nilai MSE dan MAPE sebesar, MSE = 0.000972393 dan MAPE = 0.00082227%. Sehingga dengan menggunakan metode Hybrid Convolutional - Backpropagtion Neural Network (C-BPNN) didapatkan hasil yang maksimal serta peramalan lebih akurat selama 5 jam kedepan kedepan dan hasil peramalan dapat digunakan oleh instansi terkait untuk menyiapkan pasokan listrik yang cukup sehingga terhindar dari gangguan pada jaringan. Kata Kunci: Peramalan, Convolutional, Backpropagtion Neural Network, Mean Squared Error, Mean Absolute Percent Error
ANALISIS TEGANGAN JATUH PADA UNIT KILANG DI PUSAT PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA MINYAK DAN GAS BUMI CEPU BERBASIS ETAP 12.6.0 Putra Adi Wicaksono; Subuh Isnur Haryudo; widi aribowo; Unit Three Kartini
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n2.p473-483

Abstract

Abstrak Sumber energi yang paling penting bagi kehidupan masyarakat Indonesia untuk kelangsungan hidup dan untuk kegiatan dalam beraktifitas sehari-hari untuk kelangsungan hidup ialah listrik. Dalam dunia industri masih menjadikan energi listrik sebagai bahan dasar untuk sebagian besar perangkat yang beroperasi. Salah satunya yakni di PPSDM MIGAS CEPU. Bersamaan berkembang zaman, laju kebutuhan sumber energi listrik bertambah dengan sangat cepat. Kemajuan sistem kelistrikan di Indonesia saat ini telah berorientasi pada peningkatan kemampuan saat pendistristribusian energi listrik. Sistem Distribusi yakni unsur dari sistem tenaga listrik. Kegunaan dari sistem distribusi adalah penyaluran energi listrik berawal dari sumber daya listrik besar kemudian sampai konsumen dan pada penyalurannya mengakibatkan terjadinya tegangan jatuh. Dalam pengkajian ini penyusun hendak menganalisis besarnya tegangan jatuh pada Unit Kilang di PPSDM MIGAS Cepu dalam pelaksanaannya menggunakan bantuan aplikasi ETAP 12.6.0. Sebelum melangsungkan analisis penyusun menjalanjan studi lapangan di PPSDM MIGAS Cepu kemudian dilanjutkan merancang diagram satu garis pada aplikasi ETAP 12.6.0 juga menginput parameter yang diperlukan untuk simulasi. Hasil tegangan jatuh yang diperoleh dari simulasi menggunakan software ETAP 12.6.0 untuk Transformator 8 sebesar 27.1 Volt atau 1.86 % dari tegangan nominalnya. Kondisi tersebut menunjukkan bahwa tegangan jatuh menurut standarisasi yang ditentukan oleh PLN (SPLN No.72 1987) pada standarisasi tersebut dinyatakan bahwa jika suatu tegangan dianggap layak selama dalam batas kewajaran dengan nilai toleransi 10%, sehingga bisa disimpulan nilai tegangan jatuh yang terjadi telah mencapai standarisasi yang di tentukan oleh PLN (SPLN No.72 1987) yaitu sebesar 1.86% pada perhitungan menggunakan aplikasi ETAP 12.6.0. Kata Kunci: Tegangan Jatuh, PPSDM Migas Cepu, ETAP 12.6.0, Unit Kilang.
PERAMALAN KEBUTUHAN ENERGI LISTRIK JANGKA PANJANG SEKTOR RUMAH TANGGA UID JAWA TIMUR MENGGUNAKAN METODE ANALYSIS TIME SERIES : PROYEKSI TREN QUADRATIC DAN REGRESI LINEAR BERBASIS SOFTWARE MINITAB V19 Mirza Wahyu Purnama; Subuh Isnur Haryudo; widi aribowo; Unit Three Kartini
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n2.p485-495

Abstract

Abstrak Semakin tingginya pertumbuhan populasi penduduk membuat permintaan akan ketersediaan energi listrik di Indonesia juga akan meningkat setiap tahunnya. Untuk memenuhi permintaan akan ketersediaan energi listrik dan sebagai bentuk antisipasi agar ketersediaan energi listrik di Indonesia dapat tersedia dalam jumlah yang cukup, diperlukan suatu perencanaan atau peramalan yang bagus. Melakukan peramalan kebutuhan energi listrik untuk beberapa tahun ke depan juga merupakan suatu hal yang harus diperhitungkan guna menghindari kekurangan persediaan energi listrik. Penelitian ini akan mengkaji metode yang tepat untuk meramalkan kebutuhan energi listrik jangka panjang pada sektor rumah tanggga di UID Jawa Timur. Metode peramalan dengan error terkecil dipilih sebagai metode untuk menghitung peramalan jumlah pelanggan, daya tersambung, dan energi terjual di UID Jawa Timur untuk tahun 2021 s/d 2025. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan dengan membandingkan nilai MAPE yang dihasilkan oleh metode Analysis Time Series Proyeksi Tren Quadratic dan Regresi Linear menggunakan software Minitab v19, didapatkan jika metode Analysis Time Series Proyeksi Tren Quadratic memiliki tingkat ketepatan peramalan lebih baik pada setiap parameter. Dimana untuk parameter jumlah pelanggan dan daya tersambung memiliki tingkat pertumbuhan yang positif setiap tahunnya, sedangkan untuk parameter energi terjual mengalami penurunan pada tahun 2021 dan kembali mengalami kenaikan tahun 2022-2025. Dengan demikian, PT PLN UID Jawa Timur sebaiknya dapat menyediakan kapasitas daya sesuai yang dibutuhkan para pelanggan listrik di Provinsi Jawa Timur. Kata Kunci: Peramalan, UID Jawa Timur, Metode Time Series, Minitab v19.
ANALISIS PERUBAHAN NILAI FAKTOR DAYA TERHADAP PEMASANGAN KAPASITOR BANK PADA UNIT BOILER PUSAT PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA MINYAK DAN GAS BUMI CEPU Wildan Arif Billahi; Subuh Isnur Haryudo; Unit Three Kartini; widi aribowo
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n2.p497-505

Abstract

Abstrak Berbeda dengan beban hunian, kebanyakan komersial dan tempat industri menyerap daya reaktif yang sangat besar, sebagian besar dihasilkan oleh motor listrik, boiler, conveyor, pendingin ruangan, dll. Instalasi dan pengoperasian ini dapat mengurangi faktor daya, kapasitor bank digunakan salah satunya untuk kompensasi daya reaktif dalam jaringan listrik. Banyak industri telah menggunakan kapasitor bank untuk mendapatkan nilai faktor daya yang lebih baik. Koreksi faktor daya diterapkan untuk menetralkan sebanyak mungkin arus magnetisasi dan untuk mengurangi kerugian di sistem distribusi. Ini menawarkan banyak manfaat untuk komersial konsumen listrik, termasuk mengurangi tagihan listrik sebesar menghilangkan biaya pada daya reaktif. Oleh karena itu, dalam artikel ini bertujuan untuk implementasi tentang percobaan dalam meningkatkan nilai faktor daya dengan kapasitor bank untuk kompensasi daya reaktif sehingga mendapatkan nilai faktor daya sesuai target. Metode yang digunakan dalam menyelesaikan permasalahan diatas yaitu dengan metode analisis data kuantitatif dengan software ETAP. Data single line diagram dan parameter yang didapatkan dari PPSDM Migas akan diolah dan kemudian disimulasikan dalam software ETAP. Hasil dari simulasi adalah sistem kelistrikan pada Unit Boiler PPSDM Migas mengalami perubahan dengan memasang kapasitor dengan kapasitansi 45 kVAR yang semula memiliki nilai faktor daya 89,0 meningkat menjadi 97,6 sesuai dengan target cos phi yang diinginkan, dan arus pada saluran bus juga mengalami penurunan dari yang sebelumnya 16,4 A menjadi 14,9 A. Nilai kapasitansi kapasitor bank menjadi salah satu faktor penyebab berubahnya nilai faktor daya dan arus pada saluran bus. Karena itu, perlu untuk menjaga nilai faktor daya pada sistem kelistrikan agar tetap pada nilai cos phi yang diinginkan. Kata Kunci: ETAP, Faktor Daya, Kapasitor Bank, Kompensasi Daya Reaktif
Analisis Perbandingan Perhitungan Short Circuit Pada Gardu Induk 150/20 KV (Studi Kasus Pada Gardu Induk Manyar Gresik) Saifudin Saifudin; Subuh Isnur Haryudo; Unit Three Kartini; widi aribowo
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 2 (2021): MEI 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n2.p507-515

Abstract

Abstrak Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan besar arus hubung singkat antara perhitungan manual dan simulasi ETAP Power Station serta untuk mengetahui kesesuaian kapasitas pemutus tenaga Gardu Induk Manyar Gresik. Objek penelitian ini adalah mengukur short circuit current yang terjadi pada tiap bus .Penelitian ini memakai hitungan manual dan simulasi ETAP.Hasil perhitungan manual diperoleh dari data lapangan pada Gardu Induk Manyar Gresik. Untuk hasil totaL gangguan short circuit salah satu fasa ke tanah yaitu 56.773 , Untuk hasil total gangguan short circuit fasa ke fasa yaitu 42.661,Untuk hasil total gangguan short circuit tiga fasa yaitu 49.055. Sedangkan hasil dari simulasi ETAP diperoleh dari data simulasi program software ETAP Power Station. Dengan memasukan data komponen yang sesuai pada Gardu Induk Manyar Gresik. Setelah dilakukan penelitian didapati ketidaksamaan hasil short circuit current yang berbeda perhitungan manual dan simulasi ETAP dalam tiga keadaan yakni 0.368% kondisi gangguan short circuit current salah satu fase ketanah 0.550 % kondisi gangguan arus hubung singkat fase ke fase dan terakhir 0.130 % kondisi gangguan short circuit current tiga fase. Kemudian, hasil perhitungan short circuit current tersebut akan dipakai sebagai indikator penentu kesingkronan kapasitas pemutus Gardu Induk Manyar Gresik. Diperoleh bahwa perbedaan rating pemutus yang terpasang lebih besar terhadap hasil pemilihan rating pemutus berdasarkan perhitungan manual. Lalu bisa disimpulkan bahwa pemutus tenaga yang terpasang pada di Gardu Induk Manyar Gresik memiliki kapasitas yang singkron dengan kebutuhan dan masih bisa dipakai. Kata kunci: Arus Hubung Singkat, Gangguan Arus, Kapasitas Pemutus Tenaga
Rancang Bangun Sistem Automatic Transfer Switch Antara Listrik PLN Dan PLTS Skala Kecil Untuk Alat Penetas Telur Berbasis Internet Of Things Ilham Farisi Almadani; Subuh Isnur Haryudo; Unit Three Kartini; Joko Joko
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p565-575

Abstract

Listrik yang dihasilkan oleh PLN tidak selamanya kontinu dalam penyalurannya ke konsumen, ketiadaan akan energi listrik tersebut dapat mengganggu keberlangsungan kegiatan konsumen. Dalam industri penetasan telur, membutuhkan listrik dengan ketersediaan yang stabil untuk mengoperasikan alat penetas telur yang berfungsi membantu proses penetasan dengan menghangatkan suhu pada telur melalui media lampu sebagai pengganti pengeraman alami oleh indukan. Upaya untuk memenuhi kebutuhan listrik yang kontinu, memacu dikembangkannya kebaruan penelitian dengan penggabungan antara listrik PLN sebagai sumber utama dengan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) sebagai sumber cadangan. Penggabungan dua sumber listrik dapat dioptimalkan dengan otomatisasi pemindahan sumber listrik yang digunakan dengan menggunakan sistem Automatic Transfer Switch (ATS). Pengawasan parameter suhu alat penetas dapat dimaksimalkan dengan menambahkan sistem monitoring jarak jauh menggunakan teknologi Internet of Things (IoT). Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan sistem ATS antara listrik PLN dan PLTS skala kecil untuk alat penetas telur berbasis IoT, mengetahui kinerja sistem ATS, PLTS serta unjuk kerja alat penetas telur berbasis IoT. Metode penelitian yang digunakan adalah metode eksperimen. Setelah melakukan penelitian diperoleh hasil penelitian yaitu sistem ATS bekerja dengan baik untuk memindahkan koneksi apabila listrik PLN (utama) gangguan sehingga alat penetas dapat beroperasi menggunakan sumber listrik PLN atau PLTS. Pengujian penggunaan PLTS menghasilkan tegangan dan arus rata-rata sebesar 12,85 V dan 1,37 A. Dalam proses pengisian baterai berbeban, PLTS dapat menaikkan tegangan baterai sebesar 0,2 V. Lama penggunaan PLTS untuk mensuplai listrik adalah 14 jam. Pengawasan parameter data suhu dan kondisi lampu alat penetas dapat dilakukan secara jarak jauh melalui gawai yang terhubung internet. Implikasi penelitian ini diharapkan dapat membantu industri penetasan telur dalam memperoleh ketersediaan sumber listrik cadangan agar proses penetasan telur tidak mengalami kegagalan. Kata Kunci: Alat penetas Telur, Automatic Transfer Switch, Internet of Things, PLTS
Rancang Bangun Sistem Pompa Air Tenaga Surya Skala Rumah Tangga Menggunakan Maximum Power Point Tracking (MPPT) dengan Metode Algoritma Perturb dan Observe untuk Memaksimalkan Daya Ilham Cahyo Wibowo Aji; Unit Three Kartini; Subuh Isnur Haryudo; Mahendra Widyartono
JURNAL TEKNIK ELEKTRO Vol 10 No 3 (2021): SEPTEMBER 2021
Publisher : Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26740/jte.v10n3.p629-638

Abstract

Indonesia merupakan salah satu negara tropis yang memiliki potensi sumber energi matahari yang melimpah sehingga dapat dimanfaatkan sebagai Energi Baru Terbarukan (EBT) dengan menggunakan panel surya. Setiap manusia memanfaatkan air untuk keberlangsungan hidupnya sehingga hampir semua rumah menggunakan pompa air untuk menghisap air dari dalam tanah atau tandon bawah menuju ke bak penampungan air. Ketika sumber listrik dari PLN mengalami blackout maka pompa air tidak dapat digunakan, sehingga dibutuhkan energi alternatif yaitu energi matahari sebagai pembangkit tenaga surya. Energi matahari yang tidak menentu menyebabkan efektivitas panel surya berkurang. MPPT digunakan untuk mencari titik daya maksimum akibat dari perubahan cuaca cerah dan cuaca mendung sehingga titik daya maksimum panel surya berubah sesuai dengan kondisi. Oleh karena itu, penelitian ini dilakukan untuk merancang bangun sistem pompa air tenaga surya agar pompa air dapat digunakan setiap saat serta menggunakan MPPT untuk menekan panel surya bekerja pada titik daya maksimumnya. Metode yang digunakan pada penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan data pengujian alat. Tegangan dan arus keluaran panel surya dipengaruhi oleh perubahan cuaca dengan tegangan tertinggi 18.93 V dan arus tertinggi 1.47 pada pukul 12.00 WIB, serta tegangan terendah 11.50 V dan arus terendah 0.1 A pada pukul 17.00 WIB. Algoritma perturb and observe pada buck-boost converter berhasil menjejak dan mempertahanan daya tertinggi dengan daya output terbesar 25.34 W pada pukul 12.00 WIB dan daya output terkecil sebesar 1.68 W pada pukul 06.00 WIB dengan efisiensi rata-rata sebesar 79.11 %. Proses charging aki membutuhkan waktu 10 jam (06.00-17.00) dengan tegangan keluaran charging rata-rata sebesar 13.88 V dan arus rata-rata sebesar 1.31 A. Baterai dapat mensupply energi dengan beban berupa pompa air. Pompa air dan inverter dapat bekerja dengan baik dengan efisiensi inverter rata-rata sebesar 75.55 %. Kata Kunci: Buck Boost Converter, MPPT, Panel Surya, Perturb and Observe, Pompa Air
Co-Authors Achmad Imam Agung Achmad Imam Agung Adam Maulana Adi Reski Ariangga Aditya Prapanca Aguska, Anggi Akbar Tahir Kalbii Amarulloh, Ilham Anjar Novian Asto, I Gusti Putu At - Thariq Ramadhan Ayusta Lukita Wardani Bambang Suprianto . Budiarta, Mohammad Erwin Chatarina Umbul Wahyuni DEDDY PUTRA ARDYANSYAH DWI ARDIANTO Dwikky Sucahyo Putra DZIKRI MUHAJIR EL FAHMI Edy Sulistiyo EKA PRASETYO HIDAYAT Endryansyah Endryansyah Farid Baskoro Fendi Achmad Feri Rohman Syah Ghifari Fikri Yuviyanto Habbib Rakhasiwi Aminulloh Hapsari Peni Hernanda Setiawan I Gusti Putu Asto Buditjahjanto Ibrohim Ichwan Dwi Wahyu Hermanto Ilham Amarulloh Ilham Cahyo Wibowo Aji Ilham Farisi Almadani Indra Iskandar Joko . Joko Joko Kevin Pranata Putra Khoirul Fadli Krisna Taufik Brilliansyah Kristanto, Andika Wisnu Adam Kukuh Eko Purwantoro Lailil Ika Wardani Lilik Anifah Lusia Rakhmawati M. Nanda Tri Maulana Ridwan Mahendra Widyartono Mardika Wahyu Kristanto MASVIKI AGAM Maulana Rizki Aditama Mirza Wahyu Purnama MOCH. NUR ADIWANA Mochammad Iqbal Firmansyah Muhammad Fathoni Muhammad Helmy Anjab Muhammad Mujiburrahman Muhammad Rizka Ardiansyah Muhammad, Yasyfin Nur Mulya Adi Prasetiya Nining Widyah Kusnanik Nofianto Sugiarto Novian Zainun Qorif Putera Nur Kholis Nurhayati Nurhayati Nurwijayanti Pamungkas, Ivan Fahrezi Puguh Ady Mahendra Puput Wanarti Rusimamto Putra Adi Wicaksono Putri, Tiris Mega Raden Mohamad Herdian Bhakti Rani Fajriyah Islamiyati Asfah Rifqi Firmansyah Rifqi Firmansyah, Rifqi Rizqi Rizal Dharmawan Roesita Dekakovi Tauba Setyawan Rois Alfikri RR. Ella Evrita Hestiandari S. Suparji Saifudin Saifudin Saputra, Ramadhan Dwi Sari Cahyaningtias Septian, Bahrul Anas Subuh Isnur Haryudo Syamsul Muarif Tedy Muhammadhy Tjahyaningtijas, Raden Roro Hapsari Peni Agustin Tri Rijanto Tri Wrahatnolo Tulende, James ULIN NIKMATUL CHOIROH W. Wasis Wahyu Tri Handoko WELBI RENALDI SUKRISNA widi . aribowo Widi Aribowo widi aribowo Widi Ariwibowo Wildan Arif Billahi WRAHATNOLO, TRI Yanuarius Kristian Wibisono Yuli Sutoto Nugroho Yulianto, Tri Wahyu Yusuf Rony Rony Yusuf, M. Yusuf Isbakhtiar