Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Studi Ekperimental Variasi Curring Air Laut Terhadap Uji Kuat Tekan Beton Menggunakan Air Laut Uzda, Rabiyatul; Setiady, Morgan Lamotokana; Suat, Relly A.
KERN : Jurnal Ilmiah Teknik Sipil Vol. 7 No. 1: April 2021
Publisher : Program Studi Teknik Sipil, Fakultas Teknik, Universitas Pembangunan Nasional "Veteran" Jawa Timur

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33005/kern.v7i1.42

Abstract

Kelangkaan air bersih di beberapa lokasi di Provinsi Maluku, seperti di wilayah kabupaten Kepulauan Aru, di Kecamatan Kilmuri Kabupaten Seram Bagian Timur, serta Pulau Romang, Damer, Wetar, dan Kabupaten Maluku Barat Daya, mengakibatkan dampak negatif terhadap kebutuhan air bersih sebagai bahan campuran sehinggga dibutuhkan inovasi pemanfaatan air laut sebagai bahan campuran beton. namun yang dipertanyakan apakah air laut bisa digunakan untuk campuran beton dan perawatan beton. Pengujian ini dilakukan untuk mengetahui pengaruh pengunaan air laut sebagai bahan campuran dan curring terhadap kuat tekan beton. Metode penelitian yang digunakan adalah metode studi eksperimental dengan variasi perawatannya mengunakan curring basah (Wet), basah kering (wet – dry), kering (dry) dengan mutu rencana 14,525 MPa .Hasil penelitian menunjukkan untuk (curring) kering udara kuat tekan rata-rata sebesar 17,064 Mpa dan mengalami peningkatan kuat tekannya sebesar 17% dari mutu rencana, sama halnya dengan (curring) air tawar menunjukan nilai kuat tekan yang sama dengan (curring) air laut, hasil pengujian kuat tekan rata-ratanya di dapatkan (curring) air tawar (21,024 Mpa) sedangkan air laut (21,027 Mpa) dan peningkatan kuat tekan sebesar 45%. untuk (curring) basah – kering mengalami peningkatan kaut tekan sebesar 50% dari mutu yang direncanakan dan rata-rata nilai kuat tekan sebesar 21,778 Mpa.
ANALISA PENGARUH KOMPOSISI PASIR SUNGAI NEGERI MAMALA TERHADAP KUAT TEKAN BATAKO latukau, Chairia; uzda, Rabiyatul; latuconsina, Ishak
ALE Proceeding Vol 7 (2025): Archipelago Engineering (ALE)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Pattimura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30598/ale.7.2025.54-64

Abstract

Batako adalah salah satu unsur bangunan berbentuk bata yang komposisi campuran utamanya berupa semen portland, air, dan agregat yang umumnya digunakan sebagai bahan dinding non-struktural. Selain komposisi campuran, yang mempengaruhi kualitas batako adalah jenis pasir yang digunakan, ada banyak jenis pasir yang ada di Kota Ambon salah satunya adalah pasir gunung negeri mamala. Berdasarkan hasil survei pada beberapa tempat produksi batako di Kota Ambon, Produsen batako cenderung kurang cermat dalam memperhatikan komposisi campuran yang digunakan, sehingga hal ini dapat mempengaruhi kualitas dari batako yang dihasilkan. Penelitian ini bertujuan untuk mengklasifikasikan kelas batako berdasarkan nilai kuat tekan. Penelitian ini dilakukan dengan menguji kuat tekan dan penyerapan air batako dengan menggunakan lima buah sampel dari empat varian komposisi, dengan rasio perbandingan semen dan pasir 1: 6 antara pasir di cuci, 1:6 pasir tidak dicuci. 1 : 8 pasir dicuci 1 : 8 pasir tidak dicuci.
Analisis Kuat Tekan Beton Geopolimer dengan Pemanfaatan Fly Ash dan Batuan Tuf Wabula, Syahfril; Uzda, Rabiyatul; Latuconsina, Syafruddin Ishak
Jurnal Teknik Sipil MACCA Vol. 10 No. 3 (2025): Jurnal Teknik Sipil MACCA (OKTOBER 2025)
Publisher : Universitas Muslim Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33096/kv83r278

Abstract

Beton geopolimer adalah jenis beton yang tidak memakai semen sebagai pengikat, melainkan memanfaatkan bahan alami yang kaya akan silika dan alumina yang kemudian diaktifkan menggunakan alkali aktifator. Penelitian ini memiliki tujuan untuk mengetahui berapa nilai kuat tekan beton geopolimer yang menggunakan fly ash dan batuan tuf serta untuk mengetahui karakteristik beton geopolimer yang menggunakan fly ash dan batuan tuf. Benda uji dalam penelitian ini adalah 12 benda uji beton geopolimer dengan menggunakan metode curring direndam (CR) dan 12 benda uji beton geopolimer menggunakan metode curring dibungkus/wrapping (CW). Uji kuat tekan beton dilakukan pada umur beton 28 hari. Hasil penelitian mendapatkan nilai kuat tekan rata-rata beton normal BN adalah 30,92 Mpa. Nilai kuat tekan beton beton geopolimer yang menggunakan curring direndam BG 100 BT – CR adalah 2,79 Mpa, BG 75 BT – CR 6,72 Mpa, BG 50 BT – CR adalah 4,80 Mpa, BG 25 BT – CR adalah 3,68 Mpa. Untuk beton geopolimer dengan metode curring dibungkus (wrapping) BG 100 BT – CW adalah 10,89 Mpa, BG 75 BT – CW adalah 30,05 Mpa, BG 50 BT – CW adalah 26,13 Mpa, BG 25 BT – CW adalah 21,78 Mpa. Kuat tekan tertinggi didapatkan oleh beton geopolimer dengan metode curring dibungkus (wrapping) yakni BG 75 BT – CW atau sebesar 30,05 Mpa.
Peningkatan Literasi Digital dengan Libre Office di SMA Negeri 3 Ambon Limehuwey, Resti; Kotarumalos, Sitti Hafsa; Patty, Philipus Josepus; Multi, Warni; Uzda, Rabiyatul; Kololu, Micky; Hutagalung, Robert
SMART: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5, No 2 (2025): Oktober
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negeri Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35580/smart.v5i2.76458

Abstract

Perkembangan teknologi digital menuntut peserta didik dan tenaga pendidik di jenjang menengah untuk memiliki literasi digital yang baik. Kegiatan pengabdian ini dilaksanakan di SMA Negeri 3 Ambon dengan tujuan meningkatkan literasi digital melalui pengenalan penggunaan LibreOffice, sebuah perangkat lunak open source yang gratis dan legal. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan partisipatif dan edukatif, yang terdiri dari tahap persiapan, pelaksanaan, serta evaluasi dan tindak lanjut. Kegiatan ini mendapat respons positif, terlihat dari antusiasme peserta selama sesi pemaparan dan diskusi. Sebagai bentuk evaluasi, peserta mengisi kuesioner untuk mengukur tingkat pemahaman. Hasil menunjukkan bahwa pemahaman peserta terhadap materi mencapai 65,7%, tergolong dalam kategori cukup baik. Pernyataan nomor 3 memperoleh skor rata-rata tertinggi (3,34), sedangkan pernyataan nomor 4 dan 6 memiliki skor terendah (2,51), yang menunjukkan bahwa aspek waktu dan minat terhadap penggunaan LibreOffice masih perlu ditingkatkan.