Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Sistem Otomatisasi Mesin Pengering Padi Berbasis Human Machine Interface Prasetyo, Yuli; Triyono, Budi; Fakhrudi, Yoga Ahdiat; Arifin, Agus Choirul; Elmira, Bias Nur
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 8 No. 2 (2023): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/jeecae.v8i2.650

Abstract

Pengeringan padi merupakan teknik penting untuk menjaga kualitas produk pertanian. Penggunaan pemanas berbasis PLC dan HMI pada pengering padi telah menjadi fokus perkembangan teknologi modern. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perancangan alat pengering padi yang menggunakan kontrol PLC dan antarmuka HMI untuk meningkatkan efisiensi, pengendalian, dan monitoring proses pengeringan. Perancangan pengering padi ini menggunakan PLC sebagai otak sistem untuk mengendalikan proses pengeringan dan HMI sebagai antarmuka pengguna untuk memungkinkan pemantauan dan pengendalian yang lebih baik. Berbagai parameter seperti suhu, kelembaban, dan efisiensi pengeringan padi dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan alat pengering padi dengan pemanas berbasis PLC dan HMI memungkinkan pengendalian yang lebih presisi, meningkatkan efisiensi pengeringan, dan mengoptimalkan konsumsi energi. Keandalan sistem ini juga terbukti meningkat, memberikan solusi andal untuk proses pengeringan padi komersial. Kajian ini memberikan wawasan berharga bagi industri pertanian dalam penerapan teknologi modern dalam pengeringan padi. Pengembangan lebih lanjut dan penyesuaian desain dapat lebih meningkatkan efisiensi dan kinerja keseluruhan sistem pengeringan padi dengan pemanas berbasis PLC dan HMI
Studi Peningkatan Performa Pembangkit Listrik Tenaga Piko Hidro Dengan Modifikasi Konstruksi Turbin Crossflow Portabel Setiawan, Dibyo; Triyono, Budi; Haryadi, Haryadi; Wuwung, Vicky; Suseno, Bella Maharani Marcellia
Majamecha Vol. 6 No. 1 (2024): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v6i1.3223

Abstract

Listrik merupakan hal yang sangat penting, pembangkit listrik tenaga air (PLTPH) piko portabel merupakan solusi penyediaan energi listrik pemanfaatan sumber air head rendah dan aliran kecil untuk mengisi daya laptop dan ponsel. Pada tahun 2021 telah dibuat prototipe PLTPH portabel tipe cross flow. PLTPH yang dikonstruksi masih memiliki beberapa kelemahan dan belum mampu menghasilkan daya listrik sesuai target desainnya. Oleh karena itu, dilakukan kajian pengembangan melalui modifikasi PLTPH portabel yang bertujuan untuk meningkatkan kehandalan, kemudahan instalasi, daya keluaran dan efisiensi. Pembahasan difokuskan untuk mengetahui peningkatan kinerja turbin yang telah dimodifikasi dibandingkan sebelumnya. Hasil dari penelitian ini berupa prototipe PLTPH portabel tipe cross flow. Hasil pengujian PLTPH portabel yang dimodifikasi menghasilkan kecepatan putaran 794 rpm pada debit 3.867 l/s, head 2 m, daya mekanik 20.13 Watt dan efisiensi 26%.
Pengembangan Alat Pengolah Limbah Styrofoam Metode Termal-Ekstruksi Setiawan, Dibyo; Triyono, Budi; Sutanto, Hadi; Bachtiar, Marsellinus; Hafyyan, Iqbal; Istighfari, Nurrahman
Majamecha Vol. 6 No. 1 (2024): Majamecha
Publisher : Program Studi Teknik Mesin, Fakultas Teknik, Universitas Islam Majapahit, Mojokerto, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36815/majamecha.v6i1.3235

Abstract

Mesin pengolah limbah styrofoam metode termal-ekstruksi digunakan untuk mengolah limbah styrofoam menjadi polistirena padat. Mesin ini memiliki konsep mereduksi, limbah styrofoam yang memiliki volume besar dapat direduksi sehingga memiliki volume yang lebih kecil. Pada penelitian ini dilakukan pengembangan mesin pengolah limbah styrofoam agar target kapasitas pengolahan sebesar 5 kg/jam dapat tercapai. Pada penelitian ini juga dilakukan eksperimen atau pengujian prototipe mesin pada tiga variasi temperatur yaitu 180-200?C, 220-240 ?C, dan 240-250?C. Berdasarkan data hasil pengujian, prototipe mesin hasil dari penelitian ini terbukti dapat mengolah limbah styrofoam dengan kapasitas 5,47 kg/jam pada temperatur operasi 240-250 °C menjadi polistirena padat dengan reduksi volume hingga 38 kali.
TRANSFORMASI DIGITAL DALAM INDUSTRI DISTRIBUSI BAHAN BANGUNAN: Studi Kasus: Uji Kepuasan Platform B2B pada PT. Bumi Pembangunan Pertiwi di Kab. Madiun, Jawa Timur Pradana, Mares; Shiddiqi, Ary Mazharuddin; Triyono, Budi
Citizen : Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia Vol. 5 No. 1 (2025): CITIZEN: Jurnal Ilmiah Multidisiplin Indonesia
Publisher : DAS Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53866/jimi.v5i1.705

Abstract

Digital transformation has become an urgent necessity for companies to remain competitive in the rapidly advancing digital era. Through digitalization, businesses can enhance efficiency, competitiveness, and sustainability by automating processes, reducing errors, and providing accurate real-time data for better decision-making. However, the adoption of digital technology varies across different sectors, with the building materials distribution sector lagging behind. PT. Bumi Pembangunan Pertiwi, part of Success Jaya Distribution, which operates in building materials distribution sector in East Java, still relies on manual processes in its operations. Observations and interviews reveal that key activities such as the creation of historical data reports, inventory management, billing, and approvals are still handled manually. This situation negatively impacts the efficiency and accuracy of the company’s operations. Key issues identified include a lack of well-documented historical data, inconsistencies in inventory management, slow and error-prone billing processes, and time-consuming approval procedures. Additionally, excessive paper usage contributes to inefficiencies and environmental harm. Digitizing business processes through the development of a Business to Business (B2B) platform offers a solution to enhance operational efficiency, transparency, and business sustainability. The implementation of this platform is expected to address the challenges faced by PT. Bumi Pembangunan Pertiwi and improve the performance of other building materials distributors in the digital era.The evaluation results showed a very good level of user satisfaction with a total CSI of 84.42%, where the components of User Experience, Satisfaction with Process and Output, and General Satisfaction were respectively 25.64%, 34.52%, and 24.25%.
Design of an Over Current Relay (OCR) System on a Distribution Network Using a Raspberry Pi Prasetyo, Yuli; Triyono, Budi; Prakoso, Dimas Nur; Kusumo Haryo, R. Jasa
Journal Geuthee of Engineering and Energy Vol 2, No 1 (2023): Journal Geuthee of Engineering and Energy
Publisher : Geuthèë Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (806.52 KB) | DOI: 10.52626/joge.v2i1.13

Abstract

Disturbances in the electrical installation system will be detrimental to electricity users because it can cause power outages. Therefore we need a protection system that can overcome disturbances such as the use of Over Current Relay (OCR). With OCR can overcome interference quickly and can prevent equipment damage. OCR interference occurs if the current read on sensor 1 is more than 10.5 A, then relay 1 will work after a disturbance of 5 seconds. The indicator light on the PLN side will be red. Meanwhile, if the current at sensor 2 is more than 10 A, then relay 2 will work after a disturbance for 5 seconds. The indicator light on the customer side will be red. Short circuit disturbance occurs if the current read on sensor 1 is more than 20.5 A, then relay 1 will work after an interruption of 2 seconds. The indicator light on the PLN side will be red. Meanwhile, if the current on sensor 2 is more than 20 A, then relay 2 will work after a disturbance for 2 seconds. The indicator light on the customer side will be red.
Analisa Implementasi Double Boost Converter Pada Inverter 1 Fasa Full Bridge Berbasis Mikrokontroller Prasetyo, Yuli; Triyono, Budi; Triwijaya, Santi
Journal Geuthee of Engineering and Energy Vol 1, No 1 (2022): Journal Geuthee of Engineering and Energy
Publisher : Geuthèë Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (349.77 KB) | DOI: 10.52626/joge.v1i1.7

Abstract

Inverter adalah salah satu alat elektronika yang digunakan untuk mengubah tegangan DC (Dirrect Current) menjadi tegangan AC (Alternating Current). Inverter ini diaplikasikan pada pembangkit listrik tenaga floating hydro portable. Gelombang output dari suatu inverter dapat berupa gelombang sinus (sine wave), gelombang kotak (square wave), dan gelombang sinus modifikasi (modified sine wave). Inverter 1 fasa full bridge ini dirancang menggunakan teknik PWM berbasis mikrokontroler Arduino uno, optocoupler sebagai driver 4 MOSFET, transistor 9014 sebagai penguat tegangan inverter, serta rangkaian double boost converter sebagai penaik tegangan pengganti transformator. Inverter ini menggunakan metode mengubah tegangan dari double boost converter 311 Volt DC menjadi 220 Volt AC dengan sumber utama accumulator 12 VDC-35Ah. Tegangan output yang dihasilkan oleh double boost converter sebesar 316 Volt DC. Inverter ini mampu mengubah tegangan 316 Volt DC ke 288,1 Volt AC frekuensi 49,50 Hz dengan gelombang output berbentuk gelombang kotak
Implemantion of DC-DC Converter for lighting Winarno, Basuki; Artono, Budi; Triyono, Budi; Pratama, Muhammad Rio
East Asian Journal of Multidisciplinary Research Vol. 3 No. 2 (2024): February 2024
Publisher : PT FORMOSA CENDEKIA GLOBAL

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55927/eajmr.v3i2.7424

Abstract

Lighting is still largely dependent on PLN, which can be replaced with sunlight, the electrical energy of which can be stored in batteries. To regulate this electrical energy source, a DC-DC converter is needed. This converter functions to change the voltage according to needs, one of the methods applied is using a bidirectional dc/dc converter. In this method the charging and discharging processes are controlled using proportional integral control analytical methods. Implementation of a bidirectional dc-dc converter for lighting using a DC system is more efficient compared to an AC system because part of the system's power is absorbed by the inverter.
Sistem Otomatisasi Mesin Pengering Padi Berbasis Human Machine Interface Prasetyo, Yuli; Triyono, Budi; Fakhrudi, Yoga Ahdiat; Arifin, Agus Choirul; Elmira, Bias Nur
JEECAE (Journal of Electrical, Electronics, Control, and Automotive Engineering) Vol. 8 No. 2 (2023): JOURNAL OF ELECTRICAL, ELECTRONICS, CONTROL, AND AUTOMOTIVE ENGINEERING (JEECAE
Publisher : Pengelolaan Penerbitan Publikasi Ilmiah (P3I) Politeknik Negeri Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32486/jeecae.v8i2.650

Abstract

Pengeringan padi merupakan teknik penting untuk menjaga kualitas produk pertanian. Penggunaan pemanas berbasis PLC dan HMI pada pengering padi telah menjadi fokus perkembangan teknologi modern. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis perancangan alat pengering padi yang menggunakan kontrol PLC dan antarmuka HMI untuk meningkatkan efisiensi, pengendalian, dan monitoring proses pengeringan. Perancangan pengering padi ini menggunakan PLC sebagai otak sistem untuk mengendalikan proses pengeringan dan HMI sebagai antarmuka pengguna untuk memungkinkan pemantauan dan pengendalian yang lebih baik. Berbagai parameter seperti suhu, kelembaban, dan efisiensi pengeringan padi dianalisis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perancangan alat pengering padi dengan pemanas berbasis PLC dan HMI memungkinkan pengendalian yang lebih presisi, meningkatkan efisiensi pengeringan, dan mengoptimalkan konsumsi energi. Keandalan sistem ini juga terbukti meningkat, memberikan solusi andal untuk proses pengeringan padi komersial. Kajian ini memberikan wawasan berharga bagi industri pertanian dalam penerapan teknologi modern dalam pengeringan padi. Pengembangan lebih lanjut dan penyesuaian desain dapat lebih meningkatkan efisiensi dan kinerja keseluruhan sistem pengeringan padi dengan pemanas berbasis PLC dan HMI
Simulasi Turbin Portabel Jenis Cross Flow Untuk Pembangkit Listrik Tenaga Pikohidro (PLTPH) Triyono, Budi; Yudrika, Moh Azmil; Setiawan, Dibyo
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.1 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v7i1.11975

Abstract

In Indonesia, especially West Java Province, there are quite a lot of rivers with quite high or mountainous elevation differences, generally, these rivers are used as tourist attractions which are located far from residential areas. To meet electricity needs, an alternative is to convert the river flow into electricity, either used for lighting or simply to charge electronic devices such as gadgets. One solution is to make small turbines that can be moved and can be produced in large quantities. Through this activity, a simulation analysis will be carried out on previously available designs so that existing weaknesses can be seen so that they can become evaluation material for subsequent designs. The stages of activities carried out include the study stage of simulations using CFD to determine deficiencies in inflow performance and also serve as material for the evaluation of subsequent designs. From the results of the simulation that has been carried out, the flow in the existing equipment has a decrease when it hits the cross-flow turbine blade so that the flow is not at its optimal speed, besides that the kinetic energy has not been completely converted into mechanical energy which can be seen in the velocity distribution picture, namely the flow still has a speed when it enters the outlet hole, this becomes a loss for the tool and becomes a note for evaluation for further tool design.
REKAYASA ULANG MESIN MILLING CNC EMCO TU-3A UNTUK MENDUKUNG TEKNOLOGI CAM Zainuddin, Zainuddin; Widiantoro, Heri; Mulyana, Deni; Triyono, Budi; Ardiansyah, Muhammad Rizal
JURNAL CRANKSHAFT Vol 7, No 1 (2024): Jurnal Crankshaft Vol.7 No.1 (2024)
Publisher : Universitas Muria Kudus

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24176/crankshaft.v7i1.11846

Abstract

Mesin perkakas CNC (Computer Numerically Controlled) merupakan alat yang sangat penting dan banyak digunakan dalam proses manufaktur produk. Mesin perkakas CNC adalah suatu mesin perkakas yang dikendalikan oleh komputer menggunakan kode angka dan huruf sehingga secara otomatis menjalankan operasi pemesinan sesuai dengan perintah yang tersusun dalam kode-kode tersebut. Jika dibandingkan dengan mesin perkakas konvensional yang setaraf dan sejenis, mesin perkakas CNC lebih unggul baik dari segi ketelitian, ketepatan, fleksibilitas, dan kapasitas produksi. Salah satu mesin CNC yang banyak digunakan di Indonesia adalah Mesin Milling CNC EMCO TU-3A buatan EMCO Austria. Mesin ini biasanya digunakan oleh institusi pendidikan untuk mendukung praktikum. Namun, karena teknologi yang sudah tidak kompatibel (tidak mendukung teknologi CAM - Computer Aided Manufacturing) dan tidak sesuai dengan standar industri, mesin ini sudah jarang digunakan lagi. Bahkan pada beberapa institusi, mesin ini hanya tersimpan di gudang atau dibuang begitu saja. Hal ini tentu menyebabkan kerugian bagi institusi tersebut. Oleh karena itu, diperlukan solusi untuk menyelesaikan permasalahan tersebut. Salah satunya adalah dengan merekayasa ulang mesin tersebut dengan spesifikasi yang lebih baik serta kompatibel dengan teknologi saat ini, yaitu teknologi CAM. CAM merupakan teknologi komputer yang mengubah desain tiga dimensi pada komputer menjadi gerak operasi sebuah mesin sehingga dapat menghasilkan benda yang sesuai dengan desain. Proses ini melibatkan dua tahapan, yakni: mengubah desain tiga dimensi menjadi kode yang dipahami oleh mesin, kemudian mengontrol mesin berdasarkan kode tersebut. Penelitian ini menghasilkan mesin Milling CNC yang memiliki kemampuan ketelitian operasi 0.005 mm dengan mengintegrasikan prototipe kontrol dengan teknologi CAM ke dalam mesin.