Claim Missing Document
Check
Articles

Found 16 Documents
Search

Analisis Sistem Pengendalian Mutu Pada Perusahaan Garmen Studi Kasus Proses Sewing di PT. X Bandung Chintya Devi Anggraeni; Sunardi Sembiring Brahmana
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 4 (2026): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (Maret - April 2026)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i4.7608

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sistem pengendalian mutu pada proses sewing di PT X serta mengidentifikasi faktor-faktor penyebab tingginya tingkat defect produk, khususnya broken stitch. Data produksi tahun 2022–2024 menunjukkan bahwa defect pada proses sewing mendominasi total cacat produk dengan persentase lebih dari 80%, di mana broken stitch menjadi jenis cacat dengan frekuensi tertinggi. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif. Data dikumpulkan langsung dari lapangan melalui observasi, wawancara dengan supervisor dan operator, serta penelusuran dokumen produksi. Untuk menggali akar permasalahan broken stitch, digunakan diagram Ishikawa yang membedah empat aspek: manusia, mesin, metode kerja, dan material. Dari hasil penelitian ditemukan bahwa pengendalian mutu di bagian sewing masih belum optimal. Penyebab utamanya yaitu belum terdapat SOP tertulis yang jelas dan lengkap untuk proses penjahitan. Berdasarkan fenomena tersebut, penelitian ini merekomendasikan perlunya penyusunan SOP Sewing yang komprehensif sebagai pedoman baku bagi operator dalam menjalankan proses penjahitan mulai dari pemeriksaan kondisi mesin, pemasangan jarum yang benar, melakukan test sewing, sampai prosedur inspeksi hasil jahitan. Dengan menerapkan hal tersebut, diharapkan kualitas jahitan bisa lebih konsisten, angka cacat dan pengerjaan ulang menurun sehingga dapat meningkatkan produktivitas.
Efek Mediasi Motivasi Dalam Hubungan Antara Kepemimpinan Transformasional, Pengembangan Karir dan Kinerja Karyawan pada PT Adetex (Departemen Spun) Rian Gunawan; Sunardi Sembiring Brahmana
Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi Vol. 7 No. 2 (2025): Jurnal Ekonomi Manajemen Sistem Informasi (November-Desember 2025)
Publisher : Dinasti Review

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jemsi.v7i2.7068

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis efek mediasi motivasi terhadap hubungan antara kepemimpinan transformasional, pengembangan karir dan kinerja karyawan PT Adetex Bandung (Departemen Spun. Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan menyebarkan kuesioner kepada 102 responden dan dianalisis menggunakan SPSS versi 27. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemimpinan transformasional dan pengembangan karir berpengaruh positif dan signifikan terhadap motivasi kerja. Kedua variabel tersebut juga berpengaruh langsung dan signifikan terhadap kinerja karyawan. Motivasi kerja terbukti berpengaruh signifikan terhadap kinerja karyawan. Berdasarkan prosedur Baron dan Kenny (1986), pengaruh langsung kepemimpinan transformasional dan pengembangan karir terhadap kinerja menurun setelah motivasi kerja dimasukkan, namun tetap signifikan, sehingga mediasi yang terjadi adalah mediasi parsial. Model penelitian mampu menjelaskan 22,4% variasi motivasi kerja dan 29,7% variasi kinerja karyawan. Temuan ini menegaskan bahwa motivasi kerja berperan penting dalam memperkuat pengaruh kepemimpinan dan pengembangan karir terhadap kinerja karyawan.
Perencanaan Bisnis Pengembangan Sapi Bibit Unggul di PT. Masaro Jabar Lestari Sunardi Sunardi; Sunardi Sembiring Brahmana
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 6 No. 5 (2025): Journal of Accounting and Finance Management (November - December 2025)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v6i5.2596

Abstract

Sektor peternakan merupakan salah satu pilar penting dalam perekonomian Indonesia karena berperan dalam penyediaan protein hewani, peningkatan gizi masyarakat, serta penguatan ketahanan pangan nasional. Salah satu subsektor strategis adalah peternakan sapi potong, yang permintaannya terus meningkat seiring pertumbuhan penduduk dan kesadaran masyarakat akan pentingnya konsumsi protein hewani. Data Peternakan dalam Angka 2024 menunjukkan bahwa konsumsi daging sapi nasional belum dapat sepenuhnya dipenuhi oleh produksi dalam negeri, sehingga Indonesia masih mengalami gap produksi dan mengandalkan impor untuk menutup kebutuhan. Sementara itu, populasi sapi potong terus mengalami peningkatan dari tahun ke tahun, namun belum sebanding dengan lonjakan kebutuhan daging nasional. Hal ini menegaskan pentingnya pengembangan usaha sapi bibit unggul untuk meningkatkan produktivitas peternakan lokal. PT Masaro Jabar Lestari hadir dengan visi mengembangkan usaha pembibitan sapi unggul sebagai solusi atas keterbatasan bibit berkualitas di Indonesia. Dengan memanfaatkan lahan awal seluas 6 hektare yang ditingkatkan menjadi 10 hektare pada tahun kedua serta populasi awal 50 ekor sapi betina bibit unggul jenis metal, perusahaan berfokus pada penyediaan anakan sapi sehat, produktif, dan terstandarisasi bagi peternak rakyat, koperasi, dan lembaga keagamaan. Analisis aspek pasar menunjukkan peluang besar bagi bisnis ini, didorong oleh tingginya permintaan pasar terhadap sapi bibit unggul, terbatasnya suplai bibit lokal, serta kebijakan pemerintah dalam memperkuat ketahanan pangan. Strategi pemasaran berbasis STP (Segmenting, Targeting, Positioning) dan bauran pemasaran 7P, ditunjang dengan digitalisasi dan media sosial, menjadi kunci dalam menjangkau konsumen secara lebih luas. Dari aspek operasional, usaha ini didukung oleh sistem pakan mandiri, penggunaan mesin modern, serta tenaga kerja terampil yang diperkuat dengan manajemen sumber daya manusia berbasis inovasi. Sementara itu, aspek legalitas, manajemen risiko, dan etika bisnis telah dianalisis untuk memastikan kesiapan usaha secara menyeluruh. Analisis keuangan menunjukkan bahwa usaha ini layak dan menguntungkan. Dengan investasi awal Rp1,86 miliar, proyeksi pendapatan selama lima tahun mencapai Rp6,4 miliar lebih, sementara total biaya operasional sekitar Rp2 miliar. Laba bersih kumulatif mencapai Rp4,4 miliar dengan indikator kelayakan yang positif: R/C Ratio sebesar >2, ROI hampir 200%, NPV positif pada diskonto 10%, dan IRR di atas 20%. Payback period diperkirakan dapat dicapai sebelum akhir periode usaha. Untuk memperkuat keberlanjutan, strategi diversifikasi usaha juga direkomendasikan, yakni pemanfaatan limbah ternak menjadi pupuk organik serta penyelenggaraan pelatihan pembibitan sapi unggul bagi peternak lokal. Diversifikasi ini tidak hanya memperluas sumber pendapatan, tetapi juga meningkatkan peran sosial perusahaan. Ekspansi usaha menuju 100 ekor indukan juga menjadi strategi jangka menengah yang prospektif untuk mempercepat pengembalian modal. Dengan strategi yang terintegrasi dari aspek pasar, operasional, keuangan, hingga inovasi, PT Masaro Jabar Lestari berpotensi menjadi salah satu pelaku utama dalam industri pembibitan sapi unggul di Jawa Barat. Usaha ini tidak hanya berdaya saing secara ekonomi, tetapi juga berkontribusi terhadap ketahanan pangan, pengurangan ketergantungan impor, serta pemberdayaan peternak rakyat menuju sistem peternakan yang berkelanjutan.
The Effect of Placement and Workload on Turnover Intention at PT Mega Akbar Superindo Christiant Eka Wiratama; Sunardi Sembiring Brahmana
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 6 No. 5 (2025): Journal of Accounting and Finance Management (November - December 2025)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v6i5.2830

Abstract

Every company, in running its business, cannot ignore the importance of managing the human resources it seeks. Issues related to human resources are crucial to a company's operations and its success in achieving its goals, as goals are achieved only when employees perform their jobs well.The purpose of this research is to identify specific factors influencing turnover intention and to find effective solutions to improve employee retention. One approach is to improve appropriate job placement and better workload management. Therefore, this research will investigate The Effect of Placement and Workload on Turnover Intention at PT Mega Akbar Superindo. The research method is quantitative associative, the sampling technique used in this study is non-probability sampling, the data analysis test of this research uses Multiple Linear Regression analysis, Determination Coefficient, Goodness Fit Model Test (F Test), Individual Significance Test (t-Statistic Test). The results of the research show that Job Placement has a positive effect on turnover intention, Workload has a negative effect on turnover intention, Placement and workload have a significant effect on turnover intention. at PT Mega Akbar Superindo.
Analisis Dampak Implementasi Sistem Self-Submit dan Monitoring Progres Tagihan Terhadap Efisiensi Proses Pembayaran Pada PT Bio Farma (Persero) Renny Syarifah; Sunardi Sembiring Brahmana
Journal of Accounting and Finance Management Vol. 6 No. 6 (2026): Journal of Accounting and Finance Management (January - February 2026)
Publisher : DINASTI RESEARCH

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.38035/jafm.v6i6.2966

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dampak implementasi sistem self-submit dan sistem monitoring progres tagihan terhadap efisiensi proses pembayaran pengadaan barang dan jasa di PT Bio Farma (Persero). Penelitian ini dilatarbelakangi oleh masih tingginya tingkat keterlambatan pembayaran tagihan meskipun perusahaan telah mengimplementasikan sistem Enterprise Resource Planning (ERP). Penelitian ini menggunakan desain penelitian deskriptif dengan pendekatan kuantitatif dan kualitatif. Data kuantitatif diperoleh melalui penyebaran kuesioner kepada 100 responden yang terdiri atas pegawai internal dan vendor, sedangkan data kualitatif diperoleh melalui wawancara terstruktur, observasi, dan analisis dokumen. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sistem self-submit berada pada kategori sangat baik dan berkontribusi signifikan dalam meningkatkan kelengkapan dokumen serta mempercepat proses pengajuan tagihan. Sistem monitoring progres tagihan berada pada kategori baik dan berperan dalam meningkatkan transparansi serta visibilitas status tagihan, meskipun pemanfaatannya belum optimal di seluruh unit kerja. Efisiensi proses pembayaran juga berada pada kategori baik; namun, keterlambatan pembayaran masih terjadi pada kondisi tertentu akibat revisi dokumen dan permasalahan koordinasi lintas fungsi. Secara keseluruhan, implementasi sistem self-submit dan monitoring progres tagihan memberikan dampak positif terhadap peningkatan efisiensi proses pembayaran pengadaan barang dan jasa di PT Bio Farma (Persero).
PELATIHAN PENGGUNAAN CHATBOT UNTUK PEMASARAN PRODUK  UMKM KADIN KOTA BANDUNG Yenny Maya Dora; Sunardi Sembiring Brahmana; Nugraha Saefudin; Uce Karna Suganda; Raden Mochamad Daud Rizky F
Jurnal AbdiMas Nusa Mandiri Vol. 8 No. 3 (2026): Periode Juli 2026
Publisher : LPPM Universitas Nusa Mandiri

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33480/abdimas.v8i3.8274

Abstract

The rapid development of digital technology provides opportunities for Micro, Small, and Medium Enterprises (MSMEs) to expand their marketing reach and improve customer service quality. However, many MSMEs still face challenges in utilizing digital technology effectively for marketing and customer communication. According to the MSME Empowerment Report (2022), approximately 70.2% of MSMEs experience difficulties in marketing their products, particularly in developing effective digital marketing strategies and providing responsive customer service. Therefore, this community service program aimed to improve the knowledge, understanding, and skills of MSMEs assisted by the Bandung City Chamber of Commerce and Industry (KADIN) in utilizing chatbot applications for digital marketing and customer service. The program involved 20 MSME participants and was conducted through lectures, discussions, and hands-on practice using chatbot applications. Evaluation was carried out using questionnaires to measure participants' understanding and satisfaction with the training. The results showed that 100% of participants stated that the program was well organized, 95% agreed that the implementation followed the planned schedule, and 100% reported that the training materials were easy to understand and that the facilitators answered participants' questions clearly. In addition, participants were able to create chatbot accounts, utilize auto-reply features, and develop automated responses to customer inquiries. These findings indicate that chatbot training can improve MSMEs' knowledge, understanding, and skills in utilizing digital technology to support marketing activities and enhance customer service quality.