Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

WRITING STRATEGIES OF INDONESIAN UNDERGRADUATE EFL STUDENTS IN A MULTILINGUAL CONTEXT Ida Zuraida Supri; Ervina CM Simatupang; Heri Heryono
Indonesian EFL Journal Vol. 12 No. 2 (2026)
Publisher : University of Kuningan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25134/ieflj.v12i2.160

Abstract

This study identifies and describes the writing strategies used by Indonesian undergraduate students in an English Department within a multilingual context. A quantitative survey was conducted with 76 students at a private university in Bandung, using a Likert-scale questionnaire to measure cognitive, metacognitive, affective, and social strategies. The results showed that students used a range of strategies, with cognitive strategies like brainstorming and rereading being most common, and metacognitive strategies, such as self-monitoring and feedback awareness, being more frequently employed. Affective strategies focused on emotional regulation and motivation, while social strategies highlighted peer collaboration and digital tools. The study provides insights into writing strategy use among Indonesian EFL students and suggests the need for explicit instruction in planning, research-based writing, and strategy development. Due to its limited scope, the findings are not intended to be broadly generalized.
Lexical Bundles in Sarcastic News Headlines with Corpus-Assisted Digital Discourse Analysis Heri Heryono; Ida Zuraida; Ervina CM Simatupang
Jurnal Sipakatau: Inovasi Pengabdian Masyarakat Vol. 3 No. 4 (2026): Juni
Publisher : PT. Global Research Collaboration

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.66314/sipakatau.v3i4.599

Abstract

In contemporary digital media, news headlines function not only as informational summaries but also as strategic discourse units that shape readers’ interpretation and engagement. One prominent feature of such discourse is sarcasm, which enables implicit evaluation and critique through indirect linguistic expression. However, the role of recurrent phraseological patterns in constructing sarcastic meaning remains underexplored. Drawing on corpus linguistics, particularly the lexical bundle framework proposed by Douglas Biber, this study examines how recurring multi-word sequences contribute to sarcasm in digital news headlines. This research adopts a corpus-assisted discourse analysis approach, combining quantitative and qualitative methods. The dataset consists of 500 sarcastic headlines (250 from The Onion and 250 from HuffPost) obtained via Kaggle. The corpus was analyzed using AntConc to extract lexical bundles of three to five words based on frequency thresholds. The findings reveal that stance expressions constitute the dominant category (48%), followed by discourse organizers (30%) and referential expressions (22%), indicating that sarcasm is primarily constructed through evaluative language and implicit judgment. Comparative results show that The Onion employs more explicit and stylized sarcasm, while HuffPost demonstrates a more subtle and context-dependent use. This study concludes that lexical bundles function as key linguistic resources for encoding sarcasm and evaluative stance in digital discourse.
SMA Nasional Siap TOEFL: Program Pelatihan Bahasa Inggris untuk Mewujudkan Generasi Unggul dan Berdaya Saing Global Ida Zuraida; Hendar Hendar
Inspira: Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM) Vol. 1 No. 1 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspira Brighter You Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penguasaan bahasa Inggris, khususnya kemampuan akademik yang diukur melalui tes TOEFL (Test of English as a Foreign Language), menjadi salah satu syarat penting dalam menghadapi tantangan pendidikan tinggi dan dunia kerja di tingkat global. Namun, sebagian besar siswa SMA masih menghadapi kesulitan dalam memahami struktur, strategi, dan jenis soal TOEFL karena kurangnya akses terhadap pelatihan yang sistematis. Program ini bertujuan untuk memberikan pelatihan TOEFL kepada siswa-siswi SMA Nasional Bandung guna meningkatkan kompetensi bahasa Inggris akademik mereka. Metode pelaksanaan mencakup asesmen awal kemampuan peserta, pelatihan intensif empat keterampilan bahasa (listening, structure, reading, writing), serta simulasi TOEFL sebagai evaluasi akhir. Materi disusun secara bertahap menggunakan modul yang sesuai dengan standar internasional dan disampaikan melalui pendekatan interaktif dan partisipatif. Hasil yang diharapkan dari program ini adalah meningkatnya rata-rata skor simulasi TOEFL peserta, tumbuhnya motivasi belajar bahasa Inggris, dan kesiapan mereka untuk mengikuti tes resmi TOEFL di masa depan. Dengan demikian, program ini diharapkan dapat berkontribusi dalam mencetak generasi muda yang unggul dan mampu bersaing di tingkat nasional maupun internasional.
Pelatihan Bahasa Inggris untuk Meningkatkan Kompetensi Bahasa Inggris bagi Staf Hotel di V Hotel & Residence Bandung Ida Zuraida; Ervina CM Simatupang; Jasmine Nadira Awwali; Rezky Afiahtul Barokah
Inspira: Jurnal Pengabdian Masyarakat (JPM) Vol. 1 No. 2 (2025): Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Inspira Brighter You Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Komunikasi yang berkualitas adalah tulang punggung industri perhotelan. Proyek Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) ini bertujuan untuk meningkatkan kemahiran berbahasa Inggris para staf di V Hotel & Residence Bandung. Para peserta dipilih dari berbagai departemen, termasuk Front Office, Housekeeping, Food & Beverage (F&B), dan divisi pendukung lainnya, untuk memastikan peningkatan standar layanan hotel secara komprehensif. Pelatihan ini mengikuti silabus terstruktur sebanyak 15 pertemuan yang dirancang untuk mengatasi kebutuhan spesifik di tempat kerja, mulai dari perkenalan diri dasar hingga penanganan keluhan pelanggan yang kompleks. Metodologi yang digunakan adalah desain pra-eksperimental dengan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan yang signifikan pada rasa percaya diri dan kemampuan teknis staf dalam menggunakan bahasa Inggris pada skenario profesional, khususnya dalam etiket bertelepon dan memberikan petunjuk arah.