Claim Missing Document
Check
Articles

Found 2 Documents
Search
Journal : Community Services Journal (CSJ)

Pengolahan Jerami Padi Dengan Bio-Cas di Banjar Sandakan Desa Sulangai Kecamatan Petang, Kabupaten Badung Ni Ketut Sri Rukmini; Yan Tonga; I Gede Sutapa
Community Service Journal (CSJ) Vol. 2 No. 1 (2019)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (850.033 KB)

Abstract

Upaya peningkatan produktivitas ternak khususnya ternak sapi di daerah Bali, perlu dihadapkan pada keterbatasan jumlah hijauan pakan ternak khususnya di musim kemarau, sehingga perlu dicarikan pakan alternatif. Salah satu alternatif untuk penyediaan pakan yang murah dan kompetitif adalah melalui pemanfaatan limbah pertanian terutama jerami padi. Kelemahan jerami padi serat kasarnya tinggi dan nutrisinya rendah, kelemahan tersebut dapat ditingkatkan kualitasnya dengan sentuhan teknologi yang sederhana dan mewah yaitu dengan penambahan bio-cas yang merupakan bahan probiotik yang mengandung beberapa jenis mikroba yang mampu menguraikan serat kasar dan meningkatkan nutrisi serta dapat mempercepat pertumbuhan ternak kelompok Gapoktan Sinampi 171 ini berlokasi di Banjar Sandakan Desa Sulangai Kecamatan Petang Kabupaten Badung. Mengalami permasalahan pada saat panen raya padi jerami berlimpah dan saat musim kemarau sulit mencari pakan ternak. Tujuan dari kegiatan ini untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan kepada petani peternak tentang pemanfaatan jerami padi dengan aplikasi teknologi. Metode yang dilakukan dalam kegiatan ini adalah dengan secara langsung. Pengolahan dengan suplemen campuran molasis dan bio-cas. Dari kegiatan ini, hasilnya adalah peternak menghasilkan produk jerami padi dengan penambahan Bio–Cas yang dinilai ternak, lebih mudah di cerna, nilai gizi meningkat bisa langsung diberikan kepada ternak, dapat disimpan lama (3-4 bulan) serta dapat mempercepat pertumbuhan ternak.
PKM Group PKK Village Singapadu Kaler Sukawati District, Gianyar Regency Yan Tonga; I Gede Sutapa; I Ketut Agung Sudewa
Community Service Journal (CSJ) Vol. 4 No. 1 (2021)
Publisher : Lembaga Pengabdian Kepada Masyarakat, Universitas Warmadewa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1493.329 KB)

Abstract

Upaya pemerintah dalam penanganan sampah di wilayah Provinsi Bali terus dilakukan untuk mengatasi masalah pencemaran lingkungan yang sangat mengkhawatirkan dan daya tampung Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang sangat terbatas. Masalah lingkungan terutama dalam penanganan sampah yang berasal dari limbah rumah tangga dan ternak menjadi prioritas utama untuk segera diatasi. Melalui Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber merupakan regulasi dari Pemerintah Provinsi Bali yang membuktikan keseriusan dalam penanganan masalah pencemaran lingkungan. Salah satu desa di Bali yang ingin mengimplementasikan tentang Pengelolaan Sampah Berbasis Sumber sesuai dengan Peraturan Gubernur Bali Nomor 47 Tahun 2019 adalah Desa Singapadu Kaler Kecamatan Sukawati Kabupaten Gianyar melalui kegiatan PKM dengan Kelompok PKK Desa Singapadu Kaler sebagai mitra dalam kegiatan ini. Permasalahan yang dihadapi mitra dikelompokkan menjadi 2 masalah (1) permasalahan kemampuan dan keterampilan mitra dalam penanganan limbah/sampah berbasis sumber dan kemanfaatannya, dan (2) belum adanya Tempat Pengolahan Sampah Terpadu Skala Kecil (TPST Mini) dan model pengelolaan/manajemennya. Sehingga solusi yang ditawarkan adalah memberikan penyuluhan tentang inovasi dalam penanganan dan pengolahan limbah/sampah berbasis sumber, memberikan pengetahuan dan keterampilan penanganan dan pengolahan limbah/sampah sekitarnya menjadi pupuk organik padat dan cair serta pemanfaatan pupuk organik yang dihasilkan untuk budidaya tanaman organik skala kecil/rumah tangga sehingga bernilai ekonomi, mewujudkan TPST Mini dan model pengelolaan/manajemennya serta memberikan alat dan bahan yang berkaitan dengan pembuatan pupuk organik dan membuat percontohan/ Demplot pertanian organik. Metode yang digunakan oleh Tim PKM meliputi survey, wawancara, penyuluhan, diskusi dan pelatihan secara teori dan praktek serta membuat percontohan.Luaran utama dari kegiatan ini adalah terpublikasinya artkel PKM ini di jurnal terakreditasi, media cetak dan dalam bentuk visual/video. Luaran tambahannya adalah adanya peningkatan kemampuan dan keterampilan mitra dalam penanganan dan pengolahan limbah/sampah sekitarnya menjadi pupuk organik padat dan cair serta kemanfaatan pupuk organik tersebut untuk budidaya tanaman organik, adanya produk pupuk organik padat dan cair, adanya Demplot/percontohan pertanian organik skala kecil/rumah tangga, terwujudnya TPST Mini dengan model pengelolaan/manajemennya sehingga ini dapat sebagai row model untuk desa-desa sekitarnya, dengan demikian dapat meningkatkan pendapatan masyarakat, lingkungan dan sumber pangan yang sehat bagi masyarakat sekitarnya.