Claim Missing Document
Check
Articles

Found 7 Documents
Search

PANDANGAN ISLAM TERHADAP PENENTUAN AKHLAK MANUSIA MENURUT NASH Indah Kencanawati
Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum Vol. 7 (2012): Al-Qisthu: Jurnal Kajian Ilmu-Ilmu Hukum
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (844.06 KB) | DOI: 10.32694/qst.v7i.1166

Abstract

Islam merupakan salah satu Agama yang mayoritas dianut oleh penduduk dunia khususnya di Indonesia. Islam mewajibkan kepada kaum muslimin untuk menjalankan syiar-syiar tertentu dalam kesehariannya seperti sholat atau puasa yang secara kontinyu dilakukan setahun sekali seperti shaum (puasa Ramadhan). Hal ini dilakukan agar umatnya senantiasa berhubungan dengan Allah dan tidak terputus dari jalinan ridha-Nya. Islam juga menyuruh ummatnya untuk selalu berusaha dan produktif, berjalan di muka bumi untuk mencari makan dan menghidupi keluarganya dengan rezeki yang diridhoi oleh Allah SWT atau rezeki yang halal.
Pengaruh Modifikasi Model Inkuiri untuk Meningkatkan Keterampilan Berpikir Kritis dan Self Efficacy Mahasiswa Biologi Indah Kencanawati; Asni Johari; Revis Asra; Syaiful Syaiful
Al Jahiz: Journal of Biology Education Research Vol 2 No 2 (2021): Al Jahiz: Journal of Biology Education Research, Desember 2021
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro, Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (682.235 KB) | DOI: 10.32332/al-jahiz.v2i2.4178

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan self efficacy mahasiswa biologi melalui tahapan pengembangan konseptual modifikasi model inkuiri. Tahapan pengembangan konseptual modifikasi model inkuiri menggunakan prosedur sintesis Lee and Jang dengan pendekatan Theory-driven conceptual Instructional Design Models tipe F1-O1-S1-A1 dan dilanjutkan dengan tahapan eksperimen menggunakan uji-t. Tahapan pengembangan konseptual modifikasi model inkuiri diawali dengan analisis studi literatur dan informasi terbaru yang berkaitan dengan pola ilmuwan bekerja serta melakukan proses validasi dengan teknik delphi tiga putaran. Sedangkan pada tahapan eksperimen meliputi uji pengaruh modifikasi model inkuiri dalam meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan self efficacy mahasiswa biologi. Pengembangan konseptual modifikasi model inkuiri menghasilkan tujuh tahapan yaitu: 1) merumuskan masalah, 2) merumuskan hipotesis, 3) mengumpulkan data, 4) membandingkan komunikasi ilmiah antar kelompok, 5) membuat kesimpulan, 6) mengkomunikasikan hasil dan 7) mereview hasil melalui analisis kritis. Sedangkan pada tahapan eksperimen menggunakan uji-t diperoleh nilai signifikansi 0,000, artinya bahwa mahasiswa yang mengimplementasikan modifikasi model inkuiri memiliki keterampilan berpikir kritis dan self efficacy lebih baik dibandingkan mahasiswa yang tidak mengimplementasikan modifikasi model inkuiri. Berdasarkan hasil yang diperoleh maka dapatlah disimpulkan bahwasanya: tahapan modifikasi model inkuiri memberikan pengaruh untuk meningkatkan keterampilan berpikir kritis dan self efficacy mahasiswa biologi.
Persepsi Guru SMA di Kota Sungai Penuh Tentang Pembelajaran Dalam Jaringan Tiara Tiara; Suci Mahabbati; Indah Kencanawati; Lia Angela
SAP (Susunan Artikel Pendidikan) Vol 8, No 1 (2023)
Publisher : Universitas Indraprasta PGRI Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30998/sap.v8i1.16358

Abstract

Online learning is an alternative learning system, especially when face-to-face learning cannot be held. This study aims to analyse the perceptions of high school teachers in the city of Sungaipuh about the online learning system and find out the problems of teachers in implementing it. This research is quantitative research with a descriptive approach. The population of this study were high school teachers and equivalent schools in Sungaipuh with a sample of 182 people. Data was collected through surveys using open and closed questionnaires. The questionnaires were distributed in December 2021 via Google Form. Data were analysed descriptively by presenting tables. The results of the study showed that the implementation of online learning in high schools in Sungaipuh City is still considered ineffective due to several problems faced, including the readiness of educators in organizing learning as well as the quality and quantity of supporting facilities. Limited digital resources, such as internet networks, are the most dominant difficulties faced by teachers in carrying out online learning.
Self Confidence Siswa MTsN dalam Pembelajaran IPA: Studi Komparasi Berdasarkan Jenis Kelamin Nur Sakinah; Ogi Danika Pranata; Indah Kencanawati
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i4.1291

Abstract

Studi sebelumnya mengungkapkan bahwa kerpecayaan diri siswa masih rendah dan belum optimal. Kondisi ini menjadi penyebab sebagian besar masalah dalam pembelajaran. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengumpulkan informasi dan mendeskripsikan tingkat kepercayaan diri siswa pada pembelajaran IPA secara umum dan perbedaannya berdasarkan jenis kelamin. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dan komparatif. Populasi pada penelitian ini siswa MTs N 1 Sungai Penuh pada semester ganjil tahun ajaran 2023/2024. Sampel penelitian terdiri dari 230 siswa yang dipilih menggunakan metode purposive sampling. Hasil analisis data menunjukkan bahwa rata-rata kepercayaan diri siswa dalam pembelajaran IPA secara keseluruhan dalam pembelajaran IPA adalah 3.73. Secara keseluruhan, siswa memiliki tingkat kepercayaan diri pada tingkat yang baik. Kemudian berdasarkan jenis kelamin, rata-rata kepercayaan diri siswa perempuan (3.79) ditemukan lebih tinggi dibandingkan siswa laki-laki (3.60). Keduanya juga termasuk dalam kategori baik. Pada uji variansi, yaitu dengan nilai signifikan 0.93 (). Artinya hasil tes Levene tidak signifikan. Hasil ini dimaknai sebagai kondisi variansi data sama (equal variances assumed). Perbedaan kepercayaan diri berdasarkan jenis kelamin ditemukan signifikan dengan nilai t=2.38 dan signifikansi ρ=0.19. Hasil ini mengindikasikan bahwa terdapat yang signifikan antara tingkat kepercayaan diri siswa perempuan dan laki-laki dengan perbedaan nilai rata-rata (mean) sebesar 0.19 dari skala 5. Siswa perempuan memiliki tingkat kepercayaan yang lebih tinggi dan signifikan dalam pembelajaran IPA dibandingkan siswa laki-laki. Deskripsi mengenai kepercayaan diri siswa dan perbandingannya berdasarkan jenis kelamin dapat dijadikan dasar untuk mendesain aktivitas pembelajaran IPA yang dapat mendukung peningkatan kepercayaan diri siswa.
Pengolahan Minuman Kawa: Kajian Etnobotani dalam Pembelajaran Biologi Gilan Detia; Indah Kencanawati; Toni Haryanto
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 14 No 2 (2024): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v14i4.1520

Abstract

Minuman kawa yang dihasilkan dari daun kopi merupakan minuman tradisional yang popular dikalangan masyarakat Kerinci khususnya di Kecamatan Air Hangat Timur desa Sungai Abu. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi aspek etnobotani dalam proses pengolahan minuman kawa dengan fokus kepada potensi sebagai sumber pembelajaran biologi. Penelitian ini menggunakan metode fenomenologi dengan pendekatan kualitatif deskriptif yang melibatkan observasi, wawancara dan pengumpulan dokumentasi yang dilakukan secara mendalam kepada masyarakat. Hasil penelitian menunjukan bahwa prosedur pengolahan minuman kawa terdiri dari beberapa tahapan yaitu: Pengumpulan daun, pengeringan, pengasapan, pengemasan, pelarutan dan penyajian. Meskipun proses pengolahan daun kopi menjadi minuman tradisional mencerminkan tradisi lokal yang telah tumbuh selama bertahun-tahun, namun cara kita menikmati kopi tetap tidak pernah berubah dari dulu sampai sekarang. Tradisi pembuatan dan penyajian minuman kawa di Kecamatan Air Hangat Timur desa Sungai Abu memiliki nilai ilmiah yang dapat dijadikan sebagai sumber pembelajaran biologi yang diimplementasikan untuk penelitian selanjutnya dalam bidang dan kajian yang lainnya.
Ethnobotanical Study of Zingiberaceae to Reinforce Plant Taxonomy Concepts through Field Practice Novinovrita M; Indah Kencanawati
Al Jahiz Vol 6 No 1 (2025): Al-Jahiz: Journal of Biology Education Research, January-June 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Jurai Siwo, Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/al-jahiz.v6i1.10519

Abstract

Botany plays a crucial role in shaping students’ understanding of biodiversity and its relevance to daily life. However, theoretical approaches often create a disconnect between scientific knowledge and its real-world application. This study aimed to assess the effectiveness of practice-based ethnobotany learning in enhancing students’ biological understanding, cultural awareness, and critical thinking skills. Using a qualitative descriptive approach combined with experiential learning methods, data were collected through direct observation of Zingiberaceae species, semi-structured interviews with local communities on plant uses, scientific literature reviews on pharmacological benefits, and visual documentation. The findings revealed that this approach strengthened students’ grasp of plant taxonomy, conservation values, and local wisdom. Students successfully identified various species such as Curcuma domestica, Zingiber officinale, and others, along with their traditional health and environmental benefits. Additionally, the learning process significantly improved students' critical thinking and self-efficacy in applying acquired knowledge. The results emphasize that real-world experiences enhance theoretical understanding and foster ecological awareness. This study suggests that ethnobotany education grounded in field practice should be more widely implemented in higher education, especially in biology and environmental science. Integrating this approach supports not only academic achievement but also character development, cultural preservation, and sustainable development in response to 21st-century educational challenges.
Integration of Indigenous Knowledge and Modern Science: An Ethnopharmacological Study of Lansano (Pterocarpus indicus Willd.) as a Traditional Medicine in West Sumatra Nurhasnah; Media Roza; Lince Meriko; Indah Kencanawati; Lufri; Abdul Razak
Al Jahiz Vol 6 No 2 (2025): Al-Jahiz: Journal of Biology Education Research, July-December 2025
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan UIN Jurai Siwo, Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32332/al-jahiz.v6i2.11005

Abstract

This study explores ethnoscientific practices surrounding Lansano (Pterocarpus indicus Willd.), a medicinal plant traditionally used in West Sumatra, Indonesia. Qualitative ethnographic methods, including direct observation and semi-structured interviews, were used with 50 respondents from various regions, including Padang, Pariaman, Solok, Sijunjung, Pasaman, Padang Panjang, and Pesisir Selatan. Participants included local healers, herbal practitioners, and community members known to use Lansano for medicinal purposes. This study employed a quantitative ethnobotanical approach with two main parameters: Use Value (UV) and Informant Consensus Factor (ICF). This study revealed a significant relationship between traditional practices and scientific evidence in the use of Lansano as an herbal medicine. This study is the first step in integrating Lansano ethnobotanical practices with bioactive data for the development of local culture-based phytopharmaceuticals. Use Value (UV) analysis showed that the leaves had the highest utilization value (UV = 0.70), followed by the roots (0.44), sap (0.36), and stems (0.30). Meanwhile, Informant Consensus Factor (ICF) analysis showed a complete consensus (ICF = 1.00) among informants regarding the use of lansano for various ailments, with the highest frequency of use for mouth ulcers, followed by diarrhea, menstrual pain, and burns. These results confirm that lansano has high ethnopharmacological value and is widely believed to be a primary traditional medicine in West Sumatra.