Claim Missing Document
Check
Articles

Found 31 Documents
Search

Pengembangan Modul Fisiologi Tumbuhan Berorientasi Konstruktivisme Dilengkapi Peta Pikiran Angela, Lia
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 15 No 1 (2019): Jurnal Tarbawi: Jurnal Ilmu-ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.803 KB) | DOI: 10.32939/tarbawi.v15i1.360

Abstract

Mahasiswa membutuhkan suatu bahan perkuliahan yang dapat membantu dan memudahkan mereka dalam perkuliahan, serta dapat meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar. Karena itu, perlu dikembangkan bahan perkuliahan dalam bentuk lain, yakni modul berorientasi konstruktivisme dilengkapi peta pikiran yang valid, praktis dan efektif untuk perkuliahan Fisiologi tumbuhan di IAIN Kerinci. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4D. Tahapan yang dilakukan yaitu 1) pendefinisian (define), 2) perancangan (design), 3) pengembangan (develop), dan penyebaran (dissiminate). Pada tahap define dilakukan analisis silabus, wawancara dengan dosen, dan analisis mahasiswa. Pada tahap design  dilakukan perancangan modul. Tahap develop terdiri atas tahap validasi, dan praktikalitas. Setelah dirancang, modul divalidasi oleh 4 orang validator. Untuk praktikalitas, modul diuji cobakan kepada mahasiswa semester VI B Progam Studi Pendidikan Biologi IAIN Kerinci. Kegiatan perkuliahan diamati oleh 1 orang observer. Melalui analisis data diperoleh data validitas, praktikalitas, dan efektivitas. Data yang diperoleh dianilisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil validasi  menunjukkan bahwa modul berorientasi konstruktivisme dilengkapi peta pikiran sudah sangat valid dari segi isi dan konstruk. Berdasarkan analisis data praktikalitas diperoleh bahwa modul berorientasi konstrutivisme dilengkapi peta pikiran sudah sangat praktis digunakan dalam perkuliahan Fisiologi Tumbuhan, terlihat dari pelaksanaan perkuliahan yang sesuai rencana dan efisien waktu, petunjuk modul jelas, isi modul sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Kata kunci: Modul, Fisiologi Tumbuhan, Kontruktivisme, Peta Pikiran
Pengembangan Modul Assesmen Bimbingan dan Konseling Non-Tes Sujadi, Eko; Chandra, Hadi; Angela, Lia; Wisma, Nur
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol 15 No 02 (2019): Vol 15 No 02 (2019): Jurnal Tarbawi: Jurnal Ilmu-ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (317.427 KB) | DOI: 10.32939/tarbawi.v15i02.455

Abstract

Sebagai salah satu pendidik yang berada di satuan pendidikan, konselor memiliki peran besar dalam memfasilitasi siswa mencapai tugas-tugas perkembangannya. Oleh sebab itu, konselor harus memiliki keterampilan dalam pelaksanaan pelayanan konseling. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul assesmen non tes bagi guru bimbingan dan konseling yang tingkat SMP di Kota Sungai Penuh dan Kabupaten Kerinci. Penelitian ini merupakan penelitian pengembangan (development research). Instrumen pengumpulan data dalam penelitian ini yaitu kuesioner. Teknik analisis data yang digunakan adalah analisis data deskriptif dan uji Koefisien Konkordansi Kendall (W). Temuan penelitian ini antara lain: 1) terdapat perbedaan keterampilan melaksanakan assesmen non tes antara Guru BK di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Kerinci; 2) modul peningkatan keterampilan Guru bimbingan dan konseling dalam melaksanakan assesmen non tes dinilai layak; dan 3) tingkat keterpakaian modul peningkatan keterampilan Guru bimbingan dan konseling dalam melaksanakan assesmen non tes dinilai tinggi.
PENGEMBANGAN MODUL BERORIENTASI KONSTRUKTIVISME DILENGKAPI PETA PIKIRAN PADA MATA KULIAH FISIOLOGI TUMBUHAN DI STAIN KERINCI Angela, Lia; Razak, Abdul; Anhar, Azwir
Kolaboratif Vol 1, No 2 (2013): Jurnal Pendidikan Biologi Kolaboratif
Publisher : Kolaboratif

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (219.322 KB)

Abstract

This research based on the previous observation and interview which was done at STAIN Kerinci, it was found that learning materials used in teaching plants physiology did not help much in constructing students’ knowledge.  This research was a developmental research which used 4-D models consisting of define, design, develop and disseminate. After the module had been designed, it was validated by four validators. To see the practicality of the module, the researcher tried out the module to VI B Biology Education students                                  of STAIN Kerinci. This activity was observed by an observer.                                                            The effectiveness test of the module is tried out to VI A Biology education students of STAIN Kerinci.  The result of the validation test showed that the constructivism-oriented module with mind map was very valid either content and construct. Based on the result of the data practicality showed that the module was practical to be used in teaching plants physiology. The module was also effective; it is showed through the improvement of student activity, motivation and achievement.
Pengembangan Modul Biologi Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) pada Materi Keanekaragaman Hayati Kelas X Madrasah Aliyah Lia Angela; Riko Aprianto
JEMS: Jurnal Edukasi Matematika dan Sains Vol 6, No 2 (2018)
Publisher : Universitas PGRI Madiun

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (609.27 KB) | DOI: 10.25273/jems.v6i2.5373

Abstract

Modul adalah salah satu bahan ajar yang dapat digunakan peserta didik dalam proses pembelajaran. Untuk meningkatkan hasil belajarnya, peserta didik membutuhkan modul pembelajaran biologi yang berbasis contextual Taeching Learning (CTL). Tujuan penelitian ini adalah untuk menghasilkan modul yang valid dan praktis. Penelitian ini merupakan penelitian Research and development (R&D) dengan menggunakan model pengembanan 4-D (four D) terdiri dari tahap define, design dan develop, sedangkan tahap dessiminate tidak dilakukan. Hasil penelitian ini menunjukkan modul yang dikembangkan memiliki nilai rata-rata kevalidan yaitu 3,51 dengan kriteria sangat valid. Nilai rata-rata kepraktisan modul oleh peserta didik yaitu 3,49 dengan kategori praktis. Modules are one of the teaching materials that students can use in the learning process. Students need a biology learning module based on contextual learning (CTL) to increase their learning achievement. The purpose of this study was to produce a valid and practical module. This research was a Research and development (R&D) study using the 4-D (four-D) development model consisting of define, design and development stages, while the disseminate stage was not carried out. The results of this study indicate that the module developed has an average value of validity 3.51 or on very valid criteria. The average value of the practicality of the module was 3.49 or on the practical category
Analisis Kemampuan Literasi Sains Siswa Kelas XI IPA MAN 2 Kerinci Lia Angela; Faradhila Ramadhani
SIMBIOSA Vol 10, No 2 (2021): JURNAL SIMBIOSA
Publisher : Universitas Riau Kepulauan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33373/sim-bio.v10i2.3431

Abstract

Penelitian ini di lakukan untuk mengetahui kemampuan literasi sains siswa kelas XI IPA MAN 2 Kerinci pada pembelajaran biologi. Penelitian ini dilakukan di MAN 2 Kerinci. Data penelitian diperoleh dengan cara memberikan lembar tes berupa soal PISA 2015 konten biologi. Kemudian, data dianalisis secara deskriptif kuantitatif dengan rumus persentase. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi sains siswa kelas XI IPA MAN 2 Kerinci secara umum dikategorikan sedang dengan persentase sebesar 45,18%. Jika diuraikan pada masing-masing aspek, kemampuan literasi sains pada aspek menjelaskan fenomena secara ilmiah 33,97%, mengevaluasi dan merancang penyelidikan ilmiah 46,79% dan menafsirkan data dan bukti secara ilmiah 54,80%. Jadi dapat disimpulkan bahwa siswa kelas XI IPA MAN 2 Kerinci sudah memiliki kesiapan yang cukup untuk menghadapi era globalisasi di abad 21 ini. Hal ini dikarenakan di abad 21 ini menuntut paling sedikit para lulusan sekolah di Indonesia harus memiliki kompetensi pada level antara sadang dan tinggi dalam membaca dan menulis, berhitung dan memahami dunia sains.
PENGARUH KECERDASAN EMOSIONAL (EQ) DAN PRESTASI BELAJAR DENGAN ETIKA BERKOMUNIKASI MAHASISWA IAIN KERINCI Ismi Adelia; Hendra Lardiman; Ramadani Ramadani; Novinovrita Novinovrita; Lia Angela
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 13 No. 2 (2017): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Etika komunikasi yang didasari kecerdasan emosional mahasiswa yang tinggi dapat mendorong terciptanya atmosfer akademik yang baik. Penelitian ini untuk mengetahui hubungan kecerdasan emosional dengan etika komunikasi dalam menciptakan atmosfer akademik. Penelitian ini dilakukan dilalukan di IAIN Kerinci dengan menggunakan jenis penelitian kuantitatif dengan menggunakan rancangan korelasional. Sampel sebanyak 273 orang yang terdiri dari mahasiswa semester VII Tahun 2017/2018. Data dianalisis secara deskriptif korelasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara kecerdasan emosional dan etika komunikasi dalam kaitannya dengan penciptaan atmosfer akademik (p-values =0.000). Dimensi kecerdasan emosional yang memberikan pengaruh yang paling tinggi adalah membina hubungan dengan orang lain (social skill) sebesar 74,9 %, dan yang paling kecil adalah mengelolah emosi (managing emotion ) sebesar 20.9%. Sumbangan kecerdasan emosional secara keseluruhan terhadap etika komunikasi sebanyak 69.1% selebihnya 30.9% dipengaruhi oleh faktor lain. Dalam menciptakan atmosfer akademik, universitas tidak cukup hanya meningkatkan IQ (kecerdasan intelektual) saja tetapi juga perlu meningkatkan prestasi belajar bagi mahasiswa.
Pengembangan Modul Fisiologi Tumbuhan Berorientasi Konstruktivisme Dilengkapi Peta Pikiran Lia Angela
Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan Vol. 15 No. 1 (2019): Tarbawi : Jurnal Ilmu Pendidikan
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan Institut Agama Islam Negeri Kerinci

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32939/tarbawi.v15i1.360

Abstract

Mahasiswa membutuhkan suatu bahan perkuliahan yang dapat membantu dan memudahkan mereka dalam perkuliahan, serta dapat meningkatkan aktivitas dan motivasi belajar. Karena itu, perlu dikembangkan bahan perkuliahan dalam bentuk lain, yakni modul berorientasi konstruktivisme dilengkapi peta pikiran yang valid, praktis dan efektif untuk perkuliahan Fisiologi tumbuhan di IAIN Kerinci. Penelitian ini adalah penelitian pengembangan dengan menggunakan model 4D. Tahapan yang dilakukan yaitu 1) pendefinisian (define), 2) perancangan (design), 3) pengembangan (develop), dan penyebaran (dissiminate). Pada tahap define dilakukan analisis silabus, wawancara dengan dosen, dan analisis mahasiswa. Pada tahap design dilakukan perancangan modul. Tahap develop terdiri atas tahap validasi, dan praktikalitas. Setelah dirancang, modul divalidasi oleh 4 orang validator. Untuk praktikalitas, modul diuji cobakan kepada mahasiswa semester VI B Progam Studi Pendidikan Biologi IAIN Kerinci. Kegiatan perkuliahan diamati oleh 1 orang observer. Melalui analisis data diperoleh data validitas, praktikalitas, dan efektivitas. Data yang diperoleh dianilisis secara kualitatif dan kuantitatif. Hasil validasi menunjukkan bahwa modul berorientasi konstruktivisme dilengkapi peta pikiran sudah sangat valid dari segi isi dan konstruk. Berdasarkan analisis data praktikalitas diperoleh bahwa modul berorientasi konstrutivisme dilengkapi peta pikiran sudah sangat praktis digunakan dalam perkuliahan Fisiologi Tumbuhan, terlihat dari pelaksanaan perkuliahan yang sesuai rencana dan efisien waktu, petunjuk modul jelas, isi modul sesuai dengan kebutuhan mahasiswa. Kata kunci: Modul, Fisiologi Tumbuhan, Kontruktivisme, Peta Pikiran
PENGARUH PELATIHAN DAN DISIPLIN KERJA TERHADAP KINERJA KARYAWAN PADA PEGADAIAN KOTA SUNGAI PENUH Elex Sarmigi; Lia Angela; Tiara Tiara
Jurnal Ekonomi Dan Bisnis Vol 25, No 1 (2022): JURNAL EKONOMI DAN BISNIS MARET 2022
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Pekalongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31941/jebi.v25i1.1928

Abstract

This study aims to examine the effect of training and work discipline on employee performance. The population of this research are pawnshop employees in Sungai Penuh City. To collect data, this study used a questionnaire. The data collected was then analyzed using statistical analysis tools, namely multiple regression analysis using the IBM SPSS 25 application. The results of this study indicate that both partially or simultaneously Training and Work Discipline have a positive and significant effect on Employee Performance at the Pegadaian Kota Sungai Penuh.
Pengaruh Metode Demonstrasi disertai Video Animasi Terhadap Hasil Belajar IPA Siswa Kelas VIII SMPN 6 Kerinci Lia Angela
Al Jahiz: Journal of Biology Education Research Vol 2 No 2 (2021): Al Jahiz: Journal of Biology Education Research, Desember 2021
Publisher : Fakultas Tarbiyah dan Ilmu Keguruan IAIN Metro, Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (787.905 KB) | DOI: 10.32332/al-jahiz.v2i2.4057

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh metode demonstrasi disertai video animasi terhadap hasil belajar IPA siswa kelas VIII SMPN 6 Kerinci. Metode yang digunakan dlaam peneltiian ini yaitu peneltiian Quasi Eksperimen. Sampel penelitian ini yaitu siswa kelas VIII A sebagai kelas kontrol dan siswa kelas VIII C sebagai kelas eksperimen. Teknik pengumpulan data yaitu menggunakan post-test dengan rancangan non equivalent post-test only control group design. Teknik analisis data menggunakan uji-t. Hasil analisis data diperoleh bahwa rata-rata hasil belajr siswa di kelas eksperimen yaitu 78,18 dan kelas kontrol 64,79. Hasil uji hipotesis diperoleh thitung=6,3459 dan ttabel=2,0137 dengan arti thitung> ttabel sehingg H0 ditolak dan H1 diterima, jadi dapat disimpulkan metode demonstrasi disertai video animasi berpenagruh terhadap hasil belajar.
Reconstruction of Community Knowledge in the Process of Making Potato Dodol Kerinci on the Criteria of Product Halalness Using Ethnoscience Approach Indah Kencanawati; Lia Angela
Scientiae Educatia: Jurnal Pendidikan Sains Vol 11, No 2 (2022): December 2022
Publisher : Tadris Biologi Fakultas Ilmu Tarbiyah dan Keguruan IAIN SYEKH NURJATI CIREBON

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24235/sc.educatia.v11i2.11540

Abstract

This study aims to reconstruct the community's original knowledge in the process of making potato dodol into scientific knowledge according to the halal criteria of a product determined by the halal product guarantee system. The research method used is descriptive qualitative based on ethnoscience with the scope of examination including document analysis, interviews and documentation. Data collection is done directly to respondents (business actors) by purposive sampling. The data obtained were analyzed according to the criteria for the halal product assurance system which includes: commitment and responsibility, materials, halal product processes, products and monitoring and evaluation. Data analysis is carried out with traceability according to the halal document of a product. The results showed that the process of making potato dodol according to community knowledge  can be transformed into scientific knowledge was acquired and developed from generation to generation. The stage of start from preparing ingredients, boiling, milling, mixing the dought with other ingredients, kneading, printing and cutting, drying, packaging and labeling. It can be concluded that the procedure for making potato dodol  developed through generations is comply with Islamic law, star from use of tools, production facilities, packaging systems, storage, distribution that are free of non-halal materials which meet standards and can be consumed by the public.