Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

TINDAK KOMUNIKASI SUMBER DAYA MANUSIA TUNARUNGU Zera Edenzwo Subandi; Celline Febianca
Ikon --Jurnal Ilmiah Ilmu Komunikasi Vol 24 No 2 (2020): Vol. 24 No. 2 Agustus 2020 IKON
Publisher : Program studi Ilmu Komunikasi Fakultas Ilmu Komunikasi Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (265.745 KB)

Abstract

This research was conducted to determine the process of interaction between deaf people and people heard at Sunyi House of Coffee and Hope through the perspective of Communication Psychology. In the interaction of both, there is a mirror neuron process that explains that humans create motor templates - a prototype or blueprint in the brain - that allows humans to mimic certain movements or certain tones in response to the other person. This research is a qualitative research using a case study method with the source of data analysis taken from observations, interviews and documentation. Therefore, the researcher uses data triangulation and exploration data analysis techniques. The results of the study found that mirror neurons are very helpful between deaf and non-deaf people in an attempt to encode and decode messages between communicators and communicants through imitation of movement as part of the response to the interlocutor. In addition it is evident that the five parts of the body that are discussed in mirror neurons, namely the lips, neck, shoulders, hands, and feet have a major role in the communication process of fellow deaf people. Based on observations on deaf baristas, researchers believe that deaf human resources can compete with non-deaf human resources in the country so that companies need to provide equal opportunities for deaf human resources to work.
Pengaruh Intensitas Menonton dan Pesan Kampanye Lingkungan Terhadap Perubahan Sikap (Studi Eksplanatif Followers @Kolling1622) Zera Edenzwo Subandi; Lady Yessica
IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 (2023): IKRAITH-EKONOMIKA Vol 6 No 2 Juli 2023
Publisher : Universitas Persada Indonesia YAI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Indonesia menduduki peringkat kedua sampah plastik setelah Cina. Saat ini, salah satu upaya yang dilakukanadalah dengan mengurangi konsumsi sampah dengan membuang sampah secara benar. Untuk itu, sosialisasi pun gencardilaksanakan agar masyarakat memiliki kesadaran untuk beralih mendayagunakan sampah. Salah satuya melaluiinstagram yang efektif dalam memersuasi dan menyosialisasikan penanganan sampah. Adalah akun @kolling1622 turutmengambil bagian untuk peka terhadap kondisi sampah. Dalam eksposur yang diberikan terlihat kegiatan kampanyeditujukan untuk memberikan literasi kepada masyarakat agar dapat mengubah perilaku menjadi sesuai dengan tujuandiadakannya kampanye tersebut. Apapun ragam dan tujuannya, upaya perubahan yang dilakukan kampanyemengharapkan respon dari aspek afektif, aspek kognitif, dan aspek konatif. Mengusung Teori Teori Konsistensi AfektifKognitif,ditemukan hasil penelitian sebagai berikut: terdapat hubungan yang positif dan kuat antara intensitas menonton dengan perubahan sikap; terdapat hubunganyang positif dan kuat antara pesan kampanye lingkungan dengan minat beli; terdapat hubungan yang positif dan kuat secara simultan antara intensitas menonton dan pesan kampanye dengan perubahan sikap.
Pengaruh Lokasi Dan Pemasaran Digital Terhadap Minat Beli Kain Tenun Suku Baduy Henilia Yulita; Zera Edenzwo Subandi; Irvandi Setiawan Kantawijaya
Jurnal E-Bis Vol 7 No 2 (2023): Vol. 7 No.2 2023
Publisher : Politeknik Piksi Ganesha Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37339/e-bis.v7i2.1223

Abstract

Pelatihan Komunikasi Publik dalam Konteks Psikologi: Pengenalan Karakter Siswa-Siswi dan Guru SMA Cinta Kasih Tzu Chi Surianto Surianto; Zera Edenzwo Subandi
Jurnal Pendidikan Indonesia Vol. 5 No. 8 (2024): Jurnal Pendidikan Indonesia
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/japendi.v5i8.3266

Abstract

Kegiatan berkomunikasi selalu terjadi dalam keseharian manusia. Namun, pengenalan diri sendiri maupun khalayak saat berkomunikasi kerap dilupakan sebagai salah satu faktor utama untuk mencapai keberhasilan komunikasi. Pelatihan komunikasi publik yang dikemas dengan interaktif dengan turut mempelajari keilmuan komunikasi psikologi, dberikan kepada siswa-siswi dan guru SMA Cinta Kasih Tzu Chi. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan panduan kepada para peserta pelatihan tentang bagaimana mengenal karakter diri mereka secara pribadi maupun mengenal khalayak yang akan menjadi penerima pesan dalam proses berkomunikasi. Oleh karena ini, tema yang diangkat pada kegiatan pelatihan ini adalah “Kenali Diriku & Lawan Bicaraku”.  Metode yang dilakukan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini berupa pemaparan materi yang dikolaborasikan dengan kegiatan interaktif seperti tanya-jawab dan latihan praktis kepada siswa-siswi dan guru SMA. Hasil dari kegiatan ini menunjukan umpan balik positif dari para peserta. Pelatihan berjalan dengan baik dan telah memberi pengetahuan teoretis dan praktis tidak hanya kepada para siswa-siswi, melainkan para guru SMA Cinta Kasih Tzu Chi. Adapun temuan terkait pentingnya pembelajaran dan hubungan antara aplikasi komunikasi publik dan pengenalan karakter untuk meningkatkan efisiensi komunikasi.
Pelatihan dan Penerapan Komunikasi Publik untuk Siswa-Siswi SMK Santa Maria Juanda Surianto; Edenzwo Subandi, Zera; Denis Khang, Freddy
PADMA Vol 4 No 1 (2024): JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT (PADMA)
Publisher : LPPM Politeknik Piksi Ganesha

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56689/padma.v4i1.1556

Abstract

Komunikasi menjadi salah satu kegiatan rutin yang dipraktikan dalam kehidupan sosial manusia. Namun, tanpa kemampuan komunikasi yang cukup dan baik, kemajuan seperti modern sekarang ini tidak akan terjadi. Salah satu kemampuan komunikasi adalah komunikasi publik. Komunikasi publik berfungsi untuk bisa memotivasi orang lain dalam melakukan sesuatu, berhenti melakukan sesuatu, mengubah perilaku, atau mencapai tujuan. Tujuan dari kegiatan ini adalah untuk memberikan pelatihan kepada generasi muda dalam bentuk pemaparan materi secara teoretis dan praktis kepada siswa-siswi di SMK Santa Maria Juanda – Jakarta dengan tema “General Public Speaking and Its Application”. Metode yang diterapkan dalam kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini berupa pemaparan materi yang dikolaborasikan dengan kegiatan interaktif seperti tanya-jawab dan latihan praktis kepada siswa-siswi SMK. Hasil dari kegiatan ini menunjukan siswa-siswi telah mempelajari teknik dasar komunikasi publik serta menerapkannya saat melakukan presentasi di kelas, berkomunikasi dengan guru, karyawan sekolah, serta teman-teman satu kelas
PELATIHAN RAGAM KOMUNIKASI DI SMK SANTA THERESIA PENJURUSAN PARIWISATA DAN PERANGKAT LUNAK Surianto Surianto; Tetti Nauli Panjaitan; Zera Edenzwo Subandi; Shannen Cleverin Janeardie
GANESHA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 1 (2025): Januari 2025
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Universitas Tunas Pembangunan Surakarta (UTP)

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36728/ganesha.v5i1.4535

Abstract

Siswa-siswi yang sedang belajar di Sekolah Menengah Kejuruan memerlukan pembelajaran teoretis ataupun praktis di sekolah. Hal ini diperlukan untuk mendukung sekolah dalam mempersiapkan bibit muda yang percaya diri untuk terjun ke industri. Program pendampingan pelatihan komunikasi dilaksanakan di SMK Santa Theresia selama 58 hari dan diberikan kepada siswa-siswi sejumlah 18 orang sebagai peserta program pendampingan. Pendampingan dilakukan dengan memberikan pelatihan ragam komunikasi berupa komunikasi publik untuk membentuk citra diri, lobi negosiasi, dan kemampuan pemanduan wisata. Hal tersebut selaras dengan latar belakang siswa-siswi sebagai murid dengan penjurusan usaha perjalanan wisata dan perangkat lunak & gim. Pelatihan diberikan melalui pemaparan materi, yang turut disempurnakan dengan simulasi atau kegiatan praktik bagi para peserta. Sebagai evaluasi para peserta turut mengisi kuesioner untuk mengukur tingkat kepercayaan diri masing-masing individu dalam menerapkan komunikasi yang efektif. Hasil kuesioner menunjukan tingkat kepuasan yang tinggi dari peserta terhadap materi, pemateri, maupun metode pelaksanaan kegiatan. Program pendampingan memberikan kontribusi signifikan dalam mempersiapkan peserta pelatihan untuk berkarir di industri pariwisata dan perangkat lunak.
Comparative Analysis of Local and Non-Local Tourists: Assessing the Influence of Destination Image and Social Media Promotion on Visit Intention. Surianto, Surianto; Kho, Gerson Ralph Manuel; Subandi, Zera Edenzwo; Ongkohalim, Francis Timothy
Riwayat: Educational Journal of History and Humanities Vol 8, No 3 (2025): July, Social Studies, Educational Research and Humanities Research.
Publisher : Universitas Syiah Kuala

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24815/jr.v8i3.47010

Abstract

This study investigates the influence of destination image and social media promotion on tourists visit intention to Soedirman Street, Bandung. Using a quantitative approach, data were collected through an online survey administered to 200 respondents, comprising 100 local residents from Bandung and 100 visitors from outside the city. Employing comparative analysis, this research examines how these variables affect visit intention differently between local and non-local tourists. The results reveal that destination image significantly impacts visit intention across both groups, with a stronger effect observed among local residents. Social media promotion significantly influences non-local tourists visit intention but shows no significant effect on locals. These findings suggest that tailored marketing strategies are necessary: social media campaigns should primarily target non-local visitors, while efforts to enhance destination image and community engagement are essential to encourage local visitation. The study contributes valuable insights into urban tourism behaviour and supports sustainable tourism development in culturally diverse settings.
Interpersonal Communication Strategies for Conflict Management and Relationship Maintenance in Lesbian Couples Wijaya, Vionita; Subandi, Zera Edenzwo; Rachmad, Teguh Hidayatul
Jurnal Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (JISIP) Vol 14, No 2 (2025): August
Publisher : Universitas Tribhuwana Tungga Dewi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33366/jisip.v14i2.3393

Abstract

This study aims to examine how lesbian couples manage conflict through interpersonal communication by analyzing the strategies they use to maintain healthy relationships between them. The approach used is a qualitative case study based on Relationship Rules Theory. The data was gathered over a period of two months through semi-structured interviews, observations, and field notes, capturing both verbal and non-verbal cues. The informants included two lesbian couples, along with insights from a close friend and a relationship counselor. Findings indicate that successful conflict management often depends on open and honest dialogue, willingness to compromise, and a deep understanding of each partner's emotional needs and values. Many couples emphasize the importance of creating a safe space for vulnerability, where both partners feel heard and respected. Additionally, external challenges—such as discrimination or lack of family support—sometimes influence how conflicts are handled, requiring couples to develop additional resilience. By highlighting these communication dynamics, this study contributes to a deeper understanding of how lesbian couples maintain their relationships despite facing social barriers. This research also provides practical insights for relationship counselors, educators, and LGBTQ+ advocates who wish to support healthy conflict resolution in same-sex relationships.Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana pasangan lesbian mengelola konflik melalui komunikasi interpersonal dengan menganalisis strategi yang mereka gunakan untuk mempertahankan hubungan yang sehat di antara mereka. Pendekatan yang digunakan adalah studi kasus kualitatif berdasarkan Teori Aturan Hubungan. Data dikumpulkan selama dua bulan melalui wawancara semi-terstruktur, observasi, dan catatan lapangan, yang menangkap isyarat verbal dan non-verbal. Informan yang terlibat terdiri dari dua pasangan lesbian, bersama dengan wawasan dari seorang teman dekat dan seorang konselor hubungan. Temuan menunjukkan bahwa pengelolaan konflik yang sukses seringkali bergantung pada dialog yang terbuka dan jujur, kesediaan untuk berkompromi, serta pemahaman yang mendalam tentang kebutuhan emosional dan nilai-nilai masing-masing pasangan. Banyak pasangan menekankan pentingnya menciptakan ruang aman untuk kerentanan, di mana kedua pasangan merasa didengar dan dihormati. Selain itu, tantangan eksternal—seperti diskriminasi atau kurangnya dukungan keluarga—kadang-kadang memengaruhi cara konflik ditangani, sehingga pasangan perlu mengembangkan ketahanan tambahan. Dengan melihat dinamika komunikasi ini, penelitian ini berkontribusi pada pemahaman yang lebih dalam tentang bagaimana pasangan lesbian mempertahankan hubungan mereka meskipun menghadapi hambatan sosial. Penelitian ini juga memberikan wawasan praktis bagi konselor hubungan, pendidik, dan advokat LGBTQ+ yang ingin mendukung resolusi konflik yang sehat dalam hubungan sesama jenis.
Sudirman Street: Interaksi Budaya di Ruang Publik Subandi, Zera Edenzwo; Surianto, Surianto; Manuel, Kho, Gerson Ralph; Widjaja, Samuel Christian
SENTRI: Jurnal Riset Ilmiah Vol. 4 No. 7 (2025): SENTRI : Jurnal Riset Ilmiah, Juli 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/sentri.v4i7.4285

Abstract

This research examines the dynamics of cultural interaction between tourists and local communities in the culinary public space of Sudirman Street, Bandung, within the framework of intercultural communication. Sudirman Street has emerged as a new cultural space and serves as a symbol of a “melting pot,” where diverse cultural and religious backgrounds converge amidst the dominance of religious values in Bandung society. The aim of this research is to understand how social symbols construct meaning and relationships among individuals through public interactions. A qualitative approach grounded in the sociocultural tradition is employed, utilizing field observations, interviews, and documentation. The findings indicate that, despite religious norms concerning halal and non-halal practices, social behavior at Sudirman Street reveals a flexible negotiation of meaning among individuals, informed by personal understanding (mind) and self-identity (self), as conceptualized in George Herbert Mead’s theory of symbolic interactionism. The study reveals that tolerance, cultural compromise, and symbolic adaptation are essential for fostering social harmony within this public space. These findings suggest that culinary tourism is not merely an economic activity but also a site for cultural dialogue that reflects the level of tolerance within a city. Through Sudirman Street, Bandung demonstrates its potential to serve as a model of inclusive public space that accommodates cultural and religious diversity.
A MULTIPHASE THERAPEUTIC COMMUNICATION APPROACH TO ENHANCING INCLUSIVE SUPPORT FOR CHILDREN WITH SPECIAL NEEDS Surianto, Surianto; Subandi, Zera Edenzwo; Clara, Yesica Yuliani
Devote: Jurnal Pengabdian Masyarakat Global Vol. 4 No. 3 (2025): Devote : Jurnal Pengabdian Masyarakat Global, 2025
Publisher : LPPM Institut Pendidikan Nusantara Global

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55681/devote.v4i3.4250

Abstract

Inclusive education for children with special needs (CSN) in Indonesia remains hindered by limited professional resources, inadequate inclusive infrastructure, and low public acceptance. This community-development based activities aim to address these barriers by implementing a structured therapeutic communication training program to the key stakeholders of Lentera Cita Karya Foundation, an inclusive school in Jakarta. The program targeted teachers, in-house therapists, and parents, through focus group discussions (FGD) designed to explore communication challenges and collaboratively build effective strategies. Over two months, trainings were delivered to 15 CSN, 4 therapists, 4 parents, and 4 teachers. In addition to communication training for adults, children participated in basic public speaking and photography sessions to strengthen their cognitive, affective, and psychomotor skills. The program concluded with a public seminar titled “ACT” (Acceptance, Caring, and Tolerance) attended by approximately 80 people, featuring expert speakers and community engagement sessions to promote inclusive dialogue. The seminar also showcased photos taken by the CSN during the training. Results from the intervention highlight that acceptance emerged as the most significant factor influencing CSN development. The findings underscore the importance of integrative, community-based therapeutic communication in supporting inclusive educational environments.