Claim Missing Document
Check
Articles

Found 34 Documents
Search

Analisis Pengaruh Diameter Kawat terhadap Distribusi Kapasitansi dari Wire Mesh Sensor: Studi Kasus Simulasi Sistem Deteksi Anomali pada Saluran Pembuangan Limbah Industri Andiani, Linahtadiya; Utami, Amaliyah Rohsari Indah
POSITRON Vol 11, No 2 (2021): Vol. 11 No. 2 Edition
Publisher : Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Univetsitas Tanjungpura

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (817.045 KB) | DOI: 10.26418/positron.v11i2.50072

Abstract

Pembuangan limbah industri menjadi salah satu penyebab pencemaran lingkungan. Deteksi dini saluran pembuangan menggunakan sistem wire mesh sensor (WMS) dapat diterapkan dalam mencegah pencemaran lingkungan. WMS adalah sensor berbasis tomografi yang menghasilkan suatu citra distribusi dari suatu aliran fluida. Citra distribusi tersebut merupakan pola distribusi kapasitansi yang terukur oleh elektroda sensor. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh diameter kawat terhadap kinerja sistem dalam mendeteksi anomali pada saluran pembuangan limbah. Pada penelitian ini, sistem WMS disimulasikan di dalam phantom silinder sebagai model dari pipa pembuangan limbah. Selain itu, suatu anomali bola juga ditambahkan sebagai representasi dari limbah padat yang akan dideteksi oleh sistem. Dari hasil simulasi, dilakukan analisis terlebih dahulu pada pola distribusi potensial listrik untuk mengetahui karakteristik potensial listrik dari sistem WMS yang dimodelkan. Ditemukan bahwa perbedaan parameter berupa variasi jenis larutan dapat mempengaruhi distribusi potensial listrik. Hal ini disebabkan adanya perbedaan nilai konstanta dielektrik masing-masing jenis larutan. Kinerja sistem WMS dalam mendeteksi anomali dievaluasi dengan menganalisis perubahan distribusi kapasitansi terhadap pengaruh perubahan diameter kawat. Hasil simulasi menunjukkan bahwa jenis fluida pada kondisi tanpa dan dengan anomali dapat dibedakan dengan jelas melalui pola distribusi kapasitansi yang terukur untuk seluruh diameter kawat. Diameter kawat hanya mempengaruhi kualitas citra distribusi.
Utilization of Plastic Waste as Paver Block, Economic Potential, and Environmental Impact Rachmawati, Lulu Millatina; Avianto, Luthfi Wigi; Mubarak, Luthfi Rizqi; Rasyid, Tazlila Rahmi; Suwandi, Suwandi; Suprayogi, Suprayogi; Utami, Amaliyah Rohsari Indah; Chandra, Indra
Journal of Community Research and Service Vol 6, No 2: July 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v6i2.33245

Abstract

One of the main factors that cause environmental damage in Indonesia is waste. Reducing waste by burning it directly without an incinerator will cause air pollution for the environment. CO2 is a substance produced by a complete combustion process. The amount of waste produced by Bandung Regency reaches 1,480.1 tons/day, with 20% of the waste being plastic waste. One way to utilize plastic waste is to recycle it into materials to produce paver blocks. Producing paver blocks requires a series of machines, such as crushing machines, plastic melting machines, and pressing machines. Plastic waste that has been sorted is put into a chopping machine and cut into 10 mm pieces. The plastic that has been cut is then melted down and printed, then re-pressed with a press machine. The type of plastic used in this research is polypropylene, with a melting point of 160-170°C. The size of the paver block produced is compatible with the market size. During the production of paver blocks, the CO2 concentration was monitored to see the effect of resin melting. In the analysis of paver blocks' economic potential, we found that the production cost using plastic waste is relatively expensive compared to conventional paver blocks. However, this type of paver block is not harmful to the environment. The results of this study indicate that plastic waste paver blocks can be used as paver block materials because they have quite an impact on the environment, although their economic value cannot compete with conventional paver blocks.
Economic and Performance Analysis of Bioethanol Production from Aren and Palm Biomass Using Ionic Liquid with SuperPro Designer as a Transportation Energy Transition Strategy Maulidin, Ihsan; Utami, Amaliyah Rohsari I.; Sugiwati, Sri
TEKNIK Vol 46, No 1 (2025) January 2025
Publisher : Diponegoro University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.14710/teknik.v46i1.67678

Abstract

This Increasing energy consumption has caused energy availability to become increasingly scarce, especially in Indonesia. Therefore, developing renewable energy sources, such as biofuels, is becoming increasingly important to support the energy transition in the transportation sector. One type of biofuel that is promising is bioethanol, which can be produced from biomass such as sugar palm and palm oil. However, the development of bioethanol still faces obstacles in terms of effectiveness, time, and production costs. Performance and economic analysis of bioethanol production from sugar palm and oil palm biomass with ionic liquid (IL) has been carried out using SuperPro Designer (SPD) software. This process begins with testing biomass characteristics to determine the most optimal sugar palm composition. Simulations with experimental conditions show that the optimal IL and biomass ratios are 1 g/g, resulting in ethanol concentrations of 92 g/L and 94 g/L, respectively, close to the theoretical results with 96% conversion of biomass to ethanol. Ethanol production on a factory scale shows cost reductions of up to 30% from initial prices. With the abundant availability of biomass, bioethanol production from sugar palm and palm oil has great potential to be developed in Indonesia, supporting the energy transition strategy in the transportation sector and reducing dependence on fossil fuels.
Analisa Sinyal Suara untuk Deteksi GangguanPita Suara dengan Menggunakan Metode Backpropagation Neural Network Diva, Shaina; Utami, Amaliyah Rohsari Indah; Bethaningtyas, Hertiana
eProceedings of Engineering Vol. 12 No. 4 (2025): Agustus 2025
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Suara merupakan salah satu sarana komunikasi yang memegang peranan penting dalam penyampaian informasi, salah satunya suara yang dihasilkan oleh organ tubuh manusia yang berasal dari getaran pita suara. Sama seperti jaringan tubuh lain pita suara juga dapat mengalami kerusakan yangdisebut penyakit kelainan pita suara. Penelitian ini ditujukan untuk mengembakan ragam metode non-invasif pada diagnosa kelainan pita suara, penelitian ini dilakukan dengan tujuan mengetahui arsitektur model yang optimal dan tingkat akurasi dari analisis untuk deteksi kelainan pita suara. Pre-processing dilakukan dengan normalisasi, framing, dan windowing, lalu dilakukan ekstraksi ciri dengan Linear Predictive Coding (LPC) dan Mel Frequency Cepstral Coefficients dimana masing masing fitur sebanyak 12 dan 13 lalu digabung menjadi satu vektor. lalu dilakukan Analisis dengan metode Backpropagation neural Network dengan dua data dengan variabel yang berbeda yakni data dengan neuron bervariatif dan tidak variatif hingga menghasilkan arsitetur optimal pada data dengan neuron tidak variatif dengan hidden layer 4 dan Epoch 150 menghasilkan akurasi 89,65 % , presisi dan recall sebesar 86,6% dan 92,8 %Kata kunci— pita suara, LPC, MFCC, BNN, akurasi, presisi, recall
Analisis Pengaruh Rasio Volume Lumpur Sawah dan Limbah Kulit Pisang Sebagai Substrat Terhadap Produksi Energi Listrik Pada MFC Adi, Yeremia Kristianto; Kirom, M. Ramdlan; Indah Utami, Amaliyah Rohsari
Prosiding University Research Colloquium Proceeding of The 11th University Research Colloquium 2020: Bidang Sains dan Teknologi
Publisher : Konsorsium Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat Perguruan Tinggi Muhammadiyah 'Aisyiyah (PTMA) Koordinator Wilayah Jawa Tengah - DIY

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Microbial Fuel Cell (MFC) adalah suatu teknologi energi terbarukan untuk menghasilkan energi listrik melalui proses oksidasi dan reduksi dengan menggunakan substrat sebagai bahan bakar dan bakteri sebagai katalisator. Tujuan dari penelitian ini adalah menganalisis produksi listrik yang dihasilkan oleh sistem MFC ini terhadap pengaruh campuran limbah kulit pisang dan lumpur sawah sebagai substrat. Sistem MFC yang digunakan pada penelitian ini adalah reaktor jenis dual-chamber yang terdiri dari kompartemen anoda dan katoda yang mampu menampung hingga 500 mL, dimana kompartemen anoda diisi oleh substrat limbah kulit pisang dan lumpur sawah sedangkan kompartemen katoda diisi oleh akuades. Kedua kompartemen tersebut dipisahkan oleh jembatan garam yang terbuat dari pilinan sumbu kompor yang direndam pada larutan NaCl (1M). Pada penelitian ini disiapkan lima buah reaktor yang masing – masing reaktor akan diisi dengan berbagai variasi volume rasio antara limbah kulit pisang dan lumpur sawah dan juga variasi lama waktu inkubasi limbah kulit pisang. Pengamatan akan dilakukan setiap empat jam dalam empat belas hari dan elektroda yang digunakan pada penelitian ini adalah seng dan tembaga dengan luas permukaan 10 cm2. Hasil dari penelitian ini menunjukan bahwa daya maksimum yang dapat dihasilkan dari sistem MFC ini sebesar 0,2604 mW dan energi maksimum sebesar 3749,6 mJ pada reaktor dengan variasi rasio lumpur sawah 300 mL dan kulit pisang 100 mL dengan masa inkubasi selama 7 hari.
Utilization of Plastic Waste as Paver Block, Economic Potential, and Environmental Impact Rachmawati, Lulu Millatina; Avianto, Luthfi Wigi; Mubarak, Luthfi Rizqi; Rasyid, Tazlila Rahmi; Suwandi, Suwandi; Suprayogi, Suprayogi; Utami, Amaliyah Rohsari Indah; Chandra, Indra
Journal of Community Research and Service Vol. 6 No. 2: July 2022
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jcrs.v6i2.33245

Abstract

One of the main factors that cause environmental damage in Indonesia is waste. Reducing waste by burning it directly without an incinerator will cause air pollution for the environment. CO2 is a substance produced by a complete combustion process. The amount of waste produced by Bandung Regency reaches 1,480.1 tons/day, with 20% of the waste being plastic waste. One way to utilize plastic waste is to recycle it into materials to produce paver blocks. Producing paver blocks requires a series of machines, such as crushing machines, plastic melting machines, and pressing machines. Plastic waste that has been sorted is put into a chopping machine and cut into 10 mm pieces. The plastic that has been cut is then melted down and printed, then re-pressed with a press machine. The type of plastic used in this research is polypropylene, with a melting point of 160-170°C. The size of the paver block produced is compatible with the market size. During the production of paver blocks, the CO2 concentration was monitored to see the effect of resin melting. In the analysis of paver blocks' economic potential, we found that the production cost using plastic waste is relatively expensive compared to conventional paver blocks. However, this type of paver block is not harmful to the environment. The results of this study indicate that plastic waste paver blocks can be used as paver block materials because they have quite an impact on the environment, although their economic value cannot compete with conventional paver blocks.
Optimasi Penambahan Natrium Sulfat (NA2SO4) Pada Membran Berongga Menggunakan Semen Pada Microbial Electrolysis Cell (MEC) Putri, Monica Tri Buana; Kirom, M. Ramdlan; Utami, Amaliyah Rohsari Indah
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Microbial Electrolysis Cell (MEC) merupakan pendekatan baru dan menjanjikan untuk produksi hidrogen (H2) dari bahan organik, termasuk air limbah dan sumber daya terbarukan lainnya. Tujuan penelitian ini adalah Mengetahui variasi rasio konsentrasi Na2SO4 dalam memproduksi gas hidrogen (H2), Mengetahui konsentrasi Na2SO4 dalam menghasilkan keluaran gas hidrogen (H2) yang maksimal. Desain alat ini dirancang menggunakan dual chamber yang terdiri dari dua bagian, yaitu anoda dan katoda. Reaktor dihubungkan dengan membran berongga dengan bahan dasar semen dan natrium sulfat (Na2SO4). Substrat yang digunakan pada penelitian ini adalah kulit nanas yang difermentasikan selama dua hari dan lumpur sawah yang akan diletakkan di reaktor anoda, sedangkan aquades akan diletakkan direaktor katoda. Penelitian ini berfokus pada optimalisasi penambahan natrium sulfat (Na2SO4) pada MEC menggunakan semen. Pembuatan membran berongga dilakukan dengan memvariasikan konsentrasi natrium sulfat (Na2SO4) untuk menghasilkan gas hidrogen (H2) yang terbaik. Pada penelitian ini konsentrasi natrium sulfat (Na2SO4) yang optimal untuk menghasilkan gas hidrogen (H2) adalah 10,06 mol/L pada tegangan 2,4 Volt. Gas hidrogen (H2) terbanyak dihasilkan pada konsentrasi natrium sulfat (Na2SO4) 10,06 mol/L dengan tegangan 3 Volt yaitu sebesar 2632 PPM. Konsentrasi natrium sulfat (Na2SO4) dan besar tegangan sangat berpengaruh dalam menghasilkan gas hidrogen (H2) pada penelitian ini. Kata kunci — gas hidrogen, mec, membran berongga, substrat
Analisis Variasi Natrium Klorida (NaCl) Dan Tegangan Pada Membran Berongga Berbahan Semen Menggunakan Microbial Electrolysis Cell (MEC) Hafidah, Fiolyta; Kirom, M. Ramdlan; Utami, Amaliyah Rohsari Indah
eProceedings of Engineering Vol. 10 No. 1 (2023): Februari 2023
Publisher : eProceedings of Engineering

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstrak—Gas hidrogen merupakan energi ramah lingkungan untuk kendaraan. Teknologi yang relatif baru, bernama Microbial Electrolysis Cell (MEC) meningkatkan produksi gas hidrogen (H2) yang berkelanjutan dan bersih dari biomassa dan air limbah. Desain reaktor MEC merupakan salah satu faktor yang mempengaruhi produksi hidrogen. Pada penelitian ini dibuat MEC dengan membran berongga yang berbahan semen dan melakukan optimalisasi Natrium Klorida (NaCl) untuk menghasilkan gas hidrogen yang maksimal. Variasi konsentrasi NaCl pada campuran semen adalah 0 mol/L, 4,88 mol/L, 9,76 mol/L, 14,65 mol/L, 19,53 mol/L dan 24,42 mol/L. Penambahan NaCl pada membran berfungsi untuk meningkatkan produksi hidrogen. Reaktor MEC menggunakan dual chamber, yaitu chamber anoda dan chamber kadota. Pada chamber anoda diisikan substrat kulit nanas. Anoda dan katoda dihubungkan dengan power supply DC yang menjadi sumber. Penelitian dilakukan selama 20 jam dengan pengukuran setiap 2 jam sekali pada variasi tegangan 1,2 volt, 1,5 volt, 1,8 volt, 2,1 volt, 2,4 volt, 2,7 volt dan 3 volt. Hasil produksi hidrogen pada sistem MEC diukur oleh alat ukur gas hidrogen yang diletakkan pada katoda. Hasil dari pengujian sistem MEC mendapat hasil maksimal 10.000 PPM dengan konsentrasi NaCl 14,65 mol/L pada jam ke-2 dan jam ke-4 di tegangan 2,7 volt.Kata kunci— gas hidrogen, membran berongga, microbial electrolysis cell (MEC), NaCl.
Simulation of Updraft and Downdraft Gasification Using Computational Fluid Dynamics (CFD) for Production of Syngas from Chicken Manure Waste Utami, Amaliyah Rohsari Indah; Anindya Nabila Salma; Daffa Rayhan Betha Muchtar; Neni Sintawardani; Suwandi
JMECS (Journal of Measurements, Electronics, Communications, and Systems) In Press Papers
Publisher : Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/jmecs.v12i2.8099

Abstract

The rapid industrialization of the poultry sector has led to significant environmental challenges, including nutrient pollution, odor, and greenhouse gas emissions from improper manure management. This study explores the potential of chicken manure waste gasification as a sustainable solution for renewable energy production while addressing waste disposal issues. Utilizing Computational Fluid Dynamics (CFD) simulations in ANSYS Fluent software, the research investigates updraft and downdraft gasification processes under varying operational conditions, including air flow velocity and temperature. The simulation model demonstrated high accuracy in predicting syngas composition, with average errors of 0.1657% at 580°C and 0.0969% at 680°C, validating its reliability. The optimal dimensions for updraft (30 cm diameter, 40 cm height) and downdraft (16.5 cm diameter, 60 cm height) gasifiers were determined to align with industry standards. Results revealed that air flow velocity significantly influenced syngas composition; moderate increases enhanced CO production in updraft configurations, while excessive airflow in downdraft setups reduced CO concentration due to over-oxidation. Temperature optimization further improved syngas quality, with higher temperatures (800°C) increasing CO and H₂ concentrations. The H₂/CO ratio remained stable under updraft conditions but exhibited more significant variability in downdraft setups due to differences in reaction kinetics and flow dynamics. These findings highlight the importance of precise control over operational parameters to optimize syngas yield and composition for energy applications. Future work should focus on refining simulation models, exploring diverse feedstocks, and enhancing process efficiency to advance sustainable waste-to-energy technologies.
Open-Circuit Voltage Characteristics of Cu–Zn Soil Batteries in Humus, Peat, and Sand: Experimental Comparison and Empirical Regression suwandi, suwandi; Utami, Amaliyah Rohsari Indah; Fitriyanti, Nurwulan; Davianti, Ajeng Faradilla Putri; Ghassani, Deika Saffanah Nisyyah; Arfandi, Rizky Nurfadillah
Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni Vol 14 No 2 (2025): Jurnal Ilmiah Pendidikan Fisika Al-Biruni
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/jipfalbiruni.v14i2.28494

Abstract

The development of low-cost, sustainable power sources is critical to supporting distributed environmental sensing, agricultural monitoring, and physics education in regions with limited or unreliable access to the grid. This study investigates the open-circuit voltage (OCV) characteristics of Cu–Zn soil batteries embedded in three representative Indonesian soils, humus, peat, and sand, using a 26-cell series–parallel stack under controlled laboratory conditions, along with an empirical logarithmic regression model for electrode sizing. A total of 26 Cu–Zn cells were installed in each soil type, with three independent containers per soil (n = 3) at 25 ± 1 °C; stack OCV was recorded every 5 minutes over 30 minutes, and baseline soil physicochemical properties (moisture, pH, organic C, total N, C/N ratio, and exchangeable Ca, K, and Fe) were characterized to aid interpretation. The results show that humus produced the highest and most stable average stack voltage (9.92 V; range 9.55–10.08 V), followed by peat (8.70 V; 8.50–8.90 V) and sand (6.17 V; 5.99–6.27 V), a ranking consistent with differences in organic matter, acidity, and exchangeable cations rather than directly measured soil electrical conductivity. An empirical logarithmic model linking electrode surface area to OCV, adapted from previous studies and recalibrated for the present configuration, yielded average relative errors of approximately 4–5% within the tested electrode-area range, indicating good agreement between predicted and measured voltages while remaining well below theoretical electrochemical potentials. Within the limitations of short-term, open-circuit measurements without current–voltage or aging tests, these findings identify humus as the most favorable medium among the tested soils for achieving relatively high and stable OCV, and provide an empirically validated framework to support the design and upscaling of Cu–Zn soil battery arrays for sustainable low-power applications in agriculture and physics education.
Co-Authors Adam Zakiy Hizbullah Adi, Yeremia Kristianto Ahmad Harun Firdaus Ahmad Qurthobi Ahmad Qurthobi Alit Munawar Holil Alvin Hizra Muhammad Andre Swardana Anindya Nabila Salma Anindya Nabila Salma Arfandi, Rizky Nurfadillah Asep Suhendi Asep Suhendi Aulya Sholehah Wataawa Sau Bhis Sobri Avianto, Luthfi Wigi Bayu Setiawan Berna Wahyu Setiawan Chalila Ichwania Daffa Rayhan Betha Muchtar Daffa Rayhan Betha Muchtar Davianti, Ajeng Faradilla Putri Ditia, Anissa Diva, Shaina Diyana Afdhila Eka Triwahyuni, Eka Erni Dwi Sumaryatie Erni Dwi Sumaryatie Ery Djunaedy Ghassani, Deika Saffanah Nisyyah Hafidah, Fiolyta Hapsah Aulia Azzahra Hertiana Bethaningtyas Dyah Kusumaningrum Ian Hariananda Ihsan Maulidin Ihsan Maulidin Ihsan Maulidin Indra Chandra Indra Chandra Indra Wahyudin Fathonah Linahtadiya Andiani Lutfi Ikbal Majid Mamat Rokhmat Mamat Rokhmat Maryana, Roni Maulana Afchor Aulia Maulidin, Ihsan Melania Suweni Muntini Mubarak, Luthfi Rizqi Muhamad Ramdlan Kirom Muhammad Zahid Hibaturrahman Muryanto Muryanto, Muryanto Muthmainnah, Melania Suweni Muntini Natanael Antonius Neni Sintawardani Neni Sintawardani Nurwulan Fitriyanti Putri, Monica Tri Buana Rachmawati, Lulu Millatina Rais Nurdimansyah Rasyid, Tazlila Rahmi Reza Ayu Febriana Rosalia Mustika Hermawati Septian Nur Hiadayat Septiana Dwika Pangestu Sugiwati, Sri Suprayogi Suprayogi Suprayogi Suprayogi Suwandi Suwandi Suwandi Suwandi Suwandi Suwandi Suwandi Suwandi Tania Verasta Tania Verasta Tania Verasta Tesla Pinantun Hamonangan Teuku Beuna Bardant Theresia Deviyana Gunawan Theresia Deviyana Gunawan Triwikantoro Triwikantoro Triwikantoro Triwikantoro Ventiano Ventiano Wahyu Sujatmiko Yan Irawan Yanni Sudiyani Yeremia Kristianto Adi Yogathama Arif Kurniawan