Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Perencanaan Peningkatan Produktivitas Kinerja Guru di Sekolah Menengah Pertama Swasta Samarinda Metta Virya Monica; Zaenab Hanim; Yudo Dwiyono
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores how the principal's leadership in planning to increase teacher performance productivity in Samarinda Private Middle School. This study uses a qualitative approach, data obtained through interviews with school principals and teachers as research informants and observation and documentation, then analyzed using an interactive analysis model. The study results show that the planning carried out by the school principal has been running optimally, and the school principal has developed a plan to improve teacher performance. Planning carried out by the school principal runs systematically, and the teacher feels the assistance of the school principal in improving the quality of learning. Follow-up planning is carried out by noting deficiencies during class observation, calling the teacher concerned personally, and discussing the results through a teacher council meeting. Good school central planning will be able to accelerate teacher performance improvement; this will also have a positive impact on schools and students to get maximum results.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Materi Pesawat Sederhana pada Siswa Sekolah Dasar Muhammad Sahrul; Mustamiroh Mustamiroh; Yudo Dwiyono; Rosita Putri Rahmi Haerani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i4.1215

Abstract

Fakta bahwa siswa kelas V menunjukkan hasil belajar yang buruk dalam mata pelajaran sains (IPA) adalah dasar penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA dengan menerapkan model pembelajaran "Discovery Learning" pada materi pembelajaran pesawat sederhana yang dipelajari siswa kelas V SDN 007 Samarinda Ulu pada tahun pembelajaran 2022/2023. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus, masing-masing dengan dua sesi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas V yang belajar IPA, dengan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, dan dianalisis menggunakan rata-rata, rumus, persentase, dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor hasil belajar siswa pada pra siklus adalah 62,4 poin, dan 10 siswa (40% dari siswa) mencapai ketuntasan. Pada Siklus I, 13 siswa (52% dari siswa) menyelesaikan ujian, dan rata-rata mereka meningkat sebesar 67,8 poin. Pada Siklus II, rata-rata mereka meningkat sebesar 80,6 poin, dan 22 siswa (88% dari siswa) mencapai ketuntasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 007 Samarinda pada tahun pelajaran 2022/2023 dapat ditingkatkan dengan menerapkan model pembelajaran Discovery Learning pada materi pesawat sederhana.
PERBANDINGAN GAYA KEPEMIMPINAN VISIONER DAN GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM PENDIDIKAN Anita Dwi Basuki; Budiman Budiman; Novieta Christina Theodora; Abdillah Fuad; Yudo Dwiyono
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.483

Abstract

Artikel ini membahas dan membandingkan dua gaya kepemimpinan dalam konteks pendidikan, yaitu kepemimpinan visioner dan kepemimpinan transformasional. Kepemimpinan visioner berfokus pada pengembangan dan implementasi visi jangka panjang yang jelas dengan memotivasi dan mengarahkan organisasi menuju tujuan ambisius. Artikel ini membahas dan membandingkan dua gaya kepemimpinan dalam konteks pendidikan, yaitu kepemimpinan visioner dan kepemimpinan transformasional. Kepemimpinan visioner berfokus pada pengembangan dan implementasi visi jangka panjang yang jelas dengan memotivasi dan mengarahkan organisasi menuju tujuan ambisius. Pemimpin visioner dikenal karena kemampuannya dalam merumuskan visi yang inspiratif dan membangun komitmen di seluruh anggota organisasi. Sebaliknya, kepemimpinan transformasional menekankan pada perubahan positif melalui inspirasi dan motivasi, dengan fokus pada pengembangan individu dan penciptaan lingkungan yang mendukung inovasi. Pemimpin transformasional berperan sebagai panutan, mentor, dan motivator yang mendorong kreativitas dan keterlibatan anggota tim. Dalam membandingkan kedua gaya kepemimpinan ini, dibahas karakteristik, kompetensi, langkah-langkah, dan peran dari kedua gaya kepemimpinan, serta membandingkan kelebihan dan kekurangan masing-masing gaya dalam konteks pendidikan. Temuan menunjukkan bahwa meskipun kedua gaya memiliki pendekatan yang berbeda, keduanya penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang efektif dan inovatif. Kepemimpinan visioner membantu mempersiapkan institusi untuk tantangan masa depan, sedangkan kepemimpinan trans formasional memastikan perkembangan individu dan perubahan yang menyeluruh.
ANALISIS PENGARUH PERENCANAAN TENAGA KEPENDIDIKAN TERHADAP PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI ERA SOCIETY 5.0 Indah permata Sari; Wifa Rasuna Yasmin; Henny Silvana Korompis; Nurul Ismalia; Laili Komariyah; Yudo Dwiyono
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36609

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perencanaan tenaga kependidikan terhadap peningkatan mutu pendidikan di era Society 5.0. Perencanaan tenaga kependidikan memerlukan pendekatan yang integratif dengan memperhatikan kesesuaian antara kebutuhan organisasi, perkembangan teknologi, serta kompetensi individu agar mampu mendukung tujuan pendidikan yang berorientasi pada mutu dan keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review melalui analisis deskriptif. Data diperoleh dari berbagai jurnal ilmiah lima tahun terakhir yang relevan. Proses pengumpulan dilakukan dengan mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis hasil penelitian sebelumnya guna memperoleh dasar teoritis yang kuat dan mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan terkait manajemen tenaga kependidikan di era digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa perencanaan tenaga kependidikan yang efektif terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan. Lembaga pendidikan yang menerapkan perencanaan strategis berbasis data, digitalisasi sistem, dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia mampu meningkatkan efisiensi operasional hingga 40%. Strategi tersebut meliputi rekrutmen berbasis teknologi seperti Big Data, Artificial Intelligence (AI), Machine Learning. Dengan demikian, peningkatan mutu pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mampu mengintegrasikan teknologi dengan nilai-nilai kemanusiaan dalam pembelajaran. Kesimpulannya, semakin baik perencanaan tenaga kependidikan yang dilakukan secara sistematis, berbasis data, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi digital, semakin besar pula peluang tercapainya mutu pendidikan yang unggul, adaptif, dan berkelanjutan
Educational Human Resource Management in Enhancing Teachers’ Professional Competence Hermuna; Nur Izatul Yazidah; Efa Herlina Batubara; Evi Muliani; Cindy Audia Safira Putri; Robiatul Adawiyah; Catur Prida Retnivia; Laili Komariyah; Yudo Dwiyono
Poltanesa Vol 26 No 2 (2025): December 2025
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the implementation of educational human resource management (HRM) and its role in enhancing teachers’ professional competence in schools. In the current era of educational transformation, effective HRM is essential to ensure that teachers continuously develop their professional capacities in line with institutional goals and technological advancement. The research employed a descriptive qualitative approach, involving principals, teachers, and supervisors from five public schools in City Samarinda. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and document analysis, and were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that educational HRM contributes significantly to teacher professionalism through three primary dimensions: 1. systematic career planning and competency-based professional development, 2. continuous training, mentoring, and academic supervision, and 3. transparent and fair performance evaluation and reward systems. Supporting factors include visionary and participatory leadership, collaborative organizational culture, and policy support from educational authorities. However, budget constraints, insufficient training facilities, and low teacher motivation remain as barriers to optimal HRM implementation. The study concludes that strengthening integrated, adaptive, and data-driven HRM practices particularly those aligned with digital transformation is crucial to fostering teachers’ professional competence and enhancing educational quality. Educational HRM should not be viewed merely as an administrative function but as a strategic and transformational framework for building a professional, innovative, and sustainable learning environment in the twenty-first century.
Manajemen Sumber Daya Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Di Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda Ratnawati; Elis Nuryani; Odollar Sihombing; Azainil; Yudo Dwiyono; Agus Salim; Mahkamah Brantasari
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 9 : Oktober (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data collection methods use interviews, observation and documentation. The collected data was analyzed interactively to describe the situation and management process of educators and education personnel carried out by FKIP UWGM Samarinda. The implementation of human and academic resource management is carried out by integrating all elements of leadership and work units. There is the application of direct experience that supports management which is carried out both from planning, organizing, implementing, monitoring and evaluating. The management functions and duties of educators and education staff have implications for FKIP UWGM in dealing with the shortage of educators and education staff through placement. Coaching and development is also carried out for educators and education staff through training and further studies, which are carried out by study programs in every faculty at the University.
Analisis Konseptual Terhadap Pentingnya Gaya Kepemimpinan Dalam Perilaku Organisasi Pendidikan Anissaa Alhaqqoh Darwis; Agus Saputra; Anita Triana Apriyanti; Wulan Noviyanti Asyarah; Zunus Matori; Yudo Dwiyono
Indonesian Journal of Economics Management and Accounting Vol. 1 No. 8 (2024): IJEMA - Agustus 2024
Publisher : PT. INOVASI TEKNOLOGI KOMPUTER

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Gaya kepemimpinan adalah faktor utama yang sangat mempengaruhi dinamika dan kinerja suatu organisasi. Artikel ini akan mengupas secara mendalam pentingnya gaya kepemimpinan dalam perilaku organisasi. Melalui analisis konseptual yang didukung oleh berbagai tinjauan literatur, artikel ini akan menjelaskan bagaimana gaya kepemimpinan berdampak pada kepuasan kerja, produktivitas, inovasi, dan budaya organisasi. Selain itu, tulisan ini juga akan menyoroti dampak gaya kepemimpinan terhadap kesuksesan organisasi secara keseluruhan. Gaya kepemimpinan yang diterapkan oleh seorang pemimpin dapat mempengaruhi berbagai aspek dalam organisasi, termasuk budaya kerja, motivasi karyawan, serta efektivitas dan kinerja organisasi secara keseluruhan. Artikel ini bertujuan untuk mengeksplorasi pentingnya gaya kepemimpinan dalam perilaku organisasi melalui kajian literatur dan analisis konseptual. Fokus utamanya adalah mengidentifikasi berbagai gaya kepemimpinan, menganalisis pengaruhnya terhadap perilaku organisasi, serta memberikan rekomendasi untuk integrasi yang efektif antara kepemimpinan dan perilaku organisasi.
The Influence of E-Performance on the Effectiveness of Personnel Information System Management in Educational Institutions in Muara Wahau Hediati Mahardika; Dedy Hartanto; Rizki Gagah Perkoso; Supriadi Supriadi; Laili Komariyah; Yudo Dwiyono
Poltanesa Vol 27 No 1 (2026): June 2026
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51967/tanesa.v27i1.3552

Abstract

This study aims to analyze the influence of E-Performance (E-Kinerja) implementation on the effectiveness of Personnel Information System (SIK) management in educational institutions across Muara Wahau District. The background of this research is driven by the growing demand for digital bureaucratic reform that emphasizes efficiency, transparency, and accountability in civil service performance management. The E-Performance system is expected to accelerate performance reporting, improve data accuracy, and support data-driven decision-making within an integrated personnel information framework. This study employs an associative quantitative approach using an explanatory survey method. The population consists of 120 employees, with a sample of 85 respondents selected through proportionate stratified random sampling. Data were collected through a five-point Likert scale questionnaire and analyzed using validity testing, reliability testing, simple linear regression, coefficient of determination (R²), and t-test. The results show that all questionnaire items are valid (r > 0.30) and reliable (α > 0.70). The regression equation obtained is Y = 12.34 + 0.68X, with t-value = 9.48 > t-table = 1.99 and p = 0.000, indicating a positive and significant influence between E-Performance and SIK effectiveness. The R² value of 0.629 reveals that 63% of the variation in SIK effectiveness is explained by E-Performance implementation. These findings confirm that E-Performance contributes to enhancing efficiency, accuracy, and transparency in personnel management, emphasizing the need for continuous digital training and system integration improvement within educational institutions.
Manajemen Kepala Sekolah dalam Peningkatan Kompetensi Pedagogik Guru di Sekolah Dasar Hasra Hasra; Nur Laili; Yudo Dwiyono
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 1 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i1.6354

Abstract

Peningkatan kompetensi pedagogik guru merupakan aspek krusial dalam meningkatkan kualitas pendidikan. SD Negeri 001 Sangatta Selatan menghadapi tantangan dalam penerapan metode pembelajaran inovatif yang sesuai dengan kebutuhan siswa, sehingga diperlukan manajemen kepala sekolah yang efektif dalam merencanakan, mengorganisasikan, melaksanakan, dan mengawasi program peningkatan kompetensi pedagogik guru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Teknik analisis data menggunakan model Miles dan Huberman, yang terdiri dari reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperiksa melalui triangulasi sumber dan teknik Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kepala sekolah dalam peningkatan kompetensi pedagogik guru dilakukan melalui empat tahap utama: 1) Perencanaan: Kepala sekolah mengidentifikasi kebutuhan guru dan menyusun program peningkatan kompetensi, termasuk pelatihan, workshop, studi tiru, dan mentoring antar guru. 2) Pengorganisasian: Struktur organisasi sekolah dirancang untuk mendukung peningkatan pedagogik guru, dengan peran kepala sekolah sebagai pemimpin strategis dan guru senior sebagai mentor bagi guru junior. 3) Pelaksanaan: Program peningkatan kompetensi dilaksanakan melalui Kelompok Kerja Guru (KKG), pelatihan berbasis praktik, serta pemanfaatan teknologi dan Learning Management System (LMS). 4) Pengawasan: Evaluasi dilakukan melalui supervisi kelas, observasi langsung, serta penilaian hasil belajar siswa. Implikasi dari penelitian ini mengarah pada perlunya kebijakan pendidikan yang lebih mendukung pengembangan profesionalisme guru secara berkelanjutan.
Manajemen Kepala Sekolah dalam Peningkatan Kinerja Guru Melalui Kepemimpinan Transformasional dan Pelayanan di Sekolah Dasar Hutan Tropis Wulan Noviyanti Asyarah; Warman Warman; Laili Komariyah; Widyatmike Gede Mulawarman; Azainil Azainil; Yudo Dwiyono
Pedagogik Journal of Islamic Elementary School Vol. 8 No. 1 (2025): Pedagogik Journal of Islamic Elementary School
Publisher : Institut Agama Islam Negeri Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24256/pijies.v8i1.6407

Abstract

Manajemen Kepemimpinan transformasional dan pelayanan kepala sekolah telah banyak dikaji dalam berbagai konteks pendidikan, tetapi masih minim penelitian yang membahas implementasinya di sekolah yang berada di lingkungan hutan tropis lembab. Tujuan penelitian untuk mendeskripsikan manajemen kepala sekolah dalam peningkatan kinerja guru melalui kepemimpinan transformasional dan pelayanan di sekolah dasar lingkungan hutan tropis lembab. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi kasus. Data dikumpulkan melalui, observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa manajemen kepala sekolah dalam meningkatkan kinerja guru di sekolah dasar yang berada di lingkungan hutan tropis lembab mencakup empat aspek utama. 1) Perencanaan saat memberikan kebebasan guru dalam menyusun strategi pembelajaran, mendukung pengembangan kompetensi melalui pelatihan, serta mempertimbangkan pemanfaatan teknologi dan kondisi alam. 2). Pengorganisasian dalam pembentukan komunitas belajar (kombel) dan kelompok kerja guru (KKG), kolaborasi dengan masyarakat, serta upaya mengatasi keterbatasan fasilitas melalui pengajuan bantuan. 3). Pelaksanaan mencakup penerapan workshop, pembelajaran berbasis kearifan lokal, pemanfaatan teknologi, serta kebijakan pembelajaran mandiri saat terjadi banjir. 4). Pengawasan dilakukan melalui pemantauan berkelanjutan, evaluasi rutin, motivasi dalam peningkatan kinerja guruTemuan ini menegaskan pentingnya kepemimpinan transformasional dan pelayanan kepala sekolah dalam menciptakan lingkungan kerja yang kondusif dan meningkatkan kinerja guru.