Claim Missing Document
Check
Articles

Found 19 Documents
Search

Supervisi Pendidikan dalam Meningkatkan Kualitas Pendidik di Sekolah Menengah atas Balikpapan Maryanti Maryanti; Yudo Dwiyono; Usfandi Haryaka
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Abstract This study aims to describe the planning, implementation, and evaluation of academic supervision in improving the quality of educators at SMA Balikpapan. The approach used is a qualitative approach with the case study method. Collecting data in this study used interviews, observation, and documentation methods involving three informants, namely the school principal, the vice principal for curriculum, and teachers as key informants. Data analysis was carried out through the stages of reduction, presentation, and conclusion. The results of this study indicate that planning for academic supervision involves curriculum assistants and senior teachers formed in a team of school principals' supervisory assistants in carrying out maintenance to streamline educational supervision activities in schools. The implementation of academic supervision for educators has been going quite well; it's just that supervisors still rely on junior teachers and pay little attention to senior teachers with the assumption that senior teachers are experienced, so they don't need to be supervised. Evaluation of process components related to the implementation of academic supervision is very important for the performance of the educational supervision program; this is evidenced by the implementation of visionary leadership starting with conducting pre-class visit activities, conducting class visits, and following up after class visits. Through continued academic leadership, the quality of education can be improved.
Kepemimpinan Kepala Sekolah dalam Perencanaan Peningkatan Produktivitas Kinerja Guru di Sekolah Menengah Pertama Swasta Samarinda Metta Virya Monica; Zaenab Hanim; Yudo Dwiyono
Journal on Education Vol 5 No 4 (2023): Journal on Education: Volume 5 Nomor 4 Mei-Agustus 2023
Publisher : Departement of Mathematics Education

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study explores how the principal's leadership in planning to increase teacher performance productivity in Samarinda Private Middle School. This study uses a qualitative approach, data obtained through interviews with school principals and teachers as research informants and observation and documentation, then analyzed using an interactive analysis model. The study results show that the planning carried out by the school principal has been running optimally, and the school principal has developed a plan to improve teacher performance. Planning carried out by the school principal runs systematically, and the teacher feels the assistance of the school principal in improving the quality of learning. Follow-up planning is carried out by noting deficiencies during class observation, calling the teacher concerned personally, and discussing the results through a teacher council meeting. Good school central planning will be able to accelerate teacher performance improvement; this will also have a positive impact on schools and students to get maximum results.
Penerapan Model Pembelajaran Discovery Learning untuk Meningkatkan Hasil Belajar IPA Materi Pesawat Sederhana pada Siswa Sekolah Dasar Muhammad Sahrul; Mustamiroh Mustamiroh; Yudo Dwiyono; Rosita Putri Rahmi Haerani
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 4 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i4.1215

Abstract

Fakta bahwa siswa kelas V menunjukkan hasil belajar yang buruk dalam mata pelajaran sains (IPA) adalah dasar penelitian ini. Tujuan penelitian ini adalah untuk meningkatkan hasil belajar siswa dalam pembelajaran IPA dengan menerapkan model pembelajaran "Discovery Learning" pada materi pembelajaran pesawat sederhana yang dipelajari siswa kelas V SDN 007 Samarinda Ulu pada tahun pembelajaran 2022/2023. Penelitian tindakan kelas ini dilakukan dalam dua siklus, masing-masing dengan dua sesi. Subjek penelitian adalah 25 siswa kelas V yang belajar IPA, dengan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Data dikumpulkan melalui observasi, tes, dan dokumentasi, dan dianalisis menggunakan rata-rata, rumus, persentase, dan grafik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rata-rata skor hasil belajar siswa pada pra siklus adalah 62,4 poin, dan 10 siswa (40% dari siswa) mencapai ketuntasan. Pada Siklus I, 13 siswa (52% dari siswa) menyelesaikan ujian, dan rata-rata mereka meningkat sebesar 67,8 poin. Pada Siklus II, rata-rata mereka meningkat sebesar 80,6 poin, dan 22 siswa (88% dari siswa) mencapai ketuntasan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil belajar IPA siswa kelas V SDN 007 Samarinda pada tahun pelajaran 2022/2023 dapat ditingkatkan dengan menerapkan model pembelajaran Discovery Learning pada materi pesawat sederhana.
PERBANDINGAN GAYA KEPEMIMPINAN VISIONER DAN GAYA KEPEMIMPINAN TRANSFORMASIONAL DALAM PENDIDIKAN Anita Dwi Basuki; Budiman Budiman; Novieta Christina Theodora; Abdillah Fuad; Yudo Dwiyono
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 7 No. 2 (2024): Desember 2024
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v7i2.483

Abstract

Artikel ini membahas dan membandingkan dua gaya kepemimpinan dalam konteks pendidikan, yaitu kepemimpinan visioner dan kepemimpinan transformasional. Kepemimpinan visioner berfokus pada pengembangan dan implementasi visi jangka panjang yang jelas dengan memotivasi dan mengarahkan organisasi menuju tujuan ambisius. Artikel ini membahas dan membandingkan dua gaya kepemimpinan dalam konteks pendidikan, yaitu kepemimpinan visioner dan kepemimpinan transformasional. Kepemimpinan visioner berfokus pada pengembangan dan implementasi visi jangka panjang yang jelas dengan memotivasi dan mengarahkan organisasi menuju tujuan ambisius. Pemimpin visioner dikenal karena kemampuannya dalam merumuskan visi yang inspiratif dan membangun komitmen di seluruh anggota organisasi. Sebaliknya, kepemimpinan transformasional menekankan pada perubahan positif melalui inspirasi dan motivasi, dengan fokus pada pengembangan individu dan penciptaan lingkungan yang mendukung inovasi. Pemimpin transformasional berperan sebagai panutan, mentor, dan motivator yang mendorong kreativitas dan keterlibatan anggota tim. Dalam membandingkan kedua gaya kepemimpinan ini, dibahas karakteristik, kompetensi, langkah-langkah, dan peran dari kedua gaya kepemimpinan, serta membandingkan kelebihan dan kekurangan masing-masing gaya dalam konteks pendidikan. Temuan menunjukkan bahwa meskipun kedua gaya memiliki pendekatan yang berbeda, keduanya penting dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang efektif dan inovatif. Kepemimpinan visioner membantu mempersiapkan institusi untuk tantangan masa depan, sedangkan kepemimpinan trans formasional memastikan perkembangan individu dan perubahan yang menyeluruh.
ANALISIS PENGARUH PERENCANAAN TENAGA KEPENDIDIKAN TERHADAP PENINGKATAN MUTU PENDIDIKAN DI ERA SOCIETY 5.0 Indah permata Sari; Wifa Rasuna Yasmin; Henny Silvana Korompis; Nurul Ismalia; Laili Komariyah; Yudo Dwiyono
Pendas : Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar Vol. 10 No. 04 (2025): Volume 10 No. 04 Desember 2025 Published
Publisher : Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar FKIP Universitas Pasundan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.23969/jp.v10i04.36609

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh perencanaan tenaga kependidikan terhadap peningkatan mutu pendidikan di era Society 5.0. Perencanaan tenaga kependidikan memerlukan pendekatan yang integratif dengan memperhatikan kesesuaian antara kebutuhan organisasi, perkembangan teknologi, serta kompetensi individu agar mampu mendukung tujuan pendidikan yang berorientasi pada mutu dan keberlanjutan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode literature review melalui analisis deskriptif. Data diperoleh dari berbagai jurnal ilmiah lima tahun terakhir yang relevan. Proses pengumpulan dilakukan dengan mengidentifikasi, mengevaluasi, dan mensintesis hasil penelitian sebelumnya guna memperoleh dasar teoritis yang kuat dan mengidentifikasi kesenjangan pengetahuan terkait manajemen tenaga kependidikan di era digital. Hasil kajian menunjukkan bahwa perencanaan tenaga kependidikan yang efektif terbukti berpengaruh signifikan terhadap peningkatan mutu pendidikan. Lembaga pendidikan yang menerapkan perencanaan strategis berbasis data, digitalisasi sistem, dan pengembangan kompetensi sumber daya manusia mampu meningkatkan efisiensi operasional hingga 40%. Strategi tersebut meliputi rekrutmen berbasis teknologi seperti Big Data, Artificial Intelligence (AI), Machine Learning. Dengan demikian, peningkatan mutu pendidikan tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi yang digunakan, tetapi juga oleh kualitas sumber daya manusia yang mampu mengintegrasikan teknologi dengan nilai-nilai kemanusiaan dalam pembelajaran. Kesimpulannya, semakin baik perencanaan tenaga kependidikan yang dilakukan secara sistematis, berbasis data, dan berorientasi pada pengembangan kompetensi digital, semakin besar pula peluang tercapainya mutu pendidikan yang unggul, adaptif, dan berkelanjutan
Educational Human Resource Management in Enhancing Teachers’ Professional Competence Hermuna; Nur Izatul Yazidah; Efa Herlina Batubara; Evi Muliani; Cindy Audia Safira Putri; Robiatul Adawiyah; Catur Prida Retnivia; Laili Komariyah; Yudo Dwiyono
Poltanesa Vol 26 No 2 (2025): December 2025
Publisher : P3KM Politeknik Pertanian Negeri Samarinda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the implementation of educational human resource management (HRM) and its role in enhancing teachers’ professional competence in schools. In the current era of educational transformation, effective HRM is essential to ensure that teachers continuously develop their professional capacities in line with institutional goals and technological advancement. The research employed a descriptive qualitative approach, involving principals, teachers, and supervisors from five public schools in City Samarinda. Data were collected through in-depth interviews, field observations, and document analysis, and were analyzed using the Miles and Huberman interactive model, consisting of data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings reveal that educational HRM contributes significantly to teacher professionalism through three primary dimensions: 1. systematic career planning and competency-based professional development, 2. continuous training, mentoring, and academic supervision, and 3. transparent and fair performance evaluation and reward systems. Supporting factors include visionary and participatory leadership, collaborative organizational culture, and policy support from educational authorities. However, budget constraints, insufficient training facilities, and low teacher motivation remain as barriers to optimal HRM implementation. The study concludes that strengthening integrated, adaptive, and data-driven HRM practices particularly those aligned with digital transformation is crucial to fostering teachers’ professional competence and enhancing educational quality. Educational HRM should not be viewed merely as an administrative function but as a strategic and transformational framework for building a professional, innovative, and sustainable learning environment in the twenty-first century.
Manajemen Sumber Daya Pendidik Dan Tenaga Kependidikan Di Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Widya Gama Mahakam Samarinda Ratnawati; Elis Nuryani; Odollar Sihombing; Azainil; Yudo Dwiyono; Agus Salim; Mahkamah Brantasari
AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 2 No. 9 : Oktober (2023): AMMA : Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : CV. Multi Kreasi Media

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Data collection methods use interviews, observation and documentation. The collected data was analyzed interactively to describe the situation and management process of educators and education personnel carried out by FKIP UWGM Samarinda. The implementation of human and academic resource management is carried out by integrating all elements of leadership and work units. There is the application of direct experience that supports management which is carried out both from planning, organizing, implementing, monitoring and evaluating. The management functions and duties of educators and education staff have implications for FKIP UWGM in dealing with the shortage of educators and education staff through placement. Coaching and development is also carried out for educators and education staff through training and further studies, which are carried out by study programs in every faculty at the University.
STRATEGI MANAJEMEN KESEJAHTERAAN BERBASIS MOTIVASI INTRINSIK PENGUATAN PERAN GURU SEBAGAI AGEN TRANSFORMASI PENDIDIKAN Anis Widayati; Evi Susi Sandrawita; Lili Rusliani; Laili Komariyah; Yudo Dwiyono
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1113

Abstract

Transformasi pendidikan yang berkelanjutan menuntut peran aktif guru sebagai agen perubahan yang tidak hanya kompeten secara profesional, tetapi juga sejahtera secara psikososial. Penelitian ini mengkaji strategi manajemen kesejahteraan berbasis motivasi intrinsik dalam memperkuat peran guru sebagai agen transformasi pendidikan. Pendekatan ini menitikberatkan pada pengembangan sistem dukungan yang mendorong aktualisasi diri, otonomi, dan rasa memiliki dalam lingkungan kerja guru. Melalui analisis kualitatif terhadap praktik manajerial di institusi pendidikan, ditemukan bahwa kesejahteraan guru yang ditopang oleh motivasi intrinsik berkontribusi signifikan terhadap inovasi pedagogis, ketahanan profesional, dan komitmen terhadap visi pendidikan jangka panjang. Hasil kajian ini merekomendasikan integrasi kebijakan kesejahteraan yang bersifat partisipatif dan reflektif sebagai fondasi strategis dalam membangun ekosistem pendidikan yang transformatif dan berkelanjutan.
KESEJAHTERAAN GURU DALAM PERSPEKTIF MANAJEMEN PENDIDIKAN ANALISIS KOMPARATIF ANTARA SEKOLAH NEGERI DAN SWASTA DI KALIMANTAN TIMUR Aris Ringgi Allo; Rujianto Rujianto; Sandra Dewi; Laili Komariyah; Yudo Dwiyono
Jurnal Basataka (JBT) Vol. 8 No. 2 (2025): Desember 2025
Publisher : Prodi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Balikpapan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36277/basataka.v8i2.1114

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kesejahteraan guru dalam perspektif manajemen pendidikan melalui pendekatan studi literatur, dengan fokus pada perbandingan antara sekolah negeri dan swasta di Kalimantan Timur. Kesejahteraan guru merupakan elemen krusial dalam menciptakan lingkungan pendidikan yang berkualitas dan berkelanjutan. Studi ini mengkaji berbagai sumber literatur yang membahas aspek kesejahteraan finansial, psikologis, profesional, dan sosial guru, serta bagaimana kebijakan manajemen pendidikan memengaruhi kondisi tersebut di dua jenis institusi pendidikan. Hasil analisis menunjukkan adanya perbedaan signifikan dalam sistem pengelolaan sumber daya manusia, kompensasi, peluang pengembangan karier, dan dukungan institusional antara sekolah negeri dan swasta. Penelitian ini merekomendasikan strategi manajerial yang lebih adaptif dan berorientasi pada kesejahteraan guru sebagai upaya peningkatan mutu pendidikan di Kalimantan Timur. Studi ini diharapkan dapat menjadi referensi bagi pemangku kebijakan, pengelola sekolah, dan akademisi dalam merancang kebijakan pendidikan yang lebih inklusif dan berkeadilan.