Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Calvaria Medical Journal

Pengaruh Vitamin A terhadap Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Balita untuk Intervensi Stunting Winata, Christopher Taka; Herliani, Olivia; Suhartati
Calvaria Medical Journal Vol 2 No 1 (2024): Edisi Juni 2024 (available online Juli 2024)
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM) of University of Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/cmj.v2i1.54

Abstract

Latar Belakang: Stunting masih menjadi salah satu permasalahan tumbuh kembang anak di dunia karena angka kejadiannya masih tinggi. Pada tahun 2022 sebanyak 148,1 juta jiwa anak balita di dunia menderita stunting, dimana 76,6 juta di antaranya ada di Asia, termasuk Indonesia. Salah satu intervensi yang dilakukan untuk menangani stunting adalah melalui suplementasi vitamin A yang merupakan salah satu mikronutrien terpenting. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh vitamin A terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak balita, terkait suplementasi vitamin A dalam upaya intervensi stunting terhadap anak balita. Metode: Penelitian ini merupakan suatu kajian pustaka, menggunakan metode literature review atau studi literatur. Artikel ilmiah dicari menggunakan kata kunci sesuai topik penelitian, diseleksi yang sesuai tujuan penelitian, dan diterbitkan dalam 10 tahun terakhir. Artikel-artikel tersebut kemudian dianalisis secara deskriptif dan ditarik kesimpulan. Hasil: Sejumlah 23 artikel memberi kesimpulan adanya pengaruh positif vitamin A terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak balita, sedangkan 2 artikel lainnya menarik kesimpulan bahwa vitamin A tidak berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak balita. Kesimpulan: Vitamin A berpengaruh positif terhadap pertumbuhan dan perkembangan anak balita, dengan demikian suplementasi vitamin A dapat menjadi alternatif intervensi dalam upaya intervensi stunting.
The Relationship between comorbidities and the high mortality rate of Covid 19 patients at Kepatihan Health Centre, Gresik Nugroho, Muhammad Yanuar; Kusumaningtyas, Maria Juliati; Herliani, Olivia
Calvaria Medical Journal Vol 2 No 1 (2024): Edisi Juni 2024 (available online Juli 2024)
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM) of University of Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/cmj.v2i1.59

Abstract

Background: The Covid-19 pandemic has a broad impact on health and society, comorbidities or comorbidities can be a risk factor for covid-19 infection and can worsen the condition of people who have been infected with COVID-19. Aim: The purpose of this study is the relationship between comorbidities and the high mortality rate of Covid-19 patients at the Kepatihan Health Centre, Gresik in 2019-2021. Methods: This study used a cross sectional analytical observational research design, the population in this study were people in the Kepatihan Gresik Health Centre working area who had Covid-19 in 2019-2021, totalling 809 people. Calculated using the slovin formula with a simple random sampling technique, so that the sample size was 75 respondents. The study used secondary data and the analysis used was the chi square test.. Result: The results showed that most of the respondents in this study were respondents with Covid 19 patient deaths having comorbidities, namely 43 respondents or 57.3%, most of the respondents in this study were respondents with no hypertension, namely 55 respondents or 73%, most of the respondents in this study were respondents with no DM, namely 51 respondents or 68%, and most of the respondents in this study were respondents with no Asthma, namely 63 respondents or 84% The conclusion of the study is that there is a relationship between comorbidities and the high mortality rate of Covid-19 patients at Kepatihan Health Centre, Gresik in 2019-2021 because it has a p-value <0.05. Conclusion: Based on the results of the research and discussion in the chapter, it can be concluded that there is a relationship between hypertension, diabetes mellitus (DM), and asthma with cases of death due to Covid-19 at the Gresik District Health Center in 2019-2021.
Pengaruh Ekstrak Etanol Lada Hitam (Piper nigrum L) dan Serai (Cymbopogon citratus) terhadap Kadar Trigliserida pada Rattus Novergicus yang Hiperkolesterolamia Silitonga, Evanri Matthew; Noer Kumala Indahsari; Herliani, Olivia
Calvaria Medical Journal Vol 2 No 2 (2024): Edisi Desember 2024
Publisher : Institute for Research and Community Services (LPPM) of University of Wijaya Kusuma Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30742/cmj.v2i2.134

Abstract

Pendahuluan: Hiperkolesterolemia merupakan salah satu faktor risiko penyebab terjadinya penyakit jantung koroner. Sebagian besar kolesterol dalam tubuh dibentuk melalui dua jalur utama, yaitu jalur eksogen yang berasal dari makanan dan jalur endogen yang disintesis di dalam tubuh. Lada hitam (Piper Nigrum L) telah lama digunakan dalam pengobatan tradisional untuk mengatasi berbagai masalah kesehatan, termasuk gangguan lipid. Kedua tumbuhan ini mengandung senyawa-senyawa aktif seperti polifenol dan flavonoid yang memiliki potensi dalam menurunkan kadar trigliserida. Cymbopogon citratus adalah tanaman tahunan aromatik yang penting secara ekonomi dari keluarga Poaceae. Tujuan Penelitian: Mengetahui Pengaruh Ekstrak Etanol Lada Hitam (Piper nigrum L) dan Serai (Cymbopogon citratus) Terhadap Kadar Trigliserida Pada Rattus Novergicus Yang Hiperkolesterolamia. Metode: Desain penelitian yang digunakan pada penelitian ini adalah eksperimental laboratorium dengan rancangan penelitiannya adalah post-test only controlled group design. Pada penelitian ini terbagi menjadi 6 kelompok, yaitu 3 kelompok kontrol berupa kelompok kontrol negatif (K-), kelompok kontrol positif (K+) dan kelompok perlakuan sebanyak 4 kelompok (P1, P2, P3, dan P4). Hasil:  Hasil didapatkan rata-rata pengaruh ekstrak yang terbentuk pada kontrol negatif memiliki rata-rata sebesar 36,51, kontrol positif memiliki rata-rata sebesar 108.80, lada hitam 200mg memiliki rata-rata sebesar 66,02, lada hitam 500mg memiliki rata-rata sebesar 36,72, serai 200mg sebesar 50,26, dan serai 500mg sebesar 47,71. Kesimpulan: Ekstrak lada hitam yang dapat menurunkan kadar trigliserida lebih baik adalah lada hitam dengan kadar 200mg sedangkan untuk ekstrak serai yang dapat menurunkan kadar trigliserida lebih baik adalah serai dengan kadar 200 mg.