Claim Missing Document
Check
Articles

Found 15 Documents
Search

The Contribution of Single Leg Speed Hop and Hanumanasanam Exercises on Mawashi Geri's Kick Results in Male Athletes Dojo KKI Yapim Medan in 2021 Imran Akhmad; Amirsyah Putra Lubis; Febiola Dimanjuntak
COMPETITOR: Jurnal Pendidikan Kepelatihan Olahraga Vol 14, No 2 (2022): June
Publisher : UNIVERSITAS NEGERI MAKASSAR

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.26858/cjpko.v14i2.32735

Abstract

This study aims to determine the contribution of single-leg speed hop and hanumanasana exercises to the mawashi Geri kick results for the male athlete of the KKI yapim Medan 2021 dojo. The method used in this research is an experimental method of experimentation. The population in this study amounted to 30 people. The sampling technique used is purposive sampling. The number of samples of athletes used was 14 people. This research was carried out for 8 weeks with a frequency of exercise 5 times every week. The results obtained from hypothesis testing indicate that: (1). The single-leg speed hop exercise contributed 58.3% to Mawashi Geri's Kick Results for the male athlete of the KKI dojo Yapim Medan 2021 (2). Hanumasana training contributed 40.1% to Mawashi Geri's Kick Results (3). There is a jointly significant contribution between Single leg speed hop and hanumanasana exercises on Mawashi Geri's kick results of 59.6%.
PENDAMPINGAN PEMBUATAN PERANGKAT PEMBELAJARAN SEKOLAH BERBASIS APLIKASI PADA KKG OLAHRAGA KECAMATAN BINJAI SELATAN Imran Akhmad; Suharjo Suharjo; Afri Tantri; Rahma Dewi; Amirsyah Putra Lubis
JURNAL PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT Vol 29, No 1 (2023): JANUARI-MARET
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpkm.v29i1.42117

Abstract

Mitra kegiatan Program Kemitraan Masyarakat (PKM) adalah Kecamatan Binjai Selatan berjarak 21 km dari Universitas Negeri Medan. Dinas pendidikan Kecamatan Binjai Selatan juga menghadapi permasalahan yang sama dengan  daerah lainnya terutama dalam Perangkat Pembelajaran oleh guru pendidikan jasmani dan olahraga kesehatan (PJOK) di KKG Olahraga. Terdapat beberapa permasalahan mitra diantaranya di masa pandemi covid-19 pembelajaran penjas sangat tidak efektif, hal ini dikarenakan (1) Kurangnya pemanfaat teknologi sebagai sumber belajar. (2) Guru kurang mampu memanfaatkan perkembangan teknologi dalam merancang sebuah bahan ajar berbasis online. (3) Guru PJOK cenderung kurang menggunakan teknologi dalam merancang sebuah pembelajaran dikarenakan tidak mampu menggunakan teknologi. Metode yang akan digunakan untuk mencapai tujuan dari kegiatan pengabdian adalah model pemberdayaan dengan tahapan-tahapan sebagai berikut : 1) penjajakan dilakukan untuk memperoleh kesepakatan tentang mekanisme pelaksanaan pendampingan dengan cara Focus Group Discusion; 2) pelaksanaan workshop untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan dalam perancangan Pendampingan Manajerial Perangkat Pembelajaran Sekolah Berbasis Aplikasi; 3) lesson study atau  bimbingan teknis I untuk mendampingi Manajerial Perangkat Pembelajaran Sekolah Berbasis Aplikasi bagi peserta; 4) evaluasi dan refleksi untuk melihat tingkat ketercapaian pelaksanaan kegiatan; 5) lesson study atau bimbingan teknis 2 dilakukan untuk finalisasi Perangkat Pembelajaran berbasis aplikasi. Hasil kegiatan : (1) Pendampingan Pembuatan Perangkat Pembelajaran Sekolah Berbasis Aplikasi Pada KKG Olahraga Kecamatan Binjai Selatan, (2) Ketercapaian Pelatihan Pembuatan Perangkat Pembelajaran Berbasis Aplikasi 87,5%, (3) Ketercapaian Penilaian Perangkat Pembelajaran Berbasis Aplikasi 90%, dan (4) Ketercapaian Rancangan Perangkat Pembelajaran 93%. Program kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat ini menyimpulkan bahwa 1) seluruh target capaian terpenuhi sebesar 87,5%, (2) tingkat pengetahuan dan keterampilan guru dalam melakukan perancangan perangkat pembelajaran berbasis aplikasi sebesar 90%, (3) dan tingkat kepuasan pelaksanaan kegiatan sebesar 93%. Keywords: Sports, Multimedia, Learning
The Application of The Game Methods and Interest to Elementary School Students’ Learning Outcomes of Fundamental Movement Skills in Running Rahma Dewi; Bessy Sitorus Pane; Nurkadri Nurkadri; Amirsyah Putra Lubis
Halaman Olahraga Nusantara : Jurnal Ilmu Keolahragaan Vol. 6 No. 1 (2023): Halaman Olahraga Nusantara (Jurnal Ilmu Keolahragaan)
Publisher : Universitas PGRI Palembang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31851/hon.v6i1.10350

Abstract

This research aimed to determine the application of the game methods and interest to Elementary School students’ learning outcomes of fundamental movement skills in running. The research samples consisted of 60 third-grade elementary school students. This research used treatment by level 2x2 research design with Tukey's test at the level of 16∝">  = 0.05. The results showed: 1) Qh=12.40 and Qt=3.83 in groups A1 and A2. Based on these results, it can be concluded that there were differences in learning outcomes of fundamental movement skills in running between-group game methods and individual game methods. 2) The Fh > Ft was 19.81 > 4.15. In conclusion, there was an interaction between the game methods and learning interest on fundamental movement skills in running. 3) The result of the Tukey’s test in groups A1B1 and A2B1 included Qh = 11.27 and Qt = 2.99. Based on these results, it can be concluded that the learning outcomes of fundamental movement skills in running with high interest taught using the group game method were better than the individual game method. 4) Furthermore, the Qh=1.32 and Qt=2.99. Based on these results, it could be concluded that the learning outcomes of low-interest fundamental movement skills in running taught using the group game method were not better than the individual game method.
The Role of Sport in Shaping Gender Identity of FIK Unimed Students Sitanggang, Indah Swira; Zaluku, Intan Kartika F; Sipayung, Cindy Vini Rosen; Saragih, Rama Suranta; Lubis, Amirsyah Putra
Journal Coaching Education Sports Vol. 6 No. 1 (2025)
Publisher : Program Studi Pendidikan Kepelatihan Olahraga Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Bhayangkara Jakarta Raya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31599/jq4ntd85

Abstract

Introduction: Promoting gender equality by understanding gender constructs is crucial to eradicating gender discrimination and creating a more equitable society. A person's masculinity and femininity can be influenced by what they see in their daily lives, including through sporting activities. Methods: This study used quantitative methods with the main instruments being questionnaires and documentation. Questionnaires were used to collect data on students' perceptions, attitudes, and level of knowledge about the role of sports in shaping gender identity. Respondents in this study were 30 FIK Unimed students who were purposively selected. Results: The data obtained from the questionnaire will be analyzed to identify the pattern of students' perceptions of the role of sports in shaping their masculinity and femininity. The results of this study are expected to provide new insights into the influence of sports in the construction of gender identity among students. Discussion: The results of this study will be analyzed to understand how sport, as an activity that is often associated with a particular gender, affects the gender identity formation of FIK Unimed students. The discussion will also address the social implications of the research findings to promote gender equality in sport and education.
PERAN PELATIH DALAM PERKEMBANGAN PRESTASI ATLET KARATE Ismail Fauzan Nasution; Aditia Pranata Sembiring; Lusianna Clara Br Ginting; Imran Akhmad; Amirsyah Putra Lubis
JURNAL PRESTASI Vol. 8 No. 1 (2024): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jp.v8i1.58474

Abstract

Karate merupakan salah satu cabang olahraga yang populer di Indonesia memerlukan fisik yang kuat, tehnik yang mumpuni dan didorong dengan kondisi psikis yang baik agar dapat mendukung tampilan performa bagi setiap atletnya. Berbagai faktor latihan itu dibentuk dalam proses latihan yang melibatkan peran penting pelatih didalamnya. Pelatih karate dapat dideskripsikan sebagai seorang pendidik, cendekiawan, guru, dan orang tua bagi atletnya. Ia wajib memahami peran, tugas serta kewajibannya sebagai pelatih agar atlet dapat sukses dalam kariernya. Peningkatan keilmuan juga perlu diupayakan pelatih melalui berbagai cara karena pada hakikatnya berbagai disiplin ilmu melekat dalam suatu cabang olahraga seperti karate, Sehingga Pelatih karate harus memahami berbagai disiplin ilmu seperti ilmu faal olahraga, anatomi, kinesiologi, biomekanika, psikologi, gizi, dan lain-lain agar pelatih meningkat intelektualitasnya terlebih dalam hal terkait proses latihan dan menjadikan ilmu dan teknologi menjadi dasar pijakan dalam perencanaan, implementasi dan evaluasi latihan. Di dunia pelatihan ada semacam ungkapan yang menyatakan: (1) tinggi rendahnya keberhasilan atlet merupakan refleksi dari tinggi rendahnya kualitas pengetahuan dan kecakapan pelatihnya. (2) apa yang dicapai oleh atlet dalam kompetisi merupakan refleksi dari apa yang sudah diberikan pelatihnya dalam pelatihan. Maka pelatih merupakan figur penting dibalik pencapaian atletnya, karena tiadanya arahan dari seorang pelatih serta pengontrolannya maka keberhasilan yang maksimal tidak akan dicapai atlet.
ANALISIS DAN LATIHAN ASPEK-ASPEK KOMPONEN KONDISI FISIK OLAHRAGAWAN Damanik, Robby Rinaldi; Simbolon, Asido; Pratiwi, Dhisyah; Ananda, Shofie Dwi; Akhmad, Imran; Lubis, Amirsyah Putra
Journal of Physical Education, Health and Sports Recreation Vol. 2 No. 2 (2024): Journal of Physical Education, Health and Sports Recreation
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jpehsr.v2i2.65518

Abstract

Abstrak: Kondisi fisik adalah suatu kemampuan dari dalam diri olahragawan yang sangat penting dan menjadi salah satu faktor utama untuk memperoleh sebuat prestasi tinggi. Komponen-komponen kondisi fisik yang sangat berpengaruh terhadap olahragawan yaitu seperti daya tahan, kekuatan, kelentukan, koordinasi dan kecepatan akan dapat ditingkatkan melalui latihan-latihan tertentu. Tujuan penulisan ini ialah untuk mengetahui pengaruh performa kondisi fisik olahragawan yang membutuhkan aspek-aspek komponen kondisi fisik lainnya. Metode Penelitian yang digunakan adalah metode penelitian review literatur. Kesimpulan dari penelitian ini adalah beberapa komponen kondisi fisik sangat mempengaruhi olahragawan khususnya dalam meningkatkan prestasi. Oleh karena itu, peningkatan kondisi fisik perlu dilakukan dengan memerhatikan kebutuhan olahragawan dalam cabang olahraga tertentu.
PERAN PELATIH DALAM PERKEMBANGAN PRESTASI ATLET KARATE Nasution, Ismail Fauzan; Sembiring, Aditia Pranata; Br Ginting, Lusianna Clara; Akhmad, Imran; Putra Lubis, Amirsyah
JURNAL PRESTASI Vol. 8 No. 1 (2024): JURNAL PRESTASI
Publisher : Universitas Negeri Medan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24114/jp.v8i1.58474

Abstract

Karate merupakan salah satu cabang olahraga yang populer di Indonesia memerlukan fisik yang kuat, tehnik yang mumpuni dan didorong dengan kondisi psikis yang baik agar dapat mendukung tampilan performa bagi setiap atletnya. Berbagai faktor latihan itu dibentuk dalam proses latihan yang melibatkan peran penting pelatih didalamnya. Pelatih karate dapat dideskripsikan sebagai seorang pendidik, cendekiawan, guru, dan orang tua bagi atletnya. Ia wajib memahami peran, tugas serta kewajibannya sebagai pelatih agar atlet dapat sukses dalam kariernya. Peningkatan keilmuan juga perlu diupayakan pelatih melalui berbagai cara karena pada hakikatnya berbagai disiplin ilmu melekat dalam suatu cabang olahraga seperti karate, Sehingga Pelatih karate harus memahami berbagai disiplin ilmu seperti ilmu faal olahraga, anatomi, kinesiologi, biomekanika, psikologi, gizi, dan lain-lain agar pelatih meningkat intelektualitasnya terlebih dalam hal terkait proses latihan dan menjadikan ilmu dan teknologi menjadi dasar pijakan dalam perencanaan, implementasi dan evaluasi latihan. Di dunia pelatihan ada semacam ungkapan yang menyatakan: (1) tinggi rendahnya keberhasilan atlet merupakan refleksi dari tinggi rendahnya kualitas pengetahuan dan kecakapan pelatihnya. (2) apa yang dicapai oleh atlet dalam kompetisi merupakan refleksi dari apa yang sudah diberikan pelatihnya dalam pelatihan. Maka pelatih merupakan figur penting dibalik pencapaian atletnya, karena tiadanya arahan dari seorang pelatih serta pengontrolannya maka keberhasilan yang maksimal tidak akan dicapai atlet.
Peran Seorang Pelatih dalam Melatih Renang Anak Usia Dini Sembiring, Alvaro Alexander; Sitorus, Nico Tantowi; Manulang, Ade Surya; Silalahi, Shofia Febriani; Siagian, Rico Marusaha; Akhmad, Imran; Lubis, Amirsyah Putra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tolak Ukur seorang anak usia dini yaitu rasa penasaran terhadap hal-hal baru yang mereka dapat. Renang merupakan salah satu Olahraga permainan yang membuat anak menjadi bugar karena berada didalam air. Mempromosikan olahraga renang kepada masyarakat, termasuk terhadap anak usia dini, memerlukan perhatian yang serius. Sebab olahraga renang tidak hanya berbicara tentang kegiatan pengembangan kebugaran jasmani yang berkaitan dengan peningkatan kemampuan motorik tetapi juga berkaitan dengan penguatan jati diri bangsa di era globalisasi ini. Seorang pelatih juga sangat diperhatikan dalam hal ini. Pelatih yang professional dan memang sudah berpengalaman dalam mengajari anak-anak merupakan suatu kunci agar dapat melatih renang pada anak usia dini. Tujuan pertama dan utama dalam renang anak usia dini agar anak tersebut bisa bugar dan tidak takut air serta dapat menyesuaikan agar hidungnya tidak kemasukan air.
Pengenalan Kompetisi Sistem Gugur dalam Pertandingan Olahraga Zebua, Filyno Anthony; Banjarnahor, Frien Dona; Haloho, Elisabeth Varissa Br; Simanjuntak, Awi Erwin; Rizki, Febrianto; Akhmad, Imran; Lubis, Amirsyah Putra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Kompetisi sistem pertandingan adalah salah satu format pertandingan yang sering digunakan dalam berbagai cabang olahraga. Sistem ini dikenal karena kesederhanaannya dalam menentukan pemenang dan efisiensinya dalam mengurangi jumlah pertandingan. Artikel ini membahas pengertian, manfaat, tujuan, keunggulan, kelemahan, serta contoh kompetisi sistem gugur dalam konteks olahraga. Metode penelitian yang digunakan adalah studi literatur. Studi literatur merupakan tindakan awal dan mendesak dalam penyusunan rencana penelitian.
Peran Manajemen Olahraga dalam Meningkatkan Prestasi Atlet: Studi Kasus pada Klub Sepak Bola di Indonesia Lumbantungkup, Gebrin; Azzahra, Qisty; Pasaribu, Gemilang; Angin, Daniel Perangin; Akhmad, Imran; Lubis, Amirsyah Putra
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 2 (2024)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi peran manajemen olahraga dalam meningkatkan prestasi atlet di klub sepak bola di Indonesia. Melalui metode kualitatif dengan wawancara mendalam dan analisis dokumen, penelitian ini menemukan bahwa manajemen yang efektif dalam hal perekrutan, pelatihan, kesehatan, dan pengelolaan sumber daya sangat mempengaruhi performa atlet. Temuan ini memberikan wawasan penting bagi para pengelola klub dalam mengembangkan strategi untuk mencapai prestasi yang lebih baik.