Articles
Meningkatakan Kesejahteraan Ekonomi Rakyat Melalui Pariwisata Di Wilayah Kabupaten Banyuwangi
?Aini, Winda Hurotul
Jurnal Sains Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Sains Manajemen Dan Bisnis Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (254.466 KB)
|
DOI: 10.32528/jsmbi.v9i1.2367
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara bagaimana meningkatkan kesejahteraan ekonomi kerakyatan. Dengan adanya pariwisata di Banyuwangi diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dukungan pemerintah daerah untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan salah satunya dilakukan dengan mengembangkan pariwisata. Pariwisata diyakini akan mampu untuk meningkatkan tingkat ekonomi masyarakat yang pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Analisis deskriptif dilakukan dengan mendiskripsikan kejadian yang terjadi pada saat penelitian dilakukan. Kejadian yang didiskripsikan meliputi perkembangan atau dampak adanya wisata yang dilihat dari data ekonomi daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan wisata berbanding lurus dengan peningkatan ekonomi masyarakat. Perkembangan wisata ini juga membutuhkan peran dan kesadaran masyarakat untuk menjaga keberlangsungan tempat wisata. Untuk itu diperlukan adanya timbal balik antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah selaku pengatur kebijakan dan masyarakat sebagai pelaku harus saling mendukung untuk mewujudkan keberlanjutan tempat wisata yang dibuka. Dengan adanya sinergi, keterkaitan dan kesinambungan antara pemerintah dan masyarakat terkait pengelolaan tempat wisata, diharapkan akan diikuti dengan peningkatan ekonomi masyarakat disekitar tempat wisata.
Penerapan Pendidikan Multikultural di SMP Nahdlatuth Thalabah (Yasinat) Kesilir Wuluhan Jember
Winda Hurotul ‘Aini
Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ekuitas.v10i1.47796
Education is a process of human development in knowing oneself, others, and the environment. The importance of multicultural education is one of the goals in providing attitudes and thoughts to students that every human being has different abilities, so that tolerance arises based on SARA. Multicultural education is education that prioritizes the process of mutual respect for diversity and mutual respect for fellow human beings. The application of multicultural education in the school environment, because the Nahlatuth Thalabah Middle School environment has diverse backgrounds. The purpose of multicultural education is to unite the different diversity of each student. This research method is descriptive qualitative. In determining the data source is done purposively. SMP Nahdlatuth Thalabah applies multicultural education as described in the mission of SMP, namely providing worship activities as a habit and instilling a sense of ukhuwah Islamiyyah and wathoniyyah. The meaning of ukhuwah Islamiyah and wathoniyah is a sense of brotherhood based on fellow Muslims and fellow human beings. Unite a sense of brotherhood from the diversity of students who are different by respecting each other and respecting each other.
Meningkatakan Kesejahteraan Ekonomi Rakyat Melalui Pariwisata Di Wilayah Kabupaten Banyuwangi
Winda Hurotul ‘Aini
Jurnal Sains Manajemen dan Bisnis Indonesia Vol 9, No 1 (2019): Jurnal Sains Manajemen Dan Bisnis Indonesia
Publisher : Universitas Muhammadiyah Jember
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.32528/jsmbi.v9i1.2367
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui cara bagaimana meningkatkan kesejahteraan ekonomi kerakyatan. Dengan adanya pariwisata di Banyuwangi diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Dukungan pemerintah daerah untuk mengembangkan ekonomi kerakyatan salah satunya dilakukan dengan mengembangkan pariwisata. Pariwisata diyakini akan mampu untuk meningkatkan tingkat ekonomi masyarakat yang pada akhirnya berdampak pada kesejahteraan masyarakat. Jenis penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan pendekatan analisis deskriptif. Analisis deskriptif dilakukan dengan mendiskripsikan kejadian yang terjadi pada saat penelitian dilakukan. Kejadian yang didiskripsikan meliputi perkembangan atau dampak adanya wisata yang dilihat dari data ekonomi daerah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan wisata berbanding lurus dengan peningkatan ekonomi masyarakat. Perkembangan wisata ini juga membutuhkan peran dan kesadaran masyarakat untuk menjaga keberlangsungan tempat wisata. Untuk itu diperlukan adanya timbal balik antara pemerintah dan masyarakat. Pemerintah selaku pengatur kebijakan dan masyarakat sebagai pelaku harus saling mendukung untuk mewujudkan keberlanjutan tempat wisata yang dibuka. Dengan adanya sinergi, keterkaitan dan kesinambungan antara pemerintah dan masyarakat terkait pengelolaan tempat wisata, diharapkan akan diikuti dengan peningkatan ekonomi masyarakat disekitar tempat wisata.
Pengembangan Pendidikan dan Skill Kewirausahaan untuk Komunitas Wirausaha Mahasiswa dan Alumni Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi
Dian Arief Pradana;
Herdiana Dyah Susanti;
Rifka Arinda Noviasari;
Winda Hurotul 'Aini;
Moh. Fahrurrozi;
Elok Rosyidah
Community Empowerment Vol 6 No 2 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (353.618 KB)
|
DOI: 10.31603/ce.4487
Jumlah mahasiswa aktif Untag Banyuwangi berdasarkan pada tahun genap akademik 2019/2020 sebanyak 4099 mahasiswa. Pada kegiatan PPK tahun 2019 dari 100 mahasiswa yang mendaftar hanya 20 yang didampingi secara intensif dan hanya 5 yang sampai sekarang bisa berhasil. Dari 20 mahasiswa tersebut belum ada yang memiliki business plan, mahasiswa dan alumni hanya sekedar berbisnis tanpa mempunyai perencanaan dalam business plan. Dengan melihat tingginya minat mahasiswa dan alumni yang ingin mengikuti PPK di Untag Banyuwangi, maka perlu dilakukan pendampingan kewirausahaan mahasiswa dan alumni tahun 2020 untuk membuat perencanaan bisnis. Pelaksanaan PPK di Untag Banyuwangi dilaksanakan dengan tahapan campaign program pengembangan kewirausahaan, live instagram cara gampang bikin iklan yang menghasilkan banyak pelanggan, live instagram cara meledakkan omset lewat marketplace, pelatihan dan pendampingan dalam beberapa sesi webinar 1 dengan tema “Branding untuk usaha mahasiswa”, webinar 2 dengan tema “Bangun bisnis milyaran, modal recehan”, webinar 3 dengan tema “Jurus Ampuh menguasai bisnis kuliner”, pendampingan strategi bisnis dan pengembangan pembelajaran virtual menggunakan Massive Online Open Course Program Pengembangan Kewirausahaan 2020. Dengan pendampingan kewirausahaan melalui PPK tahun 2020 mahasiswa dan alumni memiliki business plan dan dapat dijadikan sebagai acuan melakukan bisnis secara tepat sehingga dapat meningkatkan omset.
Entrepreneurship development program: Branding and marketing innovation during the pandemic
Dian Arief Pradana;
Herdiana Dyah Susanti;
Rifka Arinda Noviasari;
Winda Hurotul ‘Aini;
Moh. Fahrurrozi;
Elok Rosyidah;
M. Iswahyudi
Community Empowerment Vol 6 No 11 (2021)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
Full PDF (444.507 KB)
|
DOI: 10.31603/ce.5477
The Covid-19 pandemic has resulted in many businesses experiencing a slump. The decline occurred because businesses were not ready to adapt to changing consumer preferences. Shops and supermarkets, which are usually crowded with consumers, are now suddenly deserted because consumers prefer to stay at home. Business owners must innovate, especially in terms of marketing to maintain their existence during the pandemic. This activity aims to improve the entrepreneurial skills of students and alumni to survive during the pandemic. The method of implementing this entrepreneurship development program is carried out in the form of a webinar with the theme Branding and Marketing Innovation During the Covid-19 Pandemic. The total number of participants is approximately 80 students and alumni. The results of the activity showed that the webinar activity really helped the participant's business to be able to grow and survive the pandemic. It is hoped that this webinar can increase creativity and bring up participant innovation to become strong entrepreneurs in the midst of the COVID-19 pandemic.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF GROUP INVESTIGATION (GI) BERBANTUAN MEDIA VIDEO UNTUK MENINGKATKAN KETERAMPILAN SOSIAL DAN HASIL BELAJAR IPS (Studi pada Siswa Kelas VIII SMP Nahdlatuth Thalabah)
Winda Hurotul'Aini;
Priangga Eko
Nusantara Hasana Journal Vol. 2 No. 3 (2022): Nusantara Hasana Journal, August 2022
Publisher : Nusantara Hasana Berdikari
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
Learning is an effort made by each individual. Learning with group investigation is learning that emphasizes that students must learn by finding information on their own. The teacher conveys material with only important points and provides opportunities for students to develop and explore the material. The learning objectives with group investigation are a. Assist students in investigating a topic systematically and analytically. This has positive implications for developing discovery skills and helping to achieve goals. b. In-depth understanding of a topic carried out through investigation. c. Group Investigation trains students to work cooperatively in solving a problem. The research model used in this research is Classroom Action Research which is included in qualitative research. This research was carried out in collaboration between classroom teachers, researchers, and involving students. Based on the research that has been carried out, it can be concluded that there is an increase in social skills and student learning outcomes which are only 55% increased to 88%.
Training and Assistance for Goat Breeders in Compiling the Cost of Production
Winda Hurotul'Aini;
Rifka Arinda Noviasari;
Sari Narulita;
M Iswahyudi
GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 4 No. 1 (2023): GANDRUNG: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Fakultas Olahraga dan Kesehatan, Universitas PGRI Banyuwangi
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.36526/gandrung.v4i1.2511
This service activity is carried out with the aim of providing training and assistance to goat breeders (K-Milk Farm) in Kalipuro Village in compiling and making the cost of production. The cost of production helps farmers to be able to independently calculate how much production costs are incurred which can then be used as a basis for calculating business profit and loss, even though the price for livestock products in the form of milk is determined by the market. The method of implementing community service is carried out by providing training in classifying the costs incurred by breeders. Variable costs, fixed costs and semi-variable costs. After the classification is carried out, training is given related to the calculation and preparation of the cost of production. Not only training, this service is also followed by mentoring activities aimed at maintaining communication and consultation between the service team and breeders. The results of the service show that farmers so far have not separated the costs used for production and non-production purposes. So to make the cost of production free from bias it is necessary to separate costs.
Analisis Materialitas Dan Corporate Sosial Responsibility Pada Umkm
Sari narulita;
Winda Hurotul Aini
INVENTORY: JURNAL AKUNTANSI Vol 7, No 2 (2023)
Publisher : Universitas PGRI Madiun
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.25273/inventory.v7i2.18127
Penelitian ini kami lakukan di Banyuwangi, banyuwangi dipilih sebagai objek penelitian karena dalam 5 tahun terakhir mengalami perkembangan pariwisata yang begitu pesat serta diimbangi dengan kenaikan drastis jumlah UMKM. dari jumlah UMKM sebanyak 269.267 pada tahun 2015 menjadi 279.706 pada tahun 2020. Peningkatan jumlah ini tak lepas dari adanya peningkatan jumlah kunjungan pariwisata Banyuwangi. Kami melakukan survei pengambilan sampel dengan metode convenience sampling kepada pemilik usaha karena kami meyakini pemilik memiliki pengetahuan yang lebih akan usaha yang dijalankannya. Pengisian survei dilakukan secara langsung dengan mendatangi setiap UMKM sehingga memiliki tingkat respon dan pengembalian yang lebih tinggi. Survei didistribusikan kepada 400 UMKM yang tersebar Banyuwangi dengan menggunakan convenience sampling. Kami tidak menyebarkan kuesioner menggunakan google form atau bantuan aplikasi yang lain karena belum familiarnya pelaku UMKM dengan google form atau aplikasi survey. Adapun UMKM yang kami pilih, adalah UMKM dengan kegiatan menghasilkan barang atau ada proses produksi walaupun hanya sebatas pengemasan ulang. Dari 400 kuesioner disebar sebanyak 388 yang dapat digunakan, 12 kuesioner tidak digunakan karena kurang lengkapnya jumlah isian. Menggunakan perhitungan rumus slovin didapatkan jumlah sampel sebanyak 368 untuk bisa dikatakan dapat mewakili populasi. Kuesioner berisi pertanyaan-pertanyaan mengenai permasalahan materialitas di UMKM. permasalahan disini mengenai aspek ekonomi, sosial dan lingkungan hidup yang berdampak pada profit, people dan planet. Hasil penelitian menunjukkan bahwa isu-isu penting bagi UMKM adalah informasi produk, tanggung jawab pemasaran dan pengelolaan sampah. Isu-isu yang masih dianggap biasa bagi UMKM mengenai layanan pelanggan, keberlanjutan dan pemakaian listrik.
Penerapan Pendidikan Multikultural di SMP Nahdlatuth Thalabah (Yasinat) Kesilir Wuluhan Jember
Winda Hurotul ‘Aini
Ekuitas: Jurnal Pendidikan Ekonomi Vol. 10 No. 1 (2022)
Publisher : Fakultas Ekonomi Universitas Pendidikan Ganesha
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.23887/ekuitas.v10i1.47796
Education is a process of human development in knowing oneself, others, and the environment. The importance of multicultural education is one of the goals in providing attitudes and thoughts to students that every human being has different abilities, so that tolerance arises based on SARA. Multicultural education is education that prioritizes the process of mutual respect for diversity and mutual respect for fellow human beings. The application of multicultural education in the school environment, because the Nahlatuth Thalabah Middle School environment has diverse backgrounds. The purpose of multicultural education is to unite the different diversity of each student. This research method is descriptive qualitative. In determining the data source is done purposively. SMP Nahdlatuth Thalabah applies multicultural education as described in the mission of SMP, namely providing worship activities as a habit and instilling a sense of ukhuwah Islamiyyah and wathoniyyah. The meaning of ukhuwah Islamiyah and wathoniyah is a sense of brotherhood based on fellow Muslims and fellow human beings. Unite a sense of brotherhood from the diversity of students who are different by respecting each other and respecting each other.
Penerapan Model Pembelajaran Berbasis Masalah Pada Pembelajaran Statistik Deskriptif Pada Pokok Bahasan Distribusi Frekuensi Mahasiswa Semester 2 di Universitas 17 Agustus 1945 Banyuwangi
Winda Hurotul Aini;
M. Iswahyudi;
Rifka Arinda N.
Economic and Education Journal (Ecoducation) Vol 5 No 3 (2023): Economic and Education Journal (Ecoducation)
Publisher : Program Studi Pendidikan Ekonomi, Universitas Insan Budi Utomo
Show Abstract
|
Download Original
|
Original Source
|
Check in Google Scholar
|
DOI: 10.33503/ecoducation.v6i1.3538
Pembelajaran merupakan proses kegiatan belajar mengajar yang dilakukan oleh dosen dan siswa untuk mencapai tujuan yang baik. Perlunya diterapkan model pembelajaran berbasis masalah adalah model pembelajaran tersebut mampu meningkat nilai dari mahasiswa. Kemudian mahasiswa juga mampu memecahkan masalah dan mengintegrasikan antara keterampilan dan pengetahuan yang diperolehnya. Tujuan dengan menggunakan model pembelajaran berbasis masalah ini mahaiswa mampu menyelesaikan tugas-tugas secara jelas dan detail serta mampu mengeksplor informasi yang didapat dilapangan. Metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan rancangan penelitian “non equivalent pretest-postest control group design”. Dengan menggunakan teknik yang digunakan adalah dekriptif kuantitatif, yang mana membandingkan nilai kelas yang dijadikan sebagai kelas kontrol dan sebagai kelas eksperimen. Dari hasil penelitian ini maka dapat dilihat bahwa rata-rata nilai mahasiswa kelas kontrol lebih rendah dibandingkan dengan nilai mahasiswa kelas eksperimen. Sehingga dapat terlihat bahwa nilai signifikan HO ditolak dan Ha diterima.