Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search

Video 360 Sebagai Media Promosi Produk Mitra UMKM Kabupaten Bandung Mario Dopades; Anggar Erdhina Adi
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol 5 No 1 (2022): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v5i1.3456

Abstract

Kegiatan ini bertujuan untuk : 1) Mengaplikasikan Keilmuan kepada Masyarakat; 2) Meningkatkan Pemahaman & Pengetahuan video produk dengan teknik 360 untuk Binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bandung 3. Meningkatkan kemampuan anggota komunitas, khususnya untuk meningkatkan kualitas video produk. 4. Mendorong Produktivitas Anggota UMKM Binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bandung untuk meningkatkan kualitas video produknya. Adapun ringkasan kegiatan dari program ini adalah, memberikan wawasan serta pelatihan mengenai fungsi dan penerapan video produk dengan menggunakan teknik 360 pada produk Binaan Dinas Koperasi dan UMKM Kabupaten Bandung, agar mampu meningkatkan kualitas materi untuk promosi dan kemasan produk UMKM.
Analisis Merril’s First Principles of Instruction Pada Game Edukasi Covid Fighter Dengan Pendekatan Formal Element Irfan Dwi Rahadianto; Tiara Radinska Deanda; Mario Mario
Jurnal Penelitian Pendidikan Vol 22, No 1 (2022)
Publisher : Universitas Pendidikan Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.17509/jpp.v22i1.45691

Abstract

Teknologi pada media game telah menggeser fungsi yang sebelumnya dikenal sebagai media entertainment menjadi media multi guna, salah satunya adalah sebagai media edukasi. Game saat ini ramai dimanfaatkan oleh banyak pihak untuk menjadi media edukasi yang lebih dekat dan nyaman bagi masyarakat, salah satunya game Covid Fighter yang bertujuan untuk memberikan edukasi terhadap anak sekolah agar pada saat melakukan kegiatan tatap muka di sekolah, siswa/I sudah siap menghadapinya di masa pandemi ini. Merrill’s First Principles of Instruction menyatakan bahwa dalam sebuah edukasi terdapat aspek-aspek instruksi yang harus dimiliki agar pelajar dapat menyerap informasi pelajaran dengan baik. Aspek tersebut diantaranya Problem, Activation, Demonstration, Application dan Integration. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis bagaimana penerapan Merrill’s First Principles of Instruction dalam Mobile Game yang dirancang oleh Palang Merah Indonesia dengan judul Covid Fighter. Analisis data dilakukan dengan menggunakan metode analisis konten. Penelitian ini akan memaparkan apakah Mobile game berjudul Covid Fighter telah menerapkan Merrill’s First Principles of Instruction dengan baik untuk mengedukasi protocol Kesehatan covid pada anak sekolah dasar (SD). Analisis data yang dilakukan menggunakan pendekatan analisis konten Formal Element oleh Fullerton (2019). Hasil penelitian yang telah dilakukan menunjukan bahwa game Covid Fighter telah menerapkan Merrill’s First Principles of Instruction dengan baik agar materi edukasi terserap dengan efektif oleh siswa/I.
REVIEW DAN ANALISIS MULTIMEDIA LEARNING BERBASIS CERITA RAKYAT SUNDA MELALUI MOBILE APPS Rully Sumarlin; Mario Mario; Diana Noor Anggraini; Dicky Hidayat
Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain dan Periklanan (Demandia) Vol 7 No 2 (2022): demandia - Jurnal Desain Komunikasi Visual, Manajemen Desain dan Periklanan
Publisher : Telkom University

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/demandia.v7i2.4404

Abstract

Penggunaan smartphone yang masif saat ini dapat dimanfaatkan untuk merevitalisasi budaya Sunda melalui digitalisasi cerita rakyat Sunda ke dalam mobile apps. Penelitian bertujuan untuk memberikan penjelasan umum mobile apps pendidikan untuk anak-anak dengan konten cerita rakyat Sunda yang ada di Indonesia pada saat ini. Penelitian dilakukan dengan mengamati berbagai mobile apps pendidikan untuk anakanak dengan konten cerita rakyat Sunda yang terdapat pada smartphone yang menggunakan sistem operasi Android. Evaluasi dilakukan dengan menggunakan analisis konten untuk memberikan gambaran mengenai rating, jenis multimedia dan implementasi dari prinsip-prinsip multimedia learning pada mobile apps tersebut. Dari total 254 mobile apps pendidikan anak-anak berkonten budaya Nusantara, terdapat 74 mobile apps berkonten cerita rakyat Sunda. Sejumlah 83 mobile apps menggunakan jenis multimedia interaktif, dan 171 mobile apps menggunakan jenis multimedia statis. Sejumlah 27 mobile apps telah menerapkan prinsip-prinsip multimedia learning. Mobile apps Kisah Lutung Kasarung yang dibuat oleh Educa Studio memiliki rating tertinggi dengan skor 4,4 dan telah diunduh sebanyak 10.000 kali (?). Hal ini menunjukan adanya korelasi antara rating dengan implementasi prinsip-prinsip multimedia learning pada mobile apps. Kata Kunci: cerita rakyat, multimedia learning, mobile apps, sunda
Pelatihan Mobile Videography Untuk Pembuatan Konten Promosi Di Sosial Media Mario Mario; Muhammad Adharamadinka; Maria Josef
Charity : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 9 No. 2 (2026): Charity-Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : PPM Universitas Telkom

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25124/charity.v9i2.10005

Abstract

Desa Banjarsari, Kecamatan Bayongbong, Kabupaten Garut, memiliki potensi ekonomi yang signifikan dalam bidang pertanian, makanan olahan, dan kerajinan tangan. Namun, keterbatasan infrastruktur digital dan rendahnya literasi digital menghambat pelaku usaha desa dalam memasarkan produk mereka secara lebih luas. Kesempatan ekonomi digital yang berkembang pesat di kawasan perkotaan belum sepenuhnya dimanfaatkan oleh masyarakat desa, menciptakan kesenjangan ekonomi yang semakin melebar. Oleh karena itu, diperlukan solusi inovatif yang dapat memperkuat konektivitas antara pelaku usaha di desa dan industri di perkotaan guna memperluas akses pasar dan meningkatkan daya saing produk desa. Sebagai solusi, Program ini bertujuan untuk meningkatkan literasi digital masyarakat desa, khususnya pelaku UMKM, melalui pelatihan dan bimbingan teknis dalam pembuatan konten promosi menggunakan perangkat mobile. Dengan memanfaatkan teknologi video yang mudah diakses, peserta akan diajarkan teknik dasar videografi menggunakan smartphone untuk membuat konten yang menarik dan efektif untuk promosi produk di sosial media. Pelatihan ini akan mengintegrasikan pengenalan terhadap pembuatan video yang baik, pengeditan, serta strategi distribusi di platform sosial media yang relevan, seperti Instagram, Facebook, dan TikTok. Diharapkan pelaku usaha di desa dapat memanfaatkan sosial media sebagai alat promosi yang powerful untuk memperluas akses pasar mereka, khususnya dalam industri manufaktur, retail, serta perhotelan dan pariwisata.