Claim Missing Document
Check
Articles

Found 5 Documents
Search
Journal : Silvarum

Analisis Potensi Kayu pada Hutan Hutan Rakyat Desa Kayuuwi Kecamatan Kawangkoan Barat Rantumbanua, Kiraldy; Walangitan, Hengki D.; Sumakud, Maria Y.M.A.
Silvarum Vol. 3 No. 2 (2024): Silvarum
Publisher : Fakultas Pertanian, Universits Sam Ratulangi, Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35791/sil.v3i2.57650

Abstract

Tujuan Penelitian ini untuk mendeskripsikan komposisi jenis dan menganalisis potensi kayu pada hutan rakyat di Desa Kayuuwi, Kecamatan Kawangkoan Barat, Kabupaten Minahasa. Penelitian ini di laksanakan pada bulan Februari 2023. Pengamatan terdiri dari pengambilan jenis pohon, diameter dan tinggi bebas cabang, serta akan di catat tanaman kehutanan dan pertanian untuk mengetahui komposisi hutan rakyat yang terdapat pada 34 plot ukur. Potensi kayu yang di maksud dalam hal ini adalah potensi kayu yang sudah dapat digunakan yaitu pohon yang berdiameter ≥ 20 cm. Terdapat 12 jenis pohon pada hutan rakyat dengan jumlah individu sebanyak 262 dan volume kayu keseluruhan 113.7 m³. Berdasarkan hasil penelitian nilai pendugaan rata-rata hutan rakyat perhektar yaitu 33,43 ± 4,6 m³/ha. Kayu hutan rakyat biasanya di gunakan oleh masyarakat sebagai bahan dalam pembuatan rumah kayu dan furnitur. Serta terdapat komposisi jenis yang telah diidentifikasi terdapat 20 jenis tanaman berkayu dan 9 tanaman semusim.
Persepsi Masyarakat Terhadap Peran Ekosistem Hutan Mangrove di Desa Tinongko Pulau Mantehage Kawasan Taman Nasional Bunaken Gaputra, Adin; Walangitan, Hengki D.; Sumakud, Maria Y.M.A.
Silvarum Vol. 3 No. 3 (2024): Silvarum
Publisher : Fakultas Pertanian, Universits Sam Ratulangi, Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35791/sil.v3i3.54013

Abstract

Hutan mangrove memiliki peran besar bagi makhluk hidup baik secara langsung ataupun tidak langsung. Ekosistem mangrove merupakan habitat, tempat berlindung dan juga sebagai suplai makanan yang dapat menunjang perkembangan biota. Hutan mangrove di Pulau Mantehage memiliki luas 1.340,92 Ha yang ditetapkan sebagai zona inti kawasan konsevasi oleh Taman Nasional Bunaken dan sebagai kawasan lindung berdasarkan peta RTRW Minahasa Utara tahun 2011-2031. Namun sebelum menjadi kawasan konservasi terjadi konflik tenurial antara masyarakat setempat dengan pengelolah Taman Nasional Bunaken, konflik tenurial di Pulau Mantehage terjadi akibat adanya perbedaan kepentingan pemanfaatan lahan antara pemangku kawasan dengan masyarakat setempat. Pemangku kawasan mempunyai kepentingan mengatur, mengarahkan, mengawasi untuk melaksanakan visi dan misi pengelolaan yang telah ditetapkan, sebaliknya masyarakat merasa telah turun temurun memiliki, menguasai dan mengolah lahan tersebut. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi masyarakat Desa Tinongko Pulau Mantehage Kawasan Taman Nasional Bunaken tentang peran ekosistem hutan mangrove bagi kehidupan masyarakat yang beraktifitas di sekitar hutan. Berdasarkan hasil penelitian persepsi masyarakat terhadap peran ekosistem mangrove di Desa Tinongko didapatkan hasil perhitungan persepsi masyarakat tergolong kategori tinggi, namun pada anailisis persepsi masyarakat tidak terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat persepsi dengan karakteristik responden. Kata kunci : Persepsi Masyarakat, Peran Ekosistem Mangrove, Pulau Mantehage.
Karakteristik Hutan Rakyat di Danau Tondano Temongmere, Margareta Papuani; Walangitan, Hengki D.; Sumakud, Maria Y.M.A.
Silvarum Vol. 4 No. 1 (2025): Silvarum
Publisher : Fakultas Pertanian, Universits Sam Ratulangi, Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35791/sil.v4i1.58112

Abstract

Hutan rakyat merupakan salah satu strategi perhutanan sosial yang bertujuan mengatasi ketimpangan dalam pemanfaatan dan pengelolaan kawasan hutan, serta menyelesaikan masalah ekonomi masyarakat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan karakteristik hutan rakyat di sekitar Danau Tondano. Pengambilan data dilakukan pada bulan Desember 2023. Proses pengambilan data menggunakan metode survey dengan plot ukur tree sampling dengan 4 pohon. Hasil survei menunjukan terdapat 11 lokasi penelitian dengan 5 kebun menerapkan hutan rakyat pola monokultur, 2 kebun hutan rakyat pola campuran dan 4 kebun hutan rakyat dengan pola agroforestri. Jenis Pohon yang dominan adalah cempaka. Pengelolaan hutan rakyat pada 11 lokasi hutan rakyat ini dinilai masih rendah.
Persepsi Masyarakat Terhadap Wisata Hutan Mangrove di Desa Serawet Kecamatan Likupang Timur Kabupaten Minahasa Utara Jikir, Safira; Walangitan, Hengki D.; Sumakud, Maria Y.M.A.
Silvarum Vol. 4 No. 1 (2025): Silvarum
Publisher : Fakultas Pertanian, Universits Sam Ratulangi, Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35791/sil.v4i1.58119

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis persepsi serta hubungan antara persepsi dengan usia, tingkat pendidikan, dan pekerjaan. Penelitian ini menggunakan metode simple random sampling dengan teknik wawancara langsung melalui kuesioner yang diajukan kepada 42 responden. Selanjutnya, analisis persepsi masyarakat menggunakan uji validasi dan uji reliabilitas. Analisis data dilakukan untuk mengetahui hubungan persepsi masyarakat terhadap hutan mangrove Desa Serawet dengan tingkat umur, tingkat pendidikan, dan pekerjaan. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakanan alisis statistik non parametrik Chi Square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penilaian persepsi masyarakat terhadap wisata hutan mangrove termasuk sedang. Persepsi masyarakat terhadap lanskap tidak memiliki hubungan dengan tingkat umur, tingkat pendidikan, dan pekerjaan. Persepsi masyarakat lebih dipengaruhi oleh nilai manfaat yang dirasakan oleh masyarakat. Kata kunci: Persepsi, Hutan Mangrove, Desa Serawet
Persepsi Masyarakat Terhadap Peran Ekosistem Hutan Mangrove Kawasan Taman Nasional Bunaken Di Kelurahan Alung Banua Iriani, Iriani; Walangitan, Hengki D.; Saroinsong, Fabiola B.
Silvarum Vol. 3 No. 1 (2024): Silvarum
Publisher : Fakultas Pertanian, Universits Sam Ratulangi, Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.35791/sil.v3i1.49044

Abstract

Persepsi adalah proses komunal untuk memahami lingkungan, dan partisipasi dalam organisasi danintrepretasi merupakan stimulus untuk pengalaman psikologis. Penelitian ini bertujuan untukmendeskripsikan karakteristik responden dan menganalisis persepsi masyarakat Kelurahan Alung BanuaKawasan Taman Nasional Bunaken tentang peran ekosistem hutan mangrove bagi kehidupanmasyarakat lokal. Penelitian ini menggunakan metode acak sederhana yaitu sebagian dari jumlah dankarakteristik yang dimiliki oleh populasi tersebut. Hasil penelitian menunjukan bahwa tingkat persepsimasyarakat terhadap peran ekosistem hutan mangrove berdasarkan 3 kategori yaitu tinggi sebanyak 10responden ( 11,76%), kategori sedang sebanyak 59 responden (69,41%) dan kategori rendah sebanyak16 responden (18,82%). Tingkat persepsi masyarakat berada pada kategori sedang disebabkanmasyarakat memahami dengan kuesioner namun belum sepenuhnya ikut serta dalam kegiatanpelestarian ekosistem.