Claim Missing Document
Check
Articles

Found 26 Documents
Search

Green Open Space System Efforts to Increase The Area Of Green Open Space in Urban Areas: A Case Study of Tangerang District, Tangerang City Banten Setiawan, Eko Adhy
Jurnal Pendidikan Tambusai Vol. 8 No. 1 (2024): April 2024
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai, Riau, Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Selama pandemi, ruang terbuka hijau sangat penting sebagai tempat untuk bersosialisasi dan menjalankan fungsi ekologis, sehingga seharusnya mencakup 30% dari suatu wilayah di kota. Penting untuk mengintegrasikan ruang-ruang ini dengan elemen-elemen lain dalam kehidupan perkotaan agar benar-benar layak huni dan hidup. Perencanaan ruang terbuka hijau sering kali menjadi yang terakhir dalam rencana kota, dan hasilnya sering kali adalah sistem yang sangat terfragmentasi untuk mengakomodasi lahan yang telah dialokasikan, diakuisisi dengan biaya tinggi, atau dibangun. Saat ini, hanya 15 persen dari Kabupaten Tangerang yang memiliki ruang terbuka hijau, dan penggunaan lahan sering kali terisolasi. Penelitian ini bertujuan untuk memetakan ruang terbuka hijau di Kabupaten Tangerang. Dengan pendekatan GRS: Menggunakan penggunaan lahan sebagai sudut pandang, studi ini akan mengidentifikasi berbagai potensi lahan yang kurang dimanfaatkan—seperti lahan peternakan yang tidak terpakai dan area lain dengan potensi pengembangan—yang dapat memberikan peningkatan ruang terbuka hijau antara 15 hingga 30% atau lebih. Hasil penelitian ini akan menjadi data sumber untuk mengembangkan konsep perencanaan ruang terbuka hijau di Kabupaten Tangerang, Kota Tangerang, Banten.
Pengembangan Ecovillage yang Berkelanjutan pada Lanskap Ciboleger Kaduketug 1 Baduy Luar A’la, Yava Ar Rafiqu; Simangunsong, Nur Intan; Setiawan, Eko Adhy; Fauzi, Reza; Fitri, Rini
Jurnal Lanskap Indonesia Vol. 17 No. 2 (2025): Jurnal Lanskap Indonesia
Publisher : http://arl-faperta.ipb.ac.id/

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29244/jli.v17i2.61581

Abstract

Amid increasing pressures from tourism and modernization threatening the cological and cultural integrity of the Baduy Luar community, this study explores the development of an ecovillage landscape in Ciboleger-Kaduketug 1, Baduy Luar. The focus is on sustainable practices that align with local cultural values. The objective is to establish a model that preserves indigenous knowledge while enhancing ecological resilience, cultural continuity, and economic viability in the region. A quantitative and descriptive approach was applied. The research involved field observations, semi-structured interviews with purposively selected key informants, including community leaders, elders, and active practitioners of Baduy traditions, as well as literature analysis. The sample included key ecological elements (e.g. endemic vegetation) and cultural-economic actors, with purposive sampling used based on knowledge relevance and social roles. Results indicate high ecological sustainability (97%), supported by native vegetation and traditional land-use practices that demonstrate the community effective ecological stewardship. Social and cultural sustainability scored lower (48%) due to external influences impacting traditional lifestyles, indicating an urgent need for strategies that strengthen cultural identity and traditional governance. Economic sustainability achieved a relatively high score (86%), with opportunities identified in eco-cultural tourism, local crafts, and agroforestry-based income streams. These findings form the empirical basis for a proposed ecovillage development model, structured around culturally grounded spatial zoning, resource governance, and integrated livelihood strategies. The study contributes to sustainable rural development literature by offering a site-specific, replicable model for indigenous communities that harmonizes environmental stewardship with cultural and economic resilience. This model presents valuable insights for other rural and traditional communities aiming to achieve sustainability without compromising cultural heritage.
OPTIMALISASI PERAN MASYARAKAT DALAM MEMBANGUN DESA MELALUI PENGEMBANGAN BUMDES Widjaja, Hinijati; Salam, Agus; Asfahani, Asfahani; Setiawan, Eko Adhy
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 5 No. 5 (2024): Vol. 5 No. 5 Tahun 2024
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v5i5.36178

Abstract

Pengembangan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) menjadi salah satu strategi penting dalam meningkatkan ekonomi masyarakat desa. Namun, optimalisasi peran masyarakat dalam pengelolaan BUMDes sering kali belum maksimal. Pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan partisipasi masyarakat dalam pengembangan BUMDes melalui pendekatan partisipatif. Metode yang digunakan adalah Participatory Action Research (PAR), yang melibatkan masyarakat dalam setiap tahap pengembangan, mulai dari identifikasi masalah hingga evaluasi. Kegiatan pengabdian dilakukan di Desa Kutabaru Kecamatam Pasar Kemis Kabupaten Tangerang dengan melibatkan pengelola BUMDes dan masyarakat setempat melalui pelatihan, diskusi kelompok, dan pendampingan langsung. Hasil pengabdian menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat sebesar 75% dalam pengelolaan BUMDes, serta peningkatan kapasitas manajerial pengelola BUMDes yang mencapai 80%. Selain itu, sinergi antara BUMDes, pemerintah daerah, dan sektor swasta berhasil membuka akses pasar bagi produk lokal. Kesadaran masyarakat akan pentingnya BUMDes sebagai sarana pemberdayaan ekonomi juga meningkat. Kesimpulannya, optimalisasi peran masyarakat dalam pengembangan BUMDes dapat meningkatkan efektivitas dan keberlanjutan BUMDes, serta memperkuat ekonomi dan sosial masyarakat desa. Oleh karena itu, diperlukan upaya lanjutan untuk memastikan keberlanjutan keterlibatan masyarakat dalam pengelolaan BUMDes di masa depan.
Local wisdom of the Baduy people in managing the forest environment Setiawan, Eko Adhy; Widjaja, Hinijati
Global Education Journal Vol. 3 No. 1 (2025): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/gej.v3i1.209

Abstract

In rural areas of Indonesia, such as Nagari Batagak, West Sumatra, limited access to health services emphasizes the need for promotive and preventive interventions. The program aims to increase awareness of regular health check-ups and the prevention of degenerative diseases. The program method was implemented on June 16, 2025, involving 35 elderly people aged 60–80 years in Jorong Sawah Liek, Nagari Batagak, Agam Regency, West Sumatra. Activities included basic health checks (blood pressure, blood sugar, Body Mass Index, mid-upper arm circumference), nutritional screening (MNA), sarcopenia screening (SARC-F and handgrip strength), and cognitive screening (MMSE). Health education was provided on healthy aging, nutrition, rational drug use, and sarcopenia prevention. Data analysis was conducted using frequency distribution, univariate, and bivariate analyses. The results showed that the majority of participants were aged 60–70 years (71.4%) and female (82.9%). Obesity was not significantly associated with blood pressure, blood sugar, cholesterol, or uric acid levels. However, older adults without obesity remain at risk for hypertension, diabetes, hypercholesterolemia, and hyperuricemia. Handgrip strength testing showed that 56% of participants experienced muscle weakness, with a slightly higher prevalence in men (60%) than in women (55%). These findings indicate a high risk of sarcopenia, which increases susceptibility to mobility limitations and the risk of falls. Therefore, community-based health screening and education are important regardless of obesity status.
Development of Batik Village Culture as A Unique Tourist Destination in Jakarta Setiawan, Eko Adhy; Widjaja, Hinijati
Global Education Journal Vol. 3 No. 2 (2025): Global Education Journal (GEJ)
Publisher : Civiliza Publishing, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59525/gej.v3i2.1107

Abstract

This study explores the development of Batik Village Culture as a unique urban tourist destination in Jakarta, focusing on how traditional batik craftsmanship can be preserved and revitalized within a modern metropolitan context. The research aims to analyze the strategies, challenges, and socio-cultural impacts of transforming Jakarta’s batik villages into centers of creative-based tourism that combine cultural preservation with economic empowerment. Using a qualitative descriptive method, data were collected through in-depth interviews, field observations, and documentation from artisans, government officials, and tourism stakeholders. The findings reveal that the Batik Village initiative effectively fosters community participation, strengthens local identity, and stimulates creative entrepreneurship, yet faces constraints related to policy coordination, marketing limitations, and authenticity management. The study concludes that sustaining urban cultural tourism requires adaptive collaboration between stakeholders and continuous innovation that respects traditional values. Its contribution lies in providing a model of how cultural heritage can evolve within the creative economy framework, offering insights for sustainable urban tourism development.
EVALUASI ELEMEN LANSKAP DALAM MEWUJUDKAN IDENTITAS KAWASAN STADION PATRIOT CANDRABHAGA KOTA BEKASI Hinijati Widjaja; Gabriela Fortunatus; Titiek P Debora; Eko Adhy Setiawan
Jurnal Lingkungan dan Kota VOLUME 5, NUMBER 2, NOVEMBER 2025
Publisher : Universitas Trisakti

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.25105/

Abstract

Ruang publik merupakan area yang berfungsi untuk menampung aktivitas masyarakat baik secara individu maupun berkelompok. Kawasan stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi merupakan perwujudan dari ruang publik yang ada di pusat Kota Bekasi. Kawasan stadion Patriot Candrabhaga ini letaknya sangat strategis dan juga memiliki nilai – nilai sejarah, harapan dan impian dari Kota Bekasi. Pada sebuah tapak terdapat elemen lanskap sebagai elemen pembentuk tapak yaitu softscape dan hardscape. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengevaluasi elemen lanskap terhadap terbentuknya identitas tempat di Kawasan Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi. Penelitian ini dapat dijadikan sebagai bahan pertimbangan dalam pengembangan rancangan lanskap Kawasan Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi dan menjadi masukan bagi pengelola Kawasan Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi untuk melakukan perbaikan pada elemen lanskap baik softscape dan hardscape. Metode penelitian yg digunakan adalah deskriptif dengan pendekatan kuantitatif. Teknik Analisis data menggunakan skala likert. Harapan dari adanya penelitian ini adalah agar elemen lanskap di kawasan Stadion dapat dimaksimalkan sehingga mampu mewujudkan identitas Kawasan Stadion Patriot Candrabhaga Kota Bekasi.