Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : JURNAL INTEGRASI

Pengembangan Terowongan Angin Kecepatan Rendah (Low Speed Wind Tunnel) Untuk Tujuan Edukatif di Politeknik Negeri Batam Nidia Yuniarsih; Wowo Rossbandrio
JURNAL INTEGRASI Vol 7 No 1 (2015): Jurnal Integrasi - April 2015
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Terowongan angin kecepatan rendah dirancang, dibangun dan diuji di daerah Politeknik Batam untuk tujuan pendidikan. Peralatan ini dapat membantu dosen dalam proses belajar untuk menunjukkan prinsip dasar aerodinamis dan untuk memungkinkan siswa untuk melakukan pengukuran garis dan mengambil bagian dalam karya eksperimental, juga dapat mendukung teori dan membandingkannya dengan hasil simulasi. Pembangunan terowongan angin mulai dengan penentuan ukuran bagian uji dan aliran kecepatan udara. Dan akhirnya pembuatan terowongan angin kecepatan rendah dan analisa fungsional dilakukan pada model.
Safety Issue Associated With Hotwork on Conveyor Belt Area of Self-Unloading Bulk Carrier Hendra Saputra; Mufti Fathonah Muvariz; Nidia Yuniarsih; Nauval Abdurahman; Sapto Wiratno Satoto; Rifel Landong
JURNAL INTEGRASI Vol 7 No 1 (2015): Jurnal Integrasi - April 2015
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Welding, cutting, burning, abrasive blasting, and other heat-producing operations are considered as hotwork that potentially creates fire hazard especially on board a ship. Fires in confined spaces such ship compartments, in the loop and tunnel areas are very dangerous, as the conditions are conducive to its rapid spread and also that they are in the vicinity of highly flammable areas. When hot work is being performed in the areas and spaces, required standards and procedures are essential to ensure the safety of all involved in the work. This study try to review some causes of ship fire accident that took place in the past and came out with suggestions for improvement in the area of hotworks in close proximity to a conveyor belt. On methodology, using a case study of an accident on board a ship to know cause that often occur around conveyor belt area of Self-Unloading Carrier (SUL) especially on bulk carrier. The result of study is to reiterate the need for proper monitoring and and supervision of hotwork in close proximity to a conveyor belt as it has contributed adversely to the several fire accident that has taken place in the world shipping trade most especially on the self-unloading(SUL) bulk carriers.
Pengaruh Kecepatan Putar Poros terhadap Massa dan Volume Bakso yang Dihasilkan pada Vertical Meatballs Machine Cahyo Budi Nugroho; Nidia Yuniarsih; Soni Widiawan
JURNAL INTEGRASI Vol 7 No 2 (2015): Jurnal Integrasi - Oktober 2015
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Shape and size is influence by molding and batter separate. This research is to find the influence of velocity to results statistically. Research of the velocity influence is to know about is the mass and volume that produced in meatballs molding machine with Vertical Meatballs Machine can be different. The testing velocity at 50, 60, 80, 90, dan 100 rpm. To calculate velocity (rpm) that ideal, the data is calculate using deviation standard equation (deviation value) from data of mass and volume. Ini mass testing of meatballs, the highest value is velocity at 50 rpm that is 36,4 grams, whereas the lowest value is velocity at 100 rpm that is 19,4 grams. Ini volume testing of meatballs, the highest value is velocity at 50 rpm that is 39 ml, whereas the lowest value is velocity at 100 rpm that is 20 grams. According to the deviation standard equation in testing mass, the velocity in 60 rpm is the most ideal velocity because it is 0,84 as the lowest deviation .
Analisa pengaruh Beban Terhadap Stabilitas Statis Kapal Patroli 28 Meter Untuk Pengawasan Perairan di Kepulauan Riau Hendra Saputra; Nidia Yuniarsih; Desrial Rianto
JURNAL INTEGRASI Vol 9 No 2 (2017): Jurnal Integrasi - Oktober 2017
Publisher : Politeknik Negeri Batam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30871/ji.v9i2.519

Abstract

Stabilitas adalah kemampuan sebuah kapal untuk kembali tegak semula setelah miring yang disebabkan pengaruh gaya dari aktivitas di kapal, baik yang datang dari luar maupun dari dalam kapal. Peraturan keselamatan internasional, yang telah ditetapkan pada bulan November 1993. Komisi keselamatan maritime dari IMO (International Maritime Organization) sedang mengembangkan persyaratan untuk diterima oleh para pihak menandatangani Konvensi Internasional untuk keselamatan jiwa di laut SOLAS 1974 (Safety Of Life At Sea 1974), dimana dipenuhi ISM Code menjadi keharusan[1]. Kapal patroli 28 meter ini merupakan kapal cepat yang digunakan untuk melakukan pengawasan dan keamanan diwilayah perairan Kepulauan Riau, sehingga faktor teknis seperti stabilitas dan titik berat kapal menjadi penting untuk diperhatikan agar dapat meminimalisir terjadinya kecelakaan dilaut. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh beban terhadap stabilitas statis pada kapal patroli 28 meter. Metode yang dilakukan adalah melakukan proses inclining test. Dan hasil yang didapat adalah tinggi metacenter dan nilai GZ kapal patroli 28 meter. Dari hasil analisa dan pembahasan didapatkan bahwa tinggi metacenter sudah memenuhi ketentuan yang ditetapkan oleh BKI dan IMO, untuk nilai GZ kapal ini telah memenuhi standar yang ditetapkan oleh IMO.