Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

PENGARUH KEPEMILIKAN MANAJERIAL, DEWAN DIREKSI, DEWAN KOMISARIS, DAN KOMITE AUDIT TERHADAP KINERJA PERUSAHAAN MANUFAKTUR SUB SEKTOR FOOD & BEVERAGE DI BEI (2021-2023) Elis Lusiana; Endang Wulandari
Seminar Nasional Pariwisata dan Kewirausahaan (SNPK) Vol. 4 (2025): APRIL
Publisher : Sahid University Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36441/snpk.vol4.2025.411

Abstract

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk menganalisis kinerja perusahaan manufaktur subsektor makanan dan minuman yang terdaftar di Bursa Efek Indonesia (BEI) dari tahun 2021 sampai dengan tahun 2023 dan untuk mengetahui pengaruh kepemilikan manajerial, ukuran dewan direksi, komposisi dewan direksi, dan keberadaan komite audit terhadap hasil keuangan. Dengan Teori Keagenan sebagai landasan teorinya, penelitian ini menggunakan analisis regresi data panel untuk mengambil pendekatan kuantitatif. Dari 96 perusahaan yang terdaftar sepanjang waktu, 17 memenuhi persyaratan setelah pendekatan purposive sampling digunakan untuk pemilihan sampel. Data sekunder yang digunakan adalah data sekunder yang diambil dari laporan keuangan tahunan perusahaan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kepemilikan manajerial tidak berdampak signifikan terhadap kinerja perusahaan, tetapi jumlah direktur di dewan direksi memiliki pengaruh negatif dan signifikan, dan keberadaan komite audit dan jumlah komisaris di dewan direksi memiliki pengaruh positif dan signifikan. Temuan ini memberikan kepercayaan pada gagasan bahwa kinerja Perusahaan telah ditingkatkan secara signifikan oleh kerangka tata kelola perusahaan.
Pelatihan dan Pendampingan Penyusunan Laporan Keuangan Sederhana bagi Pelaku UMKM Berbasis Aplikasi Akuntansi Digital: Pengabdian Eko Cahyo Mayndarto; Muhamad Syafii; Margo Saptowinarko Prasetyo; Endang Wulandari; Ahadi Rerung; Sian Linda Lerebulan
Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Vol. 4 No. 4 (2026): Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan Volume 4 Nomor 4 April - Juni
Publisher : Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jerkin.v4i4.6593

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh masih rendahnya kemampuan pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam menyusun laporan keuangan secara sistematis dan memanfaatkan teknologi digital dalam pengelolaan keuangan usaha. Sebagian besar pelaku UMKM masih melakukan pencatatan transaksi secara manual sehingga informasi keuangan yang dihasilkan kurang efektif untuk digunakan dalam pengambilan keputusan usaha. Padahal, laporan keuangan memiliki peran penting dalam mengetahui kondisi usaha, tingkat keuntungan, serta perkembangan usaha yang dijalankan. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan keterampilan peserta dalam menyusun laporan keuangan sederhana berbasis aplikasi akuntansi digital. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 2 Februari 2026 secara daring melalui aplikasi Zoom dengan jumlah peserta sebanyak 18 orang dari berbagai kalangan. Metode pelaksanaan kegiatan dilakukan melalui tahapan identifikasi kebutuhan peserta, penyampaian materi, praktik langsung penggunaan aplikasi akuntansi digital, pendampingan, serta evaluasi kegiatan. Materi yang diberikan meliputi pentingnya laporan keuangan, dasar-dasar pencatatan keuangan, serta penggunaan aplikasi akuntansi digital dalam pencatatan transaksi usaha. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa peserta mengalami peningkatan pemahaman mengenai pentingnya laporan keuangan dan digitalisasi akuntansi. Selain itu, peserta juga mampu melakukan pencatatan transaksi dan menyusun laporan keuangan sederhana menggunakan aplikasi akuntansi digital secara lebih sistematis. Kegiatan ini memberikan manfaat positif dalam meningkatkan literasi keuangan digital peserta dan mendorong pengelolaan usaha yang lebih profesional. Dengan demikian, pelatihan dan pendampingan berbasis digital menjadi salah satu upaya yang efektif dalam mendukung peningkatan kualitas pengelolaan keuangan UMKM di era digital.
Audit Quality in Scholarly Accounting Journals – A Bibliometric Analysis of Research Output Loso Judijanto; Anggi Prayitno; Syahrijal Hidayat; Sukamto Sukamto; Endang Wulandari
Jurnal Akuntansi Dan Keuangan West Science Vol 5 No 01 (2026): Jurnal Akuntansi dan Keuangan West Science
Publisher : Westscience Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58812/jakws.v5i01.3175

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur intelektual, evolusi tematik, dan pola kolaborasi dalam penelitian kualitas audit yang diterbitkan di jurnal akuntansi ilmiah melalui pendekatan bibliometrik. Dengan menggunakan data bibliografis yang diperoleh dari basis data akademik internasional, penelitian ini menerapkan teknik analisis kinerja dan pemetaan ilmu pengetahuan, termasuk analisis ko-munculan, ko-penulisan, dan kolaborasi antar negara yang divisualisasikan menggunakan VOSviewer. Temuan menunjukkan bahwa kualitas audit tetap menjadi tema sentral dan abadi dalam penelitian akuntansi, yang erat terkait dengan mekanisme tata kelola korporat, komite audit, dan kualitas pelaporan keuangan. Seiring waktu, fokus penelitian telah bergeser dari perspektif tata kelola tradisional menuju tema-tema inovatif dan multidisiplin, terutama integrasi teknologi digital seperti kecerdasan buatan, big data, dan sistem informasi, serta penerapan kualitas audit di sektor non-keuangan seperti kesehatan. Analisis kolaborasi menunjukkan bahwa output penelitian didominasi oleh peneliti dan institusi dari negara-negara maju, terutama Amerika Serikat, Inggris, dan Australia, sementara kontribusi dari ekonomi berkembang masih relatif terbatas. Penelitian ini memberikan kontribusi terhadap literatur dengan menyajikan pemetaan komprehensif tentang tren penelitian kualitas audit dan memberikan wawasan untuk arah penelitian masa depan yang menekankan pada kemajuan teknologi, penerapan lintas sektor, dan kolaborasi internasional yang lebih luas