Claim Missing Document
Check
Articles

Found 9 Documents
Search
Journal : Jurnal Ekonomi

PENGUKURAN KINERJA REKSA DANA DENGAN MENGGUNAKAN BESARAN ALPHA ( α ) HASIL PERHITUNGAN ‘INDEKS JENSEN’ DI PASAR MODAL INDONESIA Warsini, Sabar; Suhartati, Titi
Ekonomi & Bisnis Vol 10, No 1 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i1.466

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan edukasi serta pemahaman kepada masyarakat investor mengenai konsep dan teknik analisis pengukuran kinerja Reksa Dana, sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam menentukan strategi investasi khususnya investasi pada Reksa Dana. Dengan melakukan pengukuran kinerja Reksa Dana investor dapat memilih mana Reksa Dana yang layak untuk dijadikan sarana penempatan dananya. Model yang digunakan untuk pengukuran kinerja Reksa Dana dalam penelitian ini adalah model Jensen. Menurut Jensen kinerja Reksa Dana dapat dilihat dari besarnya alpha setiap Reksa Dana. Alpha merupakan selisih antara tingkat keuntungan yang diharapkan investor (Expected Return) dengan tingkat keuntungan minimum (Minimum Return) . Apabila suatu Reksa Dana mempunyai alpha yang positif berarti mempunyai kinerja yang baik, sebaliknya Reksa Dana dengan alpha negative mengindikasikan kinerja yang tidak baik. Expected Return diukur dengan rata-rata dari return riil dan Minimum Return diukur dengan model CAPM yang menggunakan dasar rata-rata return pasar, beta Reksa Dana dan Risk Free Rate. Pengukuran kinerja terhadap 50 Reksa Dana Saham yang menjadi sampel menggunakan pengamatan data NAB selama 17 minggu dan diperoleh hasil 40 Reksa Dana (80%) mempunyai alpha positif, sedangkan 10 Reksa Dana ( 20%) lainnya mempunyai alpha negative. Dari analisis deskriptif diperoleh hasil NAB tertinggi sebesar Rp.11.182,30 per UP dan NAB terendah berada pada angka Rp. 897,30 per UP. Untuk angka Expected Return mingguan tertinggi sebesar 0,0938 dan terendah -0,0299 dengan rata-rata expected retrun mingguan dari 50 Reksa Dana tersebut sebesar 0,0300. Risiko setiap Reksa Dana diukur dengan menggunakan betanya, dan diperoleh hasil Reksa Dana dengan risiko tertinggi berada pada β sebesar -5,810231 yang berarti apabila return pasar pada minggu ini sebesar 1% maka Reksa Dana tersebut akan rugi -5,810231%, dan beta terendah -0,000290 yang berarti apabila return pasar minggu ini 1% maka Reksa Dana ini akan merugi -0,00029 %. Kata kunci : return riil, return ekspektasi, beta Reksa Dana, return pasar, risk free
PENGARUH REPUTASI PENJAMIN EMISI TERHADAP PENGELOLAAN LABA PADA PENAWARAN UMUM PERDANA SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA Warsini, Sabar; Fauzy, Aminah
Ekonomi & Bisnis Vol 10, No 2 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i2.457

Abstract

Abstract This research investigates the affects of underwriter reputation on the earnings management practice in the period of Initial Public Offering (IPO). This research is held to find out the empirical evidence in order to reply the three main problems exist. Firstly, do managers opportunistically manage earnings in the period of IPO? Secondly, how is the pattern of earnings management in the period of IPO? and thirdly, do underwriters with good reputation can lessen the existence of earnings management practice in the period of IPO? In this research earnings management is measured by discretionary accruals ( Dechow model,1995). Using a sample of 43 IPO’s over four-year period (2007-2010), we find that in the period of IPO, managers have manage earnings and the pattern of the earnings management is income increasing. Differ from result of previous research , we find that underwriter reputation is insignificantly influence earnings management practice in the period of IPO. Keyword : initial public offering, underwriter reputation, earnings management, discretionary accruals
PENGARUH PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN PRAKTIK TATA KELOLA PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Suhartati, Titi; Warsini, Sabar; Sixpria, Nedsal
Ekonomi & Bisnis Vol 10, No 2 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i2.456

Abstract

Abstrak Penelitian ini menguji pengaruh pengungkapan informasi Corporate Social Responsibility (CSR) dan praktik Good Corporate Governance (GCG) terhadap nilai perusahaan (Firm Value). Penelitian menggunakan data sekunder yang diperoleh dari database OSIRIS dan Bursa Efek Indonesia untuk perusahaan manufaktur periode 2007-2008. Metode pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh 31 sampel perusahaan manufaktur. Hasil pengujian hipotesis membuktikan bahwa variabel praktik GCG dan variabel kontrol telah mampu menjelaskan variabel nilai perusahaan sebesar 62,68%. Hasil pengujian hipotesis menunjukkan bahwa pengungkapan CSR tidak signifikan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Sedangkan variabel GCG yaitu jumlah independent board (positif) dan board size (negatif), variabel kontrol size dan sales growth signifikan berpengaruh terhadap nilai perusahaan (firm value). Kata kunci: tanggung jawab, tata kelola, nilai perusahaan Abstract This study examined the effect of disclosure of Corporate Social Responsibility (CSR) and the practice of Good Corporate Governance (GCG) with firm value (Firm Value). This study uses secondary data obtained from the OSIRIS database and the Indonesia Stock Exchange for the period 2007-2008 of manufacturing companies. The sample selection methods using purposive sampling and sample obtained 31 manufacturing companies. The test results prove the hypothesis that the variables of good corporate governance and control variables have been able to explain the value of the company amounted to 62.68% variable. The results of hypothesis testing indicate that the disclosure of CSR does not significantly affect the value of the company. While the number of independent variables GCG board (positive) and board size (negative), the size of the control variables and sales growth significantly affects the value of the company (firm value). Keywords: corporate social responsibility, corporate governance, board, firm value
EVALUASI IMPLEMENTASI STANDAR AKUNTANSI ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK (ETAP) DAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN AUDITAN PADA USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) Sixpria, Nedsal; Suhartati, Titi; Warsini, Sabar
Ekonomi & Bisnis Vol 12, No 1 (2013): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v12i1.653

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan secara bertahap selama dua tahun.Penelitian dilakukan dengan pendekatan pokok penelitian kualitatif dengan menggunakan objek penelitian UMKM di wilayah Depok dan sekitarnya.Penelitian menggunakan data primer dengan metode survey menggunakan kuesioner dan wawancara dengan responden. Pada tahun pertama, difokuskan pada penyusunan panduan proses akuntansi berdasarkan SAK ETAP untuk UMKM, melalui tahapan: mengidentifikasi perusahaan UKM yang akan menjadi objek penelitian melalui instansi terkait, menyusun dan melakukan pengujian instrumen penelitian, mengumpulkan data melalui wawancara dengan responden, verifikasi dan mengolah data penelitian, menganalisis data dan menyimpulkan, menyusun Laporan Penelitian. Direncanakan penelitian pada tahun pertama menghasilkan luaran berupa Panduan Proses akuntansi berdasarkan SAK ETAP untuk UMKM. Pada tahun ke-dua, difokuskan pada membuat Panduan Penyusunan Laporan Keuangan yang layak audit untuk UMKM, melalui tahapan: Sosialisasi dan Implementasi Panduan Proses akuntansi berdasarkan SAK ETAP untuk UMKM, Evaluasi Panduan Proses akuntansi berdasarkan SAK ETAP untuk UMKM melalui umpan balik (feed back) dari responden, Menganalisis dan Menyempurnakan Panduan Proses akuntansi berdasarkan SAK ETAP untuk UMKM, dan Menyusun Laporan penelitian. Direncanakan penelitian pada tahun ke-dua menghasilkan luaran berupa Panduan Penyusunan Laporan Keuangan yang layak audit. Kata Kunci: proses akuntansi, laporan keuangan, UMKM Abstract The study was conducted with a qualitative research approach using the principal object of study of SMEs in Depok and surrounding areas. Research using primary data with survey method using questionnaires and interviews with the respondents. In the first year , is focused on the development of guidelines by SAK ETAP accounting process for SMEs, through the stages : identifying SMEs that will be the object of research through relevant agencies, develop and test research instruments, collecting data through interviews with respondents, verification and processing research data, analyzed the data and concluded, prepare research reports. This research is planned in two years, the first year produce outputs in the form of user processes by SAK ETAP (accounting for SMEs). In the second year, is focused on making free preparation of financial statements for audit viable SMEs, through the stages of : dissemination and implementation guide by SAK ETAP process accounting for SMEs, accounting process evaluation guide by SAK ETAP for SMEs through feedback of respondents, analyze and improve process guide by SAK ETAP accounting for SMEs, and develop reports. Also in second year is planned outputs produces a guide worthy for audited financial statements. Keywords: accountingprocess, financial statements, SMEs
PENGARUH PENGUNGKAPAN TANGGUNG JAWAB SOSIAL DAN PRAKTIK TATA KELOLA PERUSAHAAN TERHADAP NILAI PERUSAHAAN Titi Suhartati; Sabar Warsini; Nedsal Sixpria
Ekonomi & Bisnis Vol 10 No 2 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i2.456

Abstract

Abstrak Penelitian ini menguji pengaruh pengungkapan informasi Corporate Social Responsibility(CSR) dan praktik Good Corporate Governance (GCG) terhadap nilai perusahaan (FirmValue). Penelitian menggunakan data sekunder yang diperoleh dari database OSIRIS danBursa Efek Indonesia untuk perusahaan manufaktur periode 2007-2008. Metode pemilihan sampel menggunakan purposive sampling dan diperoleh 31 sampel perusahaan manufaktur. Hasil pengujian hipotesis membuktikan bahwa variabel praktik GCG dan variabel kontrol telahmampu menjelaskan variabel nilai perusahaan sebesar 62,68%. Hasil pengujian hipotesismenunjukkan bahwa pengungkapan CSR tidak signifikan berpengaruh terhadap nilai perusahaan. Sedangkan variabel GCG yaitu jumlah independent board (positif) dan board size(negatif), variabel kontrol size dan sales growth signifikan berpengaruh terhadap nilaiperusahaan (firm value). Kata kunci: tanggung jawab, tata kelola, nilai perusahaan Abstract This study examined the effect of disclosure of Corporate Social Responsibility (CSR) and thepractice of Good Corporate Governance (GCG) with firm value (Firm Value). This study uses secondary data obtained from the OSIRIS database and the Indonesia Stock Exchange for theperiod 2007-2008 of manufacturing companies. The sample selection methods using purposive sampling and sample obtained 31 manufacturing companies. The test results prove thehypothesis that the variables of good corporate governance and control variables have been able to explain the value of the company amounted to 62.68% variable. The results ofhypothesis testing indicate that the disclosure of CSR does not significantly affect the value of the company. While the number of independent variables GCG board (positive) and board size(negative), the size of the control variables and sales growth significantly affects the value of the company (firm value). Keywords: corporate social responsibility, corporate governance, board, firm value
PENGARUH REPUTASI PENJAMIN EMISI TERHADAP PENGELOLAAN LABA PADA PENAWARAN UMUM PERDANA SAHAM DI BURSA EFEK INDONESIA Sabar Warsini; Aminah Fauzy
Ekonomi & Bisnis Vol 10 No 2 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i2.457

Abstract

Abstract This research investigates the affects of underwriter reputation on the earnings management practice in the period of Initial Public Offering (IPO). This research is held to find out the empirical evidence in order to reply the three main problems exist. Firstly, do managers opportunistically manage earnings in the period of IPO? Secondly, how is the pattern of earnings management in the period of IPO? and thirdly, do underwriters with good reputation can lessen the existence of earnings management practice in the period of IPO? In this research earnings management is measured by discretionary accruals ( Dechow model,1995). Using a sample of 43 IPO’s over four-year period (2007-2010), we find that in the period of IPO, managers have manage earnings and the pattern of the earnings management is income increasing. Differ from result of previous research , we find that underwriter reputation is insignificantly influence earnings management practice in the period of IPO. Keyword : initial public offering, underwriter reputation, earnings management, discretionary accruals
PENGUKURAN KINERJA REKSA DANA DENGAN MENGGUNAKAN BESARAN ALPHA ( α ) HASIL PERHITUNGAN ‘INDEKS JENSEN’ DI PASAR MODAL INDONESIA Sabar Warsini; Titi Suhartati
Ekonomi & Bisnis Vol 10 No 1 (2011): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v10i1.466

Abstract

Abstrak Tujuan dari penelitian ini adalah memberikan edukasi serta pemahaman kepada masyarakat investor mengenai konsep dan teknik analisis pengukuran kinerja Reksa Dana, sehingga dapat digunakan sebagai acuan dalam menentukan strategi investasi khususnya investasi pada Reksa Dana. Dengan melakukan pengukuran kinerja Reksa Dana investor dapat memilih mana Reksa Dana yang layak untuk dijadikan sarana penempatan dananya. Model yang digunakan untuk pengukuran kinerja Reksa Dana dalam penelitian ini adalah model Jensen. Menurut Jensen kinerja Reksa Dana dapat dilihat dari besarnya alpha setiap Reksa Dana. Alpha merupakan selisih antara tingkat keuntungan yang diharapkan investor (Expected Return) dengan tingkat keuntungan minimum (Minimum Return) . Apabila suatu Reksa Dana mempunyai alpha yang positif berarti mempunyai kinerja yang baik, sebaliknya Reksa Dana dengan alpha negative mengindikasikan kinerja yang tidak baik. Expected Return diukur dengan rata-rata dari return riil dan Minimum Return diukur dengan model CAPM yang menggunakan dasar rata-rata return pasar, beta Reksa Dana dan Risk Free Rate. Pengukuran kinerja terhadap 50 Reksa Dana Saham yang menjadi sampel menggunakan pengamatan data NAB selama 17 minggu dan diperoleh hasil 40 Reksa Dana (80%) mempunyai alpha positif, sedangkan 10 Reksa Dana ( 20%) lainnya mempunyai alpha negative. Dari analisis deskriptif diperoleh hasil NAB tertinggi sebesar Rp.11.182,30 per UP dan NAB terendah berada pada angka Rp. 897,30 per UP. Untuk angka Expected Return mingguan tertinggi sebesar 0,0938 dan terendah -0,0299 dengan rata-rata expected retrun mingguan dari 50 Reksa Dana tersebut sebesar 0,0300. Risiko setiap Reksa Dana diukur dengan menggunakan betanya, dan diperoleh hasil Reksa Dana dengan risiko tertinggi berada pada β sebesar -5,810231 yang berarti apabila return pasar pada minggu ini sebesar 1% maka Reksa Dana tersebut akan rugi -5,810231%, dan beta terendah -0,000290 yang berarti apabila return pasar minggu ini 1% maka Reksa Dana ini akan merugi -0,00029 %. Kata kunci : return riil, return ekspektasi, beta Reksa Dana, return pasar, risk free
EVALUASI IMPLEMENTASI STANDAR AKUNTANSI ENTITAS TANPA AKUNTABILITAS PUBLIK (ETAP) DAN PENYUSUNAN LAPORAN KEUANGAN AUDITAN PADA USAHA MIKRO, KECIL DAN MENENGAH (UMKM) Nedsal Sixpria; Titi Suhartati; Sabar Warsini
Ekonomi & Bisnis Vol 12 No 1 (2013): Jurnal Ekonomi dan Bisnis
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v12i1.653

Abstract

Abstrak Penelitian ini dilakukan secara bertahap selama dua tahun.Penelitian dilakukan dengan pendekatan pokok penelitian kualitatif dengan menggunakan objek penelitian UMKM di wilayah Depok dan sekitarnya.Penelitian menggunakan data primer dengan metode survey menggunakan kuesioner dan wawancara dengan responden. Pada tahun pertama, difokuskan pada penyusunan panduan proses akuntansi berdasarkan SAK ETAP untuk UMKM, melalui tahapan: mengidentifikasi perusahaan UKM yang akan menjadi objek penelitian melalui instansi terkait, menyusun dan melakukan pengujian instrumen penelitian, mengumpulkan data melalui wawancara dengan responden, verifikasi dan mengolah data penelitian, menganalisis data dan menyimpulkan, menyusun Laporan Penelitian. Direncanakan penelitian pada tahun pertama menghasilkan luaran berupa Panduan Proses akuntansi berdasarkan SAK ETAP untuk UMKM. Pada tahun ke-dua, difokuskan pada membuat Panduan Penyusunan Laporan Keuangan yang layak audit untuk UMKM, melalui tahapan: Sosialisasi dan Implementasi Panduan Proses akuntansi berdasarkan SAK ETAP untuk UMKM, Evaluasi Panduan Proses akuntansi berdasarkan SAK ETAP untuk UMKM melalui umpan balik (feed back) dari responden, Menganalisis dan Menyempurnakan Panduan Proses akuntansi berdasarkan SAK ETAP untuk UMKM, dan Menyusun Laporan penelitian. Direncanakan penelitian pada tahun ke-dua menghasilkan luaran berupa Panduan Penyusunan Laporan Keuangan yang layak audit. Kata Kunci: proses akuntansi, laporan keuangan, UMKM Abstract The study was conducted with a qualitative research approach using the principal object of study of SMEs in Depok and surrounding areas. Research using primary data with survey method using questionnaires and interviews with the respondents. In the first year , is focused on the development of guidelines by SAK ETAP accounting process for SMEs, through the stages : identifying SMEs that will be the object of research through relevant agencies, develop and test research instruments, collecting data through interviews with respondents, verification and processing research data, analyzed the data and concluded, prepare research reports. This research is planned in two years, the first year produce outputs in the form of user processes by SAK ETAP (accounting for SMEs). In the second year, is focused on making free preparation of financial statements for audit viable SMEs, through the stages of : dissemination and implementation guide by SAK ETAP process accounting for SMEs, accounting process evaluation guide by SAK ETAP for SMEs through feedback of respondents, analyze and improve process guide by SAK ETAP accounting for SMEs, and develop reports. Also in second year is planned outputs produces a guide worthy for audited financial statements. Keywords: accountingprocess, financial statements, SMEs
ANALISIS FAKTOR DETERMINAN KINERJA KEBERLANJUTAN DAN KONSEKUENSI EKONOMIS SAHAM TERINDEKS IDX ESGL ., Zulmaita; Warsini, Sabar; Rahmawati, Lia; Rana Amany, Fithriya
Ekonomi & Bisnis Vol 23 No 2 (2024): Jurnal Ekonomi & Bisnis Desember 2024
Publisher : Politeknik Negeri Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32722/eb.v23i2.7175

Abstract

Along with the increasing global commitment to sustainability performance as stated in the Sustainable Development Goals (SDGs) program, the launch of the IDX ESG Leaders index by the Indonesia Stock Exchange is an attractive option for investors. This study aims to find empirical evidence of determinants of the sustainability performance of IDX ESG Leaders stocks as measured by the quality of information presented in sustainability reports and test the economic consequences. Factors suspected to be determinants of sustainability performance are the effectiveness of independent board supervision, company scale, profit growth, and leverage. Testing the economic consequences is done by examining the relationship between sustainability performance and firm value. The research was conducted on IDX ESG Leaders constituent stocks for March−September 2023. The data used is secondary data in financial reports, annual reports, and sustainability reports from 2020−2023. Hypothesis proof using panel data regression. The results of this study indicate that the independent commissioner variable has a negative effect on the quality of sustainability reports. The variables of company size, profit growth, and leverage have a negative effect on the quality of sustainability reports. Meanwhile, the variable quality of sustainability reports has a positive impact on firm value. Keywords: IDX ESG Leaders, company size, profit growth, leverage, sustainability report quality, firm value