Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

You Only Look Once v5 and Long Short-Term Memory Implementation for Crowd Anomaly Detection Wardani, Ken Ratri Retno; Chrisandy, Nicholas; Martina, Inge; Heryanto, Hery
Jurnal Teknik Informatika (Jutif) Vol. 6 No. 2 (2025): JUTIF Volume 6, Number 2, April 2025
Publisher : Informatika, Universitas Jenderal Soedirman

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52436/1.jutif.2025.6.2.4224

Abstract

In Indonesia, 116,000 traffic accidents and 370,747 workplace accidents occurred in 2023, emphasizing the urgent need for effective surveillance systems for monitoring crowded areas such as public sidewalks, roads, workplaces, and school hallways. This study introduces a novel approach combining You Only Look Once v5 (YOLOv5) and Long Short-Term Memory (LSTM) networks for crowd anomaly detection. Unlike traditional methods, this hybrid framework utilizes YOLOv5 for precise feature extraction from video frames and LSTM to capture temporal dependencies for detecting anomalous behaviors. The dataset used includes scenes from the Crowd Anomaly Detection UML Dataset, consisting of a 1-minute and 11-second video extracted into 852 images. Hyperparameter tuning was conducted for epochs and learning rates in the YOLOv5 model, as well as for epochs and units in the LSTM model. The proposed framework achieved remarkable results, with 98% accuracy, 100% precision, and 86% F1-Score. However, improvements in class distribution within the training data could enhance model performance further. These findings demonstrate the potential of the proposed method for real-world applications in improving public safety and effective anomaly detection. This research proves that the proposed method which uses separate feature extraction method before detecting anomaly provides a better result in crowd anomaly detection.
MODEL PENGEMBANGAN PETERNAKAN RAKYAT TERINTEGRASI YANG RAMAH LINGKUNGAN MENUJU PETERNAKAN BERKELANJUTAN DI NUSA TENGGARA BARAT (KAJIAN EPISTEMOLOGI DENGAN PENDEKATAN SISTEM) Alimuddin, Alimuddin; Sarjan, M; Heryanto, Hery; Anton, Anton; Mukhlis, Alis; Murad, Murad; Arifin, Zainal; Fahrudin, Fahrudin; Abdullah, Sirajudin H.; Priyati, Asih; Amudin, Amudin; Ali, Muhamad
JAS (Jurnal Agri Sains) Vol 8, No 2: Desember 2024
Publisher : Universitas Muara Bungo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36355/jas.v8i2.1646

Abstract

Pertanian berkelanjutan merupakan tujuan dan fokus sistem pembangunan pertanian dewasa ini. Maraknya pembangunan di segala bidang menyisakan permasalahan besar terkait keberlanjutannya. Intervensi model pembangunan pertanian yang ramah lingkungan menjadi urgent untuk dilakukan shingga dapat membantu mewujudkan pembangunan yang yang berkelanjutan. Sektor peternakan memiliki peran penting dalam menyediakan pangan dan meningkatkan kualitas hidup manusia. Hal ini dapat dilihat dari tingkat permintaan produk-produk peternakan seperti telur, daging dan susu yang terus meningkat etiap tahun sesuai dengan peningkatan jumlah penduduk. Keseimbangan faktor peningkatan produksi dan penanganan limbah adalah suatu keharusan untuk keberlangsungan usaha peternakan. Sistem pembangunan pertanian yang masih mengandalkan bahan kimia sebagai salah satu komponen input usaha pertanian telah turut memberikan kontribusi dalam menurunkan produktivitas lahan dan kualitas kesuburan lahan, begitu juga dengan industri peternakan tanpa disertai pengolahan limbah yang memadai sehingga meninggalkan pencemaran lingkungan. Di sisi lain, alih fungsi lahan yang tinggi menyebabkan daya dukung lahan untuk pertanian dan peternakan menjadi rendah. Kondisi ini membuat semua pihak brada pada titik “khawatir” akan kecukupan pangan untuk penduduk dunia pada tahun 2050. Manurut United Nation (2023), jumlah penduduk dunia pada tahun 2050 sebesar 9.6 milyar, maka dunia harus menyediakan pangan 60% lebih banyak dari jumlah sekarang. Konsep integrasi peternakan-pertanian yang berkelanjutan menjadi yang bisa menjawab tuntutan ini sehingga menjadi sangat penting dalam setiap pelaksanaan pembangunan di semua bidang termasuk bidang peternakan. Peternakan yang berkelanjutan  harus memiliki 3 (tiga) pilar utama yakni ekonomi, sosial dan lingkungan. Integrasi sistem pertanian yang mengutamakan ke-3 pilar tersebut membantu arah pengelolaan peternakan rakyat menjadi lebih ramah lingkungan dan berkelanjutan. Tulisan ini berisi tentang kajian epistemology model integrasi usaha peternakan yang ramah lingkungan dan berkelanjutan untuk mewujudkan ketahanan pangan daerah di NTB.
Rancangan Dasar Sistem Aplikasi Pemantau Lalu Lintas dan Penghitung Kendaraan Berbasis Komputasi Tepi Heryanto, Hery; Hutagalung, Maclaurin; Gamaliel, Yoyok Yusman; Angela, Dina; Pratama, Dionisius; Martina, Inge; Nugroho, Tunggul Arief
JURNAL INFOTEL Vol 16 No 2 (2024): May 2024
Publisher : LPPM INSTITUT TEKNOLOGI TELKOM PURWOKERTO

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.20895/infotel.v16i2.1105

Abstract

One of the main issues in Indonesia is congestion. The number of vehicles continues to increase and is less balanced by the development of transportation infrastructure, especially landlines, causing more complex problems. The Indonesian government needs an intelligent application system that can provide knowledge to unravel congestion. The problem is how to perform edge computing to reduce latency so that the highway monitoring application system runs in real time. This research proposes a basic design for a vehicle monitoring application system that can accurately recognize vehicles, count the number of vehicles, and propose an edge computation that brings computation directly to the data source. The dataset is a video of traffic in Bandung, Jakarta, and several other major cities. The images in the dataset consist of 4,890 training images, 467 validation images, and 231 testing images. In the proposed model, the YOLOv5 and YOLOv7 architectures accurately detect and count vehicles. The test results show a mAP value of 99.1% with an IoU threshold of 50%. Other results include a precision value of 96.2% and a recall of 97.7%. The proposed model can accurately monitor vehicles and reduce latency with an edge computing approach.
PERANCANGAN DAN IMPLEMENTASI SOP INVENTORY UNTUK MENINGKATKAN EFISIENSI PENGELOLAAN PERSEDIAAN CV FIVE BROTHERS Kennedy; Heryanto, Hery
Masyarakat: Jurnal Pengabdian Vol. 1 No. 4 (2025)
Publisher : Yayasan Pendidikan Dan Pengembangan Harapan Ananda

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58740/m-jp.v1i4.686

Abstract

Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) memiliki peran penting dalam perekonomian Indonesia, namun masih banyak yang menghadapi permasalahan dalam pengelolaan persediaan akibat belum adanya sistem dan prosedur kerja yang terstandar. CV Five Brothers sebagai UMKM yang bergerak di bidang distribusi barang kebutuhan pokok mengalami permasalahan berupa pencatatan stok yang tidak konsisten dan penataan gudang yang kurang terorganisir karena belum memiliki Standar Operasional Prosedur (SOP) manajemen persediaan. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk merancang dan mengimplementasikan SOP manajemen persediaan yang sesuai dengan kondisi operasional mitra. Metode pelaksanaan meliputi tahap observasi dan identifikasi permasalahan, perancangan SOP, implementasi melalui sosialisasi dan pendampingan, serta evaluasi penerapan SOP. Luaran utama kegiatan ini berupa dokumen SOP tertulis yang mencakup prosedur penerimaan barang, penataan dan penyimpanan persediaan, serta pengeluaran barang dengan penerapan prinsip FIFO (First in First Out). Hasil kegiatan menunjukkan bahwa penerapan SOP mampu meningkatkan efisiensi pengelolaan persediaan, memperbaiki konsistensi pencatatan stok, meningkatkan kerapian gudang, serta memperkuat koordinasi dan pengendalian internal. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan kapasitas operasional UMKM dan dapat menjadi model pendampingan pengelolaan persediaan bagi UMKM sejenis.