Claim Missing Document
Check
Articles

Found 27 Documents
Search

THE RELATIONSHIP BETWEEN NUTRITIONAL STATUS AND PREGNANCY EXERCISE WITH HEMOGLOBIN LEVELS IN TRIMESTER III PREGNANT WOMEN Arista, Devi
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 6, No 1 (2023): Mei 2023
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v6i1.1761

Abstract

WHO states that the prevalence of anemia in pregnant women in the world is 41.5% and 48.2% occurs in Asia, and 4% of maternal deaths in the world are due to anemia. This study aims to determine the relationship between nutritional status and pregnancy exercise on hemoglobin levels in third trimester pregnant women at Bayung Lencir Hospital, Musi Banyuasin Regency, South Sumatra Province in 2023. This research is an analytical research with a cross sectional approach. This research was conducted at Bayung Lencir Hospital, Musi Banyuasin Regency, South Sumatra Province and was carried out in January 2023. The population of this study were all pregnant women who visited Bayung Lencir Hospital from January to November 2022 with a total of 412 people and a total sample of 39 person. Samples were taken using purposive sampling technique. Data processing was carried out by univariate and bivariate analysis. The results showed that there was a relationship between nutritional status and hemoglobin levels in third trimester pregnant women p-value of 0.025, and there was a relationship between pregnancy exercise and hemoglobin levels in third trimester pregnant women p-value of 0.024. It is hoped that health workers can provide education or special health education to pregnant women regarding hemoglobin levels in pregnant women and invite pregnant women to routinely carry out pregnancy checks Keywords : Nutritional Status, Pregnancy Exercise, Hemoglobin Level
Anti Diabetic Activity of Ocimum Basillicum Extract: Literature Review Arista, Devi; Girsang, Ermi; Napiah, Ali
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 1 (2024): Mei 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i1.2451

Abstract

Suatu kondisi metabolik rumit disebut diabetes melitus (DM) ditandai dnegan kadar glukosa darah yang tinggi secara terus-menerus. Hal ini disebabkan karena terjadi kelainan kerja atau sekresi pada insulin, ataupun keduanya. Diabetes kini lebih umum terjadi dibandingkan sebelumnya dan penyakit ini sangat berkaitan dnegan sejumlah masalah mikro dan makrovaskuler. Pemberian   terapi   farmakologis   pada pasien diabetes masih menimbulkan beberapa masalah dan efek samping. Salah satu efek sampingnya adalah tingkat keamanan penggunaan dalam jangka panjang. Salah satu tumbuhan tradisional yang mengandung efek antidiabetes adalah daun kemangi (Ocimum basilicum). Terdapat enam studi mengenai potensi daun kemangi sebagai antidiabetes yang ditemukan dalam studi ini. Menggunakan metode literature review, pencarian studi dilakukan melalui database online berdasarkan kriteria inklusi dan eksklusi serta penggunaan kata kunci yang telah ditetapkan. Berdasarkan studi inklusi, pemberian ektrak daun kemangi pada hewan coba diabetes, dapat menurunkan kadar glukosa darahm meregenerasi sel beta pancreas, meningkatkan kerja hormon insulin, serta berpotensi sebagai aktioksidan. Potensi dan manfaat antidiabetes daun kemangi dalam mengelola kadar glikemik dikaji secara mendalam dalam penelitian ini.Kata kunci: Diabetes melitus, hiperglikemi, ocimum basilicum
Uji Aktivitas Antidiabetes Secara In Vivo Ekstrak Buah Averrhoa bilimbi Tikus Jantan Diabetes Devi Arista; Margareta Pratiwi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51942

Abstract

Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan masyarakat yang sangat penting, karena jumlah kasus dan prevalensi diabetes melitus terjadi peningkatan dihampir semua provinsi di Indonesia. Penatalaksanaan diabetes melitus tipe 2 melibatkan tindakan farmakologis maupun nonfarmakologis. Penderita diabetes memerlukan pengobatan sepanjang hidupnya, namun pengobatan farmakologi memiliki efek samping yang tidak diinginkan serta biaya yang cukup dalam penggunaan jangka panjang . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak Averrhoa bilimbi memiliki efektifitas antihiperglikemik dibandingkan dengan penggunaan obat antihiperglikemik oral pada tikus diabetes yang diinjeksi streptozotocin dan pada dosis berapa ekstrak tersebut berpengaruh paling baik dalam penurunan kadar glukosa darah. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental dengan rancangan Randomized Post Test Only Control Grup Design. Hewan coba tikus jantan sebanyak 20 ekor dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan yaitu control (metformin), perlakuan dosis ekstrak buah belimbing wuluh dosis 0,75 gr/kgBB, 1,5 gr/kgBB dan 2,25 gr/kgBB. Hasil penelitian didapatkan bahwa ekstrak buah belimbing wuluh memiliki potensi antidiabetes. Terdapat perbedaan yang signifikan p < 0,001 antara kelompok control dengan dosis 1,5 mg/kgBB. Ekstrak etanol 70% buah belimbing wuluh dengan dosis 1,5 gr/kgBB merupakan dosis yang paling efektif terhadap penurunan kadar glukosa darah dibandingkan dengan kelompok control (metformin).
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA MASSA DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAMPAK PERNIKAHAN DINI TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI DI SMK NEGERI 2 KOTA JAMBI TAHUN 2021 Devi Arista
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usia kawin pertama yang dilakukan oleh setiap perempuan memiliki resiko terhadap persalinannya. Semakin muda usia kawin pertama seseorang perempuan semakin besar resiko yang dihadapi bagi keselamatan ibu dan anak. Praktek pernikahan usia dini paling banyak terjadi di Afrika dan Asia Tenggara. Di Asia Tenggara didapatkan data bahwa sekitar 10 juta anak usia dibawah 18 tahun telah menikah. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional untuk mengetahui hubungan penggunaan media massa dan dukungan keluarga dengan tingkat pengetahuan dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi di SMK Negeri 2 Kota Jambi. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswi kelas XI di SMK Negeri 2 Kota Jambi sebanyak 488 orang dan jumlah sempel dalam penelitian ini sebanyak 39 orang diambil secara proportional random sampling. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan Bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media massa (p-value 0,004) dan dukungan keluarga (p-value 0,000) dengan tingkat pengetahuan dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi di SMK Negeri 2 Kota Jambi Tahun 2021. Diharapkan pihak sekolah bekerjasama dengan petugas kesehatan dilakukannya pendidikan kesehatan mengenai kesehatan reproduksi, menjelaskan dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti agar responden dapat memahami dengan baik dan juga dengan cara memberikan leaflet, brosur, dan kegiatan promotif lainnya seprti melakukan diskusi bersama responden.
HUBUNGAN KETERPAPARAN MEDIA INFORMASI DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN PERILAKU SEKSUAL BERESIKO DIKALANGAN REMAJA DI RT 11 SURULANGUN KABUPATEN MURATARA PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2020 Devi Arista; Resi Nabillah Yolanda
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data dari SDKI (Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia) pada tahun 2017, menyebutkan bahwa sebagian besar remaja wanita sebanyak 80% dan pria sebanyak 84% telah melakukan aktivitas pacaran, kebanyakan wanita dan pria mengaku saat berpacaran melakukan aktivitas berpegangan tangan (64% wanita & 72% pria), berpelukan (17% wanita & 33% pria), cium bibir (30% wanita & 50% pria), meraba/diraba (5% wanita & 22% pria), serta 2% wanita dan 8% pria telah melakukan hubungan seksual. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh remaja yang tinggal di RT 11 Surulangun sebanyak 36 orang dan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 orang. Teknik yang diambil secaratotalsampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji analisis ChiSquare.Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara keterpaparan media informasi dengan perilaku seksual beresiko dikalangan remaja di Rt 11 Surulangun dengan p-value 0,024 dan adanya hubungan antara peran petugas kesehatan dengan perilaku seksual beresiko dikalangan remaja di Rt 11 Surulangun dengan nilai p- value 0,012. Diharapkan agar tokoh masyarakat setempat khususnya ketua RT untuk bekerjasama dengan pihak tenaga kesehatan untuk memberikan serangkaian kegiatan penyuluhan ataupun konseling kepada remaja tentang kesehatan reproduksi remaja yang berkaitan dengan perilaku seksual beresiko dikalangan remaja, serta menghimbau kepada orang tua untuk lebih mengawasi remaja dalam penggunaan media informasi agar remaja dapat memanfaatkan media informasi untuk hal yang positif.
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya minat ibu menggunakan akdr di puskesmas jambi kecil Kabupaten muaro jambi provinsi jambi Tahun 2022 Devi Arista; Ramariani
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 meningkat sebesar 1,49% pertahun. Oleh karena itu, menjadi salah satu permasalahan kependudukan dan pembangunan bangsa Indonesia. Hal yang dapat dilakukan pemerintah untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk dilaksanakan melalui program keluarga berencana. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya minat ibu menggunakan AKDR di Puskesmas Jambi Kecil tahun 2022. Jenis penelitian adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 10-20 Februari 2022 di Puskesmas Jambi Kecil. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 3137 orang dengan total sampel 44 responden Tehnik pengambilan sampel secara accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan minat Ibu menggunakan AKDR (ρ-value = 0,001), ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan minat Ibu menggunakan AKDR (ρ-value = 0,008), ada hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan minat Ibu menggunakan AKDR (ρ-value = 0,017), dan ada hubungan yang signifikan antara peran tenaga kesehatan dengan minat Ibu menggunakan AKDR (ρ-value = 0,003). Diharapkan bagi petugas kesehatan di Puskesmas Jambi Kecil untuk lebih aktif memberikan KIE terhadap pasangan suami istri yang ingin menggunakan KB. Disarankan kepada suami mereka untuk ikut serta mengikuti sosialisasi agar para suami dapat mendukung istrinya untuk menggunakan KB terutama AKDR. Pemberian informasi dapat dilakukan dengan membagikan selebaran leaflet agar tidak hanya sekedar menggunakan alat kontrasepsi tetapi dapat mengetahui pentingnya program KB dan juga dapat mengetahui alat kontrasepsi yang aman dan nyaman untuk digunakan
PERILAKU IBU PRIMIGRAVIDA TERHADAP PERSIAPAN PERSALINAN DI PUSKESMAS PULO BRAYAN MEDAN Devi Arista; Gustien Siahaan; Subang Aini Nasution
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Penyebab langsung kematian ibu adalah kurang lebih 90% disebabkan oleh seputarpersalinan dan kematian. Adapun penyebab tidak langsung antara lain dibelakangi oleh sosialekonomi, pendidikan, kedudukan dan peranan wanita, sosial budaya, dan transportasi.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap, dukungan suami denganpersiapan persalinan.Metode:Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukanpada tanggal 6-16 Juli 2020 di Puksesmas Pulo Brayan Medan. Populasi dalam penelitian iniberjumlah 65 ibu hamil primigravida. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 diambil secaraaccidental sampling. Analisa data dalam penelitian ini secara Univariat dan Bivariat.Hasil: Persiapan persalinan kurang baik sebanyak 31 responden (55.4%), sikap negatif 33 responden(58.9%), serta keluarga kurang mendukung 32 responden (57.1%).Ada hubungan sikap denganpersiapan persalinan. Ada hubungan dukungan suami dengan persiapan persalinan.Kesimpulan: Ibu hamil primigravida yang memiliki sikap negatif, dan dukungan keluarga yangkurang memiliki persiapan yang kurang dalam melakukan persalinan.