Claim Missing Document
Check
Articles

Found 29 Documents
Search

Uji Aktivitas Antidiabetes Secara In Vivo Ekstrak Buah Averrhoa bilimbi Tikus Jantan Diabetes Devi Arista; Margareta Pratiwi
Jurnal Ners Vol. 10 No. 1 (2026): JANUARI 2026
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v10i1.51942

Abstract

Diabetes melitus merupakan masalah kesehatan masyarakat yang sangat penting, karena jumlah kasus dan prevalensi diabetes melitus terjadi peningkatan dihampir semua provinsi di Indonesia. Penatalaksanaan diabetes melitus tipe 2 melibatkan tindakan farmakologis maupun nonfarmakologis. Penderita diabetes memerlukan pengobatan sepanjang hidupnya, namun pengobatan farmakologi memiliki efek samping yang tidak diinginkan serta biaya yang cukup dalam penggunaan jangka panjang . Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui apakah ekstrak Averrhoa bilimbi memiliki efektifitas antihiperglikemik dibandingkan dengan penggunaan obat antihiperglikemik oral pada tikus diabetes yang diinjeksi streptozotocin dan pada dosis berapa ekstrak tersebut berpengaruh paling baik dalam penurunan kadar glukosa darah. Metode penelitian dilakukan secara eksperimental dengan rancangan Randomized Post Test Only Control Grup Design. Hewan coba tikus jantan sebanyak 20 ekor dibagi menjadi 4 kelompok perlakuan yaitu control (metformin), perlakuan dosis ekstrak buah belimbing wuluh dosis 0,75 gr/kgBB, 1,5 gr/kgBB dan 2,25 gr/kgBB. Hasil penelitian didapatkan bahwa ekstrak buah belimbing wuluh memiliki potensi antidiabetes. Terdapat perbedaan yang signifikan p < 0,001 antara kelompok control dengan dosis 1,5 mg/kgBB. Ekstrak etanol 70% buah belimbing wuluh dengan dosis 1,5 gr/kgBB merupakan dosis yang paling efektif terhadap penurunan kadar glukosa darah dibandingkan dengan kelompok control (metformin).
HUBUNGAN PENGGUNAAN MEDIA MASSA DAN DUKUNGAN KELUARGA DENGAN TINGKAT PENGETAHUAN DAMPAK PERNIKAHAN DINI TERHADAP KESEHATAN REPRODUKSI DI SMK NEGERI 2 KOTA JAMBI TAHUN 2021 Devi Arista
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 2 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Usia kawin pertama yang dilakukan oleh setiap perempuan memiliki resiko terhadap persalinannya. Semakin muda usia kawin pertama seseorang perempuan semakin besar resiko yang dihadapi bagi keselamatan ibu dan anak. Praktek pernikahan usia dini paling banyak terjadi di Afrika dan Asia Tenggara. Di Asia Tenggara didapatkan data bahwa sekitar 10 juta anak usia dibawah 18 tahun telah menikah. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional untuk mengetahui hubungan penggunaan media massa dan dukungan keluarga dengan tingkat pengetahuan dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi di SMK Negeri 2 Kota Jambi. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh siswi kelas XI di SMK Negeri 2 Kota Jambi sebanyak 488 orang dan jumlah sempel dalam penelitian ini sebanyak 39 orang diambil secara proportional random sampling. Analisis data dalam penelitian ini adalah analisis univariat dan Bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat hubungan yang signifikan antara penggunaan media massa (p-value 0,004) dan dukungan keluarga (p-value 0,000) dengan tingkat pengetahuan dampak pernikahan dini terhadap kesehatan reproduksi di SMK Negeri 2 Kota Jambi Tahun 2021. Diharapkan pihak sekolah bekerjasama dengan petugas kesehatan dilakukannya pendidikan kesehatan mengenai kesehatan reproduksi, menjelaskan dengan menggunakan bahasa yang mudah dimengerti agar responden dapat memahami dengan baik dan juga dengan cara memberikan leaflet, brosur, dan kegiatan promotif lainnya seprti melakukan diskusi bersama responden.
HUBUNGAN KETERPAPARAN MEDIA INFORMASI DAN PERAN PETUGAS KESEHATAN DENGAN PERILAKU SEKSUAL BERESIKO DIKALANGAN REMAJA DI RT 11 SURULANGUN KABUPATEN MURATARA PROVINSI SUMATERA SELATAN TAHUN 2020 Devi Arista; Resi Nabillah Yolanda
SCIENTIA JOURNAL Vol. 10 No. 1 (2021): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Berdasarkan data dari SDKI (Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia) pada tahun 2017, menyebutkan bahwa sebagian besar remaja wanita sebanyak 80% dan pria sebanyak 84% telah melakukan aktivitas pacaran, kebanyakan wanita dan pria mengaku saat berpacaran melakukan aktivitas berpegangan tangan (64% wanita & 72% pria), berpelukan (17% wanita & 33% pria), cium bibir (30% wanita & 50% pria), meraba/diraba (5% wanita & 22% pria), serta 2% wanita dan 8% pria telah melakukan hubungan seksual. Penelitian ini merupakan penelitian analitik kuantitatif dengan pendekatan cross sectional. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh remaja yang tinggal di RT 11 Surulangun sebanyak 36 orang dan jumlah sampel dalam penelitian ini sebanyak 36 orang. Teknik yang diambil secaratotalsampling. Analisis data yang digunakan adalah analisis univariat dan bivariat dengan menggunakan uji analisis ChiSquare.Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya hubungan antara keterpaparan media informasi dengan perilaku seksual beresiko dikalangan remaja di Rt 11 Surulangun dengan p-value 0,024 dan adanya hubungan antara peran petugas kesehatan dengan perilaku seksual beresiko dikalangan remaja di Rt 11 Surulangun dengan nilai p- value 0,012. Diharapkan agar tokoh masyarakat setempat khususnya ketua RT untuk bekerjasama dengan pihak tenaga kesehatan untuk memberikan serangkaian kegiatan penyuluhan ataupun konseling kepada remaja tentang kesehatan reproduksi remaja yang berkaitan dengan perilaku seksual beresiko dikalangan remaja, serta menghimbau kepada orang tua untuk lebih mengawasi remaja dalam penggunaan media informasi agar remaja dapat memanfaatkan media informasi untuk hal yang positif.
Analisis faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya minat ibu menggunakan akdr di puskesmas jambi kecil Kabupaten muaro jambi provinsi jambi Tahun 2022 Devi Arista; Ramariani
SCIENTIA JOURNAL Vol. 11 No. 1 (2022): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pertumbuhan penduduk dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2015-2019 meningkat sebesar 1,49% pertahun. Oleh karena itu, menjadi salah satu permasalahan kependudukan dan pembangunan bangsa Indonesia. Hal yang dapat dilakukan pemerintah untuk mengendalikan pertumbuhan penduduk dilaksanakan melalui program keluarga berencana. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi rendahnya minat ibu menggunakan AKDR di Puskesmas Jambi Kecil tahun 2022. Jenis penelitian adalah deskriptif korelasional dengan pendekatan cross sectional. Penelitian ini dilaksanakan pada tanggal 10-20 Februari 2022 di Puskesmas Jambi Kecil. Populasi dalam penelitian ini sebanyak 3137 orang dengan total sampel 44 responden Tehnik pengambilan sampel secara accidental sampling. Analisis data dilakukan dengan menggunakan analisis univariat dan bivariat. Uji statistik yang digunakan adalah Chi-Square. Hasil penelitian menunjukkan ada hubungan yang signifikan antara pengetahuan dengan minat Ibu menggunakan AKDR (ρ-value = 0,001), ada hubungan yang signifikan antara pendidikan dengan minat Ibu menggunakan AKDR (ρ-value = 0,008), ada hubungan yang signifikan antara dukungan suami dengan minat Ibu menggunakan AKDR (ρ-value = 0,017), dan ada hubungan yang signifikan antara peran tenaga kesehatan dengan minat Ibu menggunakan AKDR (ρ-value = 0,003). Diharapkan bagi petugas kesehatan di Puskesmas Jambi Kecil untuk lebih aktif memberikan KIE terhadap pasangan suami istri yang ingin menggunakan KB. Disarankan kepada suami mereka untuk ikut serta mengikuti sosialisasi agar para suami dapat mendukung istrinya untuk menggunakan KB terutama AKDR. Pemberian informasi dapat dilakukan dengan membagikan selebaran leaflet agar tidak hanya sekedar menggunakan alat kontrasepsi tetapi dapat mengetahui pentingnya program KB dan juga dapat mengetahui alat kontrasepsi yang aman dan nyaman untuk digunakan
PERILAKU IBU PRIMIGRAVIDA TERHADAP PERSIAPAN PERSALINAN DI PUSKESMAS PULO BRAYAN MEDAN Devi Arista; Gustien Siahaan; Subang Aini Nasution
SCIENTIA JOURNAL Vol. 9 No. 2 (2020): SCIENTIA JOURNAL
Publisher : Universitas Adiwangsa Jambi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Latar belakang: Penyebab langsung kematian ibu adalah kurang lebih 90% disebabkan oleh seputarpersalinan dan kematian. Adapun penyebab tidak langsung antara lain dibelakangi oleh sosialekonomi, pendidikan, kedudukan dan peranan wanita, sosial budaya, dan transportasi.Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan sikap, dukungan suami denganpersiapan persalinan.Metode:Penelitian ini adalah penelitian analitik dengan rancangan cross sectional. Penelitian dilakukanpada tanggal 6-16 Juli 2020 di Puksesmas Pulo Brayan Medan. Populasi dalam penelitian iniberjumlah 65 ibu hamil primigravida. Sampel dalam penelitian ini berjumlah 56 diambil secaraaccidental sampling. Analisa data dalam penelitian ini secara Univariat dan Bivariat.Hasil: Persiapan persalinan kurang baik sebanyak 31 responden (55.4%), sikap negatif 33 responden(58.9%), serta keluarga kurang mendukung 32 responden (57.1%).Ada hubungan sikap denganpersiapan persalinan. Ada hubungan dukungan suami dengan persiapan persalinan.Kesimpulan: Ibu hamil primigravida yang memiliki sikap negatif, dan dukungan keluarga yangkurang memiliki persiapan yang kurang dalam melakukan persalinan.
HUBUNGAN ANTARA KELELAHAN DAN KUALITAS TIDUR DENGAN DEPRESI PASCA PERSALINAN PADA IBU NIFAS DWI RAHMAWATI; Devi Arista; Gustien Siahaan; Margareta Pratiwi
Jurnal Kesehatan Medika Saintika Vol 16, No 1 (2025): Juni 2025
Publisher : Stikes Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jkms.v16i1.3101

Abstract

Depresi postpartum merupakan gangguan psikologis yang umum terjadi pada ibu setelah melahirkan, dengan prevalensi global yang cukup tinggi. Di Amerika Serikat, prevalensinya mencapai 14%, sementara di Asia berkisar antara 26%–85%. Di Indonesia sendiri, risiko depresi postpartum dilaporkan sebesar 50%–70%. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara kelelahan dan kualitas tidur dengan kejadian depresi pasca persalinan pada ibu nifas. Penelitian dilakukan pada bulan Maret 2024 dengan desain deskriptif analitik dan pendekatan cross-sectional. Sebanyak 31 responden ibu nifas diikutsertakan sebagai sampel. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner yang meliputi aspek kelelahan, kualitas tidur, dan gejala depresi postpartum, lalu dianalisis dengan uji Chi-Square. Hasil menunjukkan sebagian besar responden tidak mengalami depresi postpartum (67,7%), seluruh responden mengalami kelelahan ringan (100%), dan mayoritas memiliki kualitas tidur yang buruk (64,5%). Terdapat hubungan yang signifikan antara kelelahan dan kualitas tidur dengan kejadian depresi postpartum (p = 0,000). Studi ini merekomendasikan perlunya intervensi berupa edukasi dan konseling bagi ibu nifas untuk menjaga kesehatan fisik dan mental selama masa postpartum.
Difference in neonatal hemoglobin levels between delayed and direct umbilical clamping Dwi Rahmawati; Devi Arista; Yesi Mustikasari; Niki Astria; Gustien Siahaan; Dewi Riastawati
Jurnal Keperawatan Padjadjaran Vol. 14 No. 1 (2026): Jurnal Keperawatan Padjadjaran
Publisher : Faculty of Nursing Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/jkp.v14i1.2666

Abstract

Introduction: Anemia is globally considered a public health problem due to its adverse impact on physical, cognitive, motor, and behavioral development during infancy and childhood. The prevalence of anemia in the first year of life reaches 50%. Procedures that can be performed during childbirth to increase the iron stores of newborns and contribute to the prevention of anemia by delaying cord cutting. Methods: This study was a quantitative study with a quasi-experimental Posttest Only Control Group Design with an uneven control group. The research was conducted in the Lubuk Kambing Health Center Working Area in February-March 2024 with a total sample of 40 full-term babies who were selected using the total sampling technique and divided into intervention groups (delayed cord clamping) and control (immediate clamping). Data analysis used the Mann-Whitney U test with a 95% confidence level (α = 0.05). Results: The average hemoglobin level performed by Delay Cord Clamping was 17.3 g/dl with a minimum value of 12.5 and a maximum value of 21.4 g/dL and that not performed by Delay Cord Clamping was 15.3 g/dl with a minimum value of 13.5 and a maximum of 19.2 g/dL. The results of the statistical test showed a p value of 0.007 <0.05 which means that there is a significant difference in hemoglobin between Delay Cord Clamping and no Delay Cord Clamping. Conclusion: Delayed cord clamping has a significant effect on increased neonatal hemoglobin levels. These findings confirm that delayed cord clamping practices can be integrated as part of obstetric and nursing care standards in normal childbirth to support the prevention of anemia from an early age. Nurses and midwives play a role in implementing these evidence-based procedures, conducting antenatal education for pregnant women, and ensuring optimal monitoring of neonatal conditions to improve the quality of maternal and neonatal services.
Faktor Resiko Yang Berhubungan Dengan Kejadian Diabetes Melitus Di Wilayah Kerja Puskesmas Suko Awin Jaya Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi Tahun 2024 Margareta Pratiwi; Devi Arista; Gustien Siahaan
Jurnal Kesehatan Saintika Meditory Vol 7, No 2 (2024): November 2024
Publisher : STIKES Syedza Saintika Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30633/jsm.v7i2.2863

Abstract

Glukosa darah yang baik di perlukan penatalaksanaan holistic meliputi edukasi, terapi gizi medic, aktivitas visik, pemberian obat-obatan, dan pemantauan glukosa darah. Kendali glukosa darah pasien diabetes melitus dapatdicapai mulai dari perubahan pola hidup.Penelitian ini mengunakan desain cross-sectional,jenis penelitian kuantitatif yang bersifat analitik yang bertujuan untuk memperoleh data yang lebih lengkap yang dilakukan untuk melihat pengaruh antara aktifitas fisik dan pola makan terhadap kejadian diabetes melitus di wilayah kerjaPuskesmasSukoAwinJayaKecamatanSekernan.KabupatenMuaroJambitahun2024,sampelpenelitianini berjumlah 58 responden,pengumpulan data menggunakan kuesioner, pengambilan sampel dilakukan dengan cara accidental sampling dan pengolahan data dengan mengunakan program Statistical Program for Sosial Science (SPSS).Hasilpenelitiandari58respondendiketahuisebanyak 39 responden (67,2%) kejadian diabetes melitus, dilihatdari uji chi square, secara statistik menunjukan ada penggaruh yang bermakna antara aktifitas fisik dan pola makan terhadap kejadian diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Suko Awin Jaya Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi tahun 2024.Perlu adanya kebijakan dari Puskesmas Suko Awin Jaya Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi dalam pengembangan program kesehatan tentang kejadian diabetes melitus khususnya pada wilayah kerja puskesmas Suko Awin Jaya Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi. Diharapkan kepada puskesmas Suko Awin Jaya Kecamatan Sekernan Kabupaten Muaro Jambi untuk memberikan informasi kepada pasien tentang bahaya diabetes melitus.Kata Kunci  : Diabetes Mellitus, aktifitas fisik, pola makan
EFEKTIVITAS PROGRAM EDUKASI BODY POSITIVITY TERHADAP PENURUNAN STRES DAN PENINGKATAN KETERATURAN SIKLUS MENSTRUASI REMAJA PUTRI Siti Mutmainah; Niki Astria; Dwi Rahmawati; Gustien Siahaan; Devi Arista
Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan Vol. 4 No. 4 (2026): Volume 4, Nomor 4, Tahun 2026
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jiik.v4i4.62438

Abstract

Remaja adalah masa perubahan fisik, mental, hormonal, dan sosial yang dapat mempengaruhi kesehatan mental dan reproduksi. Remaja perempuan lebih cenderung mengalami stres dan gangguan siklus menstruasi. Berpikir negatif tentang tubuh mereka dapat meningkatkan kebahagiaan diri mereka dan meningkatkan stres, yang pada pasangan dapat mempengaruhi siklus menstruasi mereka. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui seberapa efektif pendidikan positivitas tubuh dalam mengurangi stres dan meningkatkan keteraturan siklus menstruasi remaja perempuan.. Metode: Penelitian kuantitatif dilakukan dengan cara yang hampir eksperimental untuk kontrol pasca-uji. Pengambilan sampel bertujuan digunakan untuk memilih sampel 80 siswa dari SMA Islam Al-Arief Sebapo. Kelompok tersebut terdiri dari empat puluh kelompok intervensi dan empat puluh kelompok kontrol. Sementara kelompok kontrol tidak menerima instruksi tentang body positivity, kelompok intervensi diberikan PowerPoint, poster, dan modul. Tingkat stres diukur dengan subskala stres DASS-42 dan lembar observasi untuk mengatur siklus menstruasi. Analisis dilakukan dengan metode uji Mann-Whitney. Hasil: 39 orang yang menjawab (48,8%) mengalami stres sedang, 21 orang (26,3%) mengalami stres berat, dan 20 orang (25,0%) mengalami stres ringan. Sebanyak 51 orang yang menjawab (63,7%) memiliki siklus menstruasi yang teratur, sedangkan 29 orang yang menjawab (36,3%) memiliki siklus menstruasi yang tidak teratur. Tes Mann-Whitney menunjukkan perbedaan yang signifikan dalam keteraturan siklus menstruasi dan tingkat stres antara kelompok intervensi dan kontrol (p=0,000). Kesimpulan: Program edukasi positivitas tubuh membantu remaja perempuan mengurangi stres dan memperbaiki keteraturan siklus menstruasi mereka.