Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : library

Peran Komunitas Malang Book Party dalam Membangun Karakter Gemar Membaca Masyarakat: Perspektif Library and Information Science dan Community Engagement Roisul Khoiriyah; Prisca Budi Juvitasari
Library Vol. 2 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/fm0yz528

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Komunitas Malang Book Party dalam membangun karakter gemar membaca masyarakat melalui perspektif Teori AGIL Talcott Parsons serta Library and Information Science (LIS), khususnya dalam kaitannya dengan kemitraan antara komunitas literasi dan perpustakaan. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa observasi, wawancara semi-terstruktur, dan dokumentasi. Keabsahan data diuji melalui triangulasi sumber dan teknik, sedangkan analisis data menggunakan model interaktif Miles dan Huberman. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Komunitas Malang Book Party berperan membangun karakter gemar membaca melalui penyelenggaraan kegiatan membaca bersama, diskusi buku, dan kolaborasi literasi yang bersifat partisipatif. Analisis AGIL menunjukkan bahwa komunitas menjalankan fungsi adaptasi, pencapaian tujuan, integrasi, dan pemeliharaan nilai secara terpadu dalam mendukung keberlanjutan gerakan literasi. Penelitian ini juga menemukan bahwa kemitraan melalui program Pusreng (Perpustakaan Bareng) bersama Perpustakaan Malang Creative Center dan Perpustakaan Bank Indonesia Malang memperlihatkan hubungan yang saling melengkapi antara komunitas dan perpustakaan dalam memperluas akses informasi, meningkatkan pemanfaatan layanan perpustakaan, serta memperkuat budaya membaca masyarakat. Temuan ini menegaskan bahwa komunitas literasi dapat diposisikan sebagai mitra strategis perpustakaan dalam membangun ekosistem literasi berbasis masyarakat melalui pendekatan community engagement.
Hubungan Literasi Digital dengan Kemampuan Mencegah Penipuan Online pada Mahasiswa Informatika Enggar Rahmadhani; Prisca Budi Juvitasari
Library Vol. 2 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/mn6t6032

Abstract

Perkembangan teknologi digital memberikan kemudahan bagi mahasiswa dalam mengakses informasi, berkomunikasi, dan menjalankan aktivitas akademik, tetapi juga meningkatkan risiko penipuan online. Literasi digital diperlukan agar mahasiswa mampu memahami, mengevaluasi, dan menggunakan informasi digital secara aman serta bertanggung jawab. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan antara literasi digital dan kemampuan mencegah penipuan online pada mahasiswa Program Studi Informatika Universitas Bhinneka PGRI Tulungagung. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan jenis korelasional. Populasi penelitian berjumlah 344 mahasiswa angkatan 2022–2025, sedangkan sampel berjumlah 100 responden yang ditentukan melalui purposive sampling. Data dikumpulkan melalui observasi, kuesioner, dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan analisis deskriptif, uji validitas, uji reliabilitas, uji normalitas, uji linearitas, dan korelasi Pearson dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan bahwa literasi digital mahasiswa berada pada kategori baik. Indikator cakap digital memperoleh nilai rata-rata tertinggi sebesar 4,53 atau 90%, sedangkan indikator aman digital dan etika digital masing-masing memiliki rata-rata 3,88 dan 4,12. Kemampuan mencegah penipuan online juga berada pada kategori baik, dengan indikator tindakan pencegahan memperoleh nilai rata-rata tertinggi sebesar 4,10 dan item tertinggi 4,39 atau 88%. Uji korelasi Pearson menghasilkan nilai koefisien 0,764 dengan signifikansi 0,000 < 0,05. Dengan demikian, terdapat hubungan yang kuat, positif, dan signifikan antara literasi digital dan kemampuan mencegah penipuan online. Semakin tinggi literasi digital mahasiswa, semakin tinggi pula kemampuan mereka dalam mencegah penipuan online.
Pengaruh Pemanfaatan Koleksi Buku Penunjang Pembelajaran Siswa SMK Catrine Aulia Latifatur Robbaniyah; Prisca Budi Juvitasari
Library Vol. 2 No. 1 (2026): Juli 2026
Publisher : CV.RIZANIA MEDIA PRATAMA

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69533/4kkzat81

Abstract

Perpustakaan sekolah menengah kejuruan (SMK) idealnya berfungsi sebagai pusat sumber belajar yang mendukung pembelajaran berbasis kompetensi melalui koleksi buku vokasi yang relevan dengan program keahlian siswa. Namun, ketersediaan koleksi yang memadai tidak selalu berbanding lurus dengan tingkat pemanfaatannya oleh siswa, sehingga pengaruh pemanfaatan koleksi buku vokasi terhadap proses pembelajaran perlu dikaji secara empiris. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh pemanfaatan koleksi buku vokasi terhadap pembelajaran siswa kelas XI di SMKN 2 Kota Kediri. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif asosiatif dengan melibatkan 100 siswa yang dipilih melalui teknik purposive sampling dari populasi 654 siswa kelas XI. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner skala Likert yang mencakup lima indikator pemanfaatan koleksi, yaitu frekuensi penggunaan, relevansi koleksi, tujuan penggunaan, kualitas koleksi, dan kemudahan akses, serta empat indikator pembelajaran, yaitu motivasi belajar, interaksi dalam pembelajaran, lingkungan belajar, dan sarana prasarana. Data dianalisis menggunakan regresi linier sederhana dengan bantuan program SPSS, didahului uji normalitas, uji linieritas, uji validitas, dan uji reliabilitas instrumen. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemanfaatan koleksi buku vokasi berpengaruh positif dan signifikan terhadap pembelajaran siswa, dengan nilai t hitung sebesar 13,614 dan signifikansi 0,000, serta kontribusi sebesar 65,4 persen terhadap variasi pembelajaran siswa. Indikator relevansi koleksi dengan program keahlian tercatat memberikan kontribusi tertinggi, sedangkan frekuensi kunjungan siswa masih tergolong rendah. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan koleksi buku vokasi berperan penting sebagai penunjang pembelajaran siswa SMK, sehingga perpustakaan sekolah disarankan memprioritaskan relevansi koleksi dan meningkatkan aksesibilitasnya guna mengoptimalkan kontribusinya terhadap proses pembelajaran kejuruan.