Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

KESALEHAN SOSIAL TOKOH UTAMA DALAM CERPEN RUMAH YANG TERANG KARYA AHMAD TOHARI nunzilah, luluk; Ari Ambarwati
BASA Journal of Language & Literature Vol. 4 No. 2 (2024): Bulan 10 Tahun 2024
Publisher : Universitas Islam Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33474/basa.v4i2.22284

Abstract

This research employs a descriptive-analytical qualitative approach to explain how the main character in the short story demonstrates social piety through their attitudes, actions, and interactions with other characters in the narrative. Social piety is a manifestation of religious teachings in social life, encompassing honesty, justice, and concern for others. This study aims to provide a deeper understanding of the relationship between the main character's social piety and the overall theme of the story, as well as the values the author wishes to convey. This analysis offers greater insights into the moral messages or values the author seeks to communicate through their work.
Nilai Budaya Using dalam Buku Cerita Anak Bergambar Terbitan Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur: Perspektif Shalom H. Schwartz Elvira Damayanti; Dyah Werdiningsih; Ari Ambarwati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 3 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i3.6487

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk membedah nilai-nilai budaya dalam buku cerita anak bergambar terbitan Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur, khususnya yang berbahasa Indonesia dan Using. Nilai-nilai dalam budaya menyentuh segala aspek kehidupan manusia. Nilai budaya menjadi pedoman yang layak untuk terus diimplementasikan dalam kehidupan manusia. Penelitian ini bertujuan untuk membedah nilai-nilai budaya Using dalam buku cerita anak terbitan Balai Bahasa Provinsi Jawa Timur. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif-kualitatif. Data dalam penelitian ini adalah narasi berupa kata, frasa, klausa, kalimat, atau wacana dan visualisasi yang memuat informasi mengenai nilai-nilai budaya Using. Sumber data dalam penelitian ini adalah 20 buku cerita anak bergambar berbahasa Using-Indonesia. Data dikumpulkan dengan metode baca-catat yang dilakukan secara intensif. Temuan data dianalisis menggunakan teori Miles & Huberman berbantuan teori Shalom H. Schwartz. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai budaya Using yang terkandung di dalamnya meliputi nilai keamanan (berupa keamanan keluarga dan kesehatan), nilai prestasi (berupa ambisi dan cakap), kedermawanan (berupa persahabatan sejati dan suka menolong), pengarahan diri (berupa mandiri, ingin tahu, memiliki tujuan, kreativitas), nilai kesesuaian berupa kepatuhan, dan nilai tradisi (berupa merawat tradisi dan taat beragama). Nilai-nilai budaya tersebut dapat dimanfaatkan dalam pembeajaran sastra di sekolah untuk membangun karakter serta membangun kesadaran multikultural siswa. Disarankan bagi peneliti selanjutnya untuk melakukan penelitian lebih lanjut terhadap objek dengan muatan kebudayaan yang berbeda.
Potensi Cerita Rakyat Berbahasa Kaili dalam Memperkaya Pemerolehan Bahasa Indonesia Nurul Kholifah; Ari Ambarwati
Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra Vol. 11 No. 1 (2025)
Publisher : Universitas Cokroaminoto Palopo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30605/onoma.v11i1.5005

Abstract

Kaili, koleksi Balai Bahasa Sulawesi Tengah dalam memperkaya pemerolehan Bahasa Indonesia. Penelitian ini mengadopsi pendekatan kualitatif dengan studi pustaka.data dan sumber data dari penelitian ini berupa Kumpulan cerita rakyat kesik yang terdapat tiga cerita rakyat didalamnya. Teknik pengumpulan data yang dilakukan yaitu metode dokumentasi dan analisis isi. Teknik analisis yang digunakan yaitu analisis tematik dan analisis kesulitan kosakata. Hasil penelitian menunjukkan bahwa potensi cerita rakyat koleksi Balai Bahasa Sulawesi Tengah dapat memperkaya pemerolehan Bahasa Indonesia dilihat melalui kekayaan kosakata, keunikan struktuk kalimat dan nila moran dan budaya yang terkandung dalam cerita. Penelitian lanjutan diperlukan untuk mendalami penyusunan cerita rakyat berbahasa daerah yang berpotensi memperkaya pemerolehan Bahasa Indonesia pada siswa di jenjang sekolah dasar.
Assistance in Mining Reference Data for Writing Children's Reading on Climate Change: Pendampingan Penambangan Data Referensi Untuk Penulisan Bacaan Anak-Remaja Bertema Perubahan Iklim Ari Ambarwati; Sunismi, Sunismi; Sri Wahyuni
Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 8 No. 6 (2024): Dinamisia: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat
Publisher : Universitas Lancang Kuning

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31849/dinamisia.v8i6.23052

Abstract

The impact of climate change has been felt by humans in various parts of the world. Mining reference data for writing stories for children and adolescents with the theme of climate change is a strategic point to be studied. The ability to write climate change-themed readings for children and adolescents requires adequate understanding of climate change issues. The purpose of the service is to improve the ability of members of the Saung Kanak community in Malang City to mine and manage reference data, as well as understand the issue of climate change, which has the potential to be used for children's and adolescent stories The service method is mentoring by carrying out a reference data mining workshop using Mendeley and Publish or Perish (PoP). The workshop was attended by 23 members of the Saung Kanak community in Malang City, followed by in-depth interviews, and circulated questionnaires to measure the achievement of the mentoring objectives. There was a positive correlation between participants' good understanding of the concept of data mining and the ability to mine data independently with a better level of understanding of climate change issues. Follow-up assistance that was specially formulated to reach 45.5% of 3 members of the Saung Kanak community in Malang City needs to be followed up, considering that they still have difficulty mining reference data.