Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search
Journal : Jurnal Pharmactive

EFFECT OF INTERVENTION PILL REMINDER IN ORAL DRUG ANTIDIABETIC (OAD) WITH INCREASED COMPLIANCE PATIENT DIABETES MELLITUS TYPE 2: EFFECT OF INTERVENTION PILL REMINDER IN ORAL DRUG ANTIDIABETIC (OAD) WITH INCREASED COMPLIANCE PATIENT DIABETES MELLITUS TYPE 2 Made Dwike Swari Santi
Journal Pharmactive Vol. 1 No. 2 (2022): Jurnal Pharmactive Oktober
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Bintang Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Diabetes melitus (DM) merupakan penyakit kronis yang membutuhkan pengobatan jangka panjang (long-term therapy). Pilar utama penatalaksanaan diabetes melitus antara lain pendidikan, perencanaan makan, latihan fisik dan obat-obatan. Hambatan kepatuhan pengobatan dapat dilihat, salah satunya hanya menggunakan Kuesioner Pengobatan Singkat (BMQ). Dalam mengatasi hambatan akan diberikan satu intervensi yang cocok saja adalah pengingat pil. Tujuannya adalah untuk mengetahui pengaruh intervensi pil pengingat pada penderita diabetes melitus tipe 2 untuk meningkatkan kepatuhan menggunakan anti diabetes oral (OAD) di Universitas Negeri Diabetes Surabaya dan untuk mengetahui pengaruh intervensi untuk meningkatkan kepatuhan terhadap profil penurunan kadar gula darah puasa pada pasien dengan diabetes melitus tipe 2 di Universitas Rumah Diabetes Surabaya. Metode penelitian adalah pre-eksperimen dengan menggunakan satu kelompok pretest-posttest design. Hasil penelitian bahwa sejumlah 24 subjek menunjukkan bahwa intervensi pengingat pil berpengaruh pada peningkatan kepatuhan dan intervensi pengingat pil tidak berpengaruh pada penurunan gula darah puasa.
EVALUASI PENYIMPANAN DAN DISTRIBUSI OBAT NARKOTIKA DAN PSIKOTROPIKA DI APOTEK OKE FARMA Trima Yasa, Gede; Dwike Swari Santi, Ni Made; Deviana Gayatri, Ni Putu Ayu
Journal Pharmactive Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pharmactive Oktober
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Bintang Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64036/pharmactive.v2i2.42

Abstract

Pengelolaan obat yang baik merupakan faktor utama dalam mendukung tingkat kesembuhan penyakit pasien, oleh karena itu pengelolaan obat yang baik harus terlaksana di apotek. Pengelolaan obat yang baik terlebih yaitu pengelolaan jenis obat yang bersifat psikoaktif seperti obat-obatan narkotika dan psikotropika. Kegiatan penyimpanan dan distribusi obat yang kurang baik merupakan masalah yang dapat mengganggu dalam upaya peningkatan mutu obat di apotek. Permasalahan yang sering ditemukan pada sistem penyimpanan dan distribusi diantaranya yaitu tidak menggunakan sistem first in first out (FIFO) atau first expired first out (FEFO), sistem alfabetis, kartu stok, tidak menempatkan obat pada tempat yang semestinya. Apotek adalah sarana atau tempat dilakukan praktek kefarmasian oleh farmasi yang meliputi penyimpanan, pengadaan, serta penyerahan obat kepada pasien dan memberikan penjelasan tentang cara penggunaan obat atau biasa disebut pemberian informasi obat. Tujuan dari penelitian ini adalah Untuk mengetahui evaluasi penyimpanan dan distribusi obat narkotika dan psikotropika di Apotek Oke Farma. Penelitian ini menggunakan medote deskriptif dengan pengambilan data secara crossectional yaitu menggambarkan pengadaan, penerimaan, penyimpanan, pendistribusian, pencatatan, dan pelaporan, serta pemusnahan obat golongan narkotika dan psikotropika di Apotek Oke Farma. Berdasarkan hasil peneitian kesesuain pelaksanaan distribusi dan penyimpanan obat narkotika dan psikotropia di Apotek Oke Farma dengan permenkes no 13 tahun 2015 yaitu pada penyimpanan dinyatakan baik dengan persentase 100% dan pada pendistribusian dinyatakan baik dengan persentase 90%.
PROFIL KEYAKINAN TENTANG PENGGUNAAN ANTIBIOTIK DI DESA X KECAMATAN DENPASAR BARAT Made Dwike Swari Santi
Journal Pharmactive Vol. 3 No. 1 (2024): Jurnal Pharmactive April
Publisher : Institut Teknologi dan Kesehatan Bintang Persada

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.64036/pharmactive.v3i1.48

Abstract

Keyakinan yang tinggi masyarakat dalam menggunakan antibiotik untuk mengatasi gejala penyakitnya tanpa mengetahui penyebab pasti yang dialami dalam dirinya sendiri tanpa berkonsultasi dengan dokter sehingga mengakibatkan keyakinan penggunaan antibiotik yang berlebihan yang membuat terjadinya resistensi antibiotik. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui keyakinan masyarakat Dauh Puri Klod, Kecamatan Denpasar Barat dalam penggunaan antibiotik. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah cross sectional dengan jumlah sampel 96 responden yang memenuhi kriteria inklusi. Karateristik responden memiliki umur antara 17-25 tahun sebanyak 55 responden dengan presentase (57.2%), karateristik jenis kelamin yang paling dominan adalah perempuan sebanyak 60 responden dengann presentase (62.5%), karateristik pekerjaan yang paling dominan adalah wiraswasta sebanyak 53 responden (55.2%), karateristik pendidikan paling banyak adalah SMA/SMK sebanyak 46 responden (48%), tingkat keyakinan masyarakat terhadap penggunaan antibiotik terhadap masyarakat di Desa X Kecamatan Denpasar Barat memiliki tingkat keyakinan sangat baik sejumlah 88 responden (91.7%) dan tingkat keyakinan cukup sejumlah 8 responden (8.3%). Kata Kunci : Keyakinan, Antibiotik