Claim Missing Document
Check
Articles

Found 38 Documents
Search

Peningkatan pengetahuan dan sikap dalam pencegahan perilaku seksual berisiko melalui intervensi brief terapi dan life skill (biskill) pada remaja Muhammad Bachtiar Safrudin; Thomas Arie Wibowo
JHeS (Journal of Health Studies) Vol 5, No 2 (2021): September
Publisher : Universitas 'Aisyiyah Yogyakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (197.221 KB) | DOI: 10.31101/jhes.2337

Abstract

Masa remaja terjadinya banyak perubahan tahap tumbuh kembang berisiko yang dapat menyebabkan berbagai permasalahan. Penanganan masalah memalui program pemerintah belum memberikan dampak yang signifikan. Tujuan penelitian ini mengetahui efektifitas intervensi brief theraphy dan life skill (biskill) dengan tujuan meningkatnya pengetahuan dan sikap remaja dalam pencegahan perilaku seksual berisiko. Jenis penelitian ini merupakan quasi experiment dengan pendekatan pengukuran sebelum dan setelah menggunakan kontrol (without control group design). Populasi yang digunakan adalah remaja yang ada di SMPN 27 Samarinda dengan sampel penelitian sebesar 135 siswa intervensi. Hasil penelitian dilakukan dengan analisis univariat dan bivariat paired t test. Hasil uji statistik biskill terhadap pengetahuan menjukkan p value 0,000 dan biskill terhadap sikap dengan nilai 0,000. Dapat disimpulkan Ha diterima, dimana biskill mempengaruhi pengetahuan dan sikap remaja di SMPN 27 Samarinda.
Pendidikan Kesehatan Bantuan Hidup Dasar Tersedak bagi Masyarakat Thomas Ari Wibowo
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Tersedak atau Choking adalah tersumbatnya saluran jalan napas atau airway karena benda asing dari luar tubuh secara total dan parsial, sehingga menyebabkan korban sulit bernapas dan kekurangan oksigen, bahkan apabila tidak tertangani segera akan menimbulkan kematian. Tersedak merupakan penyebab pembunuh paling cepat bila dibandingkan dengan gangguan breathing dan circulation. Terjadinya suatu perilaku diawali dengan dengan adanya suatu pengetahuan, sehinggalpengetahuan merupakan faktor internal yang mempengaruhi perubahan perilaku. Metode Strategi Penyuluhan kepada masyarakat dilaksanakan melalui Google Meeting dilaksanakan pada tanggal 28 Agustus 2021 dengan melibatkan 13 dari Mahasiswa Program Studi profesi Ners Universitas Muhammadiyah Kalimantan Timur. Hasil: Peserta yang hadir sebanyak 30 peserta dimana mereka hadir semua mengikuti kegiatan dan antusias terhadapap materi yang diberikan, evaluasi terhadap pengetahuan mereka bertambah dibuktikan dengan peserta mampu menjawab pertanyaan yang diberikan.
Upaya Pencegahan Diabetes Mellitus dengan Pemeriksaan Kesehatan dan Pendidikan Kesehatan Taufik Septiawan; Irvan Efendi; Enok Sureskiarti; Thomas Ari Wibowo; Siti Khoiroh; Slamet Purnomo; Taharuddin Taharuddin; Anggun Ferani; Fatimah Fatimah; Nahdiyati Nur Rahmi; Nurwindawati Nurwindawati
Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat Vol 1 No 1 (2021): Prosiding Seminar Nasional Pengabdian Kepada Masyarakat: Peduli Masyarakat: Oktob
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal Bekerjasama dengan CV Global Health Science Group

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penyakit diabetes mellitus menjadi salah satu penyakit yang prevalensinya terus meningkat dari tahun ke tahun. Di samarinda sendiri penyakit Diabetes mellitus menduduki peringkat 3 kasus yang paling tinggi. Upaya pencegahan penyakit diabetes mellitus menjadi salah satu cara untuk mengurangi kejadian penyakit ini di masyarakat. Kegiatan pengabdian masyarakat dengan tema upaya pencegahan diabetes mellitus dengan pemeriksaan kesehatan dan pendidikan kesehatan di RT.IV Jalan Khairun Nafsi Gg. Darusalam Loa Janan Ilir menjadi salah satu upaya yang dilakukan untuk mengurangi dari meningkatkanya kasus DM yang ada diwilayah samarinda. Kegiatan Pengabmas ini dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan selama masa pandemi. Hasil dari kegiatan ini didapatkan jika tidak ada peserta yang mengalami Hiperglikemi dan terdiagnosa DM. Selain itu setelah diberikan pendidikan kesehatan pada warga didapatkan terjadi peningkatan pengetahuan dibuktikan dari perbandingan skor pre test sebesar 77.7 menjadi 97.7 setelah dilakukan post test.
The Effect of Foot Exercise Therapy on Blood Sugar Levels in Patients with Type 2 Diabetes Mellitus Ari Wibowo, Thomas; Dwiastuti, Anita
JURNAL KESEHATAN STIKes MUHAMMADIYAH CIAMIS Vol. 11 No. 1 (2024): Jurnal Kesehatan (April 2024)
Publisher : LPPM STIKes Muhammadiyah Ciamis

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.52221/jurkes.v11i1.174

Abstract

Diabetic foot exercise aims to improve blood circulation, strengthen muscles, prevent deformities, and overcome joint motion limitations. After doing foot exercise therapy, it can be seen changes in the patient's blood sugar levels, whether blood sugar levels return to normal and can be overcome. Purpose: This research was conducted in the form of a literature review. Methode: This research method is library research, which is a series of studies related to the method of collecting library data or researching and using library information (scientific journals) for the object of research.. Result : This study has found 10 research articles based on the following journal databases, namely Researchgate, Google Schoolar, Scinences Direct that there is an effect of foot exercise therapy on reducing blood sugar levels in patients with type 2 diabetes mellitus. Conclusion: From 10 research journals, it was concluded that 10 journals reported the effect of giving foot exercise therapy on reducing blood sugar levels in Type 2.
Analisis Praktik Klinik Keperawatan pada Pasien St Elevasi Miokard Infark (STEMI) Anterior dengan Inovasi Intervensi Isometric Handgrip Exercise untuk Menurunkan Tekanan Darah Handayono, Priyo; Safrudin, Bachtiar; Wibowo, Thomas Ari; Rizal, Alfi Fakhrur
Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan Vol 14 No 2 (2024): Wiraraja Medika : Jurnal Kesehatan
Publisher : Fakultas Ilmu Kesehatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24929/fik.v14i2.3298

Abstract

If hypertension is not treated for a long time, it will cause dangerous complications such as stroke, heart attack, heart failure, chronic kidney failure and eye damage (hypertensive retinopathy). One of the non-pharmacological treatments for hypertensive patients is by providing isometric handgrip exercise therapy. The aim of the research was to conduct an analysis of nursing clinical practice in anterior ST elevation myocardial infarction (STEMI) patients using the innovative intervention of isometric handgrip exercise to reduce blood pressure in the ICCU room at Aji Muhammad Parikesit Tenggarong District Hospital. This research method is a One-Shot Case Study, namely a research design where the researcher only carries out one treatment which is thought to have had an effect and then carries out a post-test. The patient in this study was 1 person with the characteristics of a patient diagnosed with a medical diagnosis of ACS Stemi who had high blood pressure. The results of the implementation of isometric handgrip exercise therapy to reduce blood pressure showed significant results during the 3 interventions in which blood pressure was reduced. The conclusion from the results of the analysis carried out showed that there was a change in blood pressure after being given the isometric handgrip exercise intervention
Intervensi Inovasi Back Massage Terhadap Kelelahan Pada Pasien Di Ruang Intensive Cardiac Care Unit RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong Ramlah, Ramlah; Wibowo, Thomas Ari; Astuti , Zulmah; Asyadi, Fitroh
Alauddin Scientific Journal of Nursing Vol 5 No 2 (2024): OKTOBER
Publisher : Universitas Islam Negeri Alauddin Makassar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24252/asjn.v5i2.50706

Abstract

Congestive Heart Failure, also known as heart failure, occurs when the heart is unable to pump sufficient blood to meet tissue oxygen needs, resulting in an abnormal increase in heart pressure. Back massage is a form of nursing management that can be used to relieve heart failure patients' fatigue and other symptoms. The purpose of back massage, a soft tissue manipulation technique, is to help speed up the healing process for various diseases by relaxing muscles, increasing blood circulation, increasing flexibility, and eliminating pain. Objective: To analyze patients in the Intensive Cardiac Care Unit (ICCU), RSUD Aji Muhammad Parikesit Tenggarong with CHF, namely Innovative Back Massage. Method: Analyze this practice using the case study method with nursing care. The samples were patients who had a medical diagnosis of CHF with fatigue in the ICCU room. Research results: Based on the implementation of the Back Mass age innovation for 3 days with a duration of 5 minutes for each intervention, a decrease in fatigue scores was obtained, the average result for days 1 to 3 was 2.6. Conclusion: Based on the evaluation after the Back Massage therapy was carried out, it showed that there was a decrease in the fatigue score from a severe fatigue score to moderate fatigue. This is significant for heart failure sufferers, namely a diagnosis of CHF.
HUBUNGAN KEYAKINAN DIRI DENGAN NYERI TENSION TYPE HEADACHE PADA PASIEN HIPERTENSI DI PUSKESMAS PALARAN Sanritamaya, Musdalifah Rara; Wibowo, Thomas Ari; Muflihah, Ulfatul
Jurnal Perawat Indonesia Vol. 8 No. 3 (2024): November 2024
Publisher : Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) Jawa Tengah.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32584/jpi.v8i3.3007

Abstract

Hypertension is a major risk factor contributing to mortality in Indonesia, while tension type headache (TTH) is commonly found in hypertensive patients. One of the factors believed to influence the intensity of TTH pain is self-efficacy, which refers to an individual's belief in their ability to manage their health condition. This study aims to analyze the relationship between self-efficacy and TTH pain in hypertensive patients at Puskesmas Palaran, Samarinda. The study used a quantitative approach with a cross-sectional design, involving 170 hypertensive patients selected through purposive sampling. Data were collected using questionnaires, which included the self-efficacy scale and the TTH pain scale, and analyzed using Pearson correlation with a significance level of 0.05. The results showed a significant negative correlation between self-efficacy and TTH pain (p-value = 0.001; p < 0.05) with a correlation coefficient of -0.383. This indicates that the higher the level of self-efficacy in hypertensive patients, the lower the level of TTH pain experienced. Based on these findings, it is recommended to develop interventions focused on increasing self-efficacy in hypertensive patients. Health education programs aimed at enhancing patients' confidence in managing their hypertension could potentially reduce TTH symptoms and improve the patients' quality of life.
Pengaruh terapi murottal surah Al-Fatihah dan Al-Insyirah terhadap tingkat nyeri pada pasien kanker payudara : The effect of murottal therapy using surah Al-Fatihah and Al-Insyirah on pain levels in breast cancer patients Khairunnisa, Andi Dinda; Muflihah, Ulfatul; Wibowo, Thomas Ari
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 11 No. 1 (2025): JiKep | Februari 2025
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v11i1.2470

Abstract

Nyeri yang dirasakan pasien kanker payudara mempengaruhi fisik, emosional, dan psikologis pasien. Terapi murottal mendengarkan ayat-ayat Al-Qur'an adalah cara non-farmakologis untuk mengurangi nyeri.Studi ini menyelidiki bagaimana terapi murottal Surah Al-Fatihah dan Al-Insyirah mempengaruhi tingkat nyeri pasien kanker payudara di Rumah Singgah Kanker Etam. Desain penelitian pre-eksperimen, penelitian ini menggunakan metode one-group pre-test post-test. Responden sebanyak 15 pasien kanker payudara yang memenuhi kriteria inklusi. Sebelum dan setelah intervensi terapi murottal, nyeri diukur dengan menggunakan Skala Penilaian Numerik (NRS) selama 15 menit per sesi selama tujuh hari berturut-turut. Uji analisis statistik Paired Sample T-Test digunakan untuk mendapatkan data tentang tingkat nyeri sebelum dan setelah terapi.Hasil analisis menunjukkan bahwa terapi murottal memiliki pengaruh signifikan pada penurunan tingkat nyeri. Terapi murottal Surah Al-Fatihah dan Al-Insyirah efektif dalam menurunkan tingkat nyeri pada pasien kanker payudara. Oleh karena itu, terapi ini dapat diterapkan sebagai metode non-farmakologis komplementer dalam manajemen nyeri guna meningkatkan kualitas hidup pasien secara holistik
Pengaruh Terapi Murottal Al-Fatihah dan Al-Insyirah Terhadap Tingkat Fatigue Pada Pasien Kanker Payudara Andiani, Juli; Muflihah, Ulfatul; Wibowo, Thomas Ari
Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI) Vol 8, No 1 (2025): Jurnal Ilmiah Keperawatan Indonesia (JIKI), Vol 8 (1), 2025
Publisher : Universitas Muhammadiyah Tangerang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31000/jiki.v8i1.13427

Abstract

Pendahuluan : Kanker payudara adalah kanker yang memiliki angka kejadian tinggi pada wanita dan diantara jenis kanker lainnya. Kanker payudara memiliki dampak yang terlihat dan terasa bagi penderitanya. Salah satunya adalah fatigue atau kelelahan. Kelelahan pada pasien kanker payudara berbeda dengan kelelahan umum. Walaupun banyak faktor yang bisa menyebabkan fatigue baik secara metabolis, fisik, psikologis, aktivitas, dsb. Jika terus menerus terjadi pembiaran dampak fatigue dapat menganggu keseluruh hidup pasien kanker payudara. Oleh karena itu, perlu adanya sebuah intervensi alternatif yang minim efek bagi penggunanya. Terapi murottal Al-Fatihah dan Al-Isnyirah merupakan terapi non-farmakologi yang memiliki dampak positif bagi yang mendengarkannya. Sejalan dengan itu dapat diterapkan pada pasien kanker payudara yang mengalami kelelahan meski sudah mencoba beristirahat. Tujuan : Untuk mengetahui adanya perbedaan antara sebelum dan sesudah pemberian terapi murottal Al-Fatihah & Al-Insyirah terhadap tingkat fatigue pada pasien kanker payudara. Metode : penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain one grup pre-post design. Sampel diambil dengan teknik total sampling yang berjumlah 15 orang pasien kanker payudara. Teknik pengambilan data menggunakan kuesioner FACIT – Fatigue Scale (version 4) dan pemberian terapi murottal Al-Fatihah & Al-insyirah dilakukan selama 7 hari di Rumah Singgah Kanker Etam. Uji statistic dilakukan dengan uji T-test. Hasil : Hasil uji statistic yaitu uji T-test didapatkan P-value 0,000 < 0,05 dengan hal tersebut Ha diterima dan H0 ditolak. Hasil tersebut menunjukkan bahwa terdapat perbedaan secara signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian terapi murottal Al-Fatihah & Al-Insyirah terhadap tingkat fatigue pada pasien kanker payudara. Kesimpulan : terdapat perbedaan signifikan antara sebelum dan sesudah pemberian terapi murottal Al-Fatihah & Al-Insyirah terhadap tingkat fatigue pada pasien kanker payudara. Kata Kunci : Fatigue; Kanker payudara; Terapi Murottal
The Impact of Dignity Therapy on Psychological Well-Being and Quality of Life in Terminally Ill Cancer Patients: A Systematic Review PRIBADI, DIMAS RIA ANGGA; Fauzi, Ekan; Wibowo, Thomas Ari
ProHealth Journal Vol 22 No 1 (2025): June
Publisher : STIKes Hamzar

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59802/phj.2025221166

Abstract

Dignity therapy (DT) aims to enhance the dignity, meaning, and emotional well-being of terminally ill cancer patients. While research investigates DT’s application in palliative care, a comprehensive systematic review synthesizing its effects remains lacking. Objective: This systematic review assesses the efficacy of DT in improving psychological and existential outcomes for terminally ill cancer patients. Methods: A systematic review adhering to the PRISMA guidelines was conducted. Searches across Medline, PubMed, Scopus, and CINAHL databases yielded 113 references, which were screened against 10 studies meeting inclusion criteria. Results: DT demonstrates positive effects on dignity, sense of purpose, meaning in life, and hope. However, its impact on psychosocial distress, particularly depression and anxiety, is inconclusive. DT’s acceptance rate was high, with over 80% of participants reporting satisfaction. Quality of life improvements varied, with some significant enhancements and others exhibiting minimal impact. Conclusion: DT is a feasible intervention that offers psychosocial benefits for terminally ill cancer patients in palliative care settings.It enhances dignity, facilitates family communication, and offers existential relief. Further research is necessary to standardize protocols, conduct long-term follow-ups, and integrate DT into interdisciplinary palliative care models.