Claim Missing Document
Check
Articles

Found 39 Documents
Search

PEMBERIAN ONLINE JOURNAL CLUB BASED STUDENT-LED INTERVENTION (OJOLALI) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN KOMPETENSI MAHASISWA SARJANA KEPERAWATAN DALAM PRAKTIK BERBASIS BUKTI : The Effects of Online Journal Club Based Student-Led Intervention (OJOLALI) on Nursing Students' Competency of Evidence-Based Practice (EBP) Ramadhan, Muhammad Deri; Palupi, Rini
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 10 No. 3 (2024): JiKep | Oktober 2024
Publisher : UPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v10i3.2309

Abstract

Pendahuluan: Evidence-Based Practice (EBP) berdampak positif dalam kualitas pelayanan kesehatan khususnya lingkup Keperawatan Medikal Bedah (KMB). Pemahaman tentang konsep EBP dibutuhkan mulai dari jenjang akademik agar mahasiswa dapat dibekali ilmu yang memadai saat praktik dan menjadi tenaga perawat yang kompeten di unit/fasilitas pelayanan kesehatan. Intervensi klub jurnal online secara interaktif (Online Journal Club - Based Student-led Intervention) dapat menjadi salah satu strategi pencapaian peningkatan kompetensi EBP sebagai metode pembelajaran berbasis grup khususnya bagi mahasiswa Keperawatan di Indonesia. Tujuan: menganalisis pengaruh Online Journal Club terhadap peningkatan kompetensi mahasiswa keperawatan tentang EBP. Metode: Desain studi Quasi Experiment dengan Pretest-Posttest Control Group Design. Total sampel sebanyak 277 responden dengan jumlah masing-masing kelompok intervensi 146 responden dan kontrol 131 responden. Penelitian ini dilaksanakan selama 6 minggu. Uji statistik yang digunakan dalam studi ini Mann Whitney Test. Hasil: Gambaran skor penilaian mandiri kompetensi EBP sebelum dan sesudah pemberian intervensi pada kelompok perlakuan berturut-turut dengan rerata 47.39 dan 52.70 sedangkan gambaran skor penilaian mandiri kompetensi EBP pada kelompok kontrol sebelum dan sesudah intervensi nilai rerata yang diperoleh berturut-turut yaitu 47.82 dan 47.46. Analisis bivariat menunjukkan terdapat perbedaan signifikan skor penilaian mandiri kompetensi EBP pada kelompok perlakuan dan kelompok kontrol dengan nilai p 0.001. Kesimpulan: terdapat pengaruh Online Journal Club terhadap  peningkatan kompetensi mahasiswa Sarjana Keperawatan tentang EBP, diharapkan pendekatan klub jurnal secara interaktif ini dapat menjadi alternatif tambahan metode pembelajaran di akademik
PENGENDALIAN HIPERTENSI MELALUI PEMBERIAN EDUKASI GIAT (GAYA HIDUP SEHAT) SEBAGAI UPAYA PENINGKATAN PENGETAHUAN PENDERITA HIPERTENSI DERI RAMADHAN, MUHAMMAD
Jurnal LENTERA Vol. 5 No. 2 (2025): Jurnal LENTERA
Publisher : Stikes Yarsi Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

The incidence of hypertension continues to increase annually, thus requiring special attention needed from all parties, especially patients and health care professionals. The key to the success of a therapy regimen among patients with hypertension is a change in healthy lifestyle through good self-care skills and compliance in taking antihypertensive medication as an effort to control hypertension. If hypertension is not controlled properly, it can cause various complications. A cognitive approach is one of the best ways to increase literacy about hypertension through providing health education. The aim of program was to improve knowledge about hypertension controlling among patients with hypertension. The method used is health education about a healthy lifestyle among patients with hypertension for 120 minutes, consisting of three stages including preparation, implementation, evaluation and follow-up. The results of this activity obtained information that there was an increase in knowledge among patients with hypertension, with an average score before and after providing education (56,49 and 77,48). The conclusion of the educational activity is proven to increase the knowledge of hypertension sufferers. This activity is recommended to be carried out routinely to
Penyuluhan Lupus Eritematosus Sistemik untuk Meningkatkan Pengetahuan Remaja Perempuan di SMKS Bandung Barat Ramadhan, Muhammad Deri; Manumara, Theophylia Melisa; Nirwanti, Elsa Sandari Ayudia; Lerian, Sopia Nurma Yunita; Alifiyah, Syfa Rahma Nur; Amelia, Nita; Feronika, Adinda Siska; Maryati, Gina; Dila, Neng; Fauzan H, Muhammad Triananda; Jesen; Faqihudin, Muhammad Rizky
Connection : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 5 No 2 (2025): Juli - Desember
Publisher : Prodi Bimbingan dan Konseling Islam IAIN Langsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.32505/connection.v5i2.11847

Abstract

Lupus Eritematosus Sistemik (LES) merupakan penyakit autoimun kronis yang lebih sering terjadi pada remaja perempuan. Remaja adalah fase peralihan dari anak - anak menuju dewasa yaitu usia 11 - 24 Tahun. Kurangnya akses terhadap informasi kesehatan yang akurat di Masyarakat menyebabkan rendahnya pemahaman mengenai LES, sehingga penderita terlambat mendapatkan pertolongan dan berujung komplikasi hingga kematian. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat berupa penyuluhan dilakukan pada 4 Juni 2025, bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan mencegah komplikasi LES. Penyuluhan dilaksanakan pada 20 Remaja Perempuan kelas XI Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis SMKS Bandung Barat menggunakan metode Edukatif yang terdiri dari 2 proses yaitu persiapan (pembagian tugas panitia, survei lokasi, pendekatan pada pihak sekolah, wawancara kebutuhan siswa, penjadwalan Penyuluhan) dan pelaksanaan (Penyampaian Materi secara Interaktif kemudian distribusi pre-test, post-test yang telah teruji validitasnya). Hasil penyuluhan menunjukkan peningkatan pengetahuan dan pemahaman Remaja perempuan secara signifikan dibuktikan dari nilai rata-rata pre test 40 poin dan post-test 98 poin. Kesimpulan dari Pengabdian kepada Masyarakat menunjukkan bahwa penyuluhan dapat meningkatkan pengetahuan dan pemahaman mengenai LES dan mencegah komplikasi LES pada penderita
Nursing Knowledge and Practice in Self-Care Compliance in Heart Failure Patients: A Systematic Review Istianah, Istianah; Said, Faridah Binti Mohd; Nambiar, Nisha; Tohri, Tonika; Ramadhan, Muhammad Deri; Purwanti, Tentry Fuji; Juwita, Ninda Aina
International Journal of Nursing Information Vol. 3 No. 1 (2024)
Publisher : Qualitative and Quantitative Research Center

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.58418/ijni.v3i1.59

Abstract

The disease that causes the number 1 death in the world is cardiovascular disease. Self-care involves maintaining possibilities by engaging in practices that enhance health. Monitoring symptoms and managing symptoms when they arise in patients with chronic diseases, including heart failure. This study aimed to explore knowledge and innovations that can be applied to Self-care with heart failure. The research method uses a systematic literature review. Research articles were obtained from three databases, namely Proquest, PubMed, and Google Scholar. Literature searches using keywords (in English), namely knowledge and practice, self-care, and heart failure, with Primary articles. The inclusion criteria used are articles from 2019-2023 in English. Primary articles, full text, and research subjects of patients with heart failure were reviewed from 1390 articles in eleven that met all criteria. Then, it was analyzed using simplified thematic analysis. The results show the themes that emerged from this literature review were the critical domain of self-care, the excellent impact of compliance, and monitoring innovations needed to reduce complications. Apart from that, telemonitoring is an outstanding innovation. The conclusion is that self-care for heart failure patients improves their quality of life and reduces complications. Adherence is critical, and innovations like telemonitoring applications enhance monitoring, proving effective in boosting patient welfare. This research contributes to providing readers with information about self-care strategies for heart failure patients to improve patient well-being.
Pendekatan body mind spirit sebagai solusi holistik untuk meningkatkan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis Istianah, Istianah; Ramadhan, Muhammad Deri; Tohri, Tonika
Holistik Jurnal Kesehatan Vol. 19 No. 8 (2025): Volume 19 Nomor 8
Publisher : Program Studi Ilmu Keperawatan-fakultas Ilmu Kesehatan Universitas Malahayati

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33024/hjk.v19i8.1262

Abstract

Background: Chronic kidney disease (CKD) patients undergoing hemodialysis often experience a decreased quality of life due to physical, psychological, social, and spiritual disorders. A holistic approach such as the Body Mind Spirit (BMS) model is believed to improve patients' overall quality of life. Purpose: To determine the effect of the body mind spirit approach in improving the quality of life of chronic kidney disease (CKD) patients. Method: This study used a quasi-experimental design with a pre-post-test approach without a control group. The study sample consisted of 30 CKD patients selected using purposive sampling. The BMS model intervention was implemented for 4 weeks through education, relaxation, and spiritual support sessions. Quality of life was measured using the KDQOL-36 questionnaire before and after the intervention. Results: Most participants were male with an average age of 52 years, had been on hemodialysis for >2 years, and most (80%) had a poor quality of life. However, after the BMS intervention, their quality of life improved. There was a significant increase in patients' quality of life scores after the BMS model intervention (p < 0.05). The physical, psychological, and spiritual dimensions showed significant improvements. Conclusion: The body-mind-spirit model is effective in improving the quality of life of chronic kidney disease (CKD) patients undergoing hemodialysis. This approach can be used as a holistic surgical intervention strategy in hospitals.   Keywords: Body-Mind-Spiritual; Chronic Kidney Failure; Hemodialysis; Quality of Life.   Pendahuluan: Pasien gagal ginjal kronik (GGK) yang menjalani hemodialisa sering mengalami penurunan kualitas hidup akibat gangguan fisik, psikologis, sosial, dan spiritual. Pendekatan holistik seperti model Body Mind Spirit (BMS) diyakini mampu meningkatkan kualitas hidup pasien secara menyeluruh. Tujuan: Untuk mengetahui pengaruh pendekatan body mind spirit dalam meningkatkan kualitas hidup pasien gagal ginjal kronis. Metode: Penelitian ini menggunakan desain quasi-eksperimental dengan pendekatan pre-post-test tanpa kelompok kontrol. Sampel berjumlah 30 pasien GGK yang dipilih secara purposive sampling. Intervensi model BMS dilaksanakan selama 4 minggu melalui sesi edukasi, relaksasi, dan dukungan spiritual. Pengukuran kualitas hidup dilakukan menggunakan kuesioner KDQOL-36 sebelum dan sesudah intervensi. Hasil: Sebagian besar partisipan laki-laki dengan rerata usia 52 tahun, menjalani hemodialisa > 2 tahun, dan sebagian besar (80%) memiliki kualitas hidup yang buruk, sedangkan setelah diberikan intervensi BMI kualitas hidup pasien menjadi meningkat. Terdapat peningkatan signifikan skor kualitas hidup pasien setelah diberikan intervensi model BMS (p < 0.05). Dimensi fisik, psikologis, dan spiritual menunjukkan perbaikan yang bermakna. Simpulan: Model body mind spirit efektif dalam meningkatkan kualitas hidup pasien GGK yang menjalani hemodialisa. Pendekatan ini dapat dijadikan strategi intervensi keperawatan berbasis holistik di rumah sakit. Kata Kunci: Body Mind Spirit; Gagal Ginjal Kronik; Hemodialisa; Kualitas Hidup.
Peningkatan Pengetahuan Remaja tentang Acne Vulgaris melalui Edukasi di SMAN 13 Bandung Ramadhan, Muhammad Deri; Oveliya, Sulis; Zaelani, Syapta Nanda Erika; Erniansyah, Nidzar; Sabila, Salma; Anisa, Sheila Nurul; Salsabila, Salwa Nur; Ramadhani, Adelia Puteri; Hardianti, Rani; Asyifa, Talitha Nur; Wendari, Sifa Aulia
Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 6 No. 1 (2026): Bima Abdi: Jurnal Pengabdian Masyarakat
Publisher : Yayasan Pendidikan Bima Berilmu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53299/bajpm.v6i1.3517

Abstract

Acne vulgaris merupakan masalah kesehatan kulit yang prevalensinya tinggi pada kelompok remaja dan berpotensi menimbulkan dampak fisik serta psikososial. Rendahnya tingkat pengetahuan remaja mengenai faktor risiko, pencegahan, dan penanganan acne vulgaris menjadi salah satu penyebab masih tingginya praktik perawatan kulit yang tidak tepat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan siswa sekolah menengah atas mengenai acne vulgaris melalui pendidikan kesehatan terstruktur. Metode yang digunakan adalah kuasi-eksperimental dengan desain one-group pre-test post-test. Kegiatan dilaksanakan pada 25 siswa kelas XII SMAN 13 Bandung. Intervensi dilakukan melalui penyuluhan kesehatan berbasis ceramah interaktif, penggunaan media audiovisual, serta demonstrasi praktik kebersihan kulit. Tingkat pengetahuan diukur menggunakan kuesioner sebelum dan sesudah intervensi. Hasil menunjukkan peningkatan tingkat pengetahuan yang bermakna setelah kegiatan edukasi, ditandai dengan peningkatan proporsi peserta pada kategori pengetahuan baik serta hilangnya kategori pengetahuan buruk dan kurang. Seluruh indikator pengetahuan mengalami peningkatan. Pendidikan kesehatan berbasis sekolah terbukti efektif sebagai strategi promotif dan preventif dalam meningkatkan literasi kesehatan remaja terkait acne vulgaris.
Edukasi Kesehatan Mata Untuk Pencegahan Miopia Pada Remaja di SMA Kartika XIX-2 Theophylia Melisa Manumara; Muhammad Deri Ramadhan; Wizyanti Salma Azizah; Selpiyanti Selpiyanti; Dinna Alifia; Hernina Hernina; Tika Aliyah; Zenina Noer Fadilah; Windi Ispiyani; Pitriyani Pitriyani; Carla Youlanda
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/rghej756

Abstract

Myopia is a refractive disorder in which the parallel rays that come to the eye in an unaccommodating state are refracted at a single point in front of the retina. Risk factors for myopia are genetics, behavioral factors for reading books, watching TV, and using gadgets. Myopia is often experienced by students at the secondary school level compared to other age groups. The purpose of this activity is to increase knowledge and awareness about Myopia through health education at Kartika XIX-2 High School by involving 30 students in this health education activity. The method used is an educational method by providing Health Education on Eye Health among adolescents. The results of the implementation of this activity in the form of increasing knowledge about eye health are evidenced by the results of the post test on students who can answer well. This shows the effectiveness of health education with educational methods that can increase students' knowledge of Myopia. Increasing knowledge, it is hoped that students can play a more active role in maintaining eye health. This activity emphasizes the importance of education about myopia among adolescents, to reduce the progressivity of Myopia and increase awareness of Myopia prevention.
Edukasi Kesehatan Dampak Blue Light Terhadap Kesehatan Mata Siswa Man Kota Cimahi Istianah Istianah; Muhammad Deri Ramadhan; Dena Khaerunnissa Azzis; Siti Mauludi Pitri; Siti Sepa Julianti; Dina Tazkia Patimah; Fauzan Nurhidayat; Irwan Juliheryana; Nabila Septiani Putri; Nazwa Kamila Hasan; Siti Nurfauziah; Sri Winangsih
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/tdgx5z75

Abstract

Miopia merupakan salah satu kelainan penglihatan yang paling banyak dialami oleh remajadan dipengaruhi oleh tingginya paparan blue light dari penggunaan gadget yang semakin meningkat. Kondisi ini dapat menurunkan ketajaman penglihatan sehingga berdampak pada proses belajar dan kualitas hidup siswa/i. Berdasarkan hasil survei awal, siswa/I MAN Kota Cimahi menunjukan kebutuhan penigkatan pemahaman terkait risiko dan pencegahan miopia. Kegiatan pendidikan kesehatan ini bertujuan untuk memberikan edukasi kesehatan tentang “Miopia Pada Remaja: Mencegah Dan Mengelola Rabun Jauh”. Metode kegiatan meliputi ceramah, diskusi interaktif, tanya jawab, quiz, dan pembagian leaflet. Materi mencakup pengertian miopia, faktor risiko, dampak paparan blue light, tanda dan gejala, komplikasi, serta strategi pencegahan. Hasil kegiatan menunjukan meningkatnya antusiasme dan pemahaman peserta, yang ditandai dengan partisipasi aktif dalam diskusi serta kemampuan menjawab pertanyan dengan benar pada sesi evaluasi. Kegiatan ini penting dilakukan sebagai upaya promotif dan preventif dalam meminimalkan progresivitas miopia serta mendorong kebiasaan penggunaan gadget yang sehat pada remaja
Pendidikan Kesehatan Combustio Dalam Meningkatkan Pengetahuan Remaja di SMK PU Negeri Bandung Muhammad Deri Ramadhan; Tentry Fuji Purwanti; Tsulits Alaziza Adiguna Fikhra; Elisa Sophia Nur Rohmani; Indri Setiawati; Linda Mayliana; Bella Noviyanti Ruhiyat; Elvira Malia Chandra; Wulandina Wulandina; Mega Nazwah Fadila; Vindi Intan Nurani; Arjun Hibbanuloh
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/7my57306

Abstract

Combustio atau luka bakar adalah kerusakan atau kehilangan jaringan yang terjadi akibat paparan langsung terhadap sumber panas seperti api, cairan atau lemak panas, uap panas, radiasi, listrik atau bahan kimia. Di indonesia sendiri angka kejadian luka bakar tergolong tinggi, dimana lebih dari 250 jiwa per tahun meninggal akibat luka bakar. Tujuan kegiatan ini adalah meningkatkan pengetahuan dan kemampuan penanganan luka bakar melalui pendidikan kesehatan di SMK Pekerjaan Umum Negeri Bandung dengan melibatkan 29 siswa/i. Metode yang diterapkan bersifat edukatif, meliputi pre-test, pemaparan materi menggunakan media PowerPoint dan leaflet, diskusi interaktif, serta post-test sebagai evaluasi. Hasil evaluasi menunjukan peningkatan signifikan, di mana pada pre-test (41,4% baik, 48,3% cukup, 10,3% kurang) menjadi (96,6% baik). Hal ini membuktikan efektivitas metode edukatif dalam meningkatkan pemahaman siswa tentang luka bakar dan penanganan awalnya. Pengabdian ini menegaskan pentingnya eduksi kesehatan di sekolah sebagai upaya preventif dan promotif, sehingga siswa dapat mencegah risiko serta menangani luka bakar secara tepat, berkontribusi pada keselamatan masyarakat.   
Luruskan Punggungmu Luruskan Masa Depanmu Cegah Skoliosis Sejak Dini di SMA Negeri 3 Cimahi Muhammad Deri Ramadhan; Sri Ulina; Vina Helviana; Silvia Agustina; Nadzira Alfi Wahyuni; Lintang Zahra Febrianti; Tiara Juliani; Dwi Lastin Nafisah; Agnes Marthen; Syndi Sofia Ristiana
Jurnal Medika: Medika Vol. 5 No. 1 (2026)
Publisher : LPPM Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cyts5578

Abstract

This community health education activity was carried out to increase students’ knowledge and awareness regarding early detection and prevention of scoliosis, a spinal deformity commonly found in adolescents. The program targeted 34 students of SMA Negeri 3 Cimahi and aimed to provide accurate information about signs, risk factors, and preventive behaviors related to scoliosis. The method included preliminary assessment, coordination with school partners, health education through lectures, discussions, demonstrations of Adam’s Forward Bend Test, and distribution of educational leaflets. Evaluation was conducted through pre-test and post-test. The results showed a significant improvement, with 95% of students demonstrating better understanding of scoliosis symptoms and 90% being able to identify early detection steps. Students also displayed increased awareness of maintaining proper posture and reducing daily risk factors such as carrying heavy bags on one side. Overall, this activity effectively enhanced students’ knowledge and encouraged positive preventive behavior, supporting early scoliosis detection efforts in the school environment.  
Co-Authors Aa Ridwan Ade Lulu Adelia Puteri Ramadhani Adinda Putri Eriyana Afifah Azahra Agnes Marthen Agustin, Farissa Dwi Agustina Hermawati Ahmad Adhi Karya ahmad arifin Ahmad Arifin Aisyah Amini Albar Rizky Suwita Alifiyah, Syfa Rahma Nur Aliqa Anzani Yusmita Alisa Nursaidah Almira Khairinnissa Alvia Azahra Alya Dwi Agustantina Amelia Amelia Ananda Sakinah Ananda, Risha Tri Andhika Rafi Ramadhan Andini Aulia Khaerunisa Andini Putri Islami Anggraeni Lestari Anggun Nadila Anisa, Sheila Nurul Annisa Dwi Rahmadini Arjun Hibbanuloh Astriani Hapsari Asyifa, Talitha Nur Aulia Suci Ajeng Putri Lestari Bagas Dinan Maulana Bella Noviyanti Ruhiyat Bunga Riase Amalia Carla Youlanda Christantie Effendy Cika Nurani Cindy Oktopiyani Citra Natalia Waruwu Cristin Dara Dinanti dari, Kinanti Wulan Davina Apandi Putri Delia Ordora Dena Khaerunnissa Azzis Desi Novitasari Desti Alfiana Destiya Dwi Pangestika Destiyani Putri Dewi Maharani Dhea Lestari Diana Angelia Diki Mubarok Dila, Neng Dina Alipiya Dina Tazkia Patimah Dinna Alifia Dita Widiyani Diva Febriany Syakira Dwi Lastin Nafisah Elisa Sophia Nur Rohmani Elvira Malia Chandra Erniansyah, Nidzar Esti Perawati Fahmi Adian Nizar Faiza Sausan Karinda Faqihudin, Muhammad Rizky Farla Meitha Zahra Fauzan H, Muhammad Triananda Fauzan Nurhidayat Feronika, Adinda Siska Fitriana, Nurul Fatwati Gilda Titin Setiasih Gina Aprilianti Grace Angeliqch hana isniasa, Hana Isniasa Hardianti, Rani Hardiyani, Tati Helsa Azizah Hernina Hernina Hilya Surya Afdillah Imas Agustina Indri Setia Martina Indri Setiawati Inge Parasnigtias Billah Intan Jesica Irmawati Irmawati Irmawati Irmida Juneja Irwan Anugrah Gulo Irwan Juliheryana Isma Amalia Istiqomah ISTIANAH Istianah Istianah Istianah Istianah Jesen Jum&#039;ati Jum&#039;ati Juwita, Ninda Aina Kartika Firdasari Kartika, Nasywa Saadiah Kevin Rendyka Saputra Kinanti Wulandari, Kinanti Wulandari Kristina Barek Dohni Kurniawati Kurniawati Kusmiran, Eny Lania Langsa Firmansah Lerian, Sopia Nurma Yunita Linda Lestari, Linda Lestari Linda Mayliana Lintang sri lestari Lintang Zahra Febrianti Lira Destria Wahyuni Lisbet Octavia Manalu Lisbet Octovia Manalu Listanty Widya Lutfia Zahra Lutfiana Nur Azizah Lyra Ameliani Nur Zahra M. Iqbal Sutisna M. Naufal Abdullah Manalu, Lisbet Octovia Manumara, Theophylia Melisa Marcela Anggraeni Marselina Novianti Setiawan Maryati, Gina Masriah Mega Elena Putri Mega Nazwah Fadila Mia Amelia Mila Saidah Mirna Laras Santi Mochamad Gibran Adrian Kusumah Muhamad Diova Wira Pratama Muhammad Fiqri Abdilla Muhammad Ghibran Al - Fathir Muhammad Yafiq Nabila Septiani Putri Nabila Zalfa Nadila Ariyanti Nadziah Mar&#039;atush Sholihah Nadzira Alfi Wahyuni Naesyha Nirmalasari Najlaa, Najlaa Fauziyyah Nambiar, Nisha Nayla Chairunnisa Nazwa Kamila Hasan Nazwa Putria Azzahra Neng Afifah Nesa Regina Noviyanti Nidzar Erniansyah Nirwanti, Elsa Sandari Ayudia Nita Amelia Nova Triwahyuni Novia Ardana Novy Alawiyah Nur Aeni Mukti Nurazizah Yulianasari Nurvivi Fitri Arianty Permana Omat Nuraohmat Oveliya, Sulis Palupi, Rini Pangestika, Destiya Dwi Patimah, Alia Siti Pepi Lasnawati Pitriyani Pitriyani Purwanti, Tentry Fuji Putri Mutiara Nisa Putri Rahma Dinda Putri Sela Junika Rahma Aulia Rahma Suci Hidayanti Rahmi, Nur Faida Raisya Aoliya Somantry Ramadhani, Adelia Puteri Rani Hardianti Rani Puspita Refa Nafidzah Refi Anjani Renaldi Kurniawan Riana Aprilia Rianti Aprilia Rifki Nurohman Riki Muhammad Ramdani Riki Risdianto Ririn Kurniati Risma Wati Nurmaulida Sabila Nurfitria Sabila, Salma Sahla Afifah Said, Faridah Binti Mohd Salma Sabila Salsa Nurliawati Salsa Putri Nabil Salsabila Dea Indri Nurul Aeni Salsabila, Salwa Nur Salwa Fadhila Oktaviani Solihin Salwa Nur Salsabila Santia Santia Sarah Ayu Lestari Selpiyanti Selpiyanti Septia Putri Hartanti Shakira Najwa Sheila Nurul Anisa Sherlie Sriayu Diah Azahra Shofiyani Khoirotul Millah Sifa Aulia Wendari Silvana Zahra Ramadani Silvi Rahmawati Silvia Agustina Sindi Sri Ajeng Sinta Destianti Sinta Sulistiawati Sintia Dian Ningsih Siti Ai Aryati Siti Jenab Andreani Siti Jenab Septiani Siti Mauludi Pitri Siti Nur Asmayasari Siti Nurfauziah Siti Sepa Julianti Siti Vivih Lutfiah Siva Silfiyana Aris Sri Ulina Sri Wahyuni Sri Winangsih Sulis Oveliya Susilawati Susilawati Susiselia Susiselia Syapta Nanda Erika Zaelani Syifa Ananta Zahra Syndi Sofia Ristiana Talitha Nur Asyifa Tentry Fuji Purwanti Tentry Puji Purwanti Theophylia Melisa Manumara Tiara Andita Septiani Tiara Dwi Hermawati Tiara Juliani Tiara Nur Agustin Tiara Nurhibah Tika Aliyah Titania Salsabilla Tohri, Tonika Tri Murti Ningrum Tsulits Alaziza Adiguna Fikhra Turindah Turindah Unike Natasya Luis Vina Helviana Vindi Intan Nurani Wendari, Sifa Aulia Windi Ispiyani Wizyanti Salma Azizah Wulandina Wulandina Yusuf Tajiri Zaelani, Syapta Nanda Erika Zaharani Akbar Ash. Shoffi Zahra Alifannisa Zahra Laila Junistiani Zahwa Salsabila Zalva Febriana Sukardi Zenina Noer Fadilah Zulfa Noviana