Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Strategi Digitalisasi Umkm Melalui Rebranding Dan Optimalisasi Media Digital Dalam Meningkatkan Daya Saing Putri Azkia Risyda; Ananda Bintang; Sonang Matua Siregar; Muhammad Idris; Syafruddin Syam
Journal of Innovative and Creativity Vol. 6 No. 1 (2026)
Publisher : Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi digitalisasi Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) melalui rebranding dan optimalisasi media digital dalam meningkatkan daya saing usaha mikro lokal. Kajian ini berangkat dari pelaksanaan program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Bukit Mas yang berfokus pada pendampingan UMKM kuliner dan kerajinan rumah tangga yang masih menghadapi keterbatasan identitas usaha, promosi, dan pemanfaatan teknologi digital. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara, dan pendampingan langsung kepada pelaku UMKM. Strategi yang diterapkan meliputi penguatan identitas visual melalui pembuatan logo dan spanduk, serta digitalisasi promosi dengan pendaftaran dan optimalisasi Google Business Profile. Hasil penelitian menunjukkan bahwa rebranding dan pemanfaatan media digital berbasis lokasi mampu meningkatkan visibilitas usaha, memperkuat citra produk, serta menumbuhkan kepercayaan konsumen. Selain itu, program pendampingan memberikan dampak positif terhadap kesadaran pelaku usaha akan pentingnya adaptasi digital. Dengan demikian, digitalisasi sederhana yang disertai pendampingan berkelanjutan dapat menjadi strategi efektif dalam pengembangan usaha mikro di tingkat lokal.
Pengaruh Pemberian Pupuk Kalium Dan Pupuk Organik Cair Sabut Kelapa Terhadap Pertumbuhan Tanaman Kacang Panjang (Vigna Sinensis L.) Rahmadani Nasution; Muhammad Idris; Khairunnisa Khairunnisa
Indonesian Journal of Innovation Multidisipliner Research Vol. 4 No. 2 (2026): April - Juni
Publisher : Institute of Advanced Knowledge and Science

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.69693/ijim.v4i2.590

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh tingginya permintaan kacang panjang (Vigna sinensis L.) yang tidak diimbangi dengan peningkatan produksi, sebagaimana ditunjukkan oleh penurunan hasil di Sumatera Utara dalam beberapa tahun terakhir. Upaya peningkatan produktivitas perlu dilakukan melalui penerapan teknik budidaya yang tepat, khususnya dalam pengelolaan pemupukan yang efisien dan berkelanjutan. Penelitian ini dirancang dengan tujuan untuk menentukan takaran dosis pupuk kalium yang paling optimal, konsentrasi pupuk organik cair (POC) sabut kelapa yang paling efektif, serta menelaah pengaruh yang dihasilkan dari interaksi antara kedua faktor perlakuan tersebut terhadap perkembangan pertumbuhan dan produktivitas tanaman kacang panjang. Metode yang diterapkan dalam penelitian ini adalah percobaan lapangan dengan menggunakan desain Rancangan Acak Kelompok (RAK) Faktorial yang terdiri atas dua faktor perlakuan utama, yakni konsentrasi POC sabut kelapa dan takaran dosis pupuk kalium yang diaplikasikan. Variabel pengamatan yang diukur dan dianalisis mencakup tinggi tanaman, total luas daun, laju pertumbuhan relatif (LPR), laju asimilasi bersih (LAB), serta kandungan kadar klorofil daun. Seluruh data yang diperoleh dianalisis secara statistik menggunakan uji ANOVA dan apabila terdapat perbedaan yang nyata, analisis dilanjutkan dengan uji Duncan Multiple Range Test (DMRT). Hasil penelitian mengungkapkan bahwa pengaplikasian POC sabut kelapa dan pupuk kalium memberikan pengaruh yang nyata terhadap sebagian besar parameter pertumbuhan yang diamati, dengan kombinasi perlakuan terbaik diperoleh pada perlakuan S2K1, yakni POC dengan konsentrasi 150 ml per liter air dan pupuk kalium dengan dosis 3 gram per polybag. Kombinasi ini mampu meningkatkan efisiensi fotosintesis dan akumulasi biomassa secara optimal. Meskipun demikian, kadar klorofil tidak menunjukkan perbedaan yang signifikan. Secara keseluruhan, keseimbangan dosis pemupukan menjadi faktor utama dalam mendukung pertumbuhan tanaman yang optimal dan berkelanjutan.
The Effects of Chitosan Organic Fertilizer and Urea Inorganic Fertilizer Application on the Growth of Pakcoy Mustard Plants (Brassica rapa L.) Melati Putri Br Simanjuntak; Muhammad Idris
Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi Vol. 14 No. 2 (2026): June
Publisher : Department of Biology Education, FSTT, Mandalika University of Education, Indonesia.

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33394/bioscientist.v14i2.20333

Abstract

This study aimed to evaluate the effects of inorganic urea fertilizer, organic chitosan fertilizer, and their interaction on the growth and yield of pakcoy mustard (Brassica rapa L.). The experiment used a factorial randomized block design (RBD) with two factors: urea fertilizer dose, consisting of U0 (0 g plant⁻¹), U1 (0.8 g plant⁻¹), U2 (1.2 g plant⁻¹), and U3 (1.6 g plant⁻¹), and chitosan concentration, consisting of K0 (0%), K1 (20%), K2 (30%), and K3 (40%). Each treatment combination was replicated three times. Data were analyzed using analysis of variance (ANOVA), followed by Duncan’s Multiple Range Test (DMRT). The results showed that urea fertilizer significantly affected plant height, number of leaves, stem base diameter, fresh weight, and chlorophyll content. The best responses were generally obtained at 1.6 g plant⁻¹ urea, while stem base diameter and chlorophyll content showed optimal responses at 1.2 g plant⁻¹ and 0.8–1.2 g plant⁻¹, respectively. Chitosan application also significantly improved pakcoy growth, with the best overall response observed at 40%. The interaction between urea and chitosan significantly affected plant height, stem base diameter, and fresh weight. The U3K3 treatment produced the highest plant height from 1 to 4 weeks after transplanting, as well as the highest stem base diameter and fresh weight. Meanwhile, the highest number of leaves and chlorophyll content were obtained in U2K2. Overall, the combined application of urea and chitosan enhanced pakcoy growth and yield performance.