Claim Missing Document
Check
Articles

Found 17 Documents
Search

Peran Istri Nelayan Untuk Ekonomi Rumah Tangga Anita Oktavia; Muhammad Hidayat
Culture & Society: Journal Of Anthropological Research Vol 5 No 2 (2023): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (December 2023)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/csjar.v5i2.122

Abstract

Penduduk di Desa Air Rami mayoritas bermata pencaharian sebagai nelayan dan hasil tangkapan dari nelayan tersebut bisa menjadi lapangan pekerjaan bagi istri nelayan untuk meningkatkan perekonomian keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk meneliti peran istri nelayan dalam ekonomi rumah tangga. Teori yang digunakan untuk menganalisis penelitian ini yaitu teori nurture yang dikembangkan oleh John Stuart Mill. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian kualitatif, dengan tipe penelitian studi kasus intrinsik. Lokasi penelitian di Desa Air Rami Kecamatan Air Rami Kabupaten Mukomuko. Pemilihan Informan dilakukan secara purposive sampling dengan jumlah 8 orang informan. Pengumpulan data dilakukan secara observasi partisipasi, wawancara mendalam dan studi dokumen. Teknik analisis data yang dilakukan yaitu model analisis dikembangkan oleh Miles dan Huberman yaitu: reduksi data, penyajian data dan memberikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan istri nelayan berperan tidak saja di sektor domestik tetapi juga di sektor publik. Di sektor publik istri nelayan bekerja untuk meningkat ekonomi rumah tangga. Pekerjaan yang mereka lakukan yaitu pengolahan ikan segar menjadi ikan asap, pengolahan bakso bakar ikan dan menjual ikan di pasar kaget.
Fungsi Tradisi Bajapuik Pada Orang Pariaman Hamidatul Mardhiah; Muhammad Hidayat
Culture & Society: Journal Of Anthropological Research Vol 5 No 2 (2023): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (December 2023)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/csjar.v5i2.144

Abstract

Artikel ini bertujuan untuk menjelaskan fungsi bajapuik pada orang Pariaman Kampung Gadang. Dalam tradisi bajapuik ini pihak perempuan memberikan sejumlah uang kepada pihak laki-laki sesuai yang telah disepakati mamak, tetapi seiring dengan berjalan waktu jumlah uang untuk tradisi bajapuik ini telah menjadi kesepakatan orang tua dari kedua belah pihak tanpa melibatkan mamak dan prosesinya pun dipersingkat. Teori untuk menganalisis permasalahan penelitian ini yaitu teori fungsionalisme oleh Bronislaw Malinowski. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan penelitian kualitatif, dengan tipe studi kasus. Teknik pemilihan informan dilakukan dengan purposive sampling dengan informan berjumlah 9 orang. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara dan studi dokumen. Langkah-langkah menganalisis data adalah pengumpulan data, reduksi, penyajian data dan menyimpulkan data. Hasil penelitian menunjukkan bahwa fungsi dari tradisi bajapuik yaitu pertama sebagai tanda ucapan terimakasih kepada pihak laki laki yang telah membesarkan dan membiayai anaknya hingga sukses, kedua sebagai penghargaan kepada calon mempelai dan pihak keluarga laki-laki.
Identitas Perantau Minangkabau Asal Pariaman di Kelurahan Wirotho Agung Helsi Amry; Muhammad Hidayat
Culture & Society: Journal Of Anthropological Research Vol 6 No 1 (2024): Culture & Society: Journal of Anthropological Research (June 2024)
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/csjar.v6i1.158

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan identitas perantau Minangkabau khususnya perantau Pariaman di Kelurahan Wirotho Agung. Penelitian ini dianalisis dengan teori culture area dari Franz Boas. Penelitian ini dilakukan dengan pendekatan kualitatif tipe studi kasus. Teknik pemilihan informan dengan teknik purposive sampling dengan jumlah informan 15 orang. Data dikumpulkan dengan metode observasi partisipasi, wawancara mendalam dan studi dokumen. Analisis data yang dilakukan dengan model analisis interaktif Miles dan Huberman dengan tiga langkah yaitu reduksi data, sajian data, penarikan kesimpulan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa perantau Minangkabau asal Pariaman dapat mempertahankan identitasnya walaupun berada di daerah rantau yang memiliki beraneka ragam penduduk dan budaya yang dimiliki. Identitas perantau Pariaman sebagai pedagang dapat terlihat di pasar tradisional terbesar di Rimbo Bujang, pedagangnya mayoritas ialah orang Minangkabau, selain itu bahasa yang dipakai sehari-hari ialah bahasa Minangkabau dengan dialek Pariaman sebagai identitas Minangkabau seperti nyeh, wayoik, ciuniang dan ajo. Identitas upacara adat perantau Pariaman di Kelurahan Wirotho Agung juga tetap bertahan seperti barantam, bararak, bajapuik bagi laki-laki Pariaman, dan makan bajamba. Identitas kesenian yang dimiliki perantau Pariaman juga dapat dilihat adanya tabuik, tambua tasa, silek, pakaian adat Minangkabau, tarian tradisional seperti tari piring, tari galombang, tari pasambahan, dan terakhir adanya petatah petitih Minangkabau
Strategi Perempuan Pemulung Batubara dalam Pemenuhan Ekonomi Keluarga di Kota Sawahlunto Khairunniza, Mirza; Hidayat, Muhammad
Jurnal Perspektif Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v7i2.774

Abstract

Penelitian ini dilatar belakangi oleh kendala dalam pemenuhan ekonomi yang dihadapi oleh perempuan pemulung batubara. Penelitian ini penting untuk dilakukan karena dalam pemenuhan kebutuhan ekonomi keluarga tidak cukup sehingga perempuan pemulung batubara berperan dalam pemenuhan ekonomi keluarga. Tujuan penelitian ini yaitu menjelaskan strategi perempuan pemulung batubabara dalam mengatasi pendapatan keluarga di daerah pertambangan Perambahan Kota Sawahlunto Sumatera Barat. Teori yang digunakan yaitu teori tindakan aktor oleh Max Weber. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan jenis studi kasus. Teknik pemilihan informan menggunakan teknik purposive sampling berjumlah 7 informan, dengan kriteria pemulung perempuan batubara yang dikategorikan sudah bekerluarga. Teknik pengumpulan data dilaksanakan dengan cara observasi dimana peneliti mengamati lingkungan tempat kerja dan kegiatan pemulung batubara serta alat yang digunakan dalam mendukung pekerjaannya. Wawancara mendalam peneliti menanyakan hal-hal terkait strategi yang dilakukan perempuan pemulung batubara dalam pemenuhan kebutuhan hidup. Studi dokumentasi dengan mengambil foto sejarah Kota sawahlunto dari buku sejarah sebagai pelengkap. Teknik analisis data menggunakan model analisis Miles dan Huberman (Pengumpulan data, reduksi data, penyajian data, dan verifikasi atau penarikan kesimpulan). Hasil penelitian menunjukkan strategi yang dilakukan perempuan pemulung dalam pemenuhan ekonomi keluarga yaitu pertama, Menyisihkan sebagian uang untuk ditabung, Kedua Mengkuti arisan bulanan, Ketiga Musyawarah dengan suami apabila ada kebutuhan mendadak. Keempat, Bekerja sampingan lain selain menjadi pemulung batubara.
Kontrol Sosial Masyarakat Terhadap Wisatawan Pendaki Gunung Talang Yanti, Isna Yunvi; Hidayat, Muhammad
Jurnal Perspektif Vol 7 No 2 (2024): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v7i2.913

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan tentang kontrol sosial masyarakat terhadap wisatawan pendaki Gunung Talang. Penelitian ini penting dilakukan karena masih kurangnya kesadaran para wisatawan pendaki Gunung Talang dalam menjaga lingkungan alam. Maka dari itu, diperlukan kontrol sosial oleh masyarakat sekitar Gunung Talang. Teori yang peneliti gunakan dalam penelitian ini adalah teori kontrol sosial oleh Travis Hirschi. Jenis pendekatan yang digunakan adalah pendekatan kualitatif. Pemilihan informan dilakukan dengan menggunakan teknik purposive sampling dengan jumlah informan sebanyak 14 orang. Terdapat tiga kriteria informan yaitu; pendaki gunung, masyarakat, perangkat desa yang terlibat dalam pengelolaan pos pendakian Gunung Talang sehingga tujuan penelitian tercapai. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan cara observasi, wawancara mendalam (indepth interview) dan studi dokumentasi. Analisis data dilakukan dengan model interaktif yang dikembangkan oleh Miles dan Huberman. Berdasarkan hasil penelitian yang peneliti lakukan mengemukakan bahwa kontrol sosial yang dilakukan masyarakat terhadap wisatawan pendaki Gunung Talang Kecamatan Danau Kembar, Solok meliputi 1) kontrol sosial secara tertulis, 2) tidak tertulis, dan 3) pemberian sanksi terhadap wisatawan pendaki yang melanggar aturan di kawasan pendakian Gunung Talang.
Fungsi Rumah Tahfizh Al-Qur’an di Kalangan Pelajar Desa Simpang Belui Velia Atika Triani; Muhammad Hidayat
Jurnal Perspektif Vol 8 No 2 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i2.984

Abstract

Latar belakang penelitian ini mengenai fungsi rumah tahfizh Al-Qur'an di kalangan pelajar. Hal ini menarik untuk diteliti karena rumah tahfizh Al-Qur'an yang awalnya berfungsi sebagai tempat pendidikan Al-Qur’an ternyata memiliki fungsi lain yang tersembunyi dan tidak disadari oleh pelajar. Tujuan penelitian ini yaitu menganalisis fungsi manifes dan fungsi laten yang ada di rumah tahfizh Asy-Syafi’i. Teori yang digunakan adalah analisis teori struktural fungsional dari Robert K. Merton, dengan konsep fungsi manifes dan fungsi laten. Pendekatan yang digunakan adalah kualitatif tipe studi kasus. Informan penelitian berjumlah 18 orang yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling dengan kriteria meliputi pelajar tahfiz, pengurus dan guru tahfizh, serta orang tua dari pelajar yang mengikuti pendidikan tahfizh di Rumah Tahfizh Asy-Syafi’i. Pengumpulan data melalui observasi, wawancara dan studi dokumen. Data yang telah dikumpulkan kemudian dianalisis menggunakan triangulasi sumber, teknik, dan waktu menggunakan model triangulasi interaktif dari Miles dan Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa Rumah Tahfizh Asy-Syafi’i memiliki fungsi manifes dan laten yaitu : Pertama, fungsi manifes Rumah Tahfizh Asy-Syafi’i yaitu menyediakan pendidikan Al-Qur’an bagi pelajar, sebagai tempat internalisasi pendidikan agama, meningkatkan peluang memperoleh beasiswa. Kedua, fungsi laten Rumah Tahfizh Asy-Syafi’i yaitu meningkatkan kesempatan diterima di sekolah unggulan, sebagai sumber penghasilan bagi pelajar, serta mendorong terjadinya persaingan (competition). Berbeda dengan penelitian terdahulu yang hanya mengkaji rumah tahfizh Al-Qur’an dari aspek pendidikan dan pemberdayaan, pada penelitian ini menyoroti fungsi manifes dan fungsi laten rumah tahfizh yang berkaitan dengan aspek ekonomi serta mendukung peluang akademik pelajar.
Pilihan Rasional Perempuan Sarjana Menjadi Ibu Rumah Tangga di Aspol Lolong Dhea Amalia Pertiwi; Muhammad Hidayat
Jurnal Perspektif Vol 8 No 4 (2025): Jurnal Perspektif: Jurnal Kajian Sosiologi dan Pendidikan, Universitas Negeri Pad
Publisher : Labor Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial, Universitas Negeri Padang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24036/perspektif.v8i4.1422

Abstract

Artikel ini menjelaskan faktor-faktor pendorong yang mempengaruhi perempuan sarjana menjadi ibu rumah tangga di Aspol Lolong. Tulisan ini menitikberatkan pada pendekatan rasional individu berdasarkan sumber daya yang dimiliki kemudian diintegrasikan dengan teori pilihan rasional oleh James S. Coleman dalam konteks perempuan berpendidikan. Penelitian ini memberikan perspektif baru yang terletak pada konteks kehidupan perempuan sarjana sebagai istri dari anggota kepolisian Republik Indonesia yang memiliki norma yang khas sehingga hal ini menarik untuk dikaji. Masyarakat umumnya menilai keputusan ini sebagai bentuk pemborosan pendidikan, namun realitanya justru menunjukkan adanya pertimbangan rasional dibalik pilihan itu. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis alasan rasional perempuan sarjana memilih menjadi ibu rumah tangga. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan tipe studi kasus. Pengumpulan data menggunakan observasi non partisipan serta wawancara mendalam dengan 14 informan yang didapat melalaui teknik purposive, terdiri dari perempuan sarjana, suami, ketua RT/RW, Lurah serta studi dokumen. Teknik analisis data menggunakan skema analisis Miles dan Huberman dengan hasil penelitian yang menunjukkan bahwa keputusan perempuan sarjana menjadi ibu rumah tangga di Aspol Lolong dipengaruhi oleh beberapa pilihan tidak hanya dipengaruhi oleh nilai pribadi tetapi juga oleh sistem sosial organisasi kepolisian seperti keinginan mengasuh anak secara langsung, menggunakan pendidikan sebagai modal dalam rumah tangga, dukungan suami, perpindahan tugas suami. Sehingga disimpulkan bahwa pilihan rasional yang menjadi pendorong perempuan sarjana menjadi ibu rumah tangga karena adanya keinginan pribadi serta adanya dukungan dari lingkungan termasuk suami. Keputusan perempuan sarjana untuk berfokus pada peran domestik merupakan bentuk pilihan rasional yang disesuaikan dengan kondisi sosial yang dihadapi.