Claim Missing Document
Check
Articles

Found 4 Documents
Search
Journal : Borobudur Engineering Review

Model Pengembangan Budaya Organisasi Untuk Meningkatkan Kinerja Karyawan Di Industri Maintenance Tangki LPG Rahayu Suryaningtyas; Eko Muh Widodo; Muhammad Imron Rosyidi
Borobudur Engineering Review Vol 2 No 1 (2022): Industrial Engineering and Emission Control
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/benr.5720

Abstract

Abstrak Organisasi merupakan suatu wadah bagi orang-orang untuk berkumpul dan bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. Ada beberapa permasalahan yang ada di PT. Petrogas Prima Services yaitu adanya ketidaksesuaian dari segi kualitas produk, kuantitas produk dan ketepatan waktu dalam produktivas tersebut. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui hubungan budaya organisasi terhadap kinerja karyawan, untuk mengetahui indikator yang paling dominan dari kinerja karyawan dan untuk mengetahui strategi perbaikan dari indikator kinerja karyawan. Metode yang digunakan adalah analisis regresi dan Analitycal Hierarchy Process. Hasil pengujian hipotesis telah membuktikan terdapat adanya hubungan antara budaya organisasi dengan kinerja karyawan, dari perhitungan yang diperoleh nilai R square 0,594 atau 59,4%. Dengan uji Analitycal Hierarchy Process terhadap kinerja karyawan dengan tiga kriteria dan sembilan sub kriteria maka hasil uji Analitycal Hierarchy Process kriteria indikator yang paling dominan adalah kualitas dengan nilai pembobotan 0,413 sedangkan dari subkriteria kualitas nilai pembobotan 0,532, subkriteria kuantitas nilai pembobotan 0,397 dan subkriteria dengan nilai pembobotan 0,373.Usulan strategi diadakannya pelatihan untuk meningkatkan keterampilan karyawan di PT. Petrogas Prima Services Magelang. (Arial Unicode MS 9 pt, 1.0 space, spacing after 6pt)
Kebijakan Perawatan Pompa Sentrifugal Di Instalasi Sumber Mata Air Kanoman I PDAM Kota Magelang Eko Muh Widodo; Afan Rifa'i; Dwi Prastiawan
Borobudur Engineering Review Vol 2 No 2 (2022): Industrial Processing
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/benr.7232

Abstract

Perusahaan Umum Daerah Air Minum (PDAM) Kota Magelang merupakan salah satu unit usaha milik Pemerintah Daerah Kota Magelang yang bergerak dalam jasa mendistribusikan air bersih bagi masyarakat Kota Magelang . Dalam usahanya untuk memenuhi kebutuhan air bersih pelanggannya, PDAM menggunakan 5 mata air yang salah satunya adalah mata air kanoman di Sudimoro, Candimulyo, Kabupaten Magelang . Secara geografis letak mata air tersebut ketinggiannya berada dibawah kota Magelang, maka pendistribusian air bersih dari mata air kanoman kepada pelanggan menggunakan sistem pompa sentrifugal. Untuk menjamin fungsi pompa beroperasi secara optimal maka perlu kebijakan perawatan agar fungsi sistem tersedia. Metode Failure Mode Effect Analysis (FMEA), Logic Tree Analysis (LTA) dan Maintenance Task digunakan untuk menganalisis komponen agar fungsi sistem dapat dijamin ketersediaannya. Berdasarkan analisis dapat diputuskan kebijakan breakdown maintenance dan tindakan perawatan dengan metode yang lain.
Analisis Kualitas Pelayanan Untuk Meningkatkan Kepuasan Pelanggan Dengan Metode Quality Function Deployment (Studi Kasus PDAM Tirta Gemilang Unit Kalinegoro Kabupaten Magelang) Widodo, Eko Muh; Affan Jazaul Haq, Muhammad; Imron Rosyidi, Muhammad; Rifai, Affan
Borobudur Engineering Review Vol 5 No 01 (2025): Sistem Proses Industri
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/benr.v5i01.12350

Abstract

PDAM Tirta Gemilang Unit Kalinegoro is one of the regional company units in Magelang Regency as a clean water provider that is responsible for developing and managing a clean water supply system. In an effort to serve customers, PDAM Tirta Gemilang Unit Kalinegoro received complaints from customers. This study aims to improve the quality of service according to customer needs. The study used the servqual approach and the Quality Function Deployment method. The results of this study found 4 attributes that were prioritized for improvement, namely notification when there was a disruption and repair (8.48), experienced officers (8.57), clean distributed water quality (8.59), speed of counter service (8.82). The priority of developing PDAM Tirta Gemilang Kalinegoro Unit to meet customer needs is by following the 2-stage QFD quality procedure sequence, namely providing training related to administrative skills (311.31), improving water treatment processes such as filtration and disinfection (223.44), maintaining and cleaning distribution networks (223.44), providing training related to operational procedures (197.37), providing training related to customer service (197.37), adding service counters (128.88), using social media such as Instagram and WhatsApp to provide notifications (124.74).
Analisis Line Balancing pada Produksi Convert di PT. Medika Maesindo Global Temanggung Widodo, Eko Muh; Ibahanif, Lely; Fatimah, Yun Arifatul
Borobudur Engineering Review Vol 5 No 2 (2025): Proses Industri Manufakur
Publisher : Universitas Muhammadiyah Magelang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31603/benr.v5i2.13843

Abstract

PT Medika Maesindo Global is a manufacturer and exporter of personal protective equipment disposables for medical and industrial applications. Based on preliminary, it was found that unbalanced job distribution and resource efficiency. Thus it created idle time that reached 231,83 second in producing 1 coat velcro, and line efficiency value of 46% which created work in process by 4000 pce coat velcro per day. This research purpose to analyze line balancing on the convert production process using standard minute value method and ranked positional weight method. Result of the analysis using the two method shows that line efficiency reached 89% that increase by 43% from initial condition. Balance delay decreased to 43% from initial condition value of 54% to 11%. smoothness index decreased to 92 from initial condition value of 100 to 8. From the analysis it can be concluded that the proposed line more efficien than the existing line.