Claim Missing Document
Check
Articles

Found 18 Documents
Search

Penerapan Model Pembelajaran Problem Based Learning Berbasis Kearifan Lokal Untuk Meningkatkan Hasil Belajar Siswa Pada Materi Zat Aditif Agnes Juniar Arrozaqu; Beni Setiawan
PendIPA Journal of Science Education Vol 6 No 3 (2022): July - October
Publisher : UNIB Press

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33369/pendipa.6.3.674-681

Abstract

The purpose of this research is to describe the implementation of the learning process, improving learning outcomes and student responses by using Problem Based Learning model based on a local wisdom science class of second grade at junior high school. The type of research used a Pre-experimental design and the research design used One Group Pretest-Posttest Design. This research was implemented to students in class VIII-G as many as 34 students at Junior High School 34 Surabaya in the 2021/2022 academic year. Data collection techniques were using tests, questionnaires, and observations. The instruments of this research are test sheets in the form of pretest and posttest, student response questionnaires observation sheets. The implementation of learning using the Problem Based Learning model based on local wisdom has an average assessment at the first meeting obtained a percentage of 94.31% and the second meeting 100%. Learning outcomes can be seen in the increase of pretest and posttest which get average N-Gain scores of 0.69 which included the moderate category. Then the results of the effect size analysis show that the effectively of the Problem Based Learning model based on local wisdom is 3.20 with a strong effect. The students gave a positive response to the application of the Problem Based Learning model based on local wisdom with an average percentage of 97,93%. The conclusion of this research is the application of the Problem Based Learning model based on local wisdom can improve student learning outcomes.
PENERAPAN DISCOVERY LEARNING BERBANTUAN VIDEO ANIMASI UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR PADA MATERI SISTEM PENCERNAAN MANUSIA Ariani Kusuma Putri; Beni Setiawan; Muhamad Arif Mahdiannur
Jurnal Education and Development Vol 10 No 3 (2022): Vol.10. No.3 2022
Publisher : Institut Pendidikan Tapanuli Selatan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (783.983 KB)

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuan untuk meningkatkan hasil belajar siswa SMP pada materi Sistem Pencernaan Manusia dengan menerapakan model discovery learning berbantuan video Animasi. Penelitian ini dilakukan di salah satu SMP Swasta di Gresik. Pengambilan data dilakukan pada kelas VIII A dengan siswa berjumlah 31 orang. Metode penelitian ini menggunakan Pre-Experimental Design dengan tipe One Grup Pretest-Posttest. Metode pengumpulan data dilakukan dengan tes tulis (pretest-posttest), observasi keterlaksanaan pembelajaran dan angket respons. Pada penelitian ini didapatkan hasil persentase rerata keterlaksanaan pembelajaran pada pertemuan satu sebesar 89% dan pada pertemuan kedua sebesar 93% yang dikategorikan sangat baik. Hasil belajar siswa dalam uji normalitas sebesar 0,522 yang berarti terdistribusi normal, hasil rerata nilai pretest sebesar 52,58 dan posttest sebesar 83,87 memperlihatkan perbedaan kenaikan dan rerata yang signifikan, hasil N-gain sebesar 0,68 termasuk ke dalam kriteria sedang. Berdasarkan dari kriteria N-gain per siswa, sebanyak 17 siswa (61,29 %) mengalami peningkatan sedang, 12 siswa (38,70 %) mengalami peningkatan tinggi dan 2 siswa (4,16) mengalami kenaikan rendah. Kemudian respons siswa selama mengikuti pembelajaran memberikan respons positif dengan rerata kategori sebesar 82,77 %. Kesimpulan pada penelitian ini yaitu penerapan model discovery learning dengan bantuan video animasi membantu memvisualisasikan materi sistem pencernaan manusia yang tergolong bersifat abstrak dapat meningkatkan hasil belajar siswa.
PENERAPAN PENDEKATAN SOCIO-SCIENTIFIC ISSUES BERBANTUAN E-LKPD PADA MATERI ZAT ADITIF UNTUK MENINGKATKAN LITERASI SAINS Sarah Uswatun Khasanah; Beni Setiawan
PENSA: E-JURNAL PENDIDIKAN SAINS Vol 10 No 2 (2022)
Publisher : Jurusan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to describe the increase of students' scientific literacy on additive substances using socio-scientific issues approaches assisted by electronic worksheets. This study was a pre-experimental design with one group pretest-posttest as a research design. Samples in this study were 37 students of VIII-C grade in SMPN 31 Surabaya. The data were collected using observation, questionnaires, and tests. The implementation of learning obtained high results with very good categories in the first and second meetings. The increase in students' scientific literacy was analyzed using paired t-test and N-Gain test. The paired t-test result indicated the treatment's effect on student scientific literacy. The N-Gain test result obtained a value of 0,85 indicating an increase in the high category. The results of the student responses got a high percentage, meaning that students responded very well to the electronic worksheets. Based on the result, it can be concluded that the socio-scientific issues approach assisted by electronic worksheets could improve students' scientific literacy.
Implementation of cooperative learning model teams games tournament to improve student science learning outcome of junior high school Bella Novritasari; Beni Setiawan; Muhamad Arif Mahdiannur
Jurnal Pijar Mipa Vol. 17 No. 5 (2022): September 2022
Publisher : Department of Mathematics and Science Education, Faculty of Teacher Training and Education, University of Mataram. Jurnal Pijar MIPA colaborates with Perkumpulan Pendidik IPA Indonesia Wilayah Nusa Tenggara Barat

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpm.v17i5.3716

Abstract

This study aims to describe the improvement in science learning outcomes for junior high schools on the Digestive System material with the Teams Games Tournament TGT. The study was carried out at junior high school SMPN 28 Surabaya, Indonesia. Pre-experimental designs were used in the study. This study was aimed at 33 students in grade eight. Data were collected by observation, written test, and response questionnaire. This study obtained the average learning implementation with a very good percentage (93%). It can be concluded that the average N-gain is high. Student responses during learning also gave a positive response. The student response questionnaire shows a high percentage (89.14%), which means that they agree with the implementation of learning using this model. In conclusion, the TGT in the learning process can improve student learning outcomes, especially in the material of the human digestive system.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE STAD UNTUK MENINGKATKAN HASIL BELAJAR SISWA SMP PADA MATERI ZAT ADITIF Latifatul Ilmi; Beni Setiawan
PENSA: E-JURNAL PENDIDIKAN SAINS Vol 10 No 3 (2022)
Publisher : Jurusan IPA, Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Negeri Surabaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aimed to describe the improvement of students’learning outcomes on additive substances using the STAD cooperative learning model. This study used a pre-experimental with one group pretest posttest design. Samples in this study were 37 students. The data were collected using observation, questionnaires, and tests. The implementation of learning obtained high results with very good categories in the first and second meetings. The improvement in students' learning outcomes was analyzed using paired t-test and N-Gain test. Paired t-test result indicated that there was an effect of treatment on student learning outcomes. As for the N-Gain test result obtained a value of 0,75 that indicated an increase in the high category. The results of the student responses got a high percentage which meant that students responded very well to STAD cooperative learning model. Based on theseresults, it can be concluded that STAD cooperative learning model could improve students' learning outcomes.
Penerapan Discovery Learning Berbasis Etnosains untuk Meningkatkan Hasil Belajar Peserta Didik pada Materi Getaran dan Gelombang Sekar Arum Ningtyas; Beni Setiawan
JURNAL PENDIDIKAN MIPA Vol 13 No 3 (2023): JURNAL PENDIDIKAN MIPA
Publisher : Pusat Publikasi Ilmiah, STKIP Taman Siswa Bima

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37630/jpm.v13i3.1133

Abstract

Pembelajaran abad ke-21 menekankan pada pembelajaran yang berorientasi pada keaktifan peserta didik dan pengalaman belajar yang bersumber dari lingkungan sekitar. Model pembelajaran yang diterapkan dalam pembelajarn abad ke-21 adalah discovery learning dengan berbasis etnosains. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan hasil belajar peserta didik, keterlaksanaan proses pembelajaran, dan respons peserta didik terhadap penerapan discovery learning berbasis etnosains pada materi getaran dan gelombang. Jenis penelitian ini adalah pra eksperimen, dengan dilakukan pada satu kelas eksperimen tanpa kelas pembanding. Penelitian ini dilakukan di kelas VIII C SMP Negeri 3 Trenggalek semester genap Tahun Akademik 2022-2023. Berdasarkan hasil penelitian, diperoleh bahwa hasil belajar peserta didik mengalami peningkatan N-Gain sebesar 0,65 dengan kategori sedang. Keterlaksanaan pembelajaran telah dilakukan dengan perolehan modus 4 dengan kriteria sangat baik. Penerapan discovery learning berbasis etnosains untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik untuk meningkatkan hasil belajar peserta didik pada materi getaran dan gelombang mendapatkan respons yang positif dari peserta didik dengan rata-rata persentase sebesar 98% dengan kriteria sangat baik. Berdasarkan hal tersebut, dapat dikatakan bahwa penerapan discovery learning berbasis etnosains pada materi getaran dan gelombang dapat meningkatkan hasil belajar peserta didik.
PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING UNTUK MENINGKATKAN KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS SISWA Yehezkiel Octafiero Sinambela; Beni Setiawan
EDUPROXIMA : Jurnal Ilmiah Pendidikan IPA Vol 6, No 1 (2024)
Publisher : Universitas Bhinneka PGRI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29100/.v6i1.4423

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan model pembelajaran problem based learning untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa kelas VII SMPN 2 Gresik. Penelitian ini adalah Pre-experimental Design dengan desain yang menggunakan one group pre-test post-test. Subjek penelitian adalah siswa kelas VII. Hasil penelitian menunjukkan bahwa hasil analisis N-gain pre-test dan posttest didapat kriteria tinggi, nilai N-gain yang berkategorikan tinggi ini mengindikasikan bahwa model pembelajaran ini menunjukkan keefektivitas penerapan model pembelajaran PBL untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis. Berdasarkan keterlaksanaan pembelajaran, keterlaksanaan pembelajaran telah mencapai 100% dari 8 poin kegiatan dengan kirteria sangat baik. Penerapan model pembelajaran Problem Based Learning mendapatkan respon baik dari peserta didik dengan rata-rata sebesar 68 dengan kriteria baik. Kesimpulan dari penelitian tersebut adalah Penerapan model pembelajaran problem based learning efektif dalam meningkatkan kemampuan berpikir kritis siswa pada materi Ekologi dan Keanekaragaman Hayati di Indonesia
PELATIHAN MENDESAIN PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK UNTUK GURU KIMIA DI KOTA MOJOKERTO Suyatno Sutoyo; I Gusti Made Sanjaya; Sophia Allamin; Zainul Arifin Imam Supardi; Beni Setiawan; Ika Ambarwati
Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024 Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5
Publisher : Konferensi Nasional Pengabdian Masyarakat (KOPEMAS) #5 2024

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pembelajaran berbasis proyek (Project based learning) merupakan salah satu model pembelajaran yang direkomendasikan dalam kurikulum merdeka karena mampu membekali siswa dengan keterampilan abad 21 serta mewujudkan profil pelajar Pancasila. Tingkat pemahaman dan kemampuan guru kimia di Kota Mojokerto dalam mendesain pembelajaran berbasis proyek masih kurang sehingga diperlukan pelatihan untuk mengatatasi permasalahn mitra tersebut. Kegiatan pelatihan dilaksanakan di SMAN 3 Mojokerto, pada hari Sabtu, 28 September 2024, diikuti oleh 25 orang guru kimia. Kegiatan diawali dengan penyajian materi pelatihan oleh Tim PKM, dilanjutkan dengan pendampingan pembuatan desain pembelajaran berbasis proyek melalui diskusi dan presentasi. Pada akhir kegiatan dilakukan refleksi dan pemberian angket. Berdasarkan hasil penilaian terhadap produk desain pembelajaran berbasis proyek yang dihasilkan melalui penugasan secara mandiri, peserta pelatihan telah memiliki kemampuan dalam menyusun desain pembelajaran berbasis proyek dengan kategori baik dengan skor rata-rata 85,40. Hasil analisis angket menunjukkan bahwa peserta memberikan respon respon yang sangat baik terhadap pelatihan yang telah dilaksanakan.