Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Analisis Volume kendaraan Terahadap Kerusakan Jalan (Studi Kasus: Jalan Pasirmuncang-Munjul, Kabupaten Majalengka) Renaldi Agustian; Amanatullah Savitri
LEADER: Civil Engineering and Architecture Journal Vol. 2 No. 6 (2024): December
Publisher : Fakultas Teknik Sipil dan Perencanaan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.37253/leader.v2i6.10381

Abstract

Jalan merupakan salah satu aspek penting manusia dalam kehidupan sehari-hari. Di berbagai negara dunia jalan merupakan infrastruktur yang sangat penting karena dapat memudahkan aktivitas manusia. Kondisi jalan yang baik dan tidak rusak diperlukan agar bisa mendukung kegiatan dengan lancar dan aman. Kondisi geografis Indonesia yang sangat luas dan memiliki banyak pulau memungkinkan untuk memiliki jalan yang baik. Beberapa daerah umumnya daerah yang jauh dari perkotaan dan industry memiliki jalan yang kurang layak. Namun, peningkatan volume lalu lintas dan beban kendaraan yang terus meningkat menimbulkan tantangan besar dalam pemeliharaan dan peningkatan kualitas jalan. Untuk menganalisis dampak volume pada kendaraan terhadap kerusakan jalan pada ruas Pasirmuncang-Munjul merupakan tujuan dari penelitian ini. Mencakup kerusakan jalan pada ruas tersebut serta volume kendaraan. Perkerasan jalan dapat diklasifikasikan menjadidua jenis yaitu perkerasan lentur dan perkerasan kaku. Material untuk perkerasan yang bersifat lentur digunakan pada perkerasan lentur. Dan material perkerasan kaku yang berisfat kaku. Dampak volume kendaraan terhadap kerusakan jalan merupakan suatu masalah yang signifikan dalam rekayasa jalan dan transportasi. proses pembangunan dasar jalan dimulai dengan pembuatan pondasi yang kuat, biasanya menggunakan material seperti batu kerikil dan pasir untuk membentuk lapisan dasar yang stabil. Kemudian, lapisan aspal atau beton diaplikasikan sebagai permukaan jalan, dengan metode yang memastikan permukaan jalan rata dan tahan terhadap berbagai kondisi cuaca serta beban kendaraan. Dampak volume kendaraan terhadap kerusakan jalan sangat berpengaruh terlihat pada pengolahan data dengan metode regresi pada excel hasilnya diperoleh y = 0,025x + 10,672 dan Sebesar 1 yang dimana volume kendaraan sebesar 1% maka keruaskan jalan berpotensi sebesar 0,0251 . Jadi, untuk volume kendaraan sangat mempengaruhi terhadap kerusakan perkerasan jalan.
Analisis Kinerja Saluran Drainase Menggunakan Perangkat Lunak HEC-RAS 6.0: Studi Kasus Jl. Letjend Suprapto, Batam Tria Resinta; Ade Jaya Saputra; Amanatullah Savitri
Racic : Rab Construction Research Vol. 10 No. 1 (2025): JUNI 2025
Publisher : LPPM Universitas Abdurrab

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36341/racic.v10i1.5686

Abstract

Poor drainage conditions, such as clogged and damaged channels, cause flooding problems. The research was conducted on Jalan Letjend Suprapto, Batam City, which has rainfall data from 2014 to 2023. The results of the analysis showed that the existing drainage system could not accommodate high rainfall that could cause flooding. The peak discharge of 0.2733 m3/s and the rain intensity of 127.24 mm/hour were obtained using hydrological and hydraulic analysis methods. Simulations using HEC-RAS 6.0 revealed that the current capacity of drainage channels is inadequate, resulting in water overflow. Therefore, this study suggests the need to normalize channels or create drainage channels with larger dimensions to reduce the risk of flooding in the future.
Analysis of Girder Deflection in a Simulated Bridge Using SAP 2000: Study Case of Nongsa Pura Bridge Gabriel Immanuel; Andri Irfan Rifai; Amanatullah Savitri; Joewono Prasetijo
Journal Research of Social Science, Economics, and Management Vol. 4 No. 2 (2024): Journal Research of Social Science, Economics, and Management
Publisher : Publikasi Indonesia

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.59141/jrssem.v4i2.712

Abstract

Within structural engineering, bridges demonstrate how the practical import of scientific hypotheses becomes clear to humanity. Engineers use computer simulations and models to anticipate how the bridge will react under various stresses and what its response is likely given all sorts of environments over its life span. The construction of the Nongsa Pura Bridge in Batam, which showcases cutting-edge civil engineering accomplishments customized to local requirements, represents a critical turning point in the region's infrastructure improvement. This paper aims to analyze the deflection of a Nongsa Pura Planning Simulation using SAP2000 software. This research uses secondary data and the author's assumptions as necessary data to design a bridge. The results of this research are deflection values for the main girder, transverse girder, and longitudinal girder. In the main girder, the most considerable deflection value is 0,0778724 m. In contrast, in the transverse girder, the most considerable deflection value is 0,034118 m, and the longitudinal beam has the most considerable deflection value of 0,077809 m.