Claim Missing Document
Check
Articles

Found 13 Documents
Search

Development of Student Worksheets Using The Missouri Mathematics Model with Peer Feedback on Linear Programming Material Naimnule, Maria; Kehi, Yohanes Jefrianus; Handayani, Rika
Vygotsky: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika Vol. 7 No. 2 (2025): Vygotsky: Jurnal Pendidikan Matematika dan Matematika
Publisher : Universitas Islam Lamongan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.30736/voj.v7i2.1217

Abstract

This study aimed to develop a valid, practical, and effective student worksheet (LKS) for linear programming material based on the Missouri Mathematics Project (MMP) model with peer feedback. Using a Research and Development (R&D) design comprising definition, design, development, and dissemination stages, data were collected through validation sheets, questionnaires, and tests. The developed worksheet was assessed as valid by experts 80%, practical based on student and teacher responses 85%, and effective in improving learning outcomes. Effectiveness was indicated by 79% classical completeness and a significant improvement in Post test scores compared to Pre test results (p < 0.05 ). The findings show that the MMP-based worksheet with peer feedback meets the criteria for valid, practical, and effective learning tools.
Model Analisis Jalur Pengaruh Kemampuan Minat Belajar dan Motivasi Terhadap Hasil Belajar Simarmata, Justin Eduardo; Mone, Ferdinandus; Kehi, Yohanes Jefrianus; Chrisinta, Debora
Jurnal Penelitian Inovatif Vol 4 No 1 (2024): JUPIN Februari 2024
Publisher : CV Firmos

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.54082/jupin.271

Abstract

Minat dan motivasi belajar mahasiswa dapat meningkatkan hasil belajar dalam hal ini adalah IPK. Penelitian ini bertujuan untuk melakukan analisis jalur terhadap minat dan motivasi belajar mahasiswa terhadap IPK. Data yang digunakan merupakan data jawaban kuisoner 115 mahasiswa. Kuisoner dirancang dengan indikator-indikator yang dapat membangun variabel minat belajar (X1), motivasi belajar (X2) dan IPK (Y). Metode yang digunakan pada penelitian ini adalah metode analisis jalur. Hasil penelitian menunjukkan terdapat tiga model yang signifikan antara lain ,  dan . Variabel minat belajar memberikan pengaruh tidak langsung sebesar 49.3% terhadap IPK mahasiswa, sedangkan variabel motivasi belajar memberikan pengaruh langsung sebesar 40.9% terhadap IPK. Oleh karena itu dapat dikatakan bahwa, variabel minat belajar dan motivasi belajar memberikan pengaruh yang positif terhadap IPK. 
Pengabdian kepada masyarakat melalui pengembangan modul interaktif untuk peningkatan kualitas pembelajaran statistika di SMP Satu Atap Negeri Maumolo Simarmata, Justin Eduardo; Kehi, Yohanes Jefrianus; Laja, Yosepha Patricia Wua; Purnomo, Miko; Chrisinta, Debora; Abi, Roberto; Tavares, Ricson
SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan Vol 9, No 6 (2025): November (In Progress)
Publisher : Universitas Muhammadiyah Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31764/jpmb.v9i6.34518

Abstract

Abstrak Pembelajaran Statistika di tingkat SMP sering dianggap sulit oleh siswa karena penyajiannya yang cenderung abstrak dan kurang kontekstual. Kondisi ini juga dialami oleh siswa SMP Satu Atap Negeri Maumolo, khususnya di kelas VIII, yang menunjukkan rendahnya pemahaman konsep dasar Statistika. Oleh karena itu, kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mengembangkan dan menerapkan modul interaktif sebagai media pembelajaran yang dapat meningkatkan pemahaman siswa. Mitra kegiatan adalah SMP Satu Atap Negeri Maumolo dengan sasaran 30 siswa kelas VIII yang mengikuti kegiatan selama dua hari, pada tanggal 1 dan 2 Agustus 2025. Metode pelaksanaan meliputi penyusunan modul interaktif, penyampaian materi berbasis kontekstual, diskusi, serta pendampingan dalam mengerjakan latihan soal. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang terlihat dari peningkatan rata-rata nilai latihan dari 58 pada awal kegiatan menjadi 80 setelah penggunaan modul. Secara kualitatif, siswa menyatakan modul mudah dipahami, tampilannya menarik, serta membantu meningkatkan kepercayaan diri dalam mempelajari Statistika. Lebih dari 85% siswa terlibat aktif dalam diskusi dan mampu menyelesaikan soal dengan baik. Dengan demikian, kegiatan ini memberikan dampak positif dalam mendukung peningkatan kualitas pembelajaran Statistika dan dapat dijadikan model alternatif pembelajaran bagi sekolah-sekolah di wilayah perbatasan. Kata kunci: Pengabdian masyarakat; modul interaktif; statistika; pemahaman siswa; SMP. Abstract Statistics learning at the junior high school level is often perceived as difficult by students due to its abstract presentation and lack of contextual approaches. This condition is also found among eighth-grade students of SMP Satu Atap Negeri Maumolo, who demonstrate limited understanding of basic statistical concepts. Therefore, this community service activity aimed to develop and implement an interactive module as a learning medium to improve students’ comprehension. The partner institution was SMP Satu Atap Negeri Maumolo, involving 30 eighth-grade students who participated in the program over two days, on August 1–2, 2025. The implementation methods included the development of the interactive module, contextual delivery of materials, group discussions, and guided practice in solving problems provided in the module. The results indicated an improvement in students’ understanding, as reflected in the increase of average practice scores from 58 at the beginning of the activity to 80 after the module was applied. Qualitatively, students reported that the module was easy to understand, visually engaging, and helpful in building their confidence in learning Statistics. More than 85% of students actively engaged in discussions and successfully completed the exercises. In conclusion, this activity had a positive impact on improving the quality of Statistics learning and can serve as an alternative model for schools in border regions. Keywords: community service; interactive module; statistics; student comprehension; junior high school.