Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Pemberdayaan Masyarakat melalui Kampung Sehat Bebas Covid 19, berbasis Pencegahan Penularan Pada RW 05, Penggilingan Elok I,Jakarta Timur Eni Widiastuti; Erni Rita
Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik Vol 4, No 2 (2022): Jurnal Pengabdian Masyarakat Teknik (JPMT)
Publisher : Fakultas Teknik Universitas Muhammadiyah Jakarta

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24853/jpmt.4.2.105-109

Abstract

Pandemi virus corona mengubah rutininitas hampir semua anggota masyarakat untuk menerapkan tinggal di rumah dan  para pekerja diberlakukan work from home (WFH). Peningkatan jumlah kasus berlangsung cukup cepat di seluruh wilayah Indonesia. Tingginya kasus Covid -19 pada masyarakat salah satunya disebabkan masyarakat belum mejalankan pola hidup bersih dan sehat untuk memutus mata rantai Covid -19. Tujuan pengmas melalui program kemitraan masyarakat meningkatkan kemampuan anggota gugus tugas Covid  dalam mensosialisasikan pola hidup sehat, aman dan produktif sehingga terbebas dari Covid-19 di Rw.05 Kelurahan Penggilingan Elok I Jakarta Timur. Metode yang digunakan dengan pemberdayaan masyarakat melalui pembentukan kampung sehat terbebas Covid-19 berbasis pencegahan penularan dan bina suasana melalui peningkatan pengetahuan pencegahan penularan dan ketrampilan menerapkan protokol kesehatan yaitu cuci tangan, menggunakan masker dan cara membuat hand sanitizer serta cara melakukan skrining mandiri risiko Covid-19 pada anggota gugus tugas penaggulangan Covid-19 Rw. 05 Kelurahan Penggilingan Elok I Jakarta Timur. Adapun hasil dari kegiatan ini terbentuknya Kampung Sehat Bebas Covid-19 melalui pemberdayaan masyarakat Rw 05 kelurahan penggilingan Elok I Cakung Jakarta Timur. Terjadi peningkatan pengetahuan dan ketrampilan tentang pencegahan penularan Covid-19 sebanyak 17.3   (25%). 100% peserta tersosiaisasi penggunakan aplikasi scining risiko Covid-19. 
ANALISIS FAKTOR YANG BERHUBUNGAN DENGAN KEPATUHAN PELAKSANAAN PROTOKOL KESEHATAN PENCEGAHAN COVID-19 PADA SISWA SMP MUHAMMADIYA 3 JAKARTA : Analysis of Factors Associated with Compliance with the Implementation of the Covid-19 Prevention Health Protocol in Muhammadiyah 3 Middle School Students, Jakarta Eni Widiastuti; Erni Rita; Erwan Setiyono; Awaliah; Masmun Zuryati; Idriani
Jurnal Ilmiah Keperawatan (Scientific Journal of Nursing) Vol. 9 No. 1 (2023): JIKep | Februari 2023
Publisher : LPPM STIKES Pemkab Jombang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33023/jikep.v9i1.1420

Abstract

Pendahuluan : Pandemi Covid-19 telah merubah seluruh aspek kehidupan termasuk di dunia  pendidikan. Setelah sebelumnya pembelajaran harus dilakukan secara daring untuk mencegah penularan Covid-19, kini tatap muka sudah boleh dilaksanakan namun dengan tetap menjaga protokol kesehatan. Tujuan: Pada penelitian ini terdapat hubungan sikap dengan kepatuhan pelaksanaan protokol kesehatan Covid-19 pada pembelajaran tatap muka (PTM) di sekolah SMP Muhammadiyah 3 Jakarta. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain deskriptif  analitik, dengan pendekatan cross-sectional. Tehnik pengambilan sampel dengan purposive sampling dengan jumlah sampel sebanyak 110 siswa. Hasil: Hasil penelitian ini didapatkan bahwa sikap berhubungan dengan kepatuhan dengan p value 0,013, analisis faktor risiko didapatkan OR 2,28, CI 95%  ( 1,305-6,1300 ),  artinya dari hasil didapatkan bahwa sikap mempunyai   hubungan yang signifikan dengan kepatuhan, dan sikap yang kurang baik berisiko 2,28 kali ketidak patuhan dalam pelaksanaan protokol kesehatan dibandingkan dengan sikap yang baik.  dan untuk variabel pengetahuan siswa terhadap protokol kesehatan Covid-19 didapatkan p value  0,058 artinya pengetahuan tidak hubungan dengan kepatuhan protokol kesehatan, dan tidak menjadikan faktor risiko terhadap ketidak patuhan protokol kesehatan Kesimpulan: Edukasi protokol kesehatan tetap diberikan untuk membentuk sikap yang baik terhadap protokol kesehatan dan perlunya pemantauan terhadap pelaksanaan protokol kesehatan melalui PHBS di sekolah untuk meningkatkan kepatuhan siswa terhadap pelaksanaan protokol kesehatan di sekolah SMP Muhammadiyah 3 Jakarta.
Faktor yang Berhubungan dengan Profesionalisme Perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Sari Jiwanti; Dewi Purnamawati; Eni Widiastuti
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (292.63 KB)

Abstract

Pelayanan keperawatan adalah salah satu bentuk pelayanan profesional yang merupakan bagian integral dari pelayanan kesehatan. Mutu pelayanan kesehatan sangat ditentukan oleh profesionalisme perawat. Tujuan untuk mengetahui faktor yang berhubungan dengan profesionalisme perawat. Penelitian ini menggunakan desain cross-sectional. Penelitian ini dilakukan pada perawat di Instalasi Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara TK I R. Said Sukanto, dengan populasi 529 perawat dan sampel berjumlah 145 responden. Data dikumpulkan dengan rumus sampel 2 proporsi, yang dianalisis menggunakan analisis regresi logistik berganda. Hasil menunjukan 46,2 % perawat kurang profesional, dan dari hasil regresi logistik berganda diketahui bahwa pendidikan dan lama kerja secara bersama-sama mempengaruhi profesionalisme perawat. Pendidikan menjadi faktor yang dominan mempengaruhi profesionalisme perawat dengan nilai p-value 0,004 (<0,05) dan nilai Odds Ratio 3,245, sedangkan lama kerja memiliki nilai p-value 0,000 (< 0,05) dan nilai Odds Ratio 1,157. Kesimpulan: Profesionalisme perawat dapat ditingkatkan dengan memperhatikan faktor dominan yaitu pendidikan dari seorang perawat.
Efektivitas Pelatihan Blended Method Team terhadap Peningkatan Kinerja dalam Pendokumentasian di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Ukin Sukirah; Dewi Purnamawati; Eni Widiastuti
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (278.613 KB)

Abstract

Kinerja perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan merupakan hal yang penting, salah satu bentuk tanggung jawab & tanggung gugat atas apa yang dilakukan terhadap pasien. Walaupun demikian kinerja perawat dalam pendokumentasian belum optimal. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui bagaimana efektifitas pelatihan Blended Method Team terhadap peningkatan kinerja perawat dalam pendokumentasian asuhan keperawatan. Metode yang digunakan pre eksperimental design one group pretest-posttest. Penelitian ini dilakukan pada Kepala Ruangan, Ketua Tim dan Perawat Pelaksana di Ruang Rawat Inap Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I R. Said Sukanto yang berjumlah 43 responden selama 2 bulan. Data dikumpulkan dengan menggunakan kuesioner dan dan dianalisis menggunakan General Linier Model Repeated Measure (GLMRM). Hasil penelitian menunjukkan pelaksanaan kelengkapan dokumentasi keperawatan meningkat setelah dilakukan pelatihan. Uji statistik menunjukkan terdapat peningkatan kelengkapan dokumentasi asuhan keperawatan setelah dilakukan pelatihan secara signifikan (p value 0,010<0,005). Peningkatan kelengkapan pendokumentasian asuhan keperawatan pada penilaian observasi ke-2 (naik 2,17 dibandingkan dengan pengukuran sebelum pelatihan) yaitu 2 minggu setelah dilakukan pelatihan dan kenaikan menuju optimal dicapai pada penilaian observasi ke-4 (naik 0,4 dibandingkan observasi ke-3) dalam waktu 6 minggu setelah pelatihan. Pelatihan Blended Method Team sangat potensial dalam meningkatkan pendokumentasian asuhan keperawatan. Disarankan Rumah Sakit Bhayangkara Tk. I R. Said Sukanto untuk menyelenggarakan pelatihan sistem penugasan asuhan keperawatan untuk semua ruang perawatan secara bertahap, melakukan supervise yang terus menerus.
Hubungan Kualitas Kehidupan Kerja, Beban Kerja, Kepuasan Kerja, Dampaknya terhadap Turnover Intention pada Perawat Wahyuni Wahyuni; Dewi Purnamawati; Eni Widiastuti
Jurnal Keperawatan Vol 14 No 3 (2022): Jurnal Keperawatan: Supp September 2022
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Kendal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (213.196 KB)

Abstract

Tingkat turnover perawat di rumah sakit Indonesia cukup tinggi yaitu melebihi 10 % tiap tahunnya (diatas batas normal). Penyebab turnover intention antara lain ketidakpuasaan kerja, tingginya beban kerja, dan kurangnya kualitas kehidupan kerja di rumah sakit. Turnover intention perawat dapat menyebabkan berkurangnya perawat terlatih dan ahli dibidangnya. Metode: Penelitian ini adalah cross sectional, dengan 117 responden perawat. Kuisioner digunakan dalam pengumpulan data dan analisis yang digunakan adalah analisis regresi linier berganda. Hasil: hubungan antara kualitas lingkungan kerja dengan kepuasan kerja (p=0,000). hubungan antara kualitas lingkungan kerja dengan turnover invention (p=0,102). hubungan antara beban kerja dengan kepuasan kerja (p=0,000). hubungan antara beban kerja dengan turnover intention (p=0,046). hubungan antara kualitas lingkungan kerja dan beban kerja (p=0,000). hubungan antara kepuasan kerja dengan turnover intention (p=0,000). hubungan antara kualitas lingkungan kerja dengan kepuasan kerja dampaknya turnover intention (p=0,0016). hubungan antara beban kerja dengan kepuasan kerja dampaknya turnover intention (p=0,102). Kesimpulan: Ada hubungan bermakna kualitas kehidupan kerja, beban kerja terhadap kepuasan kerja dan dampaknya terhadap turnover intention pada perawat Rumah Sakit.
Pemberdayaan Kemandirian Warga Sekolah Sehat dan Peduli TBC dalam Gerakan Bersama (Geber) Melawan Tuberkulosis Ernirita Ernirita; Rully Mujiastuti; Awaliah Awaliah; Masmun Zuryati; Eni Widiastuti; Idriani Idriani; Erwan Setiyono; Putri Fadlilatun Nazilah; Syahla Tazkiya
Kontribusi: Jurnal Penelitian dan Pengabdian Kepada Masyarakat Vol. 3 No. 2 (2023): Mei 2023
Publisher : Cipta Media Harmoni

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53624/kontribusi.v3i2.207

Abstract

Penularan Mycobacterium tuberculosis (MTB) merupakan penyebab utama infeksi secara global. Penularan terjadi di dalam rumah dan di luar rumah, termasuk dalam satuan Pendidikan Sekolah. Pengabdian menggunakan sebuah metode untuk menangani kasus MTB berupa Gerakan Pemberdayaan (GEBER), Bina Suasana dan Advokasi. Hasil yang diperoleh adalah terbentuknya Kelompok Peduli Tuberkulosis (TBC) untuk menemukan suspeks TBC pada siswa, terbentuknya kawasan sadar TBC, dan revitalisasi UKS melalui terbentuknya kepengurusan Sekolah Sehat.
Efektivitas Penerapan Metode Intentional Rounds Terhadap Mutu Pelayanan Keperawatan Berdasarkan Kepuasaan Pasien Eni Widiastuti; Erni Rita; Erwan Setiyono; Awaliah Awaliah; Idriani Idriani; Musmun Zuryati; Mas Asep Sunandar
Jurnal Ners Vol. 9 No. 2 (2025): APRIL 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i2.42193

Abstract

Tingginya harapan dan kebutuhan masyarakat akan pelayanan kesehatan menuntut penyelenggara fasilitas pelayanan kesehatan meningkatkan mutu pelayanannnya. Mutu pelayanan keperawatan masih kurang dirasakan pasien disebabkan asuhan keperawatan yang diberikan kurang memperhatikan kebutuhan pasien, sehingga diperlukan metode agar dapat memantau dan memenuhi kebutuhan pasien secara teratur (Intentional   ROUNDS). Tujuan penelitian ini mengidentifikasi efektivitas penerapan metode Intentional ROUNDS terhadap kepuasan pasien. Metode penelitian menggunakan penelitian quasi eksperimen dengan desain Pre-post test with control group design. Populasi merupakan perawat dan pasien rawat inap. Sample penelitian masing-masing baik kelompok intervensi maupun kontrol, sebanyak 18 perawat dan 25 pasien. Uji bivariate dengan uji T  dan multivariate dengan Uji General Linier Model-Reaped Measure (GLM-RM). Berdasarkan Uji GLM-RM diperoleh nilai signifikansi Greenhouse-Geisser sebesar 0,000 < 0,05, yang menunjukkan adanya perbedaan yang signifikan dalam tingkat kepuasan pasien antara kedua kelompok pada pengukuran yang berbeda. Adapun efek yang ditimbulkan sebesar 0,235 (moderat) dan perbedaan perubahan antara kelompok yang tidak menerapkan metode Intentional ROUNDS dengan yang menerapkan sebesar 0,984. Berdasarkan Tests of Between-Subjects Effects, terdapat perbedaan kepuasan p=0,000 antar kedua kelompok, kekuatan perbedaan 43,3. Berdasarkan grafik Estimated Marginal Meands of Kepuasan Kedua Kelompok, pada kelompok intervensi hasil menunjukan terjadi peningkatan kepuasan dari pengukuran minggu pertama sampai minggu ke empat setelah penerapan dan pada pengukuran minggu ke empat terlihat kenaikan grafik relative stabil, hal ini menunjukan penerapan sudah efektif dalam memberikan kepuasan kepada pasien. Saran: Rumah sakit hendaknya menetapkan kebijakan penerapan metode Intentional  ROUNDS diruang perawatan lainnya dengan memberikan pelatihan dan supervisi yang konsisten agar mutu palayanan keperawatan dapat senantiasa ditingkatkan sehingga meningkatkan kepuasan pasien.
Pengaruh Edukasi Gizi dengan Media Video Melalui Aplikasi Whatsapp Terhadap Pengetahuan Remaja di Smp Muhammadiyah 36 Jakarta Selatan Awaliah Awaliah; Erni Rita; Idriani Idriani; Eni Widiastuti; Masmun Zuryati; Erwan Setiyono; Armina Armina
Jurnal Ners Vol. 9 No. 3 (2025): JULI 2025
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/jn.v9i3.48314

Abstract

Remaja merupakan kelompok usia rentan terhadap masalah gizi seperti stunting, wasting, obesitas, dan anemia. Edukasi gizi yang efektif diperlukan untuk meningkatkan pengetahuan remaja, salah satunya melalui media video yang disebarkan menggunakan aplikasi WhatsApp. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh edukasi gizi dengan media video melalui WhatsApp terhadap pengetahuan remaja di SMP Muhammadiyah 36 Jakarta Selatan. Penelitian menggunakan desain kuasi-eksperimen dengan rancangan Non-Equivalent Control Group Design (pretest–posttest). Sampel sebanyak 120 siswa dipilih secara acak. Data dikumpulkan pada Februari 2024. Hasil penelitian menunjukkan rata-rata usia siswa 13,64 tahun, sebagian besar perempuan (66%). Skor pengetahuan meningkat signifikan dari rata-rata 75,67 (SD 9,806) sebelum intervensi menjadi 85,89 (SD 8,242) sesudah intervensi (p = 0,001). Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi gizi berbasis video melalui WhatsApp efektif meningkatkan pengetahuan remaja tentang gizi seimbang. Penggunaan media video pada aplikasi yang akrab bagi remaja memungkinkan penyampaian materi yang lebih menarik, mudah diakses, dan mendukung pembelajaran kolaboratif antara guru dan siswa. Strategi ini diharapkan dapat menjadi alternatif intervensi pendidikan gizi untuk mencegah masalah malnutrisi pada remaja di lingkungan sekolah.