Claim Missing Document
Check
Articles

Found 21 Documents
Search

KAJIAN KESUBURAN DAN KESESUAIAN LAHAN BERBASIS KOMODITAS DI KECAMATAN TUGU DAN KARANGAN KABUPATEN TRENGGALEK Arifin, Syamsul; Samudra, Ferdianto Budi; Utami, Kartika Budi; Putra, Aditya Nugraha; Setiawan, Adi; Riza, Sativandi; Andhika, Yosi; Maulidiyah, Nurul
Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Departemen Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtsl.2024.011.2.18

Abstract

Drought is a major challenge in developing the integrated farming system (IFS) in Trenggalek Regency, making it one of the factors contributing to the construction of the Tugu Dam. Additionally, in developing the IFS area, it is necessary to assess soil fertility and land suitability evaluation for food and livestock feed commodities. The research was conducted in Tugu and Karangan Sub-Districts, Trenggalek Regency by conducting spatial analysis and soil survey at locations potentially affected by dam construction and soil samples analysis at the laboratory. The results of this study found that the level of soil fertility at the research site was included in the low to very low class with characteristics of acidic pH, very low C-organic, very low total N and low base saturation. While the results of the actual land suitability evaluation of rice, maize, and elephant grass showed the land suitability class S3 with limiting factors of C-organic, pH, total N, P2O5, and base saturation.
Pembuatan Abon Ayam Broiler dengan Penambahan Buah Pepaya (Carica Papaya L.) Adawiah, Rabiiatul; Utami, Kartika Budi; Kristanti, Novita Dewi
Jurnal Ilmu dan Teknologi Peternakan Tropis Vol 9, No 1 (2022): JITRO, January
Publisher : Universitas Halu Oleo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (371.502 KB) | DOI: 10.33772/jitro.v9i1.20127

Abstract

ABSTRAKAbon ayam broiler merupakan produk olahan dari daging ayam yang tidak asing lagi bagi masyarakat indonesia. Pada umumnya hanya dikenal abon murni dari bahan hewani saja tanpa adanya campuran dari bahan lainnya, oleh karena itu diperlukan suatu penambahan inovasi dalam pengolahan abon. Buah pepaya dengan kandungan gizi dan rasa yang baik serta harga yang tergolog murah sangat menunjang sebagai bahan campuran dalam pembuatan abon ayam. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh terhadap penambahan buah pepaya (Carica papaya L.) pada abon ayam broiler yang dihasilkan dari uji organoleptik, uji proksimat serta analisa ekonomi. Rancangan percobaan dengan menggunakan RAL (Rancangan Acak Lengkap) dengan 1 perlakuan kontrol dan 5 perlakuan penambahan buah pepaya dan dilakukan 3 kali ulangan. Perlakuan yang dilakukan diantaranta P0 (100% daging ayam), P1 (90% daging ayam + 10% pepaya), P2 (80% daging ayam + 20% pepaya), P3 (70% daging ayam + 30% pepaya), P4 (60% daging ayam + 40% pepaya) dan P5 (50% daging ayam + 50% pepaya). Hasil penelitian menunjukkan bahwa adanya pengaruh dari penambahan buah pepaya muda terhadap warna, aroma, rasa dan tekstur serta berpengaruh terhadap kadar air, serat kasar dan kadar protein produk abon yang dihasilkan.Kata kunci: abon ayam, buah pepaya, olahan daging ayam.Chicken Abon Broiler with Papaya Fruit Added (Carica papaya L.)ABSTRACTAbon ayam broiler is a processed product of chicken meat that is familiar to the people of Indonesia. In general, only known as pure abon from animal materials alone without any mixture of other materials, therefore it is necessary to add innovation in the processing of abon. Papaya fruit with good nutritional content and taste and cheap price tergolog very supportive as a mixed material in the manufacture of chickenbon. This study aims to determine the influence on the addition of papaya fruit (Carica papaya L.) in broiler chickenbons resulting from organoleptic tests, proximate tests and financial analysis. The experimental design using RAL (Complete Random Design) with 1 control treatment and 5 treatments of papaya fruit addition and performed 3 times replay. Treatment is done between P0 (100% chicken meat), P1 (90% chicken meat + 10% papaya), P2 (80% chicken meat + 20% papaya), P3 (70% chicken meat + 30% papaya), P4 (60% chicken meat + 40% papaya) and P5 (50% chicken meat + 50% papaya). The results showed that the influence of the addition of young papaya fruit to the color, aroma, taste and texture and affect the moisture content, coarse fiber and protein content of the product abon produced.Keywords: chicken abon, papaya fruit, processed chicken meat.
KETERAMPILAN PETERNAK TENTANG PEMBUATAN PUPUK ORGANIK CAIR DARI KOTORAN KAMBING DI DESA WONOREJO Ganang Trisno Priyambodo; Kartika Budi Utami; Abdul Muksid
JURNAL PENYULUHAN PEMBANGUNAN Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v1i2.163

Abstract

Tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan keterampilan peternak tentang pembuatan pupuk organik cair dari kotoran kambing. Materi penelitian yaitu 25 orang peternak yang ditentukan secara purposive sampling. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi kasus. Penelitian telah dilakukan pada bulan Maret-Juni 2018. Keterampilan peternak meliputi keterampilan dalam prosedur pembutan pupuk organik cair pada tahap persiapan, pencampuran dan pengakhiran. Data tentang keterampilan peternak diperoleh menggunakan kuesioner melalui observasi. Kualitas pupuk organik cair meliputi kualitas fisik dan kandungan unsur hara. Kualitas fisik meliputi bau, warna, konsistensi dan tekstur. Kandungan unsur hara meliputi C-Organik, pH, N, P dan K. Kualitas fisik POC diketahui dengan uji organoleptik sedangkan kandungan unsur hara dilakukan uji laboratorium. Data dianalisa secara deskriptif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa secara umum tingkat keterampilan peternak tentang pembuatan pupuk organik cair dari feses kambing pada kategori terampil. Pada tahap persiapan sejumlah 13 orang atau 52% peternak dengan kategori terampil, pada tahap pencampuran sejumlah 15 orang atau 60% peternak dengan kategori cukup terampil dan pada tahap pengakhiran sejumlah 21 orang atau 84% peternak pada kategori sangat terampil.
PENGETAHUAN DAN SIKAP PETERNAK TENTANG TEKNOLOGI PENGOLAHAN JERAMI PADI Kartika budi utami; Ratna fitri hidayah; Isyunani Isyunani
JURNAL PENYULUHAN PEMBANGUNAN Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v1i2.168

Abstract

Tujuan penelitian yaitu mendeskripsikan pengetahuan dan sikap peternak Margo Utomo 3 tentang teknologi pembuatan pakan lengkap jerami padi. Metode penelitian yang digunakan yaitu studi kasus dan survei. Materi penelitian yaitu 30 orang peternak sapi potong yang ditentukan secara purposive sampling. Kajian telah dilakukan pada Mei 2018. Data primer berupa pengetahuan dan sikap peternak diperoleh dengan menggunakan kuesioner. Data dianalisa secara deskriptif. Hasil kajian pengetahuan menunjukkan bahwa sebanyak 36,7% responden termasuk kategori pengetahuan rendah, pengetahuan kategori sedang sebanyak 40%, dan pengetahuan kategori tinggi sebanyak 23,3%. Hasil analisa sikap menunjukkan bahwa sebanyak 18 orang atau 60% responden memiliki sikap menerima dan sebanyak 12 orang atau 40% responden memiliki sikap menolak. Kesimpulan dari penelitian ini yaitu peternak memiliki kategori pengetahuan sedang dan menerima teknologi pakan lengkap jerami padi.
PERILAKU PETERNAK TENTANG PEMBUATAN KOMPOS FESES SAPI POTONG DI KECAMATAN NGUNUT, TULUNGAGUNG (STUDI KASUS DI KELOMPOK USAHA TERNAK LEMBU SURA) Diyah Umi Mahmudah; Bambang Riyanto; Kartika Budi Utami
JURNAL PENYULUHAN PEMBANGUNAN Vol 1 No 2 (2019): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v1i2.171

Abstract

Populasi sapi potong di Kecamatan Ngunut terus mengalami peningkatan setiap tahun diiringi peningkatan produksi feses. Pada tahun 2016, jumlah populasi sapi potong di Kecamatan Ngunut adalah 7.743 ST dengan rata-rata kepemilikan ternak 1 – 5 ekor. Jika 1 ekor sapi menghasilkan feses sebanyak 10 – 25 kg/hr, maka produksi feses di Kecamatan Ngunut adalah 193.575 kg/hr. Selama ini, feses sapi potong belum termanfaatkan namun berpotensi menjadi unit usaha baru bagi kelompok menjadi produk pupuk kompos. Penelitian dilakukan di Kelompok Usaha Ternak (KUT) Lembu sura Kecamatan Ngunut. Tujuan penelitian yaitu mendiskripsikan kualitas pupuk kompos yang dihasilkan oleh responden dan mendiskripsikan perilaku responden dalam pembuatan pupuk kompos dari feses sapi potong dengan menggunakan bahan tambahan yang tersedia secara lokalita. Metode penelitian yang digunakan adalah survei. Penentuan sampel dilakukan dengan metode kelompok (cluster sampling) yang merupakan kelompok kelas Madya dan aktif yaitu KUT Lembu sura, Jumlah responden sebanyak 36 orang. Hasil kajian perilaku menunjukkan bahwa pengetahuan responden berada pada kategori “Analisis”, keterampilan berada pada kategori “Sangat Terampil”, dan Sikap berada pada kategori “Mengorganisir”.
Peningkatan Pengetahuan KSTM Al-Maun 2, 3 dan Darul Murtadlo Tentang Pemeliharaan Ayam Joper Di Kota Pasuruan Jawa Timur Ramadani, Yoshua Tri; Sagita, Nensy Ayu; Rustandi, Yudi; Utami, Kartika Budi
AGRIEKSTENSIA Vol 18 No 2 (2019): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (276.431 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v18i2.432

Abstract

Anggota KSTM Al–Maun 2, Al–Maun 3, dan Darul Murtadlo di Kota Pasuruan merupakan peternak pemula yang belum memiliki pengetahuan terkait dasar-dasar pemeliharaan ayam joper yang baik, hal ini berdasarkan hasil need assessment. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hasil evaluasi penyuluhan dengan tujuan peningkatan pengetahuan anggota KSTM tentang penyuluhan pemeliharaan ayam joper (good farming practice). Metode penelitian yang digunakan adalah survei dan data dianalisis secara deskriptif kuantitatif. Teknik pengumpulan data dilakukan dengan penyebaran kuesioner pre-test dan post-test kepada responden penyuluhan sebesar 58 anggota. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai klasikal pre-test anggota KSTM sebesar 62,5% berada pada kategori pengetahuan cukup, sedangkan nilai klasikal post-test sebesar 96,29% berada pada kategori pengetahuan baik sehingga terjadi peningkatan nilai sebesar 33,79%. Penilaian pre-test secara individu menunjukkan bahwa terdapat 33% anggota KSTM yang berada pada kategori “baik” (76% - 100%), sedangkan 67% berada dibawah kategori “baik”. Pada penilaian post-test menunjukkan sebanyak 100% anggota berada pada kategori pengetahuan “baik”. Kesimpulan dari penelitian ini adalah terjadi peningkatan pengetahuan secara klasikal sebesar 33,79% dan secara individu sebanyak 100% anggota berada pada kategori pengetahuan “baik”. Kata kunci— Penyuluhan, Peningkatan Pengetahuan, Ayam Joper
Pengaruh Lama Fermentasi Terhadap Kualitas Nitrogen, Fospor dan Kalium pada Pupuk Trichokompos wardah, Wardah; Utami, Kartika Budi; Syamsuddin, Ach.
AGRIEKSTENSIA Vol 20 No 2 (2021): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.907 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v20i2.1748

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi terhadap kualitas nitrogen, fospor, dan kalium (NPK) pada pupuk trichokompos. Bahan yang digunakan yaitu kotoran sapi, trichoderma, arang sekam, dan air. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan sehingga terdapat 20 satuan percobaan. Perlakuan yang dilakukan yaitu pupuk trichokompos dengan lama fermentasi terdiri dari P1 = 7 hari, P2 = 14 hari, P3 = 21 hari, P4 = 28 hari. Parameter yang diukur yaitu kandungan nitrogen, fospor, dan kalium pada pupuk trichokompos. Analisa data menggunakan analisis ragam (ANOVA) dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan. Selanjutnya, kualitas pupuk trichokompos dibandingkan dengan syarat mutu SNI 7763:2018. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa lama fermentasi pupuk trichokompos yang berbeda – beda berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kualitas kandungan nitrogen (N), fospor (P), dan kalium (K) yang dihasilkan. Semakin tinggi perlakuan (lama fermentasi) maka kandungan NPK dalam pupuk trichokompos semakin meningkat. Hasil kajian terbaik yaitu P4 dengan lama fermentasi selama 28 hari mengandung N (1,38±0,043), P (1,19±0,054), dan K (0,94±0,096). Kualitas pupuk trichokompos telah memenuhi syarat mutu SNI 7763:2018 Kata kunci— arang sekam; lama fermentasi; pupuk trichokompos; trichoderma ABSTRACT This study aimed to determine the effect of fermentation time on the quality of nitrogen, phosphorus, and potassium in trichocompost fertilizer. The materials used are cow manure, Trichoderma, husk charcoal, and water. The experimental design used a completely randomized design (CRD) with four treatments and five replications; there were 20 experimental units. The treatment was trichocompost fertilizer with fermentation time consisting of P1 = 7 days, P2= 14 days, P3= 21 days, P4= 28 days. Parameters measured were nitrogen, phosphorus, and potassium content in trichocompost fertilizer. Data analysis used analysis of variance (ANOVA) followed by Duncan's further test. Furthermore, the quality of trichocompost fertilizer was compared with the quality requirements of SNI 7763:2018. The results showed that the different fermentation times for trichocompost had a significant effect (P<0.05) on the quality of the nitrogen (N), phosphorus (P), and potassium (K). The higher the treatment (fermentation time), the higher the NPK content in trichocompost fertilizer. The best study results were P4 with 28 days of fermentation containing N (1.38±0.043), P (1.19±0.054), and K (0.94±0.096). The quality of trichocompost fertilizer has met the quality requirements of SNI 7763:2018. Keywords— husk charcoal; fermentation time; tricho compost fertilizer; Trichoderma
Evaluasi Penerapan Biosekuriti di Peternakan Ayam Joper Di Jawa Timur Utami, Kartika Budi; Samudra, Ferdianto Budi
AGRIEKSTENSIA Vol 20 No 2 (2021): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.164 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v20i2.1839

Abstract

ABSTRAK Penerapan biosekuriti merupakan salah satu upaya memenuhi kesejahteraan ternak untuk mencegah terjadinya penularan penyakit zoonosis dari kegiatan beternak. Tujuan penelitian yaitu mengevaluasi penerapan biosekuriti di peternakan ayam joper skala usaha 500 ekor di Jawa Timur. Empat lokasi ditetapkan secara random sampling yaitu di Kabupaten Pasuruan, Kota pasuruan, Kota Batu dan Kabupaten Bojonegoro. Sebanyak 46 responden ditentukan secara purposive sampling. Evaluasi tindakan biosekuriti meliputi desinfeksi, disposal, sanitasi dan vaksinasi dilakukan melalui wawancara, observasi dan kuesioner, sedangkan identifikasi penyakit ayam menggunakan metode surveilans. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa praktik biosekuriti di peternak wilayah Jawa Timur pada tindakan desinfeksi dan disposal termasuk kategori buruk (skor = 0), tindakan sanitasi termasuk kategori baik (skor = 2) dan tindakan vaksinasi termasuk kategori cukup baik (skor = 1). Penyakit yang diderita ayam yaitu penyakit viral dan penyakit bakteri. Penelitian ini menyarankan bahwa peternak perlu mendapatkan pendampingan tentang biosekuriti. Kata kunci— biosekuriti, ayam joper, unggas lokal, kesejahteraan hewan ABSTRACT The application of biosecurity is one of the efforts to meet livestock welfare to prevent the transmission of zoonotic diseases from livestock activities. The purpose of the study was to evaluate the application of biosecurity in a Joper chicken farm in East Java. Four locations were determined by random sampling: Pasuruan Regency, Pasuruan City, Batu City, and Bojonegoro Regency. A total of 46 respondents were determined by purposive sampling. Evaluation of biosecurity measures including disinfection, disposal, sanitation, and vaccination was carried out through interviews, observations, and questionnaires, while the identification of chicken diseases used surveillance methods. The evaluation results show that the practice of biosecurity in East Java farmers in terms of disinfection and disposal is in a bad category (score = 0), sanitation measures are in a good category (score = 2) and vaccination measures are in the fairly good category (score = 1). Diseases suffered by chickens are viral diseases and bacterial diseases. This study suggests that farmers need to get assistance with biosecurity. Keywords— biosecurity, joper chicken, local poultry, animal welfare
Demonstrasi Plot Pengaruh Berbagai Media Tumbuh Terhadap Produksi Maggot BSF di KWT Mulyo Tani Desa Pelem Faruq Alhadeta, Muhamad; Likah, Sad; Utami, Kartika Budi
AGRIEKSTENSIA : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol 23 No 2 (2024): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/agriekstensia.v23i2.3188

Abstract

Penumpukan sampah organik menyebabkan pencemaran lingkungan jika dibiarkan, sehingga perlu solusi untuk menanganinya, salah satunya adalah menjadikannya pakan dalam budidaya maggot BSF (Black Soldier Fly). Pemerintah Desa Pelem Kecamatan Pare melakukan budidaya maggot BSF dengan mendirikan “Rumah Maggot BSF Mulyo Tani” yang dikelola oleh Kelompok Wanita Tani (KWT) Mulyo Tani Desa Pelem. Namun dalam menjalankan budidaya terdapat permasalahan, yaitu jumlah produksi maggot BSF masih kurang memenuhi target, karena tidak adanya media tumbuh terbaik sebagai campuran pakan maggot BSF. Penyebabnya adalah kurangnya pengetahuan dari anggota KWT Mulyo Tani tentang jenis media tumbuh terbaik sebagai pakan maggot BSF. Oleh karena itu dilakukan demonstrasi plot kepada anggota KWT mulyo tani untuk menemukan media tumbuh terbaik dengan melakukan rancangan percobaan dari melihat pengaruh berbagai media tumbuh terhadap produksi maggot BSF. Demontrasi plot yang dilakukan memberikan peningkatan pengetahuan peternak tentang jenis media tumbuh terbaik sebagai pakan dalam budidaya maggot BSF, sehingga dapat meningkatan keuntungan dan efisiensi dalam budidaya maggot BSF
KAJIAN KESUBURAN DAN KESESUAIAN LAHAN BERBASIS KOMODITAS DI KECAMATAN TUGU DAN KARANGAN KABUPATEN TRENGGALEK Arifin, Syamsul; Samudra, Ferdianto Budi; Utami, Kartika Budi; Putra, Aditya Nugraha; Setiawan, Adi; Riza, Sativandi; Andhika, Yosi; Maulidiyah, Nurul
Jurnal Tanah dan Sumberdaya Lahan Vol. 11 No. 2 (2024)
Publisher : Departemen Tanah, Fakultas Pertanian, Universitas Brawijaya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.21776/ub.jtsl.2024.011.2.18

Abstract

Drought is a major challenge in developing the integrated farming system (IFS) in Trenggalek Regency, making it one of the factors contributing to the construction of the Tugu Dam. Additionally, in developing the IFS area, it is necessary to assess soil fertility and land suitability evaluation for food and livestock feed commodities. The research was conducted in Tugu and Karangan Sub-Districts, Trenggalek Regency by conducting spatial analysis and soil survey at locations potentially affected by dam construction and soil samples analysis at the laboratory. The results of this study found that the level of soil fertility at the research site was included in the low to very low class with characteristics of acidic pH, very low C-organic, very low total N and low base saturation. While the results of the actual land suitability evaluation of rice, maize, and elephant grass showed the land suitability class S3 with limiting factors of C-organic, pH, total N, P2O5, and base saturation.