Claim Missing Document
Check
Articles

Found 23 Documents
Search

Pengaruh Lama Fermentasi Terhadap Kualitas Nitrogen, Fospor dan Kalium pada Pupuk Trichokompos Wardah wardah; Kartika Budi Utami; Ach. Syamsuddin
Agriekstensia : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol. 20 No. 2 (2021): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (215.907 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v20i2.1748

Abstract

ABSTRAK Tujuan Penelitian ini yaitu untuk mengetahui pengaruh lama fermentasi terhadap kualitas nitrogen, fospor, dan kalium (NPK) pada pupuk trichokompos. Bahan yang digunakan yaitu kotoran sapi, trichoderma, arang sekam, dan air. Rancangan percobaan menggunakan Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 perlakuan dan 5 kali ulangan sehingga terdapat 20 satuan percobaan. Perlakuan yang dilakukan yaitu pupuk trichokompos dengan lama fermentasi terdiri dari P1 = 7 hari, P2 = 14 hari, P3 = 21 hari, P4 = 28 hari. Parameter yang diukur yaitu kandungan nitrogen, fospor, dan kalium pada pupuk trichokompos. Analisa data menggunakan analisis ragam (ANOVA) dilanjutkan dengan uji lanjut Duncan. Selanjutnya, kualitas pupuk trichokompos dibandingkan dengan syarat mutu SNI 7763:2018. Hasil Penelitian menunjukkan bahwa lama fermentasi pupuk trichokompos yang berbeda – beda berpengaruh nyata (P<0,05) terhadap kualitas kandungan nitrogen (N), fospor (P), dan kalium (K) yang dihasilkan. Semakin tinggi perlakuan (lama fermentasi) maka kandungan NPK dalam pupuk trichokompos semakin meningkat. Hasil kajian terbaik yaitu P4 dengan lama fermentasi selama 28 hari mengandung N (1,38±0,043), P (1,19±0,054), dan K (0,94±0,096). Kualitas pupuk trichokompos telah memenuhi syarat mutu SNI 7763:2018 Kata kunci— arang sekam; lama fermentasi; pupuk trichokompos; trichoderma ABSTRACT This study aimed to determine the effect of fermentation time on the quality of nitrogen, phosphorus, and potassium in trichocompost fertilizer. The materials used are cow manure, Trichoderma, husk charcoal, and water. The experimental design used a completely randomized design (CRD) with four treatments and five replications; there were 20 experimental units. The treatment was trichocompost fertilizer with fermentation time consisting of P1 = 7 days, P2= 14 days, P3= 21 days, P4= 28 days. Parameters measured were nitrogen, phosphorus, and potassium content in trichocompost fertilizer. Data analysis used analysis of variance (ANOVA) followed by Duncan's further test. Furthermore, the quality of trichocompost fertilizer was compared with the quality requirements of SNI 7763:2018. The results showed that the different fermentation times for trichocompost had a significant effect (P<0.05) on the quality of the nitrogen (N), phosphorus (P), and potassium (K). The higher the treatment (fermentation time), the higher the NPK content in trichocompost fertilizer. The best study results were P4 with 28 days of fermentation containing N (1.38±0.043), P (1.19±0.054), and K (0.94±0.096). The quality of trichocompost fertilizer has met the quality requirements of SNI 7763:2018. Keywords— husk charcoal; fermentation time; tricho compost fertilizer; Trichoderma
Evaluasi Penerapan Biosekuriti di Peternakan Ayam Joper Di Jawa Timur Kartika Budi Utami; Ferdianto Budi Samudra
Agriekstensia : Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian Vol. 20 No. 2 (2021): AGRIEKSTENSIA: Jurnal Penelitian Terapan Bidang Pertanian
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (283.164 KB) | DOI: 10.34145/agriekstensia.v20i2.1839

Abstract

ABSTRAK Penerapan biosekuriti merupakan salah satu upaya memenuhi kesejahteraan ternak untuk mencegah terjadinya penularan penyakit zoonosis dari kegiatan beternak. Tujuan penelitian yaitu mengevaluasi penerapan biosekuriti di peternakan ayam joper skala usaha 500 ekor di Jawa Timur. Empat lokasi ditetapkan secara random sampling yaitu di Kabupaten Pasuruan, Kota pasuruan, Kota Batu dan Kabupaten Bojonegoro. Sebanyak 46 responden ditentukan secara purposive sampling. Evaluasi tindakan biosekuriti meliputi desinfeksi, disposal, sanitasi dan vaksinasi dilakukan melalui wawancara, observasi dan kuesioner, sedangkan identifikasi penyakit ayam menggunakan metode surveilans. Hasil evaluasi menunjukkan bahwa praktik biosekuriti di peternak wilayah Jawa Timur pada tindakan desinfeksi dan disposal termasuk kategori buruk (skor = 0), tindakan sanitasi termasuk kategori baik (skor = 2) dan tindakan vaksinasi termasuk kategori cukup baik (skor = 1). Penyakit yang diderita ayam yaitu penyakit viral dan penyakit bakteri. Penelitian ini menyarankan bahwa peternak perlu mendapatkan pendampingan tentang biosekuriti. Kata kunci— biosekuriti, ayam joper, unggas lokal, kesejahteraan hewan ABSTRACT The application of biosecurity is one of the efforts to meet livestock welfare to prevent the transmission of zoonotic diseases from livestock activities. The purpose of the study was to evaluate the application of biosecurity in a Joper chicken farm in East Java. Four locations were determined by random sampling: Pasuruan Regency, Pasuruan City, Batu City, and Bojonegoro Regency. A total of 46 respondents were determined by purposive sampling. Evaluation of biosecurity measures including disinfection, disposal, sanitation, and vaccination was carried out through interviews, observations, and questionnaires, while the identification of chicken diseases used surveillance methods. The evaluation results show that the practice of biosecurity in East Java farmers in terms of disinfection and disposal is in a bad category (score = 0), sanitation measures are in a good category (score = 2) and vaccination measures are in the fairly good category (score = 1). Diseases suffered by chickens are viral diseases and bacterial diseases. This study suggests that farmers need to get assistance with biosecurity. Keywords— biosecurity, joper chicken, local poultry, animal welfare
Efektivitas Penyuluhan dalam Memanfaatkan Kotoran Ternak Sapi Perah menjadi Pupuk Bokashi Della Puspita Darman; Sabir; Kartika Budi Utami
Jurnal Penyuluhan Pembangunan Vol. 5 No. 1 (2025): Jurnal Penyuluhan Pembangunan
Publisher : Politeknik Pembangunan Pertanian Malang

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.34145/jppm.v5i1.3772

Abstract

Produksi limbah kotoran sapi perah yang mencapai 6 ton per hari di KPSP Sumber Rejeki, belum dimanfaatkan secara optimal dan menimbulkan risiko pencemaran lingkungan. Padahal, limbah tersebut berpotensi diolah menjadi pupuk bokashi yang bermanfaat. Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan perilaku peternak, menyusun rancangan penyuluhan, dan menganalisis efektivitas penyuluhan terhadap perubahan perilaku peternak dalam pemanfaatan kotoran sapi perah. Penelitian dilakukan menggunakan metode survei dengan teknik purposive sampling terhadap 30 peternak. Data dikumpulkan melalui kuesioner, wawancara, dan observasi, kemudian dianalisis secara deskriptif statistik dengan pendekatan skor dan kategori pencapaian. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar peternak belum memanfaatkan kotoran secara optimal. Rancangan penyuluhan dilaksanakan dalam tiga tahap, menggunakan metode ceramah, diskusi, dan demonstrasi, serta media PowerPoint, video, folder, dan alat praktik. Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan pengetahuan sebesar 41%, sikap positif sebesar 73%, dan keterampilan dengan skor rata-rata 27 (kategori terampil). Efektivitas penyuluhan dinilai “efektif” dengan capaian indikator pengetahuan (87%), sikap (77%), dan pelaksanaan (84%). Temuan ini menunjukkan bahwa penyuluhan yang terencana dan berbasis kebutuhan mampu mendorong perubahan perilaku peternak menuju pengelolaan limbah yang lebih produktif, efisien, dan berkelanjutan.