Claim Missing Document
Check
Articles

Found 12 Documents
Search

PERSEPSI KAUM MUDA TENTANG HIDUP RELIGIUS DAN KAITANNYA DENGAN ANJURAN PAUS FRANSISKUS DALAM DOKUMEN CHRISTUS VIVIT Sunarti, Ratna; Tinenti, Hemma Gregorius; Yoti, Yosefina; Tersila , Beti; Ana, Yani
Selidik (Jurnal Seputar Penelitian Pendidikan Keagamaan) Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral St. Petrus Keuskupan Atambua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61717/sl.v6i1.117

Abstract

Penelitian ini berangkat dari permasalahan yang dihadapi Gereja Katolik saat ini, yaitu rendahnya panggilan hidup beragama di kalangan generasi muda. Kekhawatiran penulis ini tentu beralasan karena hanya sedikit generasi muda yang tertarik dengan gaya hidup monastik yang bagi mereka monoton dan membosankan. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana minat dan minat generasi muda terhadap kehidupan beragama. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kuantitatif dengan menggali data dari responden yang merupakan siswa SMA Negeri 1 Mempawah Hulu. Kuesioner penelitian ini dibuat mengikuti nilai-nilai yang dianjurkan oleh Paus Fransiskus dalam Dokumen Chistus Vivit. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 84,54% responden tertarik untuk mempelajari lebih lanjut tentang kehidupan beragama. Meskipun secara umum mereka tertarik dengan kehidupan monastik, namun faktanya gaya hidup yang mereka pilih sangat berbeda dengan gaya hidup religius, hanya 67,94% pilihan mereka yang menjawab benar. Selain itu, terdapat hal yang menjadi tantangan bagi mahasiswa, mengapa mereka tidak memilih kehidupan beragama, umumnya karena tidak ingin meninggalkan teman dan keluarga, namun demikian 71,24% responden bersedia menghadapi tantangan tersebut. Penelitian ini masih mempunyai banyak kekurangan, antara lain metode analisis data yang digunakan, serta keterbatasan waktu dan jarak sehingga menyebabkan proses pengumpulan data terkesan terburu-buru. Saran bagi peneliti selanjutnya agar menggunakan metode penelitian yang bervariasi, baik teknik analisis data maupun metode. Peneliti selanjutnya juga disarankan untuk melihat peran orang tua dalam menentukan pilihan masa depan anak.
PENDIDIKAN MULTIKULTUR DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA KATOLIK DAN BUDI PEKERTI SEBAGAI UPAYA MENGHARGAI KEBERAGAMAN SISWA KELAS VII E SMP NEGERI 13 PONTIANAK Nani, Marta; Kurniati, Yusi; Tinenti, Hemma Gregorius
Selidik (Jurnal Seputar Penelitian Pendidikan Keagamaan) Vol. 6 No. 1 (2025): Juni
Publisher : Sekolah Tinggi Pastoral St. Petrus Keuskupan Atambua

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61717/sl.v6i1.118

Abstract

This study aims to describe the learning process and inhibiting factors of Multicultural Education in Catholic Religious Education and Character Education learning in Class VII E of SMP Negeri 13 Pontianak. Using a qualitative descriptive method with interview and documentation techniques, the study involved one Catholic Religious Education teacher, four students, and one principal as data sources. The results of the study indicate that multicultural education has been integrated into learning even though there is no specific theme about multicultural education. Teachers insert values ​​of respect for differences in gender, ethnicity, culture, and religion in the learning process. Teachers also act as role models by showing an attitude of respecting differences inside and outside the classroom. The main inhibiting factors are the lack of facilities and infrastructure such as narrow rooms, the unavailability of tables, chairs, blackboards, and learning books, and the lack of socialization activities about multicultural education. This study recommends improving facilities and infrastructure and the intensity of socialization to optimize multicultural education in schools.