Claim Missing Document
Check
Articles

Found 8 Documents
Search

Peranan Orang Tua Dalam Meningkatkan Motivasi Belajar Siswa Kelas 3 MI Cibodas Kabupaten Sukabumi Nuraesa, Siti; Solahudin
Murid: Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam Vol 1 No 1 (2023): Murid : Jurnal Pemikiran Mahasiswa Agama Islam
Publisher : LPM STAI Pelabuhan Ratu, Sukabumi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.51729/murid.11105

Abstract

Orang tua memiliki peranan yang sangat penting dalam menentukan masa depan anak, termasuk dalam meningkatkan motivasi belajar anak pada proses belajar. Sebab orang tua sebegai peletak dasar pendidikan bagi anak dalam keluarga, yang selanjutnya akan menjadi dasar kepribadian anak di kemudian hari. Apabila anak sejak dini telah dilatih kedisiplinan, ketekunan dalam belajar maka akan berpengaruh kepada anak di masa- masa yang akan datang. Demikian pula bimbingan, asuhan orang tua akan ikut membentuk motivasi belajar bagi anak. penelitian ini bertujuan untuk mengetahui peranan orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar siswa kelas III di MI Cibodas. Metode yang di gunakan dalam penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan jenis penelitian studi kasus. Hasil penelitian menunjukan; 1). kurangnya kewajiban orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar siswa yaitu dengan memantau perkembangan kemampuan akademik anak. Memantau perkembangan kepribadian yang mencakup sikap, moral dan tingkah laku anak-anak. Memantau efektifitas jam belajar di sekolah; 2). kurangnya perilaku-perilaku orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar siswa yaitu dengan menciptakan iklim rumah yang mendukung anak untuk nyaman belajar di rumah. Mengawasi kegiatan belajar anak ketika di rumah. Mengawasi penggunaan waktu belajar dirumah. Menolong kesulitan yang dihadapi anak dalam belajar; 3). tidak adanya Praturan-praturan orang tua dalam meningkatkan motivasi belajar anak yaitu dengan pemberian hadiah, pemberian penghargaan, pemberian sangsi.
Strategi Guru PAI Dalam Pembentukan Karakter Siswa Melalui Pendekatan Discovery Learning Budi Munawar Khutomi; Iksan Purnomo; Imam Buchori; Solahudin; Zulfikri
Risâlah Jurnal Pendidikan dan Studi Islam Vol. 10 No. 2 (2024)
Publisher : Fakultas Agama Islam Universitas Wiralodra Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/jurnal_risalah.v10i2.1350

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi kemampuan guru PAI dalam pembentukan karakter siswa melalui pendekatan pembelajaran Discovery Learning di SMP PGRI Bantargadung. Penelitian ini menggunakan pendekatan penelitian deduktif kualitatif. Data dikumpulkan melalui observasi kelas, wawancara dengan kepala sekolah dan guru PAI, serta dokumentasi yang terkait dengan pembelajaran PAI dan pembentukan karakter siswa. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini meliputi pengumpulan data, pengkondensasian data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan berdasarkan data yang terkumpul. Untuk memastikan keabsahan data, penelitian ini menggunakan triangulasi sumber, metode dan waktu. Berdasarkan hasil penelitian ini, disimpulkan bahwa strategi yang digunakan oleh guru PAI di SMP PGRI Bantargadung meliputi beberapa langkah. Pertama, guru mengelompokkan siswa berdasarkan karakter dan kemampuan pemahaman siswa dengan menggunakan strategi pengorganisasian pembelajaran, penyampaian pembelajaran, dan pengelolaan pembelajaran. Kedua, guru membiasakan siswa dengan aktivitas sebelum pembelajaran, seperti membaca sholawat. Ketiga, guru memberikan penyampaian informasi, melibatkan partisipasi siswa, tes, dan kegiatan lanjutan. Faktor pendukung strategi guru PAI dalam pembentukan karakter siswa meliputi peran kepala sekolah, orang tua, dan siswa. Selain itu, perhatian dan minat yang ditunjukkan oleh guru-guru serta motivasi siswa untuk terus belajar dan pembentukan karakter yang lebih baik juga menjadi faktor pendukung. Namun, terdapat beberapa faktor penghambat strategi guru PAI, seperti keterbatasan waktu dan keterbatasan sarana dan prasarana yang tersedia.
The Relationship between Family Socioeconomic Status and Student Cognitive Achievement in PAI Subjects Sekarmaji Sirulhaq; Siti Nuhaliza Maulida; Imam Buchori; Solahudin; Zulfikri
al-Afkar, Journal For Islamic Studies Vol. 7 No. 1 (2024)
Publisher : Perkumpulan Dosen Fakultas Agama Islam Indramayu

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31943/afkarjournal.v7i1.1007

Abstract

This research was conducted at SDN Sorogol with the aim of exploring whether there is a significant relationship between family socioeconomic status and students' cognitive achievement in PAI subjects. This study aims to answer the question whether academic achievement can be increased even with limited facilities and infrastructure provided by the family or school. The research methodology used is quantitative with an associative approach, where data is collected through questionnaires, unstructured interviews, closed observation, and documentation. Data analysis steps include data quality tests (instrument validity and reliability), classic assumption tests (data normality), and hypothesis testing (T test, F test, linearity test, and correlation test). The results showed that the alternative hypothesis (Ha) was accepted, while the null hypothesis (Ho) was rejected. This indicates that this study succeeded in proving that there is no significant relationship between family socioeconomic status and students' cognitive achievement in PAI subjects at SDN Sorogol. In other words, these results indicate that although students may have limited facilities and infrastructure, family socioeconomic status factors do not significantly affect student academic achievement in PAI subjects. These results may have important implications in teaching that with proper support from schools and the environment, students' academic achievement is not only determined by their family's socioeconomic status. Other factors such as motivation, educational support, and student effort also play an important role in achieving good academic performance. However, it is important to remember that the results of this study are limited to the context of Sorogol Elementary School and PAI subjects. These results are not automatically applicable to other situations or subjects. In addition, this study has limitations such as the data collection method used and sample size.
Etika Pers dan Sensitivitas Agama dalam Penyiaran Televisi (Studi Kasus Tayangan Trans7 tentang Pondok Pesantren dan Kyai) Sofyan, Ahmad; Solahudin; Zaenal Abidin; Rocmansyah, M
Dakwatussifa: Journal of Da'wah and Communication Vol. 4 No. 2 (2025): Volume 4 Nomor 2 Tahun 2025
Publisher : STIT Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56146/dakwatussifa.v4i2.321

Abstract

Jurnal ini membahas pentingnya penerapan etika pers dan sensitivitas agama dalam praktik penyiaran televisi di Indonesia, dengan studi kasus pada tayangan Xpose Uncensored Trans7 yang menimbulkan kontroversi karena dianggap mendiskreditkan pondok pesantren dan para kyai. Melalui analisis terhadap Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers, Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran, Kode Etik Jurnalistik (KEJ), serta Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3–SPS), penelitian ini menyoroti pelanggaran etika berupa ketidakseimbangan informasi, kurangnya verifikasi, serta minimnya kepekaan terhadap nilai-nilai keagamaan. Hasil analisis menunjukkan bahwa tayangan tersebut tidak memenuhi prinsip cover both sides dan menimbulkan stigma negatif terhadap lembaga keagamaan. Reaksi publik yang kuat menunjukkan perlunya penguatan fungsi edukatif dan tanggung jawab sosial media agar kebebasan pers tetap berjalan dalam koridor moral dan hukum. Artikel ini menegaskan bahwa kebebasan pers harus diimbangi dengan tanggung jawab etis untuk menjaga harmoni sosial, menghormati nilai agama, dan melindungi martabat tokoh keagamaan.
Tafsir Maqashid: Islamic Solutions to Generation Z's Mental Health Challenges Zakaria, Aceng; Budi Setiawan; Solahudin; Sitinoramalina, Sitinoramalina
ZAD Al-Mufassirin Vol. 7 No. 1 (2025): ZAD Al-Mufassirin June 2025
Publisher : Sekolah Tinggi Ilmu Al-Qur'an (STIQ) ZAD

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.55759/zam.v7i1.252

Abstract

This research addresses the growing mental health challenges faced by Generation Z, largely due to social pressures, technology dependency, and information overload. These issues necessitate relevant solutions, one of which may be found through a religious perspective. The aim of this study is to explore the role of Tafsir Maqashid, which emphasizes the core objectives of religion, such as preserving intellect (hifz al-'aql) and soul (hifz an-nafs), in providing solutions for mental health problems. The research employs a qualitative interpretative methodology, utilizing a literature review. The findings suggest that a deep religious understanding through Tafsir Maqashid offers a valuable and contextual spiritual framework for Generation Z to address their mental health challenges. This study contributes a new perspective on how religious understanding can be adapted to modern issues, particularly in supporting the mental well-being of Generation Z. The novelty of this research lies in applying Tafsir Maqashid as a relevant and contemporary approach to mental health care for Generation Z.
Perancangan Aplikasi Web Sistem Monitoring Nilai untuk Siswa SMAN 1 Gunung Sindur yang Akan Mengikuti SNMPTN/SNBT Menggunakan Metode Waterfall Solahudin; Ardiansyah, Maulana
Jurnal Riset Informatika dan Inovasi Vol 3 No 9 (2026): JRIIN : Jurnal Riset Informatika dan Inovasi (INPRESS)
Publisher : shofanah Media Berkah

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengelolaan data nilai siswa di lembaga pendidikan menjadi hal yang sangat penting untuk menentukan kualitas serta kemajuan akademik siswa. Namun, di beberapa sekolah, cara ini masih dilakukan secara manual menggunakan lembar kerja terpisah, yang mengakibatkan masalah seperti keterlambatan pengolahan nilai, kemungkinan kesalahan dalam memasukkan data, dan kesulitan bagi siswa untuk mendapatkan informasi akademik secara mandiri. Penelitian ini bertujuan untuk merancang dan membuat sebuah aplikasi web yang akan berfungsi sebagai sistem pemantauan nilai, yang digunakan oleh siswa untuk melihat status kelayakan mereka dalam mengikuti Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN) atau Seleksi Nasional Berbasis Tes (SNBT). Metode pengembangan sistem ini menggunakan model Waterfall yang mencakup analisis, desain, implementasi, pengujian, dan pemeliharaan. Sistem yang dikembangkan menawarkan fitur untuk input nilai oleh para guru, penghitungan nilai secara otomatis oleh sistem, serta pemantauan kelayakan dalam bentuk status layak bagi siswa berdasarkan peringkat 40% terbaik di sekolah tersebut. Hasil pengujian yang dilakukan menggunakan metode Black Box menunjukkan bahwa setiap fungsi beroperasi dengan baik sesuai dengan kebutuhan pengguna. Dengan kata lain, aplikasi ini dapat meningkatkan efisiensi dalam pengelolaan nilai di SMA Negeri 1 Gunung Sindur dan membantu siswa untuk mendapatkan informasi akademik dengan cepat dan tepat.
Metodologi Pembelajaran Tafsir bil Ma’thūr: Integrasi Sumber Otoritatif dan Pembelajaran Kontemporer Salam, Abdul; Nailil Murod, Miftahun; Solahudin
Dirosah Islamiyah Vol 1 No 2 (2026): April
Publisher : Dirosah Islamiyah: Jurnal Studi Islam

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

This study aims to analyze the learning methodology of Tafsir bil Ma’thur by integrating authoritative sources with contemporary learning approaches. Tafsir bil Ma’thur is an exegetical method based on the Qur'an, the Sunnah, and the narrations of the Companions and the Tabi'in as primary authoritative sources. Amid the rapid advancement of information technology and the transformation of educational paradigms, an instructional model is required that preserves the authenticity of these sources while addressing the learning needs of contemporary students. This research employs a library research method with a descriptive-analytical approach. The data were collected from classical Qur'anic exegesis works, books on Qur'anic interpretation methodology, scholarly journal articles, and other relevant literature, and were analyzed using content analysis. The findings indicate that integrating authoritative sources with active, collaborative, and technology-assisted learning strategies enhances students' understanding of the principles of Tafsir bil Ma’thur without compromising the validity of transmission (sanad) and the authority of narrations. Furthermore, this approach promotes critical thinking, digital literacy, and academic attitudes in Qur'anic studies. Therefore, the learning methodology of Tafsir bil Ma’thur should be developed through pedagogical innovations while maintaining the epistemological foundations of classical Qur'anic exegesis to ensure its relevance in contemporary Islamic education.
Efektivitas Metode Tilawati Dalam Meningkatkan Kemampuan Membaca Al-Qur’an (Penelitian Pada Siswa Kelas Vi Sdit Ibnu Moeslim Al Faqih Bogor) yeni suryani; Ahmad Sofyan; solahudin; Edy
Dakwatussifa: Journal of Da'wah and Communication Vol. 5 No. 1 (2026): Dakwatussifa: Journal of Da'wah and Communication
Publisher : STIT Sirojul Falah Bogor

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56146/dakwatussifa.v5i1.482

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menguji efektivitas Metode Tilawati dalam meningkatkan kemampuan membaca Al-Quran siswa kelas VI di SDIT Ibnu Moeslim Al Faqih Bogor. Menggunakan desain penelitian campuran (mixed-methods) eksplanatori berurutan, data kuantitatif dikumpulkan melalui tes awal (pre-test) dan tes akhir (post-test) terhadap 30 siswa, dilanjutkan dengan data kualitatif dari wawancara guru dan observasi kelas. Analisis kuantitatif menggunakan uji-t berpasangan menunjukkan peningkatan signifikan pada kemampuan membaca siswa setelah intervensi (t = -3,5; p < 0,05). Nilai rata-rata meningkat dari 74,67 pada pre-test menjadi 88,00 pada post-test. Temuan kualitatif mengidentifikasi lima faktor kunci keberhasilan metode ini: desain pembelajaran yang sistematis, fokus kuat pada ketepatan tajwid dan makhraj, penggunaan media pendukung, pendekatan yang ramah anak, serta evaluasi yang konsisten. Hasil penelitian menegaskan bahwa Metode Tilawati merupakan strategi pedagogis yang efektif untuk meningkatkan kemahiran membaca Al-Quran di madrasah ibtidaiyah.