Claim Missing Document
Check
Articles

Found 22 Documents
Search

PERAN PEMERINTAH DESA DALAM MENANGGULANGI KENAKALAN REMAJA DI DESA BALAHU KECAMATAN TIBAWA KABUPATEN GORONTALO Lapamusu, Iin; Wua, Telly D; Kaunang, N F
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 2, No 1 (2018)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (346.575 KB) | DOI: 10.36412/ce.v2i1.442

Abstract

Masa remaja merupakan masa dimana seorang individu mengalami peralihan dari satu tahap ke tahap yang berikutnya dan mengalami perubahan baik emosi, tubuh, minat, pola perilaku, dan juga penuh dengan masalah-masalah. Remaja merupakan masa peralihan antara anak-anak dan dewasa, Remaja mulai mencoba-coba bertindak dan berperilaku seperti orang dewasa, misalnya: merokok, minum-minuman keras, menggunaka obat-obatan, dan lain-lain.Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui sejauh mana kepedulian pemerintah desa dalam menanggulagi kenakalan remaja, dana apa saja yang menjadi faktor terjadinya kenakalan remaja de desa Balahu Kecamatan Tibawa Kabupaten Gorontalo. Metode yang digunakana adalah metode deskriptif kualitatif yaitu penulis menggambarkan secara jelas dengan data yang diperoleh dilapangan.Hasil penelitian yang diperoleh melalui wawancara dengan para informan yang ada menunjukkan bahwa penyebab terjadinya kenalakan remaja di Desa Balahu yaitu: kurangnya perhatian Pemerintah desa, karena pemerintah desa lebih mengutamakan pembangunan infrasturuktur ketimbang pembangunan pembentukkan karakter pemuda di masa pertumbuhannya. Dari hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa kurangnya perhatian pemerintah desa terhadap pembentukan karakter generasi muda, karena pemerintah desa lebih mementingkan permbangunan infrastruktur desa. Kata Kunci: Peran, Pemerintah Desa, Kenakalan Remaja
EFEKTIVITAS PENERAPAN METODE DISKUSI MKDU – PAK BAGI MAHASISWA UNIVERSITAS NEGERI MANADO Wua, Telly D
Jurnal Civic Education: Media Kajian Pancasila dan Kewarganegaraan Vol 1, No 1 (2017)
Publisher : Universitas Negeri Manado

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (684.559 KB) | DOI: 10.36412/ce.v1i1.494

Abstract

Masalah pokok dalam penelitian ini adalah metode mengajar sebagai salah satu teknik untuk membangkitkan perhatian belajar mahasiswa di kelas. Metode mengajar yang dimaksud adalah metode mengajar mata kuliah dasar umum Pendidikan Agama Kristen dalam hal ini yang lebih tepat diterapkan dalam proses belajar mengajar pendidikan Agama Kristen yaitu metode diskusi dengan melihat beberapa cara dan bentuk diskusi yang dapat diterapkan. Desain penelitian yang dipilih adalah: menggunakan pola eksperimen yang dilakukan adalah dengan rancangan 2 x 2 yang. Rancangan (desain) yang dipilih ini adalah rancangan ekperimental yang sebenarnya (sungguhan). Tujuan yang ingin dicapai dalam penelitian ini ialah: (1). Untuk meneliti efektivitas penerapan metode diskusi pada mahasiswa Universitas Negeri Manado, khususnya mahasiswa FIP Jurusan PGSD semester IV UPP I, II, III, yang sedang mengikuti perkuliahan pendidikan agama Kristen. (2). Untuk mengetahui apakah dua kelompok bebas mempunayai perbedaan yang siknifikan dalam hal hasil belajarnya dalam efektivitas penerapan metode diskusi MKDU-PAK. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasannya, maka dapatlah diberikan beberapa pokok pemikiran sebagai kesimpulan dari penelitian ini, seperti berikut: (1). Hasil belajar mahasiswa ditentukan oleh faktor internal mahasiswa itu sendiri baik motivasi, sikap terhadap pelajaran, bakat, IQ, dan sebagainya dan motivasi belajar tersebut banyak dipengaruhi oleh faktor eksternal seperti kebiasaan dalam belajar, disiplin dalam belajar, faktor fasilitas dan lingkungan belajar. (2). Metode mengajar yang tepat untuk suatu proses belajar mengajar mata kuliah banyak mempengaruhi sikap belajar mahasiswa, seperti hal dalam proses belajar mengajar MKDU-PAK. (3). Penerapan metode diskusi dipandang cocok untuk pengajaran pendidikan agama kristen, terutama dalam memecahkan masalah yang membutuhkan perhatian dan semangat dari setiap mahasiswa untuk memecahkan masalah tersebut. (4). Hasil penelitian menunjukkan bahwa antara kelompok eksperimen dan kelompok kontrol untuk efektifitas penerapan metode diskusi baik metode diskusi kelas maupun metode diskusi kelompok MKDU-PAK memberikan pengaruh terhadap hasil belajar mahasiswa, hal ini dapat dilihat pada perbedaan skor atau urutan tingkat yang terjadi. (5). perbedaan urutan tingkat yang terjadi dalam perbedaan hasil antara kelompok diskusi tersebut adalah hal yang sebenarnya, kalaupun terjadi di luar itu merupakan faktor lain. Penelitian ini menyarankan efektifitas pengajaran MKDU-PAK dan mengupayakan pemilihan dan penerapan metode diskusi dengan menyesuaikan materi perkuliahan dengan jenis dan bentuk diskusi apa yang digunakan. Kata Kunci: Metode Diskusi, MKDU-PAK, Mahasiswa
PKM PENDIDIKAN MORAL DAN KARAKTER KEBANGSAAN BAGI PEMUDA GEREJA GMIM NAZARET MATANI KOTA TOMOHON Apeles Lexi Lonto; Telly Delly Wua; Margareth Rantung
JURNAL PENGABDIAN MANDIRI Vol. 2 No. 1: Januari 2023
Publisher : Bajang Institute

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengabdian ini bertujuan untuk menanamkan pendidikan moral dan karakter kebangsaan kepada Pemuda GMIM Nazaret Matani Kota Tomohon sebagai generasi penerus bangsa. Mitra yang terlibat dalam Pengabdian Kepada Masyarakat ini adalah Pemuda Gereja dalam kontribusi untuk memberi pengetahuan tentang Pendidikan moral dan karakter Kebangsaan. Pemuda sebagai sasaran sosialisasi/ penyuluhan mengenai pentingnya Pendidikan moral dan memiliki karakter kebangsaan yang pada dasarnya Pemuda adalah Generasi Penerus dan masa depan Bangsa Indonesia. Permasalahan Mitra didapati antara lain: perkembangan Teknologi menjadi penyebab utama Pemuda masa kini tidak lagi mempunyai Pengetahuan tentang Moral dan Karakter Kebangsaan yang mumpuni. Selanjutnya kurangnya minat belajar tentang Pendidikan Moral dan Karakter Kebangsaan. Minimnya sarana dan prasarana pembelajaran akan hal tersebut. Hasil pengabdian yang telah dicapai yaitu meningkatnya pendidikan moral dan karakter kebangsaan pada pemuda GMIM Nazaret Matani Kota Tomohon.
PKM PENGUATAN KARAKTER KEBANGSAAN BAGI PEMUDA DESA TONDEGESAN KECAMATAN KAWANGKOAN KABUPATEN MINAHASA Apeles Lexi Lonto; Telly Delly Wua; Margareth Rantung; Jeane Mantiri
E-Amal: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat Vol 3 No 3: September-Desember 2023
Publisher : LP2M STP Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47492/eamal.v3i3.2822

Abstract

Hasil yang ingin dicapai dari kegiatan pengabdian ini adalah: 1) Terbentuknya karakter kebangsaan dalam diri Pemuda Desa Tondegesan; 2) Mengembangkan kemampuan Pemuda dalam memberikan keputusan baik-buruk; 3) Dapat mengidentifikasi masalah kurangnya kesadaran terhadap pentingnya penguatan karakter. Metode yang akan digunakan dalam pencapaian tujuan ini adalah Penyuluhan dan Sosialisasi Penguatan Karakter Kebangsaan bagi Pemuda Desa Tondegesan Kecamatan Kawangkoan Kabupaten Minahasa. Hasil pengabdian ini adalah Kegiatan pengabdian kepada masyarakat menjadi lebih efektif dan berjalan dengan baik dengan memberikan edukasi dan pemahaman yang benar dan baik tentang pentingnya penguatan karakter kebangsaan melalui saluran yang tepat dan aktivitas yang diminati oleh masyarakat
Peran Guru Dalam Memanfaatkan Media Internet Dalam Pembelajaran Pendidikan Kewarganegaraan Lahiya, Sulistiwati; Pangalila, Theodorus; Wua, Telly Delly
Lentera : Jurnal Kajian Bidang Pendidikan dan Pembelajaran Vol. 1 No. 2 (2021): Desember
Publisher : Actual Insight

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.56393/lentera.v1i2.468

Abstract

Peran guru dalam memenfaatkan media internet dalam pembelajaran PKn di SMA Negeri 3 Manado. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui upaya guru PKn dalam proses belajar online di SMA N 3 Manado. Selain itu untuk menemukan hambatan guru PKn pada proses pembelajaran online di SMA Negeri 3 Manado. Metode yang digunakan di dalam penelitian ini adalah metode penelitian deskriptif kualitatif deskripsi yaitu prosedur penelitian yang menghasilkan data yang deskriptif berupa kata-kata tertulis dari orang-orang dan perilaku yang diamati. Teknik pengumpulan data menggunakan teknik observasi, wawancara, dan dokumentasi. Berdasarkan hasil penelitian yang telah dilakukan, untuk mengkaji lebih jauh sebagaimana besar peran guru dalam memanfaatkan media internet dalam pembelajaran PKn Di SMA N 3 Manado. Untuk upaya yang dilakukan guru dalam proses pembelajaran online pada situasi pandemi seperti ini yaitu dimana seorang guru harus lebih meneliti lagi dalam mengajar dan dimana seorang guru dituntut untuk mengetahui pemakaian media internet pada saat proses pembelajaran sedang berlangsung.
Hubungan Kecerdasan Emosional dengan Kinerja Guru Pendidikan Kewarganegaraan Lonto, Apeles Lexi; Umbase, Ruth Sriana; Sanjaya, Dewa Bagus; Wua, Telly D.
Academy of Education Journal Vol. 15 No. 1 (2024): Academy of Education Journal
Publisher : Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.47200/aoej.v15i1.2343

Abstract

This research aims to analyze the relationship between Emotional Intelligence and Teacher Performance. The method used is the Survey Method. The research results show a positive and significant relationship of 0.89 between Emotional Intelligence and the Performance of Civics Teachers in Bitung City. Emotional intelligence includes awareness of self-control, a high sense of empathy, and harmonization in social relationships; where these factors have caused teacher performance in managing and mastering learning, student guidance, and fun and innovative interactive abilities to increase. The implication is that both emotional intelligence and teacher performance can be improved through increasing knowledge and habituation and continuous training in schools with the spirit of being a learning and driving organization.
Peran Model Pembelajaran Problem Based Learning Dalam meningkatkan Partisipasi Belajar Siswa Pada Mata Pelajaran PKn di SMP Alkhairaat Manado Mawu, Jenet Kessya Eklefin; Lonto, Apeles Lexi; Wua, Telly Delly
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Politik Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Politik
Publisher : CV. Kurnia Grup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61476/d7p6t680

Abstract

Implementation of problem-based learning model in increasing student learning participation in Civics subject at SMP Alkhairaat Manado. The problem in this study is the use of conventional learning, namely teachers who teach still use the lecture method and only focus on teachers, not students, which makes students not given the opportunity to ask questions. Based on these problems, the main objective of this study is to determine whether the application of problem-based learning model can increase student learning participation in Civics subject at SMP Alkhairaat Manado and how it is implemented. The approach used in this study is Classroom Action Research (CAR) using 2 cycles. Data collection was obtained from observation sheets based on problem-based learning syntax and documentation. Each cycle has 4 stages, namely planning, implementation, observation and reflection. Based on the results of the study, it shows that the application of problem-based learning model at SMP Alkairaat Manado can increase student learning participation in Civics subject as seen from the increase in cycle II.
Kreativitas guru dalam meningkatkan hasil belajar siswa pada mata pelajaran PPKn di SMP Kristen Getsemani Sario Kota Baru Manado Ganna, Margu Sanda; Biringan, Julien; Wua, Telly Delly
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Politik Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Politik
Publisher : CV. Kurnia Grup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61476/qn9ja542

Abstract

This study will examine how teacher innovation can improve student learning outcomes in the subject of Pancasila and Citizenship Education (PPKn) at SMP Kristen Getsemani Sario Kota Baru Manado. The research approach used is descriptive qualitative, with data collection through observation, interviews, and documentation. The subjects of the study were the principal, PPKn teachers, and students. The results of the study indicate that instructor innovation in PPKn learning is very important for improving student learning outcomes. Teachers use a variety of innovative approaches to increase student participation, including group discussions, project-based learning (PjBL), and debates. Furthermore, research has shown that the use of digital learning media such as educational videos, infographics, and interactive simulations can help students understand abstract concepts in PPKn. These findings are consistent with Vygotsky's social learning theory and Bloom's idea of ​​three domains in education, as well as the domains that must be met in terms of cognitive, emotional, and psychomotor skills to create student competence and dramatically improve learning outcomes.
Kesadaran Masyarakat Terhadap Kebersihan Lingkungan Di Desa Tempang 3 Kecamatan Langowan Utara Palit, Hizkia Ferel; Biringan, Julien; Wua, Telly
Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Politik Vol. 3 No. 1 (2025): Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan dan Politik
Publisher : CV. Kurnia Grup

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.61476/71gmey95

Abstract

The low public awareness of the cleanliness of the environment in Tempang 3 Village triggered this research. This study aims to find out the factors that affect public awareness of environmental cleanliness in Tempang Village 3. The results of the study show that the people of Tempang 3 Village have a sufficient understanding of environmental cleanliness. Most people realize that maintaining the cleanliness of the environment is a shared responsibility. The mutual cooperation action carried out in cleaning the environment through the Clean Friday program in collaboration with the Village Government shows that the community understands the importance of maintaining cleanliness. It is hoped that the community and the government can continue to work together to create a clean environment.
Pengaruh Pembelajaran Berbasis Proyek terhadap Keterampilan Berpikir Tingkat Tinggi Ditinjau dari Motivasi Berprestasi Siswa di Kabupaten Minahasa Lontoh, Apeles Lexi; Rorimpandey, Widdy; Wua, Telly
JURNAL PARADIGMA : Journal of Sociology Research and Education Vol. 6 No. 1 (2025): (JUNI 2025) JURNAL PARADIGMA: Journal of Sociology Research and Education
Publisher : Labor Program Studi Pendidikan Sosiologi

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.53682/jpjsre.v6i1.11189

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh model project based learning (PjBL) terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi dan pengaruh motivasi berprestasi terhadap kemampuan berpikir tingkat tinggi. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian quasi eksperimen. penelitian eksperimen merupakan metode penelitian yang digunakan untuk mencari pengaruh sebagai perlakuan tertentu terhadap yang lain dalam kondisi yang terkendalikan. Desain penelitian yang digunakan yaitu Non Equivalent Control Group. Populasi penelitian ini adalah siswa Sekolah Menengah Pertama yang menjadi Sekolah Penggerak di Kabupaten Minahasa kelas IX. Terdapat dua sekolah penggerak tingkatan Sekolah Menengah Pertama (SMP) yaitu, SMP N 1 Kawangkoan. Teknik yang digunakan dalam pengumpulan data, yaitu observasi, angket dan tes. Teknik analisis data yang digunakan dalam penelitian ini adalah statistik inferensial parametrik. Pada uji hipotesis ini menggunakan taraf signifikasi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model project based learning (PjBL) lebih efektif dibandingkan dengan model konvensional dalam meningkatkan kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa kelas IX SMPN 1 Kawangkoan. Nilai rata-rata siswa yang dibelajarkan dengan model PjBL sebesar 33,47, sedangkan nilai rata-rata siswa yang dibelajarkan dengan model konvensional sebesar 27,14. Selanjutnya, kemampuan berpikir tingkat tinggi yang memiliki motivasi berprestasi tinggi lebih unggul dibandingkan dengan siswa yang memiliki motivasi berprestasi rendah. Pada kelas yang diterapkan model PjBL rata-rata kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dengan motivasi berprestasi tinggi sebesar 44,45 dan motivasi berprestasi rendah sebesar 27,14, sedangkan pada kelas yang diterapkan model konvensional rata-rata kemampuan berpikir tingkat tinggi siswa dengan motivasi berprestasi tinggi sebesar 42,00 dan motivasi berprestasi rendah 26,25.