Claim Missing Document
Check
Articles

Found 20 Documents
Search

ANALISIS KINERJA PEGAWAI DALAM PENYELENGGARAAN PELAYANAN PEMERINTAHAN DIKANTOR KECAMATAN RAJABASA KOTA BANDAR LAMPUNG Mauliddi, Achmad Daffa; M. Ardiansyah
Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial Vol. 4 No. 12 (2024): Triwikrama: Jurnal Ilmu Sosial
Publisher : Cahaya Ilmu Bangsa

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.6578/triwikrama.v4i12.5947

Abstract

Menurut Tejo (2020), Bapenas (2018) Kinerja merupakan besarnya kontribusi yang diberikan pegawai terhadap kemajuan dan perkembangan di lembaga tempat dia bekerja. Dengan demikian diperlukan kinerja yang lebih intensif dan optimal. Jenis penelitian ini adalah penelitian kualitatif deskriptif, yaitu data yang dikumpulkan berbentuk kata-kata, gambar, bukan angka-angka (Sudarwan Danim, 2002). Menurut Bogdan dan Taylor, sebagaimana yang dikutip oleh Lexy J. Moleong (2000), penelitian kualitatif adalah prosedur penelitian yang menghasilkan data deskriptif berupa kata-kata tertulis atau lisan dari orang-orang dan perilaku yang diamati (Lexy. J. Moleong, 2000). Wilayah Kecamatan Rajabasa semula merupakan pemekaran dari kecamatan Induk, yaitu Kecamatan Kedaton berdasarkan Peraturan Daerah Nomor 4 Tahun 2001 tentang Penggabungan, Penghapusan dan Pemekaran Wilayah Kecamatan dan Kelurahan Di Kota Bandar Lampung menjadi berjumlah 13 kecamatan dan 98 kelurahan. Aspek pendukung kinerja pegawai meliputi pelatihan dan pengembangan yang rutin, penggunaan teknologi informasi, motivasi dan insentif, kerjasama tim, dan kepemimpinan yang efektif. Pelatihan dan pengembangan yang rutin membantu pegawai dalam meningkatkan kompetensi dan profesionalisme mereka. Penggunaan teknologi informasi mempermudah akses data dan informasi, mengurangi waktu proses administrasi, serta meningkatkan akurasi dan transparansi layanan. Aspek hambatan seperti peningkatan infrastruktur, penyederhanaan proses birokrasi, dan peningkatan anggaran sangat penting. Kata Kunci: Kinerja Pelayanan Pegawai; Kecamatan Rajabasa According to Tejo (2020), Bapenas (2018) Performance is the large contribution made by employees to the progress and development of the institution where they work. Thus, more intensive and optimal performance is needed. This type of research is descriptive qualitative research, namely the data collected in the form of words, pictures, not numbers (Sudarwan Danim, 2002). According to Bogdan and Taylor, as cited by Lexy J. Moleong (2000), qualitative research is a research procedure that produces descriptive data in the form of written or spoken words from people and observed behaviors (Lexy. J. Moleong, 2000). The Rajabasa District area was originally an expansion of the Main District, namely Kedaton District based on Regional Regulation Number 4 of 2001 concerning the Merger, Abolition and Expansion of Districts and Villages in Bandar Lampung City to 13 sub-districts and 98 sub-districts. Aspects that support employee performance include regular training and development, the use of information technology, motivation and incentives, teamwork, and effective leadership. Regular training and development helps employees improve their competence and professionalism. The use of information technology facilitates access to data and information, reduces administrative process time, and increases service accuracy and transparency. Obstacles such as improving infrastructure, simplifying bureaucratic processes, and increasing budgets are very important. Keywords: Employee Service Performance; Rajabasa District
PENDAMPINGAN DAN PELATIHAN LEGALITAS USAHA DAN SERTIFIKASI PRODUK UMKM PENGHASIL KERIPIK DESA BUMI SARI, KECAMATAN NATAR, KABUPATEN LAMPUNG SELATAN Hakim, Lukmanul; Aprinisa, Aprinisa; Ainita, Okta; Anggalana, Anggalana; Ardiansyah, Muhammad
Jurnal Pengabdian UMKM Vol. 1 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Pusat Studi UMKM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jpu.v1i2.15

Abstract

Tim Pusat Studi UMKM Universitas Bandar Lampung melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan fokus bidang Hukum dan administrasi publik khususnya peningkatan kapasitas usaha melalui aspek legalitas. Dari survei yang sudah dilakukan Tim menemukan beberapa permasalahan yang dihadapi masyarakat di Desa Bumi Sari Kecamatan Natar Kabupaten Lampung selatan diantaranya pengelolaan usaha konvensional oleh Pelaku usaha UMKM perlu dibekali ilmu dan sosialisasi mengenai legalitas usaha. Terdapatnya beberapa kelemahan dalam pengelolaan oleh pelaku usaha UMKM di desa bumi sari. Kami menyadari kurangnya edukasi dalam pembekalan ilmu serta produk. Tim pada akhirnya memberikan solusi kepada masyarakat di Desa Bumi Sari Kec Natar Kab Lampung selatan yaitu mengadakan Pelatihan legalitas dan pendampingan, Agar pelaku usaha memahami bagaimana kemasan produk dan memiliki legalitas sesuai dengan kebutuhan dari pelaku usaha tersebut.
SOSIALISASI PENGEMBANGAN TEKONOLOGI USAHA CEMILAN BAHAGIA.OFFICIAL JATIMULYO MENGGUNAKAN METODE ANALISIS KUALITATIF Tanjung, Tia; Ardiansyah, Muhammad
Jurnal Pengabdian UMKM Vol. 1 No. 2 (2022): Juli
Publisher : Pusat Studi UMKM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jpu.v1i2.17

Abstract

Perkembangan saat ini memiliki era teknologi yang semakin berkembang, dengan berbagai arah, namun dengan tujuan yang sama, yaitu meningkatkan perekonomian sehari-hari, dan menopang kebutuhan hidup sehari-hari. Pengembangan usaha dilakukan melalui berbagai cara. Salah satunya dengan menciptakan usaha kecil yang dapat disebarluaskan ke masyarakat dan kalangan yang memiliki target keuntungan. Banyak usaha saat ini terus dikembangkan, namun dalam pemasaran dan manajemennya masih menggunakan cara yang manual. Maka dari itu, dengan menerapkan metode analisis kualititatif, diharapkan usaha cemilanbahagia.official yang berada di desa jatimulyo, lampung selatan dapat lebih berkembang secara pesat dengan literasi teknologi yang akan diusulkan.
PEMBERDAYAAN MASYARAKAT DALAM PENGEMBANGAN EKOWISATA BERBASIS KAIN TAPIS DI DESA NEGERI KATON KABUPATEN PESAWARAN Handayani, Agustuti; Ardiansyah, Muhammad; Juwita, Masayu Nila; Rahmawati, Aulia; Malik, Malik
Jurnal Pengabdian UMKM Vol. 2 No. 2 (2023): Juli
Publisher : Pusat Studi UMKM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jpu.v2i2.36

Abstract

Dalam rangka mewujudkan masyarakat yang makmur dan sejahtera dengan pendapatan rata-rata masyarakat cukup layak maka perlu adanya doronga serta dukungan yang nyata dengan memberikan solusi dari berbagai masalah ekonomi di masyarakat. Pengembangan usaha mikro, kecil dan menengah UMKM tentunya menjadi solusi yang terbaik dengan bukti bahwa disektor perekonomian masyarakat terbesar di Indonesia adalah melalui usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM). Pengembangan UMKM melalui kerajinan Tapis Lampung di Desa Negeri Katon Kabupaten Pesawaran masih mengalami permasalahan yang cukup mendasar seperti pengelolaan manajemen serta penguatan kelembagaan juga masih menjadi kendala. Potensi yang ada pada Desa Negeri Katon sangatlah besar selain berkumpulnya para pegrajin Tapis juga memiliki lokasi daerah yang sejuk dan asri sehingga mampu menarik wisatawan dari luar daerah. Untuk itu dibutuhkan adanya pemberdayaan masyarakat untuk dapat mewujudkan Ekowisata berbasis Kain Tapis di Desa Negeri Katon Kabupaten Pesawaran.
PELATIHAN PEMBUATAN KEMASAN PRODUK DAN PENINGKATAN PRODUKSI IKAN ASIN DI DESA MAJA Ardiansyah, M.; Hakim, Lukmanul; Handayani, Agustuti; Irsandi, Irsandi
Jurnal Pengabdian UMKM Vol. 3 No. 2 (2024): Juli
Publisher : Pusat Studi UMKM

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jpu.v3i2.67

Abstract

Tujuan Kegiatan Program Pengabdian Masyarakat ini adalah untuk Meningkatkan pemenuhan taraf kesejahteraan masyarakat pesisir terkait dengan keberadaan hasil tangkapan ikan yang diharapkan mampu menopang kehidupan anggota kelompok wanita nelayan serta masyarakat Desa Maja Kabupaten Lampung Selatan Program ini dilakukan dengan metode pelatihan dan pendampingan, pelatihan meliputi pelatihan pembuatan kemasan produk dan pelatihan manajemen pemasaran produk sementara pendampingan dilakukan pelatihan-pelatihan, pemasarannya. Dalam tahap pendampingan juga akan dilakukan monitoring dan evaluasi untuk menjamin keberlanjutan program. Luaran dari program ini adalah meningkatnya produksi produk hasil perikanan melalui kemasan yang menarik konsumen yang di produksi oleh kelompok wanita nelayan Desa Maja.
Peningkatan Produksi Kerajinan Bambu Kelompok Masyarakat Desa Muara Putih, Natar, Lampung Selatan Hartabela, Dadang; Ardiansyah, Muhammad; N, Nurdiawansyah
Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) Vol. 2 No. 2 (2023): Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) (Edisi Oktober)
Publisher : Pusat Studi Teknologi Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jpmtb.v2i2.76

Abstract

Kerajinan bambu adalah jenis kerajinan yang memiliki nilai seni tinggi, keindahan dan keunikan dalam setiap produknya. UMKM kerajinan bambu dapat membantu meningkatkan pendapatan masyarakat dan berperan dalam melestarikan budaya tradisional. Di sisi lain, kondisi eksisting sosial ekonomi masyarakat Desa Muara Putih cukup memprihatinkan. Dilihat dari nilai jual hasil kerajinan bambu rendah, perekonomian masyarakat yang relatif sulit, pendidikan masyarakat rata-rata tamatan SD dan SMP, dan iklim wirausaha di Desa Muara Putih masih belum berkembang.Produk kerajinan bambu yang dihasilkan oleh masyarakat Desa Muara Putih antara lain: gazebo, kursi, dipan, tangga, dan mainan anak-anak. Namun, seringkali UMKM kerajinan bambu ini mengalami kendala produksi, pemasaran, dan manajemen usaha. Metode yang digunakan yaitu wawancara, survey serta pelatihan peningkatan produksi, manajemen, dan pemasaran.Hasil yang diperoleh yaitu peningkatan pemberdayaan mitra berupa peningkatan jumlah produk serta peningkatan pengetahuan manajemen dan pemasaran. Kesimpulan program ini adalah produk unggulan yang dihasilkan diantaranya yakni Gazebo dimana produk ini memiliki nominal penjualan yang cukup besar dibandingkan dengan produk lainnya. Adanya pembaharuan alat yang berbasis teknologi maka tentu hasilnya  akan sangat terlihat lebih baik dari pada sebelumnya menggunakan alat tradisional.
Pengembangan Desa Wisata Kali Singkut (Desa Berdaya), Jambi M. Ardiansyah; Anugrah, Erwin C; B, Erlina; Khairudin; Aminah; Handayani, Agustuti
Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) Vol. 3 No. 2 (2024): Jurnal Pengabdian Masyarakat Tapis Berseri (JPMTB) (Edisi Oktober)
Publisher : Pusat Studi Teknologi Informasi Fakultas Ilmu Komputer Universitas Bandar Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.36448/jpmtb.v3i2.123

Abstract

Pengembangan desa wisata menjadi strategi penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat pedesaan melalui optimalisasi potensi lokal dan pelestarian budaya. Artikel ini mengkaji penerapan konsep "Desa Berdaya" di Desa Kali Singkut, Kabupaten Jambi, sebagai contoh desa wisata berbasis masyarakat (community-based tourism) yang menekankan pada kemandirian dalam mengelola potensi wisata alam dan budaya secara berkelanjutan. Metode pengembangan mencakup persiapan, pelatihan, pembangunan infrastruktur, pengembangan produk wisata, promosi, dan evaluasi. Program pelatihan meningkatkan kapasitas masyarakat dalam manajemen wisata, pelayanan, konservasi lingkungan, serta produksi suvenir khas desa. Pembangunan infrastruktur seperti perbaikan akses jalan dan fasilitas umum mendukung kenyamanan wisatawan, sedangkan promosi digital memperluas jangkauan desa sebagai destinasi ekowisata. Hasil menunjukkan peningkatan partisipasi masyarakat, peningkatan aksesibilitas, dan pengembangan paket wisata berbasis alam dan budaya lokal yang unik. Dengan pendekatan berbasis partisipasi, Desa Kali Singkut berhasil mewujudkan kemandirian dalam pengelolaan wisata, sekaligus mempertahankan keberlanjutan lingkungan dan budaya lokal, sehingga meningkatkan daya tariknya sebagai destinasi wisata berkelanjutan di wilayah Jambi.
INNOVATION MODEL FOR DEVELOPMENT OF AN EDU-TOURISM AREA BASED ON TAPIS CLOTH FOR THE TAPIS JEJAMA KHAM WOMEN'S GROUP IN PESAWARAN REGENCY, LAMPUNG PROVINCE Farida, Ida; Purnomo, Agus; Juwita, Masayu Nila; Ardiansyah, Muhammad
Sosiohumaniora Vol 26, No 2 (2024): Sosiohumaniora: Jurnal Ilmu-Ilmu Sosial dan Humaniora, JULY 2024
Publisher : Universitas Padjadjaran

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24198/sosiohumaniora.v26i2.56971

Abstract

This research aims to determine the strategy for implementing an innovation model for developing educational tourism areas based on filter cloth to increase product sales by utilizing available resources. The innovation model is developed through developing a master plan for an edu-tourism area based on Tapis by inventorying the potentials in the village of Negeri Katon Pesawaran. This research used the Soft System Methodology (SSM) method. SSM is a systemic approach to dealing with complex and less structured situations. In developing a Tapis cloth-based edu-tourism area by the Tapis Jejama Kham Women's Group in Pesawaran Regency, SSM can be used to understand the various aspects involved and develop a comprehensive solution. The steps of this research are needs analysis, testing of the innovation model, module development, and reporting. Literature studies were carried out on related documents such as regulations, book references, and updated journals. Meanwhile, interviews were conducted with several informants, such as the Tapis Jejama Kham women's group, cultural activists, the tourism and creative economy department of Lampung Province, and local communities of Negeri Katon Village. The preliminary findings of this study show that there are a lot of potential natural resources and human resources as well as cultural heritage in Negeri Katon village, Pesawaran district, which has not been managed optimally, and there is a lack of public awareness regarding the management of existing tourism potential.  This research has attempted to contribute to the creation of a regional innovation model of the edu-tourism area based on tapis cloth for the tapis jejama women’s group in Pesawaran District, Lampung Province and the creation of Intellectual Property Rights in the form of a Master Plan for the model of edu-tourism area in the Negeri Katon subdistrict. 
Reconstruction of Marriage and Divorce Law for Civil Servants Lakoni, Lakoni; Ardiansyah, M.; Juwita, Masayu Nila
SMART: Journal of Sharia, Traditon, and Modernity Vol. 3 No. 1 June (2023)
Publisher : Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.24042/smart.v3i1.16979

Abstract

This article analyzes Government Regulation Number 45 of 1990, this regulation contains gaps in polygamy arrangements between men and women who are civil servants.  The focus of this article is to describe the construction of polygamy regulations for the State Civil Apparatus (ASN) which seems gender biased, then how efforts to reconstruct polygamy rules for the State Civil Apparatus (ASN) and then analyze its contribution to the reform of Islamic family law in Indonesia. This library research article is descriptive analytical. The primary data sources in writing this article are the Qur'an, Hadith, and positive laws in Indonesia that regulate marriage and divorce for Civil Servants. The analysis uses the theory of Mashlahah Mursalah, Gender and Feminist Amina Wadud and Gustav Redbruch's theory of legal objectives. The result of the analysis is Government Regulation Number 45 of 1990 concerning Marriage and Divorce Permits for Civil Servants which regulates polygamy for Civil Servants, must be rejected because it contains legal content that is not fair to women as legal subjects. It should be reconstructed by providing equitable regulations, no discrimination, and equalizing the position of men and women before the law. Keyword: Reconstruction, Marriage and Divorce Law, Civil Servants
The Quality of Human Resources in Improving Community in Bandar Lampung City Ida Farida; Muhammad Ardiansyah; Masayu Nila Juwita
Publik : (Jurnal Ilmu Administrasi) Vol 11, No 2 (2022): December 2022
Publisher : Universitas Muhammadiyah Gorontalo

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31314/pjia.11.2.213-223.2022

Abstract

This research reveals how the quality of human resources exists in the public service office in the City of Bandar Lampung. The element of the problem found in the depths by seeing how the change of the service pattern that exists in society is mainly in the use of digital services (E-government) for that Capacity of Officers, Employee Placement, Authority, Responsibility as well as Motivation of Officials in performing service based on the main tasks and functions of the District Officer in the City of Bandar Lampung need to be reviewed to get a good quality of human resources. The type of research used is the Qualitative Method using a case study approach. The results of the study found that there is an influence of the capacity of employees on the technological tendency to support the digital government services (Electronic Government) in the area so that good governance is realized, the placement of employees in accordance with their expertise, the authority of responsibility of each employee as well as the motivation is still a factor in achieving the quality of human resources in providing services in the district of the city of Bandar Lampung.