Claim Missing Document
Check
Articles

Found 14 Documents
Search

Pembesaran Ikan Nila di Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 10 Kupang Menggunakan Kolam Terpal Lukmini, Aisyah; Seran, Klaudia Nia; Rahman, Ihsan Sanggar; Nalle, Mikson M.D.
Jurnal Pengabdian Magister Pendidikan IPA Vol 7 No 1 (2024): Januari - Maret
Publisher : Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jpmpi.v7i1.6540

Abstract

Budidaya ikan Nila dengan metode kolam terpal dapat memberi penguasaan skill bagi pembudidaya pemula, menambah penghasilan, serta bisa memanfaatkan lahan pekarangan kosong untuk kegiatan ekonomis produktif. Hal ini sesuai dengan permasalahan yang ada di SMAN 10 Kupang yaitu banyaknya jumlah lulusan yang tidak mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang perguruan tinggi disebabkan faktor ekonomi yang kurang mendukung. Selain itu kondisi lahan SMAN 10 Kupang juga masih sangat luas tetapi belum dimanfaatkan secara maksimal. Berdasarkan fakta – fakta tersebut dirasa perlu untuk membekali para siswa mengenai teknik budidaya ikan Nila di kolam terpal. Diharapkan setelah mengikuti kegiatan ini, para siswa mampu melakukan kegiatan budidaya ikan Nila secara mandiri sehingga bisa menjadi sumber pendapatan. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini berlangsung dari bulan Juli – September 2023, berlokasi di SMAN 10 Kupang , Keluarahan Fatukoa, Kecamatan Maulafa, Kota Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur. Sasarannya meliputi 35 orang siswa-siswi yang merupakan perwakilan dari masing – masing kelas, mulai dari kelas 10-12. Tahapan kegitan meliputi : 1) Tahap Perencanaan (survei lokasi, koordinasi, penentuan titik lokasi, persiapan alat dan bahan), 2) Tahap Pelaksanaan (Pembuatan kolam terpal dan penyuluhan), dan 3) Tahap Monitoring dan Evaluasi. Hasil dari kegiatan ini berupa berdirinya 2 unit kolam terpal bundar di lahan SMAN 10 Kupang. Pada kolam tersebut ditebar 500 benih ikan Nila yang merupakan hasil pembenihan di hatchery prodi TBP, Jurusan Perikanan dan Kelautan, Politeknik Pertanian Negeri Kupang. Selain itu tim pelaksana juga sukses melakukan penyuluhan mengenai manajemen pemberian pakan, manajemen kualitas air, monitoring hama dan penyakit, serta pemanenan.
BUDIDAYA IKAN LELE DAN IKAN NILA OLEH KELOMPOK TANI TUNFEU DESA PONAIN KECAMATAN AMARASI KABUPATEN KUPANG DI MASA COVID19 Nalle, Mikson M D; Kamlasi, Yusuf; Edo, Sri Imelda
Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia Vol 1 No 2 (2021): Jurnal Pengabdian Perikanan Indonesia
Publisher : Program Studi Budidaya Perairan Universitas Mataram

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.29303/jppi.v1i2.108

Abstract

Kelompok Tani Tunfeu ini bergerak dalam bidang pertanian, peternakan dan perikanan dengan tujuan utama untuk membantu pemenuhan kebutuhan ekonomi keluarga. Desa Ponain diketahui telah ditetapkan sebagai desa siaga oleh pemerintah kabupaten Kupang dengan tujuan agar penduduknya memiliki kemampuan untuk mencegah dan mengatasi masalah-masalah kesehatan, bencana dan keadaan gawat darurat dalam bidang kesehatan secara mandiri dalam rangka mewujudkan desa sehat. Dengan pengetahuan yang terbatas Kelompok Tani Tunfeu ini sudah berhasil mengembangkan usaha tanaman pangan dan hortikultura serta peternakan. Kelompok tani ini memiliki keinginan yang sangat kuat untuk meningkatkan kualitas pelayanan mereka bagi masyarakat di desa Ponain dan juga berkeinginan untuk memberikan contoh bagi kelompok atau bahkan desa tetangga yang lain untuk bergerak dalam memenuhi kebutuhan gizi pangan mereka melalui kegiatan produksi perikanan khususnya perikanan budidaya ikan air tawar. Dengan adanya diversifikasi produk perikanan budidaya berupa ikan air tawar,penghasilan kelompok diharapkan meningkat. Tujuan kegiatan pengabdian untuk membantu meningkatkan pemahaman dan pengetahuan masyarakat tentang teknik pembesaran ikan; pemberian pakan, pencegahan penyakit dan kontrol kualitas air. Konstruksi wadah pemeliharaan ikan; pemilihan model yang tepat dan dan cara setting up wadah pemeliharaan. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi survey, penyuluhan (penyampain materi, demplot) dan monitoring/pendampingan. Hasil yang diperoleh bahwa semua anggota kelompok sangat antusias mengikuti kegiatan mulai dari penyuluhan hingga demonstrasi dengan menerapkan protocol Covid19. Kegiatan PKM dapat berjalan dengan baik dengan hasil yang sangat memuaskan hal ini mendapat apresiasi dari mitra bahkan masyarakat sekitar walaupun dalam suasana pandemic Covid19. Mitra telah memperoleh pengetahuan tentang bagaimana teknik budidaya ikan khususnya budidaya ikan lele dan ikan nila dengan menggunakan kolam terpal serta bagaimana memasarkan hasil usahanya
Seroprevalensi Penyakit Mulut dan Kuku pada Sapi di Kota dan Kabupaten Kupang, Provinsi Nusa Tenggara Timur Angi, Andrijanto Hauferson; Nalle, Mikson Metraim Daniel; Nugroho, Susanto
Jurnal Sain Veteriner Vol 43, No 3 (2025): Desember
Publisher : Faculty of Veterinary Medicine, Universitas Gadjah Mada bekerjasama dengan PB PDHI

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.22146/jsv.109207

Abstract

Wabah penyakit mulut dan kuku (PMK) telah mengakibatkan kerugian ekonomi yang luar biasa di seluruh dunia termasuk di Indonesia. Beberapa provinsi di Indonesia hingga saat ini masih dianggap bebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK) termasuk Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) yang juga merupakan salah satu gudang ternak sapi. Lalu lintas keluar masuknya ternak sapi dari Provinsi NTT berpotensi menyebabkan masuknya virus PMK di Provinsi NTT terutama di Kota dan Kabupaten Kupang.  Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi seroprevalensi PMK di Kota dan Kabupaten Kupang. Penelitian dilakukan dengan pengambilan sampel darah sapi guna diambil serumnya dari berbagai Lokasi guna mendeteksi protein antibodi non-struktural virus PMK dengan metode uji imunokromatografi aliran lateral sandwich. Hasil uji apabila dari sampel serum dinyatakan positif terinfeksi virus PMK terlihat adanya dua garis merah pada penampang kit uji. Hasil pengujian yang dilakukan ditemukan 6 sampel positif adanya reaksi antibodi protein non struktural terhadap virus PMK dari 150 sampel darah sapi, dengan angka seropositif sebesar 4 %. Hasil ini menunjukkan bahwa di Kota dan Kabupaten Kupang sudah teridentifikasi  adanya virus PMK pada sapi.
Pemberdayaan Peternak Melalui Pengolahan Se’I Domba Berbasis Asap Cair Daun Kusambi Sabtu, Bastari; Krova, Maria; Malelak, Gemini; Makandolu, Solvi; Sabat, Diana Meliani; Dethan, Agustinus A.; Nalle, Mikson M. D.
Jurnal Pengabdian kepada Masyarakat Nusantara Vol. 7 No. 1 (2026): Edisi Januari - Maret
Publisher : Lembaga Dongan Dosen

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar

Abstract

Pengetahuan dan ketrampilan peternak domba Desa Helebeik Rote Ndao dalam pengolahan daging se’i berbasis asap cair masih sangat minim. Pendekatan melalui pengabdian masyarakat dengan pola kemitraan adalah upaya meningkatkan pengetahuan dan keterampilan peternak sehingga dapat memanfaatkan secara maksimal potensi ternak domba. Tujuan kegiatan pengabdian adalah memperkenalkan asap cair daun kusambi dan penggunaan asap cair daun kusambi pada  pengolahan se’i domba, pengemasan dan labeling. Metode pengabdian yang diterapkan adalah melalui penyuluhan kepada peserta dan pelatihan kepada peserta tentang tahapan pengolahan daging sei domba, pelatihan tentang pengemasan yang baik dan pelabelan pada kemasan. Evaluasi untuk menilai pemahaman peserta dalam kegiatan tersebut. Hasil dari kegiatan pengabdian kepada peternak domba adalah meningkatnya pemahaman peserta tentang pembuatan asap cair dan asap cair daun kusambi, meningkatnya keterampilan peserta dalam pengolahan se’i domba sesuai dengan tahapannya, meningkatnya pengetahuan dan ketrampilan peserta dalam pengemasan yang baik dan manfaat labeling dalam kemasan. Peserta mampu menilai aspek organoleptik se’i domba yang dihasilkan, Disimpulkan, adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan peserta rata-rata 64% setelah memperoleh pelatihan dibandingkan sebelum dilakukan pengabdian