Claim Missing Document
Check
Articles

Found 3 Documents
Search

Pelatihan Pembuatan Masker Dan Lulur Tradisional Berbahan Baku Tanaman Lidah Buaya Di Kecamatan Ciomas - Bogor Ike Yulia Wiendarlina; Cyntia Wulandari; Erni Rustiani; Trirakhma Sofihidayati
Journal of Community Dedication and Development (Pengabdian Kepada Masyarakat) Vol. 1 No. 1 (2021): (Januari - Juni 2021)
Publisher : Sekolah Tinggi Agama Islam Negeri Mandailing Natal

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | Full PDF (1848.334 KB)

Abstract

Kebutuhan kosmetik wanita pada saat ini mengarah kepada gaya hidup back to nature karena semakin banyaknya ditemukan kosmetik palsu di pasaran yang berbahaya bagi kesehatan. Pelatihan pembuatan masker dan lulur tradisional berbahan baku tanaman lidah buaya di Kecamatan Ciomas Bogor bertujuan untuk memberikan penyuluhan tentang bahaya kosmetik palsu dan memberikan informasi tentang kosmetik berbahan baku tanaman lidah buaya. Kegiatan tersebut berisi pemaparan tentang bahaya kosmetik palsu dan pemanfaatan tanaman lidah buaya sebagai bahan baku masker dan lulur alami yang dihadiri oleh ibu-ibu anggota PKK Kecamatan Bogor. Hasil dari kegiatan tersebut diharapkan masyarakat kecamatan Ciomas dapat mengetahui bahaya kosmetik palsu dan mengetahui pemanfaatan tanaman lidah buaya sebagai bahan baku masker dan lulur alami yang lebih aman bagi kesehatan.
EDUKASI SUMBER KARBO RENDAH GLIKEMIK PENGGANTI NASI DAN PENGOLAHANNYA UNTUK PENDERITA DIABETES Siti Mahyuni; Trirakhma Sofihidayati; Fitria Dewi Sulistiyono
Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat Vol. 7 No. 3 (2026): Inpress Vol. 7 No. 3 (2026)
Publisher : Universitas Pahlawan Tuanku Tambusai

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.31004/cdj.v7i3.57436

Abstract

Prevalensi penderita diabetes di Indonesia cendrung meningkat setiap tahun. Peningkatan prevalensi diabetes melitus berkaitan dengan asupan karbohidrat. Umumnya masyarakat awam terhadap indeks glikemik pada karbohidrat. Sebagai upaya pencegahan dan pengendalian diabetes melitus, dilakukan edukasi mengenai indeks glikemik pangan. Metode edukasi dilakukan melalui ceramah, diskusi dan pembagian brosur terkait penyakit diabetes dan pola asupan pangan. Efektifitas kegiatan edukasi dievaluasi melalui pretest dan post test terkait materi edukasi. Dari kegiatan edukasi diketahui bahwa pengetahuan masyarakat mengenai penyakit diabetes cukup baik yaitu 74 % reponden menjawab benar terkait gejala diabetes. Namun pengetahuan masyarakat mengenai indeks glikemik pangan sangat rendah yaitu 16 % responden memberikan jawaban keliru terkait indeks glikemik, dan 23 % tidak tepat dalam memilih pangan rendah glikemik. Setelah kegiatan edukasi, tingkat pengetahuan masyarakat meningkat dimana 96 % responden memberikan jawaban benar mengenai gejala diabetes, 88 % reponden memberikan jawaban benar mengenai indeks glikemik pangan, dan 91% tepat dalam memilih pangan rendah glikemik. Responden juga memberikan penilaian positif terhadap pemberian brosur karena brosur membantu dalam memahami dan mengingat materi yang disampaikan, serta menjadi rujukan dalam menentukan indeks glikemik pangan. Dapat disimpulkan kegiatan edukasi dan pembagian brosur meningkatkan pengetahuan masyarakat terhadap diabetes dan indeks glikemik pangan dan diharapkan memberikan manfaat langsung dalam upaya mengendalikan penyakit diabetes melitus melalui pemilihan pangan rendah glikemik
Comparative Toxicity and LC50 Determination of Phaleria macrocarpa Leaf Extracts from Sequential Maceration Sara Nurmala; Rahmat Dwi Alamsyah; Trirakhma Sofihidayati; Irfan Zamzani; Noverda Ayuchecaria; Sari Wulan Asih
Borneo Journal of Pharmacy Vol. 9 No. 2 (2026): Borneo Journal of Pharmacy
Publisher : Institute for Research and Community Services Universitas Muhammadiyah Palangkaraya

Show Abstract | Download Original | Original Source | Check in Google Scholar | DOI: 10.33084/bjop.v9i2.10392

Abstract

Phaleria macrocarpa is a plant renowned for its bioactive compounds, including flavonoids, alkaloids, saponins, and tannins, which are believed to have various pharmacological properties. This study aimed to determine the lethal concentration 50 (LC50) of P. macrocarpa leaf extracts obtained by sequential maceration in n-hexane, ethyl acetate, and 70% ethanol. The toxicity of the extracts was evaluated using the Brine Shrimp Lethality Test (BSLT) against Artemia salina leach larvae, a commonly used model organism in toxicity testing due to its sensitivity to various toxic substances. The results indicated that the 70% ethanol extract exhibited moderate toxicity with an LC50 of 126.981 ppm, the ethyl acetate extract was categorized as weakly toxic (LC50 of 691.730 ppm), and the n-hexane extract was classified as non-toxic (LC50 of 1416.537 ppm). These findings indicate that solvent polarity influences the extraction of bioactive compounds and their biological activity. This study highlights the novelty of sequential maceration as a selective extraction approach that enhances toxicity profiling and supports preliminary pharmacological screening for natural product-based drug development. Furthermore, the study underscores the importance of using selective extraction methods to isolate bioactive compounds based on their polarity. This study provides preliminary data on the toxicity profile of P. macrocarpa leaves and highlights the potential of its bioactive compounds for further pharmacological research, particularly in the development of natural-based therapeutic agents. Future studies should focus on isolating and identifying the active compounds responsible for the observed toxicity and on their potential for use in drug development.